Anda di halaman 1dari 7

1.

Tugas Pendahuluan
Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas!
1. Jelaskan dengan kata-kata Anda sendiri mengenai Hukum Stokes!
2. Sebuah bola dengan jari-jari 1 mm dan massa jenisnya 2500 kg/m 3 jatuh ke dalam air.
Jika koefisien viskositas air 1 x 10-3 Ns/m2 dan g = 10 m/s2, tentukan kecepatan terminal
bola!
3. Kenapa timbul laju terminal pada percobaan ini?
2
2 𝑟 𝑔 (𝜌−𝜌0)
4. Buktikan bahwa laju terminal fluida pada percobaan ini V = jika benda yang

digunakan berbentuk bola.


5. Tentukanlah dimensi viskositas fluida!

2. Tes Awal
Test awal diberikan sebelum memulai praktikum ± 15 menit.

3. Pelaksanaan Praktikum

3.1 Tujuan

 Menentukan koefisien kekentalan zat cair dengan menggunakan stokes.

3.2 Alat
Tabel 1 Alat dan Bahan yang digunakan
No. Nama Alat & Bahan Kualifikasi Jumlah
(tinggi : 80 cm, diameter : 10 cm, 2
1 Tabung stokes 1 buah
gelang pembatas)
2 Mistar 100 cm 1 buah
3 Mikrometer sekrup ( 0 – 25 mm ; 0,01 mm) 1 buah
4 Neraca Digital - 1 buah
5 Sendok - 1 buah
Kelereng kecil, kelereng
6 -
besar 2 buah
(Dapat digantikan stopwatch di
7 Stop Watch
gadget) 1 buah
8 Aerometer (massa jenis < 1 gr.cm-3) 1 buah
9 Termometer ((-10 – 0 – 110 )°C) 1 buah
10 Minyak Bimoli - 5000 ml
11 Saringan bertangkai - 1 buah

Hal 2 dari 7
3.3 Persiapan
 Pelajari keseluruhan petunjuk praktikum untuk modul ini.
 Kerjakan tugas pendahuluan yang telah diberikan. Setiap anggota kelompok harus
mengerjakan tugas pendahuluan dan dikumpulkan sebelum dilakukan tes awal.
 Buatlah rancangan tabel pengamatan agar dapat digunakan untuk menuliskan data
praktikum. Tabel pengamatan harus dibuat sebelum memulai praktikum. Setiap
praktikan harus membuat masing-masing tabel pengamatan. Diakhir praktikum, tabel
tersebut harus di tandatangani oleh asisten praktikum. Setiap kelompok harus
menyerahkan satu copy tabel pengamatan kepada asisten untuk disimpan.

3.4 Teori Dasar

Bila sebuah benda digerakkan pada permukaan zat padat yang kasar maka akan
mengalami gaya gesekan. Analog dengan hal ini, maka sebuah benda yang bergerak
dalam zat cair yang kental akan mengalami gaya gesekan yang disebabkan kekentalan zat
cair tersebut. Dalam hal ini gaya gesekan pada benda yang bergerak dalam zat cair kental
dapat kita ketahui melalui besar kecepatan benda. Menurut Hukum Stokes, gaya gesekan
yang di alami oleh sebuah bola pejal yang bergerak dalam zat cair yang kental adalah :
𝐹𝑠 = − 6𝜋5𝑟𝑉 (1.a)

di mana:
Fs = gaya gesekan zat cair (N)
η = koefisien kekentalan zat cair (𝑁
𝑚2⁄ ) r = jari – jari bola pejal (m)
𝑠
V = kecepatan gerak benda dalam zat cair (m/s)

Selain gaya gesekan zat cair, kita juga sudah mengenal gaya berat dan gaya ke atas.
Dengan demikian maka, pada sebuah bola pejal yang bergerak dalam zat cair yang
kental akan mengalami ketiga gaya tersebut, yaitu :
∑ 𝐹 = W + 𝐹𝐴 + 𝐹𝑆 (1.b)

Bila bola pejal telah mencapai kecepatan tetap, maka resultan ketiga gaya gesekan
tersebut akan sama dengan nol, sehingga benda bergerak lurus beraturan. Besar
kecepatannya pada keadaan itu dapat dinyatakan dengan :
2 𝑟2𝑔 (𝜌−𝜌0)
V= (1.c)

Dimana:
g= percepatan gravitasi bumi ( m.s-2) ; gunakan g= 9,87 m.s-2
ρ = massa jenis bola pejal (kg.m-3)

Hal 3 dari 7
ρ0 = massa jenis zat cair ( kg.m-3)

bila selama bergerak lurus beraturan, bola memerlukan waktu selama t


untuk bergerak sejauh y, maka persamaan (1.C) di atas dapat diubah
menjadi :

ц
t=2 𝑟2𝑔 (𝜌−𝜌0) (1.d)

3.5 Prosedur Percobaan


1. Alat dan bahan disiapkan.
2. Diameter kelereng kecil dan kelereng besar diukur menggunakan mikrometer sekrup.
3. Massa kelereng diukur menggunakan neraca digital.
4. Cairan minyak dituangkan kedalam tabung stokes .
5. Massa cairan minyak ukur menggunakan aerometer dan ukur suhunya.
6. Setelah itu masukkan kelereng kecil tersebut ke dalam tabung stokes yang telah
berisi minyak, amati gerak kelereng hingga kelereng dianggap bergerak lurus
beraturan.
7. Berilah tanda batas pada tabung stokes tersebut yaitu pada ukuran 30 cm, 40 cm, 50
cm dari dasar tabung.
8. Masukkan kelereng tersebut kedalam tabung,sambil amati waktu tempuh dari tanda
yang sudah ditetapkan sampai dasar mengenai dasar tabung menggunakan stopwatch.
9. Ambil kelereng yang telah dimasukkan ,tiriskan, lalu masukkan kembali ke dalam
tabung stokes.
10. Lakukan sebanyak 10 kali dalam satu ukuran (30 cm, 40 cm, dan 50 cm).
11. Catat hasil dari data waktu yang dibutuhkan kelereng jatuh atau turun sesuai jarak
yang dicatat.
12. Cari kecepatan pada setiap percobaan tersebut mulai dari kelereng kecil.
Menggunakan rumus V=𝑠.
𝑡
13. Lakukan percobaan yang sama dengan kelereng ukuran besar.

3.6 Tabel Hasil Pengamatan

Tabel 2 Data Fluida


No Keterangan Hasil Pengukuran
1 Massa gelas beker + fluida 176,8 gr = 0,1768 kg
2 Massa gelas beker 128,2 gr = 0,1282 kg
3 Massa fluida 48,6 gr = 0,0486 kg
4 Volume fluida 50 ml = 0,05 L = 5 x 10-5mm3
5 Suhu fluida 27°C 𝑚
6 Massa Jenis fluida 𝜌=
𝑣

Hal 4 dari 7
0,0468
= 5 × 10−5
𝑘𝑔
= 972 ⁄ 3
𝑚

Tabel 3 Data Kelereng Besar


No Keterangan Hasil Pengukuran
1 Massa Kelereng Besar gr = kg
2 Diameter Kelereng Besar mm = m
3 Jari-jari Kelereng Besar mm = m
4
4 Volume Kelereng Besar 𝑉 = 𝜋𝑟3 = 𝑚3
𝑚3 𝑘𝑔
5 Massa jenis kelereng besar 𝜌= = ⁄
𝑣 𝑚3

Tabel 4 Data Kelereng Kecil


No Keterangan Hasil Pengukuran
1 Massa Kelereng Kecil gr = kg
2 Diameter Kelereng Kecil mm = m
3 Jari-jari Kelereng Kecil mm = m
4
4 Volume Kelereng Kecil 𝑉= 𝜋𝑟3
3
𝑚 𝑚
= 3
𝑘𝑔
5 Massa jenis kelereng Kecil 𝜌= = ⁄
𝑣 𝑚3

Tabel 5 Data waktu Jatuhnya Kelereng Besar dan Kecil (Y = 30 cm)


Kelereng Kecil Kelereng Besar
Percobaan Ke- Waktu (s) Percobaan Ke- Waktu (s)
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10

Tabel 6 Data waktu Jatuhnya Kelereng Besar dan Kecil (Y = 40 cm)


Kelereng Kecil Kelereng Besar

Hal 5 dari 7
Percobaan Ke- Waktu (s) Percobaan Ke- Waktu (s)
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10

Tabel 7 Data waktu Jatuhnya Kelereng Besar dan Kecil (Y = 50 cm)


Kelereng Kecil Kelereng Besar
Percobaan Ke- Waktu (s) Percobaan Ke- Waktu (s)
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10

3.7 Laporan Praktikum


Pada laporan praktikum Saudara, lengkapilah data pengamatan dengan hasil sebagai
berikut:
 Menentukan nilai rata-rata waktu jatuhnya kelereng besar dan kecil (Y=30 cm,
40 cm dan 50 cm).
t1 + t2 + t3 + ⋯ + t10
t̅ = 10 = ⋯𝑠
 Menentukan nilai ketidakpastian dengan standar deviasi waktu jatuhnya kelereng
besar dan kecil (Y=30 cm, 40 cm dan 50 cm).
∑𝑛
𝑆=√ (𝑥i−𝑥̅)2
i=1 = …s
𝑛−1
 Menentukan kecepatan rata-rata jatuhnya kelereng besar dan kecil (Y=30 cm, 40
cm dan 50 cm).

Hal 6 dari 7
V = s= …m/s
t

 Menentukan koefisien kekentalan zat cair jatuhnya kelereng besar dan kecil
(Y=30 cm, 40 cm dan 50 cm).
2𝑟2𝑔(𝜌 − 𝜌0)
𝑁𝑚2⁄
5= =⋯ 𝑠
9𝑉

-End of Paper-

Hal 7 dari 7

Anda mungkin juga menyukai