Anda di halaman 1dari 8

PEMERINTAH KABUPATEN LAMPUNG TENGAH

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS BANDAR AGUNG
Jalan Lintas Timur Sumatera Km 84 Bandar Agung Lampung Tengah
email : pkmbandaragung@yahoo.com

SURAT KEPUTUSAN
KEPALA UPTD PUSKESMAS BANDAR
AGUNG NOMOR : 800/ /WD.10.07/V/2016

TENTANG
PERSYARATAN KOMPETENSI TENAGA PUSKESMAS

KEPALA UPTD PUSKESMAS BANDAR AGUNG

Menimbang : a. bahwa dalam rangka peningkatan mutu dan kinerja, UPTD


Puskesmas Bandar Agung dituntut untuk memberikan
pelayanan kesehatan yang bermutu baik Upaya Kesehatan
Perorangan (UKP) maupun Upaya Kesehatan Masyarakat
(UKM);

b. bahwa untuk menjamin terselenggaranya akses pelayanan


kesehatan di wilayah UPTD Puskesmas Bandar Agung maka
dipandang perlu menetapkan persyaratan kompetensi tenaga
Puskesmas melalui Keputusan Kepala UPTD Puskesmas
Bandar Agung.

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 08 Tahun 1999


tentang Perlindungan Konsumen (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 1999 Nomor 42);

2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2004


tentang Praktik Kedokteran;

3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009


tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2009 Nomor 144);

4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2014


tentang Tenaga Kesehatan;

5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2014


tentang Keperawatan;

6. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 370


Tahun 2007 tentang Standar Profesi Ahli
TeknologiLaboratorium Kesehatan;

7. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 374


Tahun 2007 tentang Standar Profesi Gizi;
8. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
Nomor HK.03.05/III/3/9174/2012 tentang Standar Kompetensi
Lulusan Pendidikan Tenaga KesehatanUntuk Diploma Iii
Kesehatan Lingkungan;

9. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75


Tahun 2014 tentang Puskesmas;

10. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 46 Tahun 2015 tentang


Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama dan Tempat Praktek
Mandiri.

MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA UPTD PUSKESMAS BANDAR AGUNG


TENTANG KOMPETENSI TENAGA PUSKESMAS.

Kesatu : Agar Puskesmas dapat memberikan pelayanan yang optimal dan


aman bagi pasien dan masyarakat yang dilayani, maka perlu
dilakukan analisis kebutuhan tenaga dan diupayakan untuk
memenuhi ketersediaan tenaga baik jenis dan jumlah serta
memenuhi persyaratan kompetensi;

Kedua : Persyaratan kompetensi tenaga Puskesmas sebagaimana


dimaksud pada diktum kesatu dan tercantum dalam lampiran
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keputusan ini;

Ketiga : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan


ketentuan apabila dikemudian hari ada kekeliruan akan
diadakan perbaikan/perubahan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Bandar Agung


Pada tanggal : Mei 2016

KEPALA UPT DINAS


KESEHATAN PUSKESMAS
BANDAR AGUNG

INDRA SURATMAN
LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA UPTD PUSKESMAS BANDAR
AGUNG NOMOR : 800/ /WD.10.07/V/2016
TENTANG : PERSYARATAN KOMPETENSI TENAGA PUSKESMAS

KOMPETENSI TENAGA PUSKESMAS

A. Kepala Puskesmas
1. Tingkat pendidikan pendidikan paling rendah S1 kesehatan dan memiliki

kompetensi manajemen kesehatan masyarakat.


2. Masa kerja di Puskesmas minimal 2 (dua) tahun.
3. Telah mengikuti pelatihan : Manajemen Puskesmas, Peningkatan Kapasitas

Pimpinan Puskesmas.

B. Kepala Sub Bagian Tata Usaha


1. Tingkat pendidikan minimal S1 Kesehatan atau S1 non kesehatan
2. Masa kerja di Puskesmas minimal 2 tahun
3. Memiliki kemampuan manajerial, ketata usahaan, tata kearsipan dan

kepegawaian.

C. Bendahara Puskesmas
1. Tingkat pendidikan minimal D3 akuntansi atau sarjana kesehatan lainnya
2. Masa kerja di Puskesmas minimal 2 tahun
3. Memiliki pengalaman sebagai bendahara minimal 2 tahun
4. Memiliki kemampuan tata kelola keuangan dan pembukuan

D. Administrasi
1. Tingkat pendidikan minimal SMA/SMK
2. Masa kerja di Puskesmas minimal 1 tahun
3. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam :
a. Pengelolaan administrasi perkantoran.
b. Pelaksanaan perencanaan dan pengorganisasian.
c. Melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan manajemen puskesmas.

E. Dokter
1. Pendidikan profesi dokter umum
2. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam :
a. Komunikasi efektif baik dengan pasien, masyarakat, teman sejawat,

maupun profesi kesehatan lain yang terkait.


b. Keterampilan klinis
c. Pengelolaan masalah kesehatan
d. Pengelolaan Informasi kesehatan
e. Mawas Diri dan Pengembangan Diri
f. Etika, moral, medikolegal dan profesionalisme serta keselamatan pasien
3. Mengikuti pelatihan-pelatihan di bidang :

a. Pelatihan dan magang PPGD untuk dokter/GELS (General Emergency

Life Support)/ATLS (Advance Traumatic Life Support)/ACLS (Advance

Cardiac Life Support).


b. Tatalaksana gizi buruk.

c. Tatalaksana penyakit menular langsung.


d. Program TB Strategi DOTS (Directly Observed Treatment Of Short

Course)
e. pemberian Obat secara Rasional.
f. IMS, VCT dan PITC (Provider Inisiated Testing and Conseling) HIV.
g. Tatalaksana penyakit tidak menular dan faktor risiko PTM.

F. Dokter Gigi
1. Pendidikan profesi kedokteran gigi
2. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam hal:
a. Etik dan jurisprudensi
b. Analisis informasi kesehatan secara kritis, ilmiah dan efektif
c. Komunikasi efektif baik dengan pasien, masyarakat, teman sejawat,

maupun profesi kesehatan lain yang terkait.


d. Hubungan sosio kultural dalam bidang kesehatan gigi dan mulut
e. Ilmu kedokteran gigi dasar dan gigi klinik
f. Mengendalikan rasa sakit dan kecemasan pasien disertai sikap empati.
3. Mengikuti pelatihan-pelatihan dibidang kedokteran gigi seperti pelayanan

darurat gigi /Basic Emergency Care.

G. Perawat Gigi
1. Tingkat pendidikan minimal D3 Perawat Gigi
2. Pengalaman kerja di Puskesmas minimal 2 tahun
3. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam asuhan keperawatan gigi dan

mulut.
4. Mengikuti pelatihan-pelatihan di bidang keperawatan gigi dan mulut.

H. Perawat
1. Tingkat pendidikan minimal D3 Keperawatan
2. Pengalaman kerja di Puskesmas minimal 2 tahun
3. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam hal :
a. Praktik professional, etis, legal dan peka budaya
b. Pemberian asuhan dan manajemen asuhan keperawatan
c. Menggunakan hubungan interprofesional dalam pelayanan

keperawatan/pelayanan kesehatan.
d. Menggunakan delegasi dan supervisi dalam pelayanan asuhan

keperawatan.
e. Melaksanakan peningkatan mutu pelayanan keperawatan dan asuhan

keperawatan.
4. Mengikuti pelatihan-pelatihan dibidang keperawatan seperti :
a. PPGD untuk Perawat/BLS /BCLS.
b. Manajemen keperawatan.
c. Manajemen kinerja klinik perawat.
d. Perawatan kesehatan masyarakat (perkesmas).

I. Bidan
1. Tingkat pendidikan minimal D III Kebidanan
2. Pengalaman kerja di Puskesmas minimal 2 tahun
3. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam :
a. Etik legal dan keselamatan pasie
b. Komunikasi efektif baik dengan pasien, masyarakat, teman sejawat,

maupun profesi kesehatan lain yang terkait.


c. Landasan ilmiah praktik kebidanan
d. Keterampilan klinis dalam praktik kebidanan
4. Mengikuti pelatihan-pelatihan bidang kebidanan antara lain :

a. APN ( Asuhan Persalinan Normal) termasuk Inisiasi Menyusu Dini (IMD).


b. SDIDTK (Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang).
c. MTBS/MTBM(Manajemen Terpadu.

d. Manajemen Terpadu Balita Sakit/Terpadu Bayi Muda).

e. Konseling Standarisasi KB.


f. CTU (Contraseptive Technical Update).
g. Konseling PPIA (Pencegahan Penularan Ibu Anak).

J. Tenaga Laboratorium
1. Tingkat pendidikan minimal D3 Analisis Kesehatan
2. Pengalaman kerja di Puskesmas minimal 2 tahun
3. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam hal :
a. Membuat perencanaan/ merancang proses kegiatan laboratorium
b. Pengambilan keputusan dalam proses pemantapan mutu internal dan

eksternal.
c. Memberikan penilaian (judgment) terhadap keadaan alat, reagen dan

specimen laboratorium.
d. Melaksanakan proses teknis operasional laboratorium.
4. Mengikuti pelatihan-pelatihan di bidang laboratorium.

K. Tenaga Gizi
1. Tingkat pendidikan minimal D3 Gizi
2. Pengalaman kerja di Puskesmas minimal 2 tahun
3. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam hal :
a. Melakukan praktek kegizian sesuai dengan nilai-nilai dan kode etik

profesi gizi.
b. Melakukan pengkajian diri dan berpartisipasi dalam pengembangan

profesi serta pendidikan seumur hidup.


c. Berpartisipasi dalam penyusunan kebijakan pemerintah dalam bidang

pangan, ketahanan pangan, pelayanan gizi dan kesehatan.


d. Mengawasi dokumentasi pengkajian dan intervensi gizi.
e. Mengawasi konseling, pendidikan, dan/atau intervensi lain dalam

promosi kesehatan atau pencegahan penyakit yang diperlukan dalam

terapi gizi untuk keadaan penyakit umum.


f. Mengkoordinasikan dan memodifikasi kegiatan pelayanan gizi diantara

pemberi pelayanan.
g. Memilih, menerapkan dan mengevaluasi standar makanan enteral dan

parentral untuk memenuhi kebutuhan gizi yang dianjurkan termasuk zat

gizi makro.
h. Berpartisipasi dalam penetapan biaya praktek pelayanan kegizian.
4. Mengikuti pelatihan-pelatihan di bidang ilmu gizi

L. Apoteker
1. Tingkat pendidikan minimal profesi apoteker
2. Pengalaman kerja di Puskesmas minimal 2 tahun
3. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam hal :
a. Manajemen kefarmasian
b. Teknik komunikasi dan koordinasi efektif baik dengan pasien, keluarga

pasien maupun profesi lain yang terkait.


c. Pengelolaan sediaan farmasi
d. Pengelolaan dokumen kefarmasian
4. Mengikuti pelatihan-pelatihan di bidang kefarmasian

M. Asisten Apoteker
1. Tingkat pendidikan minimal SMK Farmasi
2. Pengalaman kerja di Puskesmas minimal 2 tahun
3. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam hal :
a. Pelayanan resep
b. Pengelolaan sediaan farmasi
c. Pengelolaan dokumen kefarmasian
4. Mengikuti pelatihan-pelatihan di bidang kefarmasian
N. Tenaga Kesehatan Masyarakat
1. Tingkat pendidikan minimal S1 Kesehatan Masyarakat
2. Pengalaman kerja di Puskesmas minimal 2 tahun
3. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam :
a. Menganalisis dan sintesis permasalahan kesehatan masyarakat dan

upaya mengatasi masalah tersebut


b. Menyusun, mengelola dan mengevaluasi program kesehatan

masyarakat.
c. Manajemen kesehatan dan melaksanakannya dengan baik.

O. Tenaga Penyuluh
1. Tingkat pendidikan minimal S1 Kesehatan Masyarakat
2. Pengalaman kerja di Puskesmas minimal 2 tahun
3. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam :
a. Mempersiapkan administrasi penyuluhan kesehatan masyarakat.
b. Membantu mempersiapkan alat-alat peraga dan alat penyuluhan

kesehatan masyarakat.
c. Menghubungi, menggerakan dan mempersiapkan masyarakat, penerima

penyuluhan kesehatan masyarakat.


d. Melaksanakan penyuluhan kesehatan masyarakat sesuai dengan

kemampuan dan kewenangannya.


4. Mengikuti pelatihan-pelatihan terkait penyuluhan kesehatan masyarakat.

P. Tenaga Kesehatan Lingkungan (Sanitarian)


1. Tingkat pendidikan minimal D III Kesehatan Lingkungan
2. Pengalaman kerja di Puskesmas minimal 2 tahun
3. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam :
a. Mampu melakukan pemeriksaan kualitas fisik air, udara, tanah, serta

makanan dan minuman.


b. Lingkup kerja berdasarkan pengetahuan yang dikuasai.
c. Mampu mengelola kelompok kerja bidang sampling, pengiriman sampel

dan pemeriksaan parameter fisik, kimia dan mikrobiologi pada air, udara,

tanah, serta makanan dan minuman.


5. Mengikuti pelatihan-pelatihan di bidang teknik kesehatan lingkungan.

Q. Pekarya Kesehatan

1. Pendidikan minimal SMA.


2. Pengalaman kerja di puskesmas minimal 2 tahun
3. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam :
a. Membantu pelaksanaan penyuluhan kesehatan masyarakat
b. Membantu pelayanan di ruang farmasi
c. Membantu pelayanan di rawat jalan.
d. Membantu pelayanan di laboratorium.
e. Membantu pelayanan di loket pendaftaran.
f. Membantu pelayanan di program UKM

R. Tenaga Kebersihan (Cleaning Service)


1. Pendidikan minimal SD/Sederajat.
2. Pengalaman kerja di puskesmas minimal 1 tahun.
3. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam menjaga kebersihan

lingkungan puskesmas.

S. Tenaga Keamanan
1. Pendidikan minimal SMP/Sederajat.
2. Pengalaman kerja di puskesmas minimal 1 tahun.
3. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam menjaga keamanan

lingkungan puskesmas.

T. Sopir
1. Pendidikan minimal SMP/Sederajat
2. Pengalaman menjadi sopir minimal 1 tahun.
3. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam memahami rambu-rambu lalu

lintas serta tata cara menyopir yang baik dan benar.


4. Memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM A).

KEPALA UPT DINAS


KESEHATAN PUSKESMAS
BANDAR AGUNG

INDRA SURATMAN

Anda mungkin juga menyukai