Anda di halaman 1dari 4

TUGAS MATAKULIAH

UNIVERSITAS TERBUKA
SEMESTER 2020/2021.1

Fakultas : Ekonomi
Program Studi : Manajemen
Kode/Nama MK : EKMA 4476/Audit SDM
Tugas : 1
Nama : Moch. Dwiki Prasetyo
NIM : 031198597

No Tugas Tutorial

1. Sebutkan pengertian audit dari tiga sumber/pakar/ahli, diluar yang ada pada BMP EKMA
4476 (cantumkan nama dan tahun sumber/pakar/ahli tersebut).
Jawab:
a. Whittington, O. Ray dan Kurt Pann (2012:4)
Menurut Whittington, O. Ray dan Kurt Pann, Audit adalah pemeriksaan laporan
keuangan perusahaan oleh perusahaan akuntan publik yang independen. Audit
terdiri dari penyelidikan mencari catatan akuntansi dan bukti lain yang
mendukung laporan keuangan tersebut. Dengan mendapatkan pemahaman tentang
pengendalian internal perusahaan, dan dengan memeriksa dokumen, mengamati
aset, membuat bertanya dalam dan di luar perusahaan, dan melakukan prosedur
audit lain, auditor akan mengumpulkan bukti yang dibutuhkan untuk menentukan
apakah laporan keuangan menyediakan dengan adil dan cukup melengkapi
gambaran posisi keuangan perusahaan dan kegiatan selama periode yang diaudit.
b. Mulyadi (2002)
Menurut Mulyadi, Auditing adalah suatu proses sistematik untuk memperoleh dan
mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan tentang
kegiatan dan kejadian ekonomi dengan tujuan untuk menetapkan tingkat
kesesuaian antara pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan dan
penyampaian hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan.
c. Sawyer (2005)
Menurut Sawyer, Audit adalah sebuah penilaian yang sistematis dan objektif yang
dilakukan auditor (orang yang melakukan audit) terhadap operasi dan kontrol
yang berbeda dalam suatu organisasi.

2. a. Sebut dan jelaskan jenis-jenis audit


Jawab:
Audit dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:
 Financial audit atau audit laporan keuangan
Audit keuangan merupakan evaluasi kewajaran laporan keuangan yang disajikan
oleh manajemen secara keseluruhan dibandingkan dengan standar akuntansi
keuangan yang berlaku dan diterima secara umum. Proses audit dimulai dari
laporan keuangan yang kemudian berjalan mundur sampai penelusuran transaksi
dengan mengevaluasi bukti atau dokumen yang relevan.
 Compliance audit atau audit ketaatan
Audit ketaatan merupakan pemeriksaan untuk mengetahui apakah prosedur dan
aturan yang telah ditetapkan oleh pihak yang memiliki otoritas sudah dijalankan
oleh pihak atau personil yang seharusnya menjalankan prosedur dan aturan
tersebut.
 Operational audit atau audit operasional
Audit operasional adalah pemeriksaan atas semua atau sebagian prosedur dan
metode operasional suatu organisasi untuk menilai efisiensi, efektivitas, dan
keekonomiannya. Audit operasional juga sering disebut management audit, yaitu
audit yang ruang lingkupnya sangat luas yang dapat meliputi seluruh fungsi
dalam organisasi, mulai dari pemasaran, produksi atau operasi, organisasi dan
SDM, dan sebagainya.

b. Audit kinerja sumber daya manusia, termasuk dalam jenis audit apa? Sebut dan
jelaskan.
Jawab:
Audit kinerja SDM merupakan salah satu jenis audit operasional yang biasa dikenal juga
sebagai audit manajemen, yaitu audit untuk menilai dan mengevaluasi seluruh fungsi
MSDM dalam organisasi. Apabila audit kinerja SDM dilakukan untuk lebih menilai
ketaatan terhadap prosedur yang terdapat dalam ruang lingkup manajemen SDM,
misalnya prosedur rekrutmen dan seleksi atau prosedur pengajuan lembur maka audit
kinerja SDM dapat juga masuk dalam jenis audit ketaatan (compliance audit).

3. a. Sebut dan uraikan tujuan audit SDM


Jawab:
Tujuan audit SDM:
1) Menilai efektivitas dari departemen/unit kerja SDM untuk mengetahui apakah
departemen SDM sudah menjalankan fungsinya secara efektif atau sudah
mencapai tujuan. Efektivitas ini berarti apakah unit kerja SDM sudah berhasil
menyediakan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan organisasi, baik dari
sisi jumlah, maupun kualifikasi pada waktu yang tepat.
2) Menilai efisiensi dari departemen/unit kerja SDM. Semua program atau aktivitas
SDM harus dilakukan secara efisiensi dan ekonomis dengan tetap mengacu pada
sasaran.
3) Menilai ketaatan program atau aktivitas SDM. Program atau aktivitas SDM harus
dievaluasi apakah sudah mengikuti berbagai peraturan perundangan dan
ketentuan yang berlaku atau tidak.
4) Membantu MSDM-BK memberikan kontribusi yang signifikan terhadap tujuan
organisasi.
5) Menciptakan nilai tambah sehingga organisasi bertanggung jawab secara sosial,
etika, dan mampu unggul dalam persaingan di lingkup industrinya.
6) Mendapatkan umpan balik dari para karyawan dan manajer operasi dalam hal
yang berkaitan dengan efektivitas manajemen SDM, antara lain kondisi
lingkungan kerja, kepuasan kerja, ketaatan maupun dalam membangun budaya
perusahaan yang tercermin pada peningkatan produktivitas/kontribusi pegawai,
kualitas dan keunggulan produk/pelayanan yang tinggi, serta keuntungan
perusahaan yang tinggi pula.
7) Memperbaiki fungsi MSDM-BK dengan menyediakan sarana untuk membuat
keputusan ketika akan mengurangi atau menambah kegiatan-kegiatan SDM.

b. Manfaat apa yang dapat diberikan jika suatu organisaasi melaksanakan audit SDM
berbasis kompetensi, sebutkan.
Jawab:
Manfaat audit SDM berbasis kompetensi:
 Mengidentifikasi permasalahan krisis terkait dengan pengelolaan SDM.
 Melakukan perbaikan dalam pengelolaan SDM.
 Mengevaluasi, menstimulasi keseragaman kebijakan dan praktik MSDM.
 Menjadi dasar pengambilan keputusan terkait SDM.
 Mengomunikasikan isu SDM dengan pihak terkait, seperti manajer lini atau
pemerintah.
 Mengidentifikasi kontribusi departemen/unit kerja SDM bagi organisasi.
 Mengklarifikasi tugas dan tanggung jawab serta meningkatkan citra
profesionalisme departemen/unit kerja SDM.
 Memastikan kepatuhan terhadap berbagai peraturan perundangan.
 Mengurangi biaya SDM melalui prosedur yang lebih efektif.
 Menciptakan penerimaan yang lebih tinggi akan perubahan yang dibutuhkan
departemen/unit kerja SDM.
 Mendorong kajian ulang yang mendalam dan sistematis akan sistem informasi
departemen/unit kerja SDM.