Anda di halaman 1dari 3

LEMBAR SOAL

TUGAS TUTORIAL ATAU TUGAS MATA KULIAH I/II/III*


Nama : Moch. Dwiki Prasetyo
NIM : 031198597
Fakultas : Ekonomi
Program Studi : Manajemen
Kode/Nama MK : EKMA 4371 / Manajemen Rantai Pasokan

RANTAI PASOKAN TEHBOTOL SOSRO

PT. Sinar Sosro adalah perusahaan teh siap minum dalam kemasan botol yang pertama di Indonesia dan di
dunia. Merek yang ditawarkan kepada konsumen adalah Tehbotol Sosro. Tehbotol Sosro hanya menggunakan
bahan baku asli dan alami. Daun tehnya dipetik dari perkebunan sendiri, kemudian diolah menjadi teh wangi yaitu
teh hijau yang dicampur bunga melati dan bunga gambir sehingga tercipta ke-khas-an dan terjamin kualitasnya.
Bahan-bahan pendukung lain seperti gula pasir, bunga melati, bunga gambir, dan kemasan diperoleh dari
beberapa pemasok yang telah bekerja sama selama puluhan tahun untuk menjaga kualitas produk yang
terstandar. Bahan-bahan tersebut kemudian diolah dalam pabrik Tehbotol Sosro yang tersebar di 14 kota di
seluruh Indonesia yaitu di Medan, Palembang, Pandeglang, Jakarta, Tambun, Cibitung, Ungaran, Gresik,
Mojokerto, dan Gianyar. Tersebarnya pabrik di berbagai kota di tanah air menjadikan Tehbotol Sosro dengan
mudah dikenal oleh masyarakat karena pusat produksi yang mendekati konsumen. Dalam pengembangan
bisnisnya, PT. Sinar Sosro telah mendistribusikan produknya ke seluruh Nusantara, melalui kantor penjualan
wilayah (KPW) yang tersebar di seluruh Nusantara. Saluran distribusi ini langsung dilakukan KPW yang terletak di
beberapa wilayah (provinsi) di Indonesia. KPW akan menyalurkan produk ke Kantor Penjualan (KP) yang
bertanggung jawab menjual produk ke ke setiap kota dan kabupaten dengan menjual produk Teh botol Sosro
secara langsung ke pengecer (retailer). Saluran distribusi ini sangat efisien karena dikelola secara internal.
Perantara eksternal yang terlibat adalah pengecer. Perusahaan menggunakan pengecer untuk menjual sebelum
sampai kepada konsumen. Penjualan langsung kepada pengecer ini bersifat lebih khusus dimana pihak luar yang
terlibat dalam hal ini adalah pengecer.

Berdasarkan ulasan tersebut, jawablah pertanyaan no. 1 sebagai berikut.


1. Coba Anda pelajari materi mengenai pemain-pemain utama dalam rantai pasokan seperti terdapat pada
Modul 1 BMP Manajemen Rantai Pasokan.
a. Sebutkan dan jelaskan pemain-pemain utama yang terdapat dalam rantai pasok teh botol Sosro.
b. Jelaskan fungsi atau peran pemain-pemain utama tersebut!
c. Pemain manakah yang tidak dilibatkan dalam rantai pasok teh botol Sosro!
Jawab:
a. Pemain-pemain utama yang terdapat dalam rantai pasok teh botol sosro meliputi Pabrik Teh Botol Sosro,
perkebunan teh, pemasok, kantor penjualan wilayah (KPW), kantor penjualan (KP), pengecer (retailer), dan
konsumen.
b. Peran pemain-pemain utama:
 Pabrik Teh Botol Sosro: tempat produksi atau tempat mengolah bahan-bahan sampai
menghasilkan produk akhir.
 Perkebunan teh: penyedia bahan baku utama yaitu teh hijau
 Pemasok: penyedia bahan-bahan pendukung lain seperti gula pasir, bunga melati, bunga gambir,
dan kemasan
 KPW (provinsi): berperan untuk menyalurkan produk ke KP
 KP (kota/kabupaten): berperan menyalurkan produk secara langsung ke retailer
 Retailer: yang menjual produk langsung kepada konsumen
 Konsumen: orang yang mengonsumsi produk Teh Botol Sosro
c. Pemain yang tidak dilibatkan dalam rantai pasok teh botol sosro antara lain perusahaan penyedia jasa
transportasi, perusahaan penyedia jasa teknologi dan telekomunikasi, perusahaan penyedia gudang, dan
konsultan.
2. PT. Buana Pratama merupakan produsen penghasil furnitur rakitan. PT. Buana Pratama
mengutamakan layanan yang baik kepada konsumen dengan memberikan berbagai kemudahan
konsumen dalam memilih spesifikasi produk secara customize. Konsumen dapat memilih produk
yang diinginkan dengan melakukan pemesanan melalui retailer. Kemudian retailer akan
meneruskan pesanan konsumen tersebut ke pabrik manufaktur atau produsen. Semua pesanan
konsumen akan diteruskan ke produsen. Selanjutnya produsen akan mengirim produk-produk
sesuai pesanan tersebut ke gudang-gudang transit. Gudang-gudang transit ini bertugas memilah-
milah produk sesuai dengan pesanan konsumen dan mengirimkan langsung produk tersebut
kepada konsumen.

Berdasarkan penjelasan tersebut, termasuk dalam model generik distribusi produk apakah, model
penjualan dan pengiriman produk yang digunakan oleh PT. Buana Pratama. Jelaskan jawaban
Saudara.
Jawab:
Berdasarkan penjelasan di atas, model generik distribusi yang digunakan oleh PT. Buana Pratama
adalah model pengiriman langsung melalui produk transit (direct shipping and in transit merge).

Factories

Retailer In-Transit Merge by Carrier

Customers

Aliran informasi Aliran produk

Dari gambar diatas dapat dijelaskan bahwa konsumen pada awalnya melakukan pemesanan produk
ke retailer untuk kemudian diteruskan ke pabrik manufaktur. Setelah pesanan terpenuhi, pihak
manufaktur mengirim produk ke gudang transit untuk menyesuaikan produk pesanan konsumen. Dari
gudang transit, produk dikirim langsung ke konsumen.

3. Diketahui permintaan suatu produk sebagai berikut.

Bulan Permintaan

1 60
2 62
3 70
4 65
5 66

Hitunglah peramalan permintaan pada bulan ke-6 dengan menggunakan metode moving average
berdasarkan data permintaan tiga bulan terakhir.
Jawab:
Moving average: ∑ permintaan pada n periode sebelumnya
                             n
Dimana: n = jumlah periode

F6 = 70 + 65 + 66
3
F6 = 201 = 67
3
Jadi, peramalan permintaan pada bulan ke-6 sebesar 67