PENDAHULUAN Sejarah dan masa depan demokratisasi daerah di berbagai belahan dunia selalu berkaitan.

Proses sejarah berliku di negara-negara Eropa Barat menuju demokrasi ternyata bersumber dari politik lokal kaum aristoktrat, para tuan tanah, yang berjuang melawan kesewenang-wenangan kekuasaan mutlak raja mereka. Negara-negara lainnya, seperti Eropa Timur pasca perang dunia II memproklamirkan diri menjadi negara demokratis. menyusul upaya pemisahan negara-negara bagian dengan memerdekakan dirinya sendiri (negara-negara Balkan, negara bagian Uni Soviet, dan sebagainya). Artinya sejarah perkembangan demokratisasi di negara-negara yang diklaim sebagai sumber lahirnya demokrasi berpangkal dari politik lokal. Tidak berbeda jauh dengan sejarah demokratisasi masyarakat barat, negara berkembang yang bergulat memperjuangkan diri lepas dari cengkeraman penjajah kolonial seperti Spanyol, Portugal, Inggris, Perancis, dan Belanda di negara-negara semenanjung Iberia (Amerika Selatan), selalu penuh dengan gejolak politik lokal mempertentangkan antara kekuasaan kapitalis milik para latifundista (tuan tanah) dengan kaum sosialis revolusioner berjuang atas nama rakyat. Sedangkan di negara-negara di Afrika, dan Asia Timur, perjalanan menuju demokrasi masyarakat merekap un penuh dengan perjuangan kelompok-kelompok etnis memperebutkan sumber-sumber penghidupan yang tersebar luas di wilayahnya. Di Indonesia, sejarah politik lokal hampir setua umur penjajahan kolonial, desentralisasi kekuasaan, dan administrasi pemerintahan itu sendiri. Bahkan apabila kita menelusuri jauh ke belakang, ke jaman kerajaan yang pernah berdiri dengan megahnya seantero nusantara, para bangsawan mempergunakan politik lokal untuk memperluas wilayah dan kekuasaannya. Sehingga politik lokal dapat dikatakan bukanlah barang baru dalam sejarah pembentukan karakter bangsa dan negara sampai saat ini.

1

Meski masih kabupaten baru. 6 September tahun 1977) dan dikaruniai 3 orang putra-putri bernama Nicholas (1998). Masyarakat di provinsi Bangka-Belitung menyapa putra pertama dari Alm. dan Belitung Timur yang berpusat di Manggar. Masa Kecil Masa kecil Ahok lebih banyak dihabiskan di Desa Gantung. pasir putih. Harry Basuki MBA (praktisi dan konsultan bidang pariwisata dan perhotelan). Teman-teman terdekatnya menjulukinya ³minoritas ganda´. dan bebatuan granit yang membingkai sudut-sudut pesisir. M. Indra Tjahaja Purnama (Zhong Kim Nam) dan Buniarti Ningsing (Bun Nen Caw) dengan panggilan ³Koh Ahok´. Nathania (2001) dan Daud Albeenner (2006).MENJADI BUPATI DI KOMUNITAS MUSLIM Sejak tahun 2000. demikian ia biasa disapa. wilayah ini secara alami memiliki potensi menarik. Dua pantai ini dikaruniai keindahan alami: air laut jernih dengan dasar karang. Basuki Tjahaya Purnama (Pejabat) Ir. Nasihat ini diikuti oleh Ahok dan adik-adiknya Dr. Belitung Timur. Ahok selalu berlibur ke kampung halaman sesuai pesan almarhum ayahnya. 29 Juni 1966. Sekalipun demikian. Pulau Belitong telah dikembangkan menjadi dua kabupaten. Basuki Tjahaja Purnama. Pria beragama Kristen Protestan yang memiliki nama Tionghoa. Di Belitong. LLM (praktisi hukum). salah satu kecamatan di Kabupaten Belitung Timur bersama kedua orang tua dan ketiga adiknya. Sumatera Utara. terutama dalam wisata. Semangat nasionalisme warga negara Indonesia keturunan Tionghoa (berdialek Hakka/Kejia) ini bertumbuh seiring didikan keluarga yang ditanamkan sejak kecil. yaitu Belitung (induk) dengan ibu kota di Tanjung Pandan. Kecamatan Gantung.M. Setamat dari sekolah menengah pertama. Sebagian waktunya banyak difokuskan untuk membela kepentingan rakyat. 2 . Basuri T Purnama (dokter PNS di Kabupaten Belitung Timur). yaitu Pantai Tanjung Tinggi dan Pantai Tanjung Kelayang. Ia merupakan etnis Tionghoa pertama yang menjadi Bupati Kabupaten Belitung Timur. setelah menyelesaikan studi mereka pulang untuk berbakti dan berkarya di kampung halamannya. umur 43 tahun) adalah Bupati Belitung Timur periode 2005-2010. Ahok. (lahir di Manggar. Karena itu. memang dikenal memiliki keinginan kuat dan kepedulian besar terhadap kesejahteraan rakyat. ada dua pantai terkenal yang bersisian. Ahok melanjutkan sekolahnya di Jakarta. hingga selesai menamatkan pendidikan sekolah menengah tingkat pertama. Zhong Wan Xie ini memiliki seorang istri bernama Veronica ST (kelahiran Medan. misalnya. Fifi Lety SH.

Di sana ia mendirikan perusahaan bernama CV Panda yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan. Ia pun diusir dan tidak boleh belajar membaca dan menulis Al Quran. Namun apa yang didapatnya bukanlah ilmu. terutama sang ayah. tapi suatu hinaan dari seorang guru TPA saat itu. ia pun disarankan untuk mengikuti TPA (Taman Pendidikan Agama). ³Kamu orang kafir dak (tidak) boleh masuk ke sini (mushola). Basuki menceritakan visi dan misinya dalam berpolitik di mana ia ingin ikut andil menyejahterahkan rakyat. Selepas SMA Basuki melanjutkan pendidikan di Fakultas Teknologi Mineral jurusan Teknik Geologi Universitas Trisakti. Menurut Basuki ayahnya. Basuki pulang kampong dan menetap di Belitung. yang menyebut dirinya kafir.Banyak kisah lucu maupun sedih melekat dibenaknya hingga sampai sekarang yang tak akan pernah dilupakannya. Dengan gamblang. Setelah menamatkan pendidikannya dan mendapat gelas Sarjana Teknik Geologi pada tahun 1989. Guru agama di sekolahnya lalu membebaskannya dari pelajaran membaca dan menulis Al Quran. dari SD hingga SMU dihabiskan di Pulau Belitung. Terutama saat jam pelajaran agama Islam semua siswa wajib mengikuti. sejak reformasi tak jarang politisi muda Tionghoa menunjukkan kemampuannya. masa kecilnya. tidak ada pengecualian bagi yang non muslim. kesan itu langsung terekam pertama kali bertemu dengan Basuki Tjahaja Purnama. Ia pun menemui kesulitan saat belajar membaca dan menulis ayat suci Al quran. selalu mendidiknya untuk mencintai rakyat. Kedua orangtuanya. Basuki menyadari betul hal ini tidak akan mampu mewjudkan visi pembangunan yang ia miliki. Perintah dari sang guru pun diikuti dengan berkunjung ke sebuah TPA (yang kebetulan adalah sebuah mushola) yang tidak jauh dari tempat tinggalnya pada suatu sore. Ia pulang dengan sedih karena tidak bisa mengikuti pelajaran di TPA. Salah satunya adala Basuki Tjahaja Purnama yang sukses menjadi pengusaha sekaligus menduduki jabatan sebagai bupati Tionghoa pertama di Kabupaten Belitung Timur yang 93% penduduknya beragama islam. Energik dan smart. 3 . Ini hanya untuk orang Islam´. Indra Tjahaja Purnama menyekolahkannya agar bisa membantu rakyat. ketika masih duduk di bangku sekolah dasar. Namun setelah menggeluti dunia kontraktor selama dua tahun. karena ia seorang non muslim. Menurut Basuki. Menjadi Bupati di Komunitas Muslim Jika selama ini warga Tionghoa memilih wirausaha sebagai jalan hidupnya. Oleh gurunya. karena untuk menjadi pengelola mineral selain diperlukan modal (investor) juga dibutuhkan manajemen yang professional. dan seolah ³alergi´ pada dunia politik.

Basuki berpasangan dengan Khairul Effendi. ternyata. Karena pengusaha mau pikirkan rakyat banyak. Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Belitung Timur Tahun 2005. karyawan dan rakyat) dan juga diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah Belitung Timur dengan memberdayakan sumber daya mineral yang ada.Untuk itu Basuki memutuskan kuliah S2 dan mengamb il bidang Manajemen Keuangan di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetya Mulya. Tidak berhenti disitu saja. Pada tahun 2004 ia tertarik terjun ke dunia politik dan bergabung di bawah Partai PIB sebagai ketua DPC Partai PIB Kabupaten Belitung Timur. Nurindra Ekapersada sebagai persiapan membangun pabrik Gravel Pack Sand (GPS) pada tahun 1995. Desa Mengkubang Kecamatan Manggar.´ demikian pesan ayahnya. Berangkat dari visi seperti itulah pada tahun 1994. Yaitu perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor pembangunan pembangkit listrik sebagai staf direksi bidang analisa biaya dan keuangan proyek. Basuki didukung seseorang tokoh pejuang kemerdekaan (almarhum Wasidewo) memulai pembangunan pabrik pengolahan pasir kwarsa pertama di Pulau Belitung dengan memanfaatkan teknologi Amerika dan Jerman. BSc dari Partai Nasionalis Banteng Kemerdekaan (PNBK) ikut sebagai calon Bupati-Wakil Bupati Belitung Timur periode 2005-2010. ternyata gelar Master in Business Administrasi (MBA) atau Magister Manajemen (MM) membawa Basuki diterima di PT Simaxindo Primadaya di Jakarta. Sjahrir. Di sisi lain diyakini PT. itu tidak mungkin. Dengan mengantongi suara 37. tak membuat Ahok puas akan kariernya. Jakarta. Belitung Timur ini diharapkan dapat menjadi proyek percontohan bagaimana menyejahterakan stakeholder (pemegang saham. PPIB adalah partai politik yang didirikan oleh Alm. Bagi Basuki. di sela-sela pekerjaannya tersebut Basuki telah mendirikan PT. Setelah lulus S2.13 persen pasangan ini terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati 4 . pabrik yang berlokasi di Dusun Burung Mandi. Ya. Masuknya Ahok ke dunia politik didasari oleh pesan sang ayah (Zhong Kim Nam) yang pernah berkata ³Kamu cocoknya jadi pejabat. Namun pekerjaannya di Jakarta ini tak diteruskannya karena pada tahun 1995 Basuki memilih untuk membangun usaha sendiri di kampung halamannya. PERJUANGAN POLITIK Sukses menjadi pengusaha. Nurindra Ekapersada memiliki visi untuk menghasilkan sumber daya manusia yang tangguh. Pada pemilu 2004 ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dan terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur periode 2004-2009. Ahok lalu mengikuti saran ayahnya. ia pun kemudian masuk DPRD melalui Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PPIB). Pembangunan pabrik ini diharapkan juga memberikan harapan besar menjadi cikal bakal tumbuhnya suatu kawasan industry dan pelabuhan samudra dengan nama KIAK (Kawasan Industri Air Kelik).

aspirasi masyarakat di daerah yang banyak dihuni kelompok Melayu -Muslim itu beralih drastis.´Kebhinekaan Indonesia juga harus dijaga. jika ia terpilih menjadi gubernur Bangka Belitung. Ia banyak melakukan terobosan. Saat itu. NKRI sudah final. Padahal. 5 .´ Ujarnya. di Manggar-ibukota Kabupaten Belitung Timur.´ ujar Gus Dur. Menurut Gus Dur.´ Yang bersih. cagub keturunan etnis Tionghoa itu memiliki program strategis yang cukup bagus dengan membebaskan biaya pendidikan dan kesehatan. Menurutnya generasi Tionghoa saat ini diharapkan bisa terjun ke politik. Ahok mengambil bagian menjadi kandidat calon Gubernur yang di dukung juga oleh Mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mendukung Basuki T. Namun sayang. yang menjadi basis utama PBB saat itu. Menurutnya ada tiga hal yang tidak boleh dilupakan dalam demokrasi di Indonesia. Bahkan. jangan menghianati Pancasila sebagai dasar Negara. ³Ahok sudah melaksanakan program terbaik ketika memimpin Kabupaten Belitung Timur dengan membebaskan biaya kesehatan kepada seluruh warganya. pasangan yang diajukan PBB juga dikalahkan Basuki-Khairul. Manggar kampung halaman mantan Ketua Umum DPP PBB Yusril Ihza Mahendra. transparan dan professional. Basuki tertarik mengikuti pemilihan gubernur tersebut dan rela meninggalkan jabatannya sebagai Bupati sebelum masa jabatannya habis. Pertama. Kedua. Masalah pendidikan dan kesehatan sangat penting dalam mencapai tujuan pembangunan. nasib belum berpihak kepadanya sehingga Basuki harus rela tak melanjutkan ambisinya. Hanya dalam waktu sekitar dua tahun. Dalam masa kejayaannya di dunia politik tersebut. Antara lain ia membebaskan biaya pendidikan dan biaya kesehatan bagi warganya. Bahkan ia memotong anggaran perjalan dinasnya hanya menjadi seperlima agar bisa membantu masyarakat kecil. Data hasil pilkada menggambarkan. pasangan Basuki-Khairul unggul di Kabupaten Belitung Timur yang menjadi lumbung suara Partai Bulan Bintang (PBB) pada pemilu legislatif tahun 2004 lalu.´ ujarnya. Dan Ketiga. Basuki mendapat tawaran untuk masuk dalam pemilihan gubernur. Purnama (Ahok) menjadi Gubernur Bangka Belitung dan ikut berkampanye untuknya.Kabupaten Belitung Timur Definitif Pertama. Namun toh Basuki meyakini bahwa bagaimanapun posisinya sekarang ia masih bisa membantu masyarakat di sekitarnya terutama dengan memberikan lapangan pekerjaan yang layak melalui perusahaan yang dimilikinya. dengan cita-cita untuk menyejahterahkan rakyat yang membuncah. Ketika tampil menyampaikan orasinya. demokrasi tidak boleh menyengsarakan rakyat. Gus Dur yang tampil sekitar 15 menit itu menilai Ahok cukup tepat memimpin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Ahok di nobatkan sebagai Tokoh Anti Korupsi dari unsur penyelenggara Negara. Basuki Tjahja Purnama (Partai Golkar) yang mewakili masyarakat Babel di DPR RI periode 2009-2014 dan Paiman dari Partai Demokrat. Kamis (1/2/2007). Di babel sebelumnya memang sudah ada warga tionghoa yg duduk di kursi DPR periode 1950-1953 yaitu Mr Tjung Tin Jan (Jani Arsadjaja) yang dikenal sebagai jaksa dan pengacara. Ini ditandai dengan penyelenggaraan pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis bagi masyarakat Belitung Timur. memberikan penganugerahan kepada para pribadi yang memberikan sumbangan terhadap upaya memberantas korupsi. 6 . Ahok dinilai berhasil menekan semangat korupsi pejabat pemerintah daerah. Gerakan Tiga Pilar memiliki slogan ³Bersih. Transparan dan Profesional´ (BTP). Gerakan Tiga Pilar Kemitraan adalah kemitraan antara unsur pemerintah. Ahok mengalihkan tunjangan bagi pejabat pemerintah untuk kepentingan rakyat. Gerakan ini berdiri sejak tahun 2002 yang memiliki tujuan memberantas korupsi di Indonesia.Penghargaan Gerakan Tiga Pilar Kemitraan. yang terdiri dari Masyarakat Transparansi In donesia. KADIN dan Kementerian Negara Pemberdayaan Aparatur Negara. dunia usaha dan masyarakat madani. Mereka adalah mantan guru SMPN 56 Jakarta Nurlaila dan Bupati Belitung Timur Basuki T Purnama (Ahok). ada juga warga Tionghoa yang duduk di lembaga dewan terhormat Tiga orang yang mewakili Babel untuk kursi DPR RI yaitu Rudianto Tjen (PDIP). Kejujuran dan ketulusannya dalam mengabdikan diri untuk kesejahteraan rakyat dan Republik Indonesia juga menghantarkan Ahok menjadi salah seorang dari 10 tokoh yang mengubah Indonesia oleh Tempo. Sedangkan untuk DPD suku Tionghoa yang meraih suara terbanyak masing-masing Tellie Ghozali dan Bahar Buhasan (Bong Tjai Bun) keduanya didampingi suku Melayu Rosman Djohan dan Noorhari Astuti. Selain Ahok.

Belum lagi untuk di DPRD Tingkat Provinsi dan Kabupaten/kota. yang di identikkan dengan anti Cina. sosial politik. Ramli berkeinginan agar warga Tionghoa tetap berkiprah dalam bisnis. Namun berdasarkan penglihatan Ramli. Sedangkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.Melayu. Dalam buku bukunya yang berjudul ³Geliat Politik Marga Tionghoa Bangka Belitung´ Ramli mengajak masyarakat Tionghoa dan Melayu untuk bersama-sama mengeratkan tali persaudaraan yang sudah ada selama ini. Ramli juga mengingatkan kepada warga Tionghoa harus berbesar hati. Seperti untuk calon legislatif di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Bangka Belitung maupun calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI merupakan dari warga Tionghoa. akibat terjadinya over acting dari penduduk setempat. Sehingga mereka (warga Tionghoa) ini menjadi warga negara orang tempatan. Disamping itu belakangan ini warga Tionghoa sangat berminat di bidang politik kekuasaan baik di legislatif dan eksekutif. Apalagi dalam hadits yang artinya µTuntutlah Ilmu Sampai ke Negeri Cina¶. Karena HA Ramli Sutanegara juga mengakui bahwa dirinya merupakan keluarga campuran Tionghoa. Sedangkan prosentase penduduk Tionghoa di Bangka Belitung tidak mencapai 40 persen. tetap dalam politik hingga bisa sampai masuk Akabri. seperti warga Tionghoa di Singapura menjadi Singapurian dan di Amerika Amerikanien. 7 . namun di Bangka Belitung tidak seperti itu. bahwa saat sekarang ini warga Tionghoa banyak berdagang dan sukses semua. tapi jangan besar kepala. karena isterinya adalah seorang Tionghoa. sosial budaya serta prilaku warga masyarakat warga Tionghoa di Babel. Ketika orang-orang Tionghoa merasa tertekan dengan peristiwa Gerakan 30 September (G30 S) Partai Komunis Indonesia (PKI). sejak dari dulu sampai sekarang tidak pernah terjadi benturan-benturan Suku Melayu dan Tionghoa yang mempunyai hubungan harmonis. Bahkan bila orang Tionghoa itu lebih karena suatu kemampuannya. Ini menandakan telah terjadi pertemuan adat budaya. Hal ini terbukti dengan kemampuan masyarakat Tionghoa yang lebih sedikit dari warga Melayu tapi di bidang politik warga Tionghoa memiliki suara yang terbanyak. Ramli juga mengamati ke negara-negara lain. Karena mereka sudah konsisten dengan keadaan µDimana bumi dipijak disitu langit dijunjung¶. Seperti peristiwa di Tiongkok. untuk masalah pembauran patut untuk menjadi contoh.Gerakan Tali Persaudaraan Tionghoa Dan Melayu HA Ramli Sutanegara mengamati masalah sosial ekonomi.

antara Marga Tionghoa dan Melayu terjun ke bidang politik dan diantara para calon legislatif perwakilan DPR dan DPD RI. Apalagi sudah ada pembauran antar keluarga Melayu dan Tionghoa. Bahkan pada pemilihan calon legislatif tahun 2009 ini belakanganbermunculan wajah-wajah Tionghoa. kendatipun tidak berada di bawah partai berbasis etnis Tionghoa namun partai politik berbasis nasional lebih banyak diminati mereka sebagai penampung aspirasi. Namun sebagian lagi memilih partai politik ke Partai Bulan Bintang (PBB). Karena jika harus memilih sejahtera tapi tidak bebas layaknya hidup di RRC atau memilih sejahtera tapi bebas layaknya hidup di Bangka Belitung. Sehingga terjadi persaingan. Problematika Pembauran dan Geliat Politik Marga Tionghoa Bangka Belitung. tapi yang mengajar jangan samapi lupa diri. untuk duduk di lembaga dewan terhormat.Kita belajar dengan dia. 8 . dimana mewujudkan kesejahteraan dan kebebasan. dimana warga Melayu ada yang melakukan perkawinan dengan Tionghoa. Persaingan antara etnis tionghoa dan melayu di Bangka Belitung. Pembauran antara Melayu dan Tionghoa Patut sebagai contoh. keadaan Tionghoa Bangka Belitung jauh lebih baik daripada Tionghoa di RRC. Yang jelas orang akan memilih yang ke dua. diantaranya tiga buah buku Reformasi Pembauran. Partisipasi politik Marga Tionghoa di Babel Partisipasi politik marga Tionghoa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung cukup meningkat. Tionghoa Dalam Demokrasi Bangka Belitung Kalau di lihat dari sisi Demokrasi. Sehingga keberadaan suku Tionghoa mulai diperhitungkan dalam bidang politik. karena pembauran masyarakat Melayu maupun Tionghoa memiliki hubungan yang harmonis. Selama ini Ramli sudah menerbitkan sebanyak 21 buku.´ ujar Ramli. Kebebasan berekspresi warga Tionghoa di Babel Menjadi tugas dan kewajiban setiap suku Tionghoa Bangka Belitung dengan kebebasan berekspresinya dalam demokrasi untuk terjun menekuni profesinya masing-masing serta bertanggungjawab. Karena siapa yang akan memberikan peringatan kalau bukan kita sendiri. jauh lebih baik kurang sejahtera tapi bebas daripada sejahtera tapi tidak bebas.

perbandingan wakil rakyat Babel di DPD dan DPR RI kurang signifikan. dan warga Tionghoa memiliki hal yang sama dalam memilih profesi dan pekerjaan. Bahkan perbedaannya seringkali lenyap di telan kemiripan dalam pembauran dan pergaulan serta kehidupan. perbedaan yang ada tidak sampai membedakan jenis pekerjaan secara menyolok. Apapun keturunannya terlibat dalam perdagangan dan juga bukan perdagangan. baik keturunan melayu maupun keturunan Tionghoa tidak bisa lagi dibedakan asal usulnya. Presentasi jumlah penduduk Melayu dan Tionghoa di Babel Kalau dilihat dari sisi etnis. Kemiripan fisik dan prilaku sosial sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) jauh lebih banyak dari perbedaannya.Mengenai perbedaan asal-usul tionghoa dan melayu di babel Di Pulau Bangka Belitung. Dapatlah saya katakan. Namun pembauran kedua etnis yang telah berjalan wajar selama ini dapat menghilangkan dan mengurangi prasangka buruk terhadap suku Tionghoa. Karena suku Tionghoa sekitar 30 persen dibandingkan dengan suku Melayu berkisar 70 persen. 9 .

7% dari 89. agama. Dimana kekuasaan Kerajaan Sriwijaya dari suku Melayu pada masa-masa kejayaannya di abad ke 7.000 penduduk. materi. kebudayaan dan peradaban. sekarang sudah tidak jamannya lagi memilih seorang pemimpin karena memiliki massa yang banyak tanpa mengetahui visi dan misi yang jelas apalagi hanya karena money politic. MM sebagai Bupati Beltim membuktikan itu. Raja dan masyarakatnya beragama Budha. Pembauran antara suku Tionghoa dan penduduk Indonesia (Melayu) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pembahasannya dimulai berdasarkan penemuan Prasasti Kota Kapur berangka tahun 686 masehi. Bahkan tidak pernah terjadi gesekan antara suku karena perbedaan etnis. 10 . Bagi masyarakat babel sendiri. Semoga rakyat Babel selalu dapat jernih hati dan pikiran dalam memilih seorang pemimpin. padalah jumlah warga keturunan hanya sekitar 4. rakyat sudah jeli dan tidak memikirkan etnis atau partai tertentu dalam memilih Bupati. Seperti di Belitung Timur. Basuki Tjahaya Purnama. Kemenangan Ir.PENUTUP Kerajaan suku melayu dan kekaisaran di Tiongkok memungkinkan kedua suku hidup dalam keadaan damai dan tentram dan saling menguntungkan. Masing-masing suku senantiasa menghormati dan mengakui perbedaan sekaligus memperkuat persamaan yang ada sebagai bawaan.

Editor Aniew Baswedan.libpurdue. edisi: 09/Aug/2009 wib Kompas . Henk S. dan Gerry vanKlinken (eds. 12 Desember 2010 http://www.html sumber: id. Minggu. http://www.).edu/govdocs/redistricting.wikipedia.id/cetakartikel.org Bangkapos.DAFTAR PUSTAKA Nordholt.php?id=2157 11 . 2007.gemari. Politik Lokal di Indonesia (Jakarta: KITLV Jakarta dan Yayasan Obor Indonesia.or.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful