Anda di halaman 1dari 49

#

myhalalmyway
halalitubaik

TATA CARA PROSES


PENGURUSAN SERTIFIKASI
HALAL UNTUK PRODUK
PANGAN OLAHAN
HERNIATY, S.KOM – Analis Kebijakan Ahli Muda

halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI


#
myhalalmyway
halalitubaik

MENGAPA PRODUK
HARUS BERSERTIFIKAT
HALAL?

halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI


#
myhalalmyway
halalitubaik

Kewajiban Bersertifikat Halal


PRODUK
• Masuk Wajib
• Beredar
Bersertifikat Halal
• Diperdagangkan
Pasal 4 UU 33/2014
WILAYAH INDONESIA
Untuk Pelaku Usaha Mikro dan Kecil,
kewajiban bersertifikat halal sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 4 didasarkan atas
pernyataan pelaku usaha Mikro dan Kecil.
Pasal 4A UU 11/2020

halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI


#
myhalalmyway
halalitubaik

Penahapan Kewajiban
Bersertifikat Halal
PERTAMA
17 OKTOBER 2019 S.D. 17 OKTOBER 2024
• Produk makanan dan minuman
• Bahan baku, bahan tambahan pangan, dan bahan penolong untuk produk
makanan dan minuman;
• Hasil sembelihan dan jasa penyembelihan.

Pasal 139 PP 39/2021

halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI


#
myhalalmyway
halalitubaik Penahapan Kewajiban
Bersertifikat Halal
obat Obat tradisional, obat kuasi, suplemen kesehatan 17 Okt 2021 s.d. 17 Okt 2026

Obat bebas dan obat bebas terbatas 17 Okt 2021 s.d. 17 Okt 2029

Obat keras dikecualikan psikotropika 17 Okt 2021 s.d. 17 Okt 2034


KOSMETIK
PRODUK KIMIAWI 17 Okt 2021 s.d. 17 Okt 2026

PRODUK REKAYASA GENETIK


Barang gunaan yang dipakai kategori sandang,penutup kepala,
Barang gunaan aksesoris
17 Okt 2021 s.d. 17 Okt 2026

Barang gunaan yang digunakan kategori perbekalan Kesehatan


rumah tangga, peralatan rumah tangga, perlengkapan peribadatan 17 Okt 2021 s.d. 17 Okt 2026
bagi umat Islam, alat tulis, perlengkapan kantor

Barang gunaan yang dimanfaatkan kategori alat Kesehatan risiko


17 Okt 2021 s.d. 17 Okt 2026
kelas A
Barang gunaan yang dimanfaatkan kategori alat Kesehatan risiko
17 Okt 2021 s.d. 17 Okt 2029
kelas B
Pasal 141 PP 39/2021 Barang gunaan yang dimanfaatkan kategori alat Kesehatan risiko
17 Okt 2021 s.d. 17 Okt 2034
kelas C

halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI


#
myhalalmyway
halalitubaik

Regulasi Jaminan Produk Halal


Pemerintah menyusun kebijakan terkait jaminan produk halal sebagai upaya mendorong pengembangan
industri halal untuk pasar domestik dan meningkatkan ekspor produk halal Indonesia dalam pasar global.

BPJPH dalam mendukung pelaksanaan jaminan produk halal bagi produk UMK, mendorong penyesuaian
regulasi JPH yang mengatur kemudahan sertifikasi halal bagi usaha mikro dan kecil. Kemudahan sertifikasi
halal bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang memenuhi standar halal yang ditetapkan oleh BPJPH.

halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI


#
myhalalmyway
halalitubaik

Dasar Hukum
1. UU 33 2014 tentang Jaminan Produk Halal (Ps. 4)
2. UU 11 2020 tentang Cipta Kerja (Ps. 4A)
3. PP 39 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal (Ps. 79)
4. PMA 20 2021 tentang Sertifikasi Halal bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil
5. PMA 57 2021 tentang Kriteria Sistem Jaminan Produk Halal
6. KMA 748 2021 tentang Jenis Produk yang Wajib Bersertifikat Halal
7. KMA 1360 2021 tentang Bahan Yang dikecualikan dari Kewajiban Bersertifikat Halal
8. Perbadan 1 2021 tentang Tata Cara Pembayaran Tarif Badan Layanan Umum
9. Perbadan 1 tahun 2022 tentang Perubahan Perbadan 1 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pembayaran Tarif Badan Layanan Umum
10. Kepkaban 141 2021 tentang Penetapan Tarif Layanan Badan Layanan Umum
11. Kepkaban 33 2022 tentang Petunjuk Teknis Pendamping Proses Produk Halal dalam Penentuan Kewajiban Bersertifikat Halal bagi Pelaku Usaha Mikro
dan Kecil yang didasarkan atas Pernyataan Pelaku Usaha
12. Kepkaban 57 2022 tentang Manual Sistem Jaminan Produk Halal untuk sertifikasi Halal dengan pernyataan pelaku usaha mikro dan kecil (self declare)
13. Kepkaban 40 2022 tentang Penetapan Label Halal
14. Kepkaban 89 2022 tentang Perubahan Kepkaban 33 2022
15. Kepkaban 122 2022 tentang Petunjuk Teknis Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Tahun 2022

Link regulasi :
https://drive.google.com/drive/folders/14mW4o30fQ8Av7M4MWYI2NpwpHf1x0VVz
#
myhalalmyway
halalitubaik

Layanan
Sertifikasi
Halal

halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI


JENIS LAYANAN SERTIFIKASI HALAL

JALUR
REGULER SELF
DECLARE

#
myhalalmyway
halalitubaik halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI
#
myhalalmyway
halalitubaik

SERTIFIKAT HALAL
JALUR REGULER

halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI


Alur Sertifikasi Halal Melalui Jalur Reguler
Sertifikasi Halal Melalui Jalur Reguler
PERMOHONAN SERTIFIKASI HALAL JALUR REGULER
Siapa yang berhak mengajukan SH reguler?
✓ Pelaku usaha yang memproduksi barang dan/atau jasa terkait
dengan makanan minuman obat kosmetik yang wajib
bersertifikat halal
✓ pemilik fasilitas produksi (pemilik pabrik yang menghasilkan
produk tetapi produk dimiliki oleh pihak lain/maklon)
✓ importir atau perwakilan resmi (iika masih satu grup dengan
produsen yang menghasilkan produk)
✓ Pelaku usaha yang tidak masuk dalam kategori permohonan self
declare (menghasilkan produk dengan jenis produk daging dan
olahannya, restoran, kantin, katering, kedai, dsb, pangan siap saji)

Bagaimana cara mengajukan SH Reguler?


✓ 1 pendaftaran berdasarkan 1 jenis produk (sesuai KMA 748)
dengan 1 atau lebih nama produk untuk menghasilkan 1 sertifikat
halal
✓ Nama produk terdiri dari varian, merek, gramasi dll sesuai yang
tertera pada kemasan produk
#
myhalalmyway
halalitubaik

JENIS PRODUK

halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI


Kategori Jenis Produk Jenis produk
untuk reguler untuk self
declare

Makanan 18 13

Minuman 2 1

Obat 7 1

REGULER Kosmetika 1 -

Produk Kimiawi 2 -
Sesuai KMA 748 2021, jenis produk
JENIS ini diberlakukan per 1 januari 2022
Produk Biologi

Produk Rekayasa Genetik


1

1
-

PRODUK Barang Gunaan 10 -

Jasa penyembelihan 1 -

SELF DECLARE Jasa Pengolahan 1 -

Jasa Penyimpanan 1 -
Sesuai Kepkaban 33 2022 Jasa Pengemasan 1 -

Jasa Pendistribusian 1 -

Jasa Penjualan 1 -

Jasa Penyajian 1 -

#
myhalalmyway
halalitubaik halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI
Surat Permohonan
• Dilengkapi dengan nomor surat dan
tanggal permohonan, diterbitkan oleh
pelaku usaha.
• Dilengkapi dengan tanda tangan
pimpinan dan stempel (jika ada).

#
myhalalmyway
halalitubaik halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI
Dokumen Penyelia
Halal
Dilengkapi dengan dokumen:
• Surat penetapan penyelia halal;
• Daftar Riwayat hidup;
• Salinan KTP.

#
myhalalmyway
halalitubaik halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI
Siapakah Penyelia Halal?
Penyelia Halal adalah orang yang bertanggung
jawab terhadap Proses Produk Halal (PPH).
Pasal 1 PP 39/2021

Penyelia Halal ditetapkan oleh pimpinan


perusahaan dan dilaporkan kepada BPJPH.

#
myhalalmyway
halalitubaik halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI
Tugas penyelia HALAL SYARAT penyelia HALAL

1. Mengawasi PPH di perusahaan.


2. Menentukan tindakan perbaikan dan 1. Beragama Islam.
pencegahan. 2. Memiliki wawasan luas dan memahami syariat
3. Mengoordinasikan PPH. tentang kehalalan.
4. Mendampingi Auditor Halal LPH pada saat 3. Bersertifikasi Penyelia Halal.
pemeriksaan.

Pasal 51 PP 39/2021 Pasal 53 PP 39/2021

#
myhalalmyway
halalitubaik halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI
#
myhalalmyway
halalitubaik

Tanggung jawab Penyelia Halal

a. menerapkan ketentuan peraturan


perundang-undangan mengenai JPH; g. membuat laporan pengawasan PPH;
b. menerapkan sistem JPH; h. melakukan kaji ulang pelaksanaan PPH;
c. menyusun rencana PPH; i. menyiapkan bahan dan sampel
d. menerapkan manajemen risiko pemeriksaan untuk Auditor Halal; dan
pengendalian PPH; j. menunjukkan bukti dan memberikan
e. mengusulkan penggantian Bahan; keterangan yang benar.
f. mengusulkan penghentian produksi yang
tidak memenuhi ketentuan PPH;

halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI


Daftar
Nama Produk
• Matriks tersebut diisi sesuai dengan
produk yang didaftarkan.
• Nama produk yang didaftarkan ditulis
secara detail dan lengkap.

#
myhalalmyway
halalitubaik halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI
Daftar
Nama Bahan
Nama produsen dan nomor
sertifikat halal bahan yang
digunakan dapat dicek di
• http://info.halal.go.id/cari/
atau
• http://halalmui.org

#
myhalalmyway
halalitubaik halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI
Pencarian Produk Halal

https://info.halal.go.id/cari/ https://halalmui.org

#
myhalalmyway
halalitubaik halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI
Proses Produksi
Pisang

Pengupasan dan Pengirisan

Perendaman

Penggorengan

Penirisan minyak

Pemberian bumbu

Pendinginan
*sebagai contoh, ketentuan
Keripik Pisang disesuaikan dengan kebutuhan
pelaku usaha

#
myhalalmyway
halalitubaik halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI
Manual SJPH
Contoh dokumen telah disediakan.

#
myhalalmyway
halalitubaik halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI
DOKUMEN PERSYARATAN REGULER

Tutorial Sihalal Reguler = halal indonesia


https://www.youtube.com/watch?v=YeZp72ihOio&t=3s
Unit Cost Tertinggi Biaya LPH
#
myhalalmyway
halalitubaik

SERTIFIKAT HALAL
JALUR SELF DECLARE

halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI


Alur Sertifikasi Halal Melalui Self Declare
Kriteria self declare

Berlaku bagi produk yang


tidak termasuk jenis
produk daging dan
olahannya

dan memiliki modal usaha paling


banyak Rp2.000.000.000,-

#
myhalalmyway
halalitubaik
Kriteria
1. Produk tidak berisiko atau menggunakan bahan yang sudah dipastikan kehalalannya;
2. Proses produksi yang dipastikan kehalalannya dan sederhana;
3. Memiliki hasil penjualan tahunan (omset) maksimal Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) yang
dibuktikan dengan pernyataan mandiri dan memiliki modal usaha sampai dengan paling banyak
Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah);
4. Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB);
5. Memiliki lokasi, tempat dan alat Proses Produk Halal (PPH) yang terpisah dengan lokasi, tempat dan
alat proses produk tidak halal;
6. Memiliki atau tidak memiliki surat izin edar (PIRT/MD/UKOT), Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)
untuk produk makanan/minuman dengan daya simpan kurang dari 7(tujuh) hari, atau izin industri lainnya
atas produk yang dihasilkan dari dinas/instansi terkait;
7. Memiliki outlet dan/atau fasilitasi produksi paling banyak 1 (satu) lokasi;
8. Secara aktif telah berproduksi 1 (satu) tahun sebelum permohonan sertifikasi halal;
9. Produk yang dihasilkan berupa barang (bukan jasa atau usaha restoran, kantin, catering dan
kedai/rumah/warung makan);
10. Bahan yang digunakan sudah dipastikan kehalalannya dibuktikan dengan sertifikat halal atau
termasuk dalam daftar bahan sesuai Keputusan Menteri Agama Nomor 1360 Tahun 2021 tentang Bahan
yang Dikecualikan dari Kewajiban Bersertifikat Halal;
11. Tidak menggunakan bahan yang berbahaya;
12. Telah diverifikasi kehalalannya oleh pendamping proses produk halal;

#
myhalalmyway
halalitubaik halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI
Kriteria
13. Jenis produk/kelompok produk yang disertifikasi halal atau tidak mengandung unsur hewan hasil
sembelihan, kecuali berasal dari produsen atau rumah potong hewan/rumah potong unggas yang sudah
bersertifikat halal;
14. Menggunakan peralatan produksi dengan teknologi sederhana atau dilakukan secara manual dan/atau
semi otomatis (usaha rumahan bukan usaha pabrik);
15. Proses pengawetan produk yang dihasilkan tidak menggunakan teknik radiasi, rekayasa genetika,
penggunaan ozon (ozonisasi) dan kombinasi beberapa metode pengawetan (teknologi hurdle);
16. Melengkapi dokumen pengajuan sertifikasi halal dan mekanisme pernyataan pelaku usaha secara online
melalui SIHALAL.

#
myhalalmyway
halalitubaik halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI
#
myhalalmyway
halalitubaik

Dokumen Persyaratan
No Jenis Dokumen Keterangan
1 Surat permohonan sertifikat halal Tersedia di SIHalal
2 Aspek legal: NIB Diisi di SIHalal
3 Dokumen penyelia halal
• Penetapan Penyelia Halal • Tersedia di SIHalal
• Salinan KTP • Diunggah di SIHalal
• Daftar riwayat hidup • Diisi di SIHalal
4 Nama produk Diisi di SIHalal dilengkapi dengan foto produk
5 Daftar nama bahan Diisi di SIHalal
6 Proses produk halal Diisi di SIHalal berupa deskripsi dengan singkat
7 Izin edar atau SLHS (jika ada) Diunggah di SIHalal
8 Manual SJPH (template tersedia) Diunggah di SIHalal
9 Akad/ikrar yang berisi pernyataan kehalalan produk dan Tersedia di SIHalal
bahan yang digunakan dalam proses produk halal

halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI


Sertifikasi Halal Melalui Jalur Self Declare

PENDAFTARAN
/PENGAJUAN, DAN
BPJPH PENERBITAN
SERTIFIKAT HALAL

REGULATOR,
ADMINISTRATOR,
LEADING SECTOR JPH

PENETAPAN KEHALALAN VERIFIKASI DAN VALIDASI


PRODUK MELALUI
SIDANG FATWA MUI LP3H PERNYATAAN
KEHALALAN PRODUK
OLEH PENDAMPING PPH
<<<< Data per 22 September 2022 >>>>
Kesalahan Pelaku Usaha saat mengajukan permohonan sertifikasi halal:

1. Jenis produk yang dipilih pelaku usaha tidak sesuai


2. Nama Produk tidak detail (anisa food, kuntum bakery, dll)
3. Pengajuan berulang oleh pelaku usaha/Duplikasi data (beda nomor sttd namun nama PU, jenis produk
dan nama produk sama)
4. Pendaftaran berdasarkan nama produk bukan jenis produk (sehingga terbit STTD lebih dari satu)
5. KBLI milik pelaku usaha tidak sesuai untuk melakukan pendaftaran sertifikasi halal

#
myhalalmyway
halalitubaik halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI
CONTOH PELAKU USAHA DENGAN KBLI
YANG TIDAK SESUAI DENGAN PRODUK YANG DIDAFTARKAN

#
myhalalmyway
halalitubaik halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI
CONTOH PELAKU USAHA YANG MELAKUKAN PENDAFTARAN BERULANG ATAU BERDASARKAN
NAMA PRODUK

#
myhalalmyway
halalitubaik halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI
#
myhalalmyway
halalitubaik

LABEL HALAL

halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI


#
myhalalmyway
halalitubaik

Sertifikat Halal Digital


• BPJPH menerbitkan sertifikat halal berdasarkan
penetapan kehalalan produk dari MUI.
• Sertifikat halal berlaku selama 4 (empat) tahun.
• Sertifikat halal berbentuk digital dan ditandatangani
secara elektronik, dapat diunduh melalui aplikasi
SIHalal saat status pengajuan “selesai”.
• Sertifikat halal yang diterbitkan berlaku untuk 1 jenis
produk.
• Jenis produk sesuai ketentuan KMA No. 748 Tahun
2021 tentang Jenis Produk yang Wajib Bersertifikat
Halal.
▪ Pelaku Usaha wajib mencantumkan Label Halal pada Produk yang telah mendapat Sertifikat Halal
▪ Label halal terdiri dari logo dan nomor sertifikat atau nomor registrasi
#
myhalalmyway
halalitubaik

Logo Halal

▪ Ungu adalah warna utama logo halal Indonesia yang


diaplikasikan pada media publikasi.
▪ Hijau Toska sebagai warna sekunder sebagai pelengkap
estetika visual
▪ contoh : media promosi, booth, merchandise, umbul2, dll
▪ Jenis huruf Label halal Indonesia adalah Rodfat
▪ Warna hitam atau warna putih digunakan apabila tidak
dimungkinkan menggunakan warna utama akibat:
o kondisi background mengaburkan kejelasan logo
o Keterbatasan warna saat produksi label

halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI


#
myhalalmyway Label halal sekunder dengan warna utama
halalitubaik
Label Halal

10 mm
Label halal utama
dengan warna utama Label halal utama dengan warna hitam atau putih

22 mm
16,5 mm

Label halal sekunder dengan warna hitam atau putih

▪ Label halal adalah rangkaian logo halal Indonesia disertai nomor sertifikat
halal
10 mm ▪ Penulisan nomor sertifikat halal dibawah logotype halal indonesia
▪ Warna label halal = Ungu, hitam, putih
▪ Label halal memiliki border dan digunakan pada kemasan produk
▪ Warna background label halal mengikuti warna/corak kemasan
▪ Format label halal dapat diunduh di aplikasi Sihalal pada akun pelaku
usaha, menu sertifikasi – download label halal utama/download label halal
sekunder

halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI


Pengecualian Pencantuman
Pencantuman Label Halal
Label Halal
Pelaku usaha wajib mencantumkan label halal pada Produk yang kemasannya terlalu kecil sehingga tidak
produk yang telah mendapat sertifikat halal mungkin dicantumkan seluruh keterangan

Dicantumkan pada kemasan produk, bagian tertentu dari Produk yang dijual dan dikemas secara langsung
produk, dan/atau tempat tertentu pada produk. dihadapan pembeli dalam jumlah kecil

Label halal harus mudah dilihat dan dibaca, serta tidak Produk yang dijual dalam bentuk curah
mudah dihapus, dilepas dan dirusak sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.

#
myhalalmyway
halalitubaik halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI
Akses label halal indonesia
https://ptsp.halal.go.id

#
myhalalmyway
halalitubaik halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI
#
myhalalmyway
halalitubaik

SIMULASI SIHALAL
(SELF DECLARE)

halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI


1. Akses aplikasi ke ptsp.halal.go.id
2. Bila belum memiliki akun, Pelaku Usaha Buat
Akun terlebih dahulu

halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indonesia-BPJPH Kemenag RI


#
myhalalmyway
halalitubaik

Terima Kasih

halal.indonesia bpjphkemenag www.halal.go.id Halal Indone ia- JP e enag RI

Anda mungkin juga menyukai