Anda di halaman 1dari 14

BAB IV PEMBAHASAN MASALAH

4.1 Sistem Lama Pengajuan Pengerjaan Jasa Service Dalam pengajuan pengerjaan jasa service dan pergantian suku cadang, konsumen terlebih dahulu mengambil nomor urut di bagian Front Desk untuk kemudian dilanjutkan dengan pembuatan Surat Perintah Kerja (SPK) yang ditujukan kepada mekanik. 4.2 Sistem Baru Dalam Pengajuan Pengerjaan Jasa Service Dalam pengajuan pengerjaan dan penggantian suku cadang terlebih dahulu konsumen mengadukan keluhankeluhan yang ada kepada bagian Workshop Chief dan dicatat kemudian dianalisa letak kerusakannya dan diberikan ke bagian Front Desk untuk selanjutnya dibuatkan SPK yang ditujukan kepada mekanik, hal ini dimaksudkan agar sebelum adanya penggantian harus dianalisa terlebih dahulu letak dan tingkat kerusakannya demi menjaga kepercayaan serta kepuasan konsumen terhadap perusahaan.

4.3 Kriteria Pengerjaan Jasa Service Dalam pengerjaan service konsumen dapat memperoleh fasilitas berupa pembongkaran dan penyetelan karburator dan 20 (dua puluh) poin tambahan yang memang menjadi hak konsumen pengguna motor Honda ke dua puluh poin tersebut adalah: Pemeriksaan kerenggangan valve

28

29

Pemeriksaan kualitas busi Pembersihan saringan udara Pembersihan saluran dan saringan bahan bakar Pemeriksaan sistem gas

Pembersihan saringan pelumas (untuk tipe sport) Pemeriksaan minyak pelumas Pemeriksaan sistem kopling Pemeriksaan pelumas rantai Pemeriksaan kelayakan rem (depan dan belakang) Penambahan pelumas rem (untuk tipe disk brake) Pemeriksaan kondisi ban dan tekanan angin Pemeriksaan suspensi Pengencangan baut dan mur Pemeriksaan velg dan jari-jari roda (depan dan belakang) Pemeriksaan sudut standar samping Pemeriksaan kerapatan stang kemudi Pemeriksaan fungsi fuel tank Pemeriksaan dan penambahan air accu Pemeriksaan semua lampu indikator Dalam pengerjaan jasa service, mekanik diharuskan melakukan ke 20 poin tersebut hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan ketidakpuasan konsumen dalam pengerjaan service tersebut serta memberikan rekomendasi kepada konsumen perlu atau tidaknya ada pergantian suku cadang.

30

4.4 Sistem Lama Pengajuan Pengganti Suku Cadang Claim (pengganti) dikirim oleh pihak AHASS ke PT. AHM Pusat yang berada di Jakarta untuk diproses. 4.5 Sistem Baru Pengajuan Pengganti Suku Cadang Adanya Claim Processor (pihak pemeriksa kelayakan claim) pada Main dealer PT. Mitra Pinastika Mustika untuk wilayah Malang dan Blitar memberikan kemudahan bagi pihak Ahass dan Dealer dimana Ahass dan Dealer tidak perlu mengirim form Claim (pengganti) ke PT. AHM Pusat tetapi menyerahkan form langsung ke PT. Mitra Pinastika Mustika Malang. Selanjutnya Claim Processor akan merekap data Claim (pengganti) dan menangani pengganti-pengganti tersebut, sehingga konsumen tidak menuggu lama atas Claim (pengganti) yang diajukan. 4.6 Kriteria Pengganti Suku Cadang Untuk dapat menilai kasus Claim (pengganti) yang memenuhi ketentuan garansi atau jaminan (warranty) untuk sepeda motor Honda, PT. Astra Honda Motor menetapkan kriteria pengganti suku cadang sebagai berikut: 1. Pengganti suku cadang yang dapat diterima PT. Astra Honda Motor dapat menerima pengganti yang diajukan bilamana terjadi kerusakan, cacat atau kekurangan pada tiap tipe unit sepeda motor Honda sebagai akibat dari: a. Kesalahan atau kekurangan dalam hal konstruksi b. Kesalahan atau kekurangan dalam hal bahan

31

c. Kesalahan atau kekurangan sewaktu proses produksi

2. Pengganti suku cadang yang tidak dapat diterima a. Jika buku service hilang atau rusak (cacat) b. Jika pemakai sepeda motor tidak melakukan service teratur dengan Kartu Perawatan Berkala menurut jadwal yang ditentukan yaitu pada 500 km, 2000 km, dan 4000 km di bengkel sepeda motor Honda (AHASS) c. Kerusakan akibat perbaikan di bengkel lain diluar yang ditetapkan oleh PT. Astra Honda Motor d. Kerusakan akibat pemakaian sepeda motor yang tidak sesuai antara lain: - Pemakaian yang tidak benar - Kecelakaan atau jatuh - Mengikuti balap - Telah mengalami modifikasi e. Kerusakan akibat pemasangan perlengkapan tambahan (accessories), pemakaian suku cadang imitasi, penggunaan bahan bakar atau minyak pelumas yang tidak direkomendasikan oleh PT. Astra Honda Motor f. Kerusakan atau cacat akibat : - Kebakaran - Terkena bahan kimia, garam, kotoran burung, getah pohon dan sebagainya - Bencana alam

32

- Pencurian g. Gejala-gejala normal sesuai standard pabrik seperti: suara, getaran, perembesan minyak pelumas, sepanjang dipandang tidak

mempengaruhi kualitas, fungsi, dan performa sepeda motor. h. Kerusakan-kerusakan akibat penyimpangan (storage) dan

pengangkutan (transportasi) yang salah i. Parts atau bahan-bahan yang aus karena pemakaian, seperti: - Busi - Saringan bensin, minyak pelumas, elemen saringan udara - Kampas rem, kampas kopling - Bola lampu, sekring - Ban luar dan dalam - Rantai dan gear depan-belakang - Minyak pelumas dan cairan aki - Suku cadang dari karet j. Semua pekerjaan yang termasuk pemeriksaan berkala atau penyetelan yang tidak diberikan garansi, antara lain: - Setel mesin - Setel kopling, rantai, rem - Membersihkan sistem pembakaran, saringan, oli - Penyetelan lainnya yang sudah dilakukan oleh konsumen k. Kerugian dalam bentuk waktu dan biaya insidentil seperti: - Biaya telepon, sewa motor atau mobil dan sebagainya selama unit sepeda motor dalam perbaikan.

33

4.7 Context Diagram Context Diagram dari sistem informasi yang baru di usulkan pada Ahass Adi Jaya Motor Singgosari dapat digambarkan seperti pada gambar 4.1 berikut:

Da ta Total P embayara n Cu stomer Dafta r Reko menda si Perbaikan Pimpinan Data Mekanik

Identitas K endaraan P enga juan S ervice Nota P embayaran Perintah K erja d an Jen is Perbaikan

1 Laporan K euang an Sistem Informa si Service Laporan Pekerjaan

Data P engerjaan

Pergantian Sparep art

Daftar Kendaraan Fo nt De sk Daftar K erja Daftar P embayaran Jenis P erbaikan Mekanik

Gambar 4.1 Context Diagram

34

4.8 Data Flow Diagram Data Flow Diagram (DFD) dari sistem informasi yang baru di usulkan pada Ahass Adi Jaya Motor Singosari. 4.8.1 DFD level 1 Adapun DFD level 1 pada Ahass Adi Jaya Motor Singosari digambarkan seperti gambar 4.2 berikut :
Identitas K endaraan D aftar R ekom endasi Perbaikan C ustom er D T ata otal P bayaran em Identitas Kendaraan D K ata endaraan P engajuan S ervice

1 Pengajuan S ervice D aftar Kendaraan

D aftar P bayaran em

P ergantian Sparepart D P ata engerjaan M ekanik

N P bayaran ota em

F ont D esk

D aftar Kendaraan

D aftar K erja Perintah Kerja dan Jenis P erbaikan T ransaksi Sparepart

2 Jenis Perbaikan T ransaksi Service D aftar Kendaraan

D S ata ervis

4 D T ata ransaksi Pem bayaran

D Service ata

D Kendaraan ata 3 S parepart D Sparepart ata D S ata parepart D M ata ekanik Laporan Laporan Keuangan

Laporan Pekerjaan D M ata ekanik

Pim pinan

D M ata ekanik D P bayaran ata em 5 D M ata ekanik D M ata ekanik D M ata ekanik Pendataan M ekanik

D Pem ata bayaran D Pem ata bayaran

D P bayaran ata em

Gambar 4.2 DFD Level 1

35

4.8.2 DFD level 1 Adapun DFD level 2 pada Ahass Adi Jaya Motor Singosari digambarkan seperti gambar 4.3 berikut :

Perintah Kerja dan Jenis Perbaikan Font Desk Data Pengerjaan 2 Pergantian Sparepart

Transaksi Sparepart

Daftar Kerja Jenis Perbaikan Daftar Kendaraan

1 Detail Service

Sparepart Data Transaksi

Data Kendaraan

Data Servis Data Mekanik Data Mekanik

Data Service

Gambar 4.3 DFD level 2

36

4.9 Conceptual Data Model Adapun Conceptual Data Model (CDM) dari Sistem inforamasi yang baru disusulkan pada Ahass Adi Jaya Motor Singosari yaitu seperti pada gambar 4.4 berikut ini :

Sparepart Id Sparepart Nama Sparepart Harg a Sparepart stoc k

Mekanik Id Mekanik Nama M ekanik Alamat M ekanik No Telepon keahlian

det ailspaepart

Pembayaran No Pembayaran tglbayar totalbayar


I d Mekanik

Kendaraan NoPol Nama Pemilik Alamat Telp TransaksiServis


I d Servis

NoPol

Id Servis Jenis Servis Harg a tglmulaiservis tglselesaiservis

Gambar 4.4 Conceptual Data Model (CDM)

37

4.10 Entity Relation Diagram (ERD) Entity Relation Diagram (ERD) dari Sistem inforamasi yang baru disusulkan pada Ahass Adi Jaya Motor Singosari yaitu seperti pada gambar 4.5 berikut ini :
SPAREPART Char(8) ID_SPAREPART NAMA_SPAREPART Char(8) HARGA_SPAREPART Integer STOCK Integer ID_SPAREPART = ID_SPAREPART DETAILSPAREPART NO_PEMBAYARAN Integer ID_SPAREPART Char(8) JUMLAH Byte TOTALHARGA Currency NO_PEMBAYARAN = NO_PEMBAYARAN ID_MEKANIK = ID_MEKANIK

MEKANIK Char(8) ID_MEKANIK NAMA_MEKANIK Char(30) ALAMAT_MEKANIK Char(50) NO_TELEPON Char(15) KEAHLIAN Text(10)

PEMBAYARAN NO_PEMBAYARANInteger TGLBAYAR Integer ID_SERVIS Char(8) TOTALBAYAR Currency

KENDARAAN Char(8) NOPOL NAMA_PEMILIK Char(30) ALAMAT Char(50) Char(15) TELP


ID_SERVIS = ID_SERVIS

TRANSAKSISERVIS ID_SERVIS Char(8) Char(20) JENIS_SERVIS Currency HARGA NOPOL Char(8) ID_MEKANIK Char(8) TGLMULAISERVIS DateTime TGLSELESAISERVISDateTime

NOPOL = NOPOL

Gambar 4.5 Entity Relation Diagram (ERD)

38

4.11 Perancangan Database Dalam pembuatan program untuk meningkatkan pelayanaan maka dibutuhkan desain database untuk menyimpan data data yang akan digunakan. Berikut ini beberapa tabel file yang akan digunakan dalam pembuatan program : a. Tabel Sparepart Tabel Sparepart adalah tabel yang di dalamnya terdapat datadata master Sparepart dan Id Sparepart merupan kunci dari tabel data master Sparepart pada Ahass Adi Jaya Motor Singosari. Adapun Tabel Sparepart dapat dilihat pada tabel 4.1: Tabel 4.1 : Tabel Sparepart Nama Field Id Sparepart Nama Sparepart Harga Sparepart Stock b. Tabel Mekanik Tabel Mekanik adalah tabel yang di dalamnya terdapat datadata master Mekanik dan Id Mekanik merupan kunci dari tabel data master Mekanik pada Ahass Adi Jaya Motor Singosari. Adapun Tabel Mekanik dapat dilihat pada tabel 4.2: Tipe Data Char(8) Char(8) Integer Integer Panjang 8 30 9 4 Keterangan Id_Sparepart (Primari Key) Nama_Sparepart Harga_Sparepart Stock

Tabel 4.2 : Tabel Mekanik

39

Nama Field Id Mekanik Nama Mekanik Alamat Mekanik No Telepon Keahlian c. Tabel Kendaraan

Tipe Data Char Char Char Char Text

Panjang 8 30 50 15 10

Keterangan Id_Mekanik (Primari Key) Nama_Mekanik Alamat_Mekanik No_Telepon Keahlian

Tabel Kendaraan adalah tabel yang di dalamnya terdapat data-data master kendaraan dan NoPol merupan kunci dari tabel data master Kendaraan pada Ahass Adi Jaya Motor Singosari. Adapun Tabel Kendaraan dapat dilihat pada tabel 4.3: Tabel 4.3 : Tabel Kendaraan Nama Field NoPol Nama Pemilik Alamat Telp Tipe Data Char Char Char Char Panjang 8 30 50 15 Keterangan NoPol(Primari Key) Nama_Pemilik Alamat Telp

d. Tabel Transaksi Servis Tabel Transaksi Servis adalah tabel yang di dalamnya terdapat data-data master Transaksi Servis dan Id Servis merupan kunci dari tabel data master Transaksi Servis pada Ahass Adi Jaya Motor Singosari. Adapun Tabel Transaksi Servis dapat dilihat pada tabel 4.4:

Tabel 4.4 : Tabel Transaksi Servis Nama Field Id Servis Jenis Servis Harga Tipe Data Char Char Currency Panjang 8 20 9 Keterangan Id_Servis(Primari Key) Jenis_Servis Harga

40

NoPol Id_Mekanik TglMulai TglSelesai

Char Char Date Time Date Time

8 8 8 8

Nopol(Foreign Key) Id_Mekanik(Foreign Key) TglMulai TglSelesai

e. Tabel Detail Sparepart Tabel Detail Sparepart adalah tabel yang di dalamnya terdapat data-data master Detail Sparepart pada Ahass Adi Jaya Motor Singosari. Adapun Tabel Detail Sparepart dapat dilihat pada tabel 4.5: Tabel 4.5 : Tabel Detail Sparepart Nama Field No Pembayaran Id Sparepart Jumlah Total Harga Tipe Data Integer Char Byte Currency Panjang 9 8 2 9 Keterangan No_Pembayaran(Foreign Key) Id_Sparepart (Foreign Key) Jumlah TotalHarga

f. Tabel Pembayaran Tabel Pembayaran adalah tabel yang di dalamnya terdapat data-data master Pembayaran dan No Pembayaran merupan kunci dari tabel data master Pembayaran pada Ahass Adi Jaya Motor Singosari. Adapun Tabel Pembayaran dapat dilihat pada tabel 4.6:

Tabel 4.6 : Tabel Pembayaran Nama Field No Pembayaran Id Sparepart Jumlah Total Harga Tipe Data Integer Char Byte Currency Panjang 9 8 2 9 Keterangan No_Pembayaran(Foreign Key) Id_Sparepart (Foreign Key) Jumlah TotalHarga

41

4.12 Layout Program 4.12.1 Menu Utama

Gambar 4.6 Form Menu Utama 4.12.2 Pendataan Kendaraan

Gambar 4.7 Form Pendataan Kendaraan