Anda di halaman 1dari 4

Laporan

Rapat Pleno MWA ITB Juli 2011


Oleh : Syarif Rousyan Fikri
Juli 2011

representasi.komunikasi.aspirasi
mwaitb_mahasiswa@yahoogroups.com mwaitb_mahasiswa@ymail.com mwaitb_mahasiswa.tumblr.com

Page

Pendahuluan
Pada Hari Sabtu , tanggal 18 Juli 2011 telah diadakan sidang pleno MWA ITB pada pukul 14.00-16.00 di Ruang Rapat Utama Gubernur Jabar di Gedung Sate. Sebelum itu, telah diadakan pertemuan informal sebagai bentuk persiapan di Energy Building pada Hari Selasa, 12 Juli 2011. Beberapa hal yang dibahas adalah mengenai perkembangan ITB Multikampus, Laporan ITB 2010, serta statuta ITB dan masa depan MWA ITB.

Hasil Rapat
1. Pengesahan Quorum rapat dan anggota pengganti, risalah dan agenda rapat. Quorum rapat terpenuhi meskipun beberapa anggota MWA tidak hadir. Rektor juga tidak hadir karena harus menemani Mendiknas pada pertemuan Menteri antar negara di Bali. Sebagai gantinya, tiga orang wakil rektor hadir dalam rapat ini. 2. Laporan pengembangan kampus ITB Walini Panglejar Penjelasan dilakukan oleh tim arsitek untuk kampus walini. Dipaparkan highlights rencana pembangunan kampus walini. Techno-Art Campus ini direncanakan menjadi sebuah knowledge hub dengan ITB sebagai penggerak utamanya. Terdapat beberapa stakeholder yang turut memiliki kepentingan di kampus walini, di antaranya adalah masyarakat sekitar,Pemerintah Kabupaten Bandung, Pemerintah Provinsi Jabar, serta PTPN yang saat ini mengelola tanah milik negara tersebut. Dalam waktu dekat akan dilaksanakan pertemuan dengan stakeholders. 3. Laporan pengembangan kampus ITB Jatinangor Penjelasan dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan, Bu Puti. Dipaparkan bahwa kini tengah dirancang rencana kegiatan akademik untuk kampus Jatinangor. Telah diangkat beberapa dosen yang dulunya dosen Unwim sebagai pegawai ITB dantelah dimasukkan pada kelompok keahlian. Selain itu beberapa renovasi gedung telah dilakukan. Untuk tahun 2012 direncanakan telah ada penerimaan mahasiswa untuk program studi baru, yakni Rekayasa Kehutanan dan Rekayasa Pertanian, Ekonomi dan Kewirausahaan, serta Teknologi Pascapanen. Sementara itu ketika ditanyakan mengenai perpindahan program studi S1 yang semula berada di kampus ganesha ke jatinangor, Bu Puti menjawab bahwa program studi yang selama ini diselenggarakan di kampus ganesha tidak dipindah. Dengan demikian, yang akan menjalankan aktivitas di kampus baru hanyalah program studi baru. 4. Arsitektur pendidikan tinggi di Jawa Barat Pada agenda ini Pak Djoko Suharto, wakil ketua MWA, menjelaskan tentang arsitektur pendidikan tinggi di Jawa Barat. Pemaparan diawali dengan perbandingan system pendidikan di Singapura dengan

representasi.komunikasi.aspirasi
mwaitb_mahasiswa@yahoogroups.com mwaitb_mahasiswa@ymail.com mwaitb_mahasiswa.tumblr.com

Page

Indonesia. Setelah itu, dipaparkan mengenai jenis-jenis universitas. Ke depannya diharapkan Jawa Barat memiliki 2 hingga 4 universitas kelas dunia yang tidak hanya menyelenggarakan pendidikan saja, tetapi juga menyelenggarakan penelitian yang berdampak pada industri. Salah satuuniversitas yang dirancang menjadi universitas tersebut adalah ITB. Untuk itu, Pemerintah Provinsi diharapkan dapat menyediakan fasilitas yang mendukung upaya tersebut. Terkait dengan peran ITB untuk Jawa Barat, dibagikan pula laporan khusus berjudul ITB untuk Jabar. 5. Pengesahan laporan ITB 2020 Pada rapat ini telah disahkan laporan ITB 2020. Dibagikan pula tiga buah laporan penyelenggaraan dan pengembangan ITB, yakni bidang manajemen, akademik, dan keuangan. Laporan eksekutif masih direvisi dan akan dipublikasikan dan diperbanyak setelah pengesahan. 6. Informasi status hukum ITB Pada sesi ini dipaparkan bahwa hingga kini ITB masih mengalami transisi ganda. Transisi ini dikhawatirkan dapat menyebabkan ketidakstabilan organisasi. Setelah UU BHP dibatalkanmahkamah konstitusi, ITB yang semula berstatus BHMN sesuai PP 155/2000 menjadi berstatus PTN sesuai PP 66/2010. Hingga kini statuta berdasarkan PP 66 masih digodok sehingga statuta ITB BHMN masih berlaku. Selain itu RUU tentang Pendidikan Tinggi yang hin gga kini masih digodok DPR direncanakan akan selesai pada akhir 2011. Jika RUU ini disahkan, ITB dapat kembali menyandang status badan hokum dan perlu membuat statuta lagi sesuai UU yang berlaku. Masa kepengurusan MWA sendiri akan berakhir di bulan September. Sementara itu pada pertemuan terakhir PT BHMN, Dirjen Dikti memberikan isyarat bahwa keberadaan MWA dapat dilanjutkan hingga RUU PT disahkan, namun belum ada tindak lanjut yang jelas dan kepastian mengenai diperpanjang atau tidaknya MWA ITB. 7. Sesi Bebas Pada sesi bebas ini beberapa anggota mengungkapkan mimpi mimpinya mengenai ITB. Prof. Harijono A. Tjokronegoro berharap agar MWA ITB dapat dilajutkan demi kestabilan institusi. Selain itu, Ketua Majelis Guru Besar tersebut juga mengungkapkan bahwa sebentar lagi beberapa guru besar akan pensiun. Diharapkan pihak institusi dan Majelis Guru Besar dapat mempersiapkan regenerasi dengan baik agar tetap ada guru besar yang memikirkan arah pengembangan institusi di masa depan. Gubernur Jabar juga memaparkan harapannya yang besar agar ITB dapat memberikan sumbangsih lebih bagi Jabar, khususnya mengenai pendidikan. Sebab, dengan menyelesaikan permasalahan di Jawa Barat berarti menyelesaikan sekitar 1/5 permasalahan Indonesia mengingat jumlah penduduk jawa barat sekitar 18,9% dari jumlah penduduk Indonesia.

representasi.komunikasi.aspirasi
mwaitb_mahasiswa@yahoogroups.com mwaitb_mahasiswa@ymail.com mwaitb_mahasiswa.tumblr.com

Page

Selain itu Ir. Iman Taufik juga mengungkapkan bahwa roh dari institusi ini bukanlah kemegahan fisik, tetapi pengembangan SDMnya. ITB harus dapat mencetak pemimpin -pemimpin ke depannya, oleh karena itu pengembangan karakter mahasiswa tidak boleh dikesampingkan. Prof. Haryanto Dhanutirto, mantan Ketua MWA juga menambahkan bahwa ITB harus progresif. Apa yang telah direncanakan oleh pimpinan institusi di masa lalu tidak boleh serta merta dilupakan oleh pimpinan institusi saat ini.

Penutup
Demikianlah hasil sidang pleno. Data-data yang belum lengkap atau belum kami informasikan merupakan data-data yang sifatnya masih draft sehingga belum dapat disosialisasikan. Hingga kini belum ada kejelasan mengenai masa depan MWA ITB, apakah akan diperpanjang atau berakhir setelah September. PJS MWAWM akan terus mengawal perkembangan MWA ITB dan berupaya menyampaikan aspirasi mahasiswa yang hingga kini diserap melalui kongres. Sebagai mahasiswa kita tidak boleh lupa bahwa kita harus mempelajari banyak hal, semoga teman teman bisa mengambil banyak pelajaran. ITB merupakan salah satu institusi pendidikan terbaik di negeri ini. Tanggung jawab ITB sangat besar untuk bisa membangun Indonesia. Sebagai mahasiswa ITB yang menikmati fasilitas pendidikan, kita juga harus menyadari bahwa tanggung jawab kita tidaklah kecil. Masih banyak permasalahan di negeri ini, dan orang-orang yang kini sudah tidak muda lagi menaruh harapan yang besar pada kita untuk dapat menjadi pemimpin yang solutif di masa mendatang!

Untuk Tuhan, Bangsa, dan Almamater Merdeka! Syarif Rousyan Fikri (13207188) PJS MWA Wakil Mahasiswa 2011 rousyan.fikri@gmail.com

representasi.komunikasi.aspirasi
mwaitb_mahasiswa@yahoogroups.com mwaitb_mahasiswa@ymail.com mwaitb_mahasiswa.tumblr.com

Page