Anda di halaman 1dari 3

OSTEOSARKOMA

DEFENISI Osteosarkoma merupakan neoplasma tulang ganas primer yang paling sering didapat. Bersifat sangat ganas, cepat bermetastase ke paru-paru dengan melalui aliran darah. Nama ini dipergunakan bukan oleh karena tumor membentuk tulang tetapi tumor ini pembentukannya berasal dari seri osteoblastik dari sel-sel mesenkim primitif. GAMBARAN KLINIS Osteogenik sarkoma terutama ditemukan pada umur 10 20 tahun dan lebih sering pada pria daripada wanita. Nyeri merupakan gejala utama yang pertama kali muncul yang bersifat konstan dan bertambah hebat pada malam hari. Tanda awal dari penyakit ini bisa merupakan patah tulang karena tumor bisa menyebabkan tulang menjadi lemah, patah tulang ditempat tumbuhnya tumor disebut fraktur patologis dan sering kali terjadi setelah gerakan rutin. Penderita biasanya datang dengan tumor yang besar atau karena terdapat gejala fraktur patologis. Gejala gejala umum lain yang dapat ditemukan adalah anemia, penurunan berat badan serta nafsu makan yang berkurang. LOKASI Tumor ini sering ditemukan di daerah metafisis tulang panjang terutama pada femur distal dan tibia proksimal dan dapat pula ditemukan pada radius distal dan humerus proksimal. PEMERIKSAAN RADIOLOGIS Gambaran yang dapat ditemukan tergantung dari kelainan yang terjadi: 1. Pada tipe osteolitik proses destruksi yang lebih menonjol 2. Pada tipe osteoblastik pembentukan tulang yang lebih menonjol 3. Pada tipe campuran terdapat proses osteolitikdan osteoblastik yang seimbang Pertumbuhan tumor yang cepat mengakibatkan destruksi tulang dan reaksi periosteum. Dari reaksi periosteal tersebut hanya sisanya yaitu pada bagian tepi yang

masih terlihat yang memberikan gambaran radiologik yang khas sebagai suatu sudut segitiga, yaitu segitiga Codman. Juga ditemukan adanya bagian korteks yang terputus dan tumor menembus ke jaringan sekitarnya dan membentuk garisgaris pembentukan tulang yang radier ke arah luar yang berasal dari korteks dan dikenal sebagai sunburst appearance. Seringkali diperlukan pemeriksaan radiologis lainnya seperti CT-scan atau MRI. Pemeriksaan foto toraks disamping dilakukan sebagai prosedur rutin juga untuk follow up adanya metastasis pada paru-paru. PATOLOGI Osteogenik sarkoma secara histologis mempunyai gambaran dari jaringan tulang atau osteoid serta gambaran pleomorf jaringannya. Tulang dan osteoid menghasilkan tulang rawan, jaringan lunak atau jaringan miksoid. Dan juga mungkin ada daerah jaringan tumor dengan sel-sel spindle. Pembentukan jaringan tulang harus dibedakan dari pembentukan reaksi tulang. Pemeriksaan histokimia dapat menunjukan adanya aktivitas alkali fosfatase. DIAGNOSIS BANDING 1. Osteomielitis kronis 2. Osteoblastoma 3. Fraktur stres 4. Osteoid osteoma 5. Parosteal osteosarkoma PENGOBATAN Pengobatan terbaik pada osteogenik sarkoma adalah amputasi tulang di atas tumor atau persendian di atas tumordan dilakukan disartikulasi. Pengobatan tambahan yang dapat diberikan berupa kemoterapi atau radioterapi atau kombinasi keduanya. PROGNOSIS Prognosis tumor ini sangat jelek , dimana 90% penderita meninggal sebelum tiga tahun dengan cara pengobatan apapun dilakukan. Biasanya terjadi metastasis melalui sirkulasi darah.

DAFTAR PUSTAKA
1. Sjamsuhidajat R, de Jong W, 1997. Osteosarkoma dalam Buku Ajar Ilmu Bedah Edisi Revisi EGC. Hal 1269. 2. Rasjad, Chairuddin. Pengantar Ilmu Bedah Ortopedi. Penerbit bintang Laumpatue, Ujung Pandang, 1998.