Anda di halaman 1dari 13

PERJANJIAN KERJA SAMA

LAYANAN APPOINTMENT REFERRAL RUMAH SAKIT SCREENING COVID-19


NOMOR HALODOC: [*]
NOMOR RS: [001/PKS/RSKPM/VIII/2020]

PERJANJIAN KERJA SAMA LAYANAN APPOINTMENT REFERRAL RUMAH SAKIT ini


(selanjutnya disebut PKS) dibuat dan ditandatangani pada tanggal [*], oleh dan antara:

PT. MEDIA DOKTER INVESTAMA, suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum
negara Republik Indonesia, beralamat di Jl. HR Rasuna Said Kav B32-33 Jakarta Selatan 12920,
dalam hal ini diwakili oleh Doddy E. Lukito, dalam kapasitas dan jabatannya selaku Direktur, untuk
dan atas nama PT. Media Dokter Investama, selanjutnya disebut sebagai HALODOC.

RUMAH SAKIT UMUM KARTIKA PULOMAS, suatu badan hukum yayasan yang didirikan
berdasarkan hukum negara Republik Indonesia dan mengelola RUMAH SAKIT UMUM KARTIKA
PULOMAS, beralamat di Jl. Pulomas Timur K No. 2, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur,
dalam hal ini diwakili oleh dr. Wahyu Prabowo, dalam kapasitas dan jabatannya selaku Direktur
Utama Rumah Sakit, untuk dan atas nama Yayasan Kartika, selanjutnya disebut sebagai RS.

HALODOC dan RS selanjutnya secara bersama-sama disebut PARA PIHAK dan masing-masing
disebut PIHAK.

1. PEMBUKAAN

1.1. HALODOC adalah sebuah perusahaan yang mengoperasikan aplikasi HALODOC.

1.2. RS adalah penyelenggara layanan kesehatan yang meliputi pelayanan rawat inap, rawat
jalan dan gawat darurat serta pelayanan medis terkait lainnya berdasarkan peraturan
perundang – undangan yang berlaku.

1.3. PARA PIHAK bermaksud untuk mengadakan kerja sama sehubungan dengan hal-hal
penyediaan Layanan Appointment Referral sebagaimana diatur dalam PKS ini.

2. PENGERTIAN

Kecuali ditentukan lain, maka istilah–istilah dalam PKS ini mempunyai pengertian sebagai
berikut:

1.1. LAYANAN KESEHATAN adalah berbagai perawatan rumah sakit meliputi rapid test
COVID-19, dan/atau PCR test COVID-19 serta pelayanan medis terkait yang diberikan
oleh RS kepada PASIEN.

2.1. PASIEN adalah orang yang menerima LAYANAN KESEHATAN dari RS melalui Layanan
Appointment Referral.

2.2. LAYANAN APPOINTMENT REFERRAL adalah suatu layanan yang diberikan oleh
HALODOC yang memfasilitasi akses PASIEN kepada RS melalui layanan buat janji
secara online. Layanan ini juga dapat digunakan sebagai sistem pengaturan jadwal temu
yang disediakan oleh HALODOC yang dapat digunakan oleh PASIEN untuk memesan
jadwal konsultasi di lokasi RS, jadwal perjanjian pelayanan penunjang dan diagnostik serta
layanan lainnya di rumah sakit.

OLEH KARENA ITU, atas pertimbangan terhadap alasan-alasan dan kesepakatan bersama yang
dimuat dalam PKS ini maka PARA PIHAK dengan ini sepakat akan hal-hal berikut:

3. TUJUAN
1
PARA PIHAK setuju untuk mengadakan suatu kerja sama yang efektif dengan tujuan
untuk mencapai sasaran utama sebagaimana diatur dalam Lampiran – Lampiran PKS ini.

4. LAMPIRAN – LAMPIRAN

Lampiran - Lampiran merupakan satu kesatuan dan bagian yang tak terpisahkan dengan
ditandatangani oleh PARA PIHAK dalam PKS ini, yang terdiri dari:

Lampiran 1: Layanan Appointment Referral (Portal RS)


Lampiran 2: Alur
Lampiran 3: Biaya Layanan dan Metode Pembayaran
Lampiran 4: Detail Kontak RS

Apabila terjadi perbedaan, tidak konsisten atau kontroversi antara ketentuan dalam PKS
dan Lampiran-Lampiran, maka ketentuan dalam Lampiran - Lampiran yang akan berlaku.

5. JANGKA WAKTU

PKS ini akan berlaku sejak tanggal 28 Mei 2020 sampai dengan 27 Mei 2021 (“Jangka
Waktu”).

6. KERAHASIAAN

6.1. Setiap PIHAK akan (dan akan memastikan bahwa setiap penasihat dan perusahaan
terkait atau afiliasinya, akan) merahasiakan semua informasi terkait PIHAK lainnya,
termasuk namun tidak terbatas pada rincian dan susunan PKS ini, kegiatan usaha,
informasi keuangan atau hal – hal lain yang tidak diketahui oleh umum (“INFORMASI
RAHASIA”). PARA PIHAK wajib memastikan bahwa INFORMASI RAHASIA dari PIHAK
lainnya hanya akan diberikan kepada para RS layanan, pegawai dan perantara yang
mungkin memerlukan INFORMASI RAHASIA itu agar dapat melaksanakan tugas mereka
sebagaimana mestinya.

6.2. PARA PIHAK (kecuali dengan persetujuan tertulis dari PARA PIHAK) juga tidak akan
memakai atau membocorkan INFORMASI RAHASIA kepada siapa pun atau kepada
entitas mana pun.

6.3. Kewajiban menjaga INFORMASI RAHASIA akan mengikat PARA PIHAK selama jangka
waktu PKS ini dan akan terus mengikat PARA PIHAK setelah PKS ini diakhiri (karena
alasan apapun) selama INFORMASI RAHASIA tersebut masih bersifat rahasia.

6.4. Kewajiban untuk merahasiakan INFORMASI RAHASIA menjadi tidak berlaku, apabila:

(i) INFORMASI RAHASIA menjadi tersedia untuk masyarakat umum dimana


ketersediaan tersebut bukan disebabkan oleh pelanggaran kewajiban – kewajiban
berdasarkan Pasal 6 PKS ini oleh salah satu PIHAK;

(ii) INFORMASI RAHASIA tersebut diperintahkan untuk diungkapkan guna


memenuhi perintah pengadilan atau badan pemerintahan lain yang berwenang
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal ini, PIHAK
yang diminta untuk mengungkapkan INFORMASI RAHASIA tersebut harus,
sepanjang dimungkinkan oleh peraturan perundang – undangan: (a)
memberitahukan kepada PIHAK lainnya atas permintaan tersebut sebelum
INFORMASI RAHASIA tersebut diungkapkan dan (b) bekerja sama dengan
PIHAK lainnya sehubungan dengan waktu dan isi pengumuman atau
pengungkapan tersebut atau tindakan apa pun yang dapat dipilih secara wajar
2
oleh PIHAK lainnya untuk membantah dari perintah pengungkapan tersebut;

(iii) INFORMASI RAHASIA tersebut diungkapkan atas dasar kerahasiaan penuh (on a
strictly confidential basis) oleh setiap PIHAK kepada penasihat, auditor, konsultan
profesionalnya, atau para pemegang sahamnya.

(iv) INFORMASI RAHASIA tersebut diberikan kepada pihak lain sesuai persetujuan
PARA PIHAK.

7. PENGAKHIRAN

Dengan mengesampingkan jangka waktu PKS ini, PKS dapat diakhiri:

7.1. melalui kesepakatan bersama secara tertulis oleh PARA PIHAK; atau

7.2. apabila salah satu PIHAK melanggar atau gagal melaksanakan ketentuan dalam PKS ini
dan pelanggaran atau kegagalan tersebut tidak dapat diperbaiki dalam waktu 30 (tiga
puluh) hari kalender dan sampai maksimum 60 (enam puluh) hari kalender bergantung
pada kompleksitas masalahnya; atau

7.3. oleh salah satu PIHAK dengan suatu pemberitahuan tertulis yang harus disampaikan
kepada PIHAK lainnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sebelum tanggal
pengakhiran. Selama jangka waktu pemberitahuan selama 30 (tiga puluh) hari kalender
itu, PARA PIHAK akan terus memenuhi tanggung jawab dan kewajiban mereka menurut
PKS ini.

8. KEADAAN KAHAR

8.1. KEADAAN KAHAR berarti peristiwa atau keadaan yang berada di luar kemampuan yang
wajar untuk diatasi oleh setiap PIHAK yang terkena dampak oleh keadaan itu, yang
menyebabkan pelaksanaan suatu kewajiban menurut PKS ini menjadi tidak sah atau tidak
dapat diterapkan termasuk, tetapi tidak terbatas pada keadaan di bawah ini:

(i) keadaan darurat seperti kerusuhan, epidemi, kebakaran, pemogokan buruh,


penutupan kesempatan masuk ke tempat kerja (lock-out) atau gangguan-
gangguan tenaga kerja lain, keributan warga sipil, perang, blokade, embargo.

(ii) bencana alam seperti gempa bumi, badai, banjir, angin topan, dan bencana alam
lainnya yang memiliki dampak secara langsung terhadap keberlangsungan
operasional dari salah satu PIHAK.

(iii) perintah atau pembatasan dari pemerintah dan perubahan peraturan perundang-
undangan terkait yang menyebabkan ruang lingkup pelaksanaan PKS ini menjadi
dilarang atau kejadian-kejadian lain di luar kendali PARA PIHAK.

8.2. Tidak ada PIHAK bertanggung jawab atas hal-hal tak terduga yang terjadi di luar kendali
PARA PIHAK yang menyebabkan keterlambatan atau kegagalan dalam pelaksanaan
kewajiban (selain kewajiban membayar) menurut PKS apabila kelambatan atau kegagalan
demikian disebabkan oleh KEADAAN KAHAR dan sepanjang PIHAK yang pelaksanaan
kewajibannya terhalang atau terhambat tersebut berusaha sedapat mungkin untuk
mengatasi atau mencegah KEADAAN KAHAR.

8.3. Pada waktu terjadinya KEADAAN KAHAR, yang mempengaruhi pelaksanaan kegiatan
menurut PKS ini, PIHAK yang terkena dampaknya harus memberitahu PIHAK lainnya
tentang jenis peristiwa itu, pengaruh peristiwa itu atas pelaksanaan kegiatan PIHAK yang
bersangkutan serta perkiraan lamanya atau dampak dari peristiwa itu. PIHAK yang
terkena dampak harus segera memberitahukan secara tertulis kepada PIHAK lainnya
3
dalam waktu 14 (empat belas) hari kalender setelah kejadian KEADAAN KAHAR itu.

8.4. PARA PIHAK sepakat untuk membahas KEADAAN KAHAR tersebut secara musyawarah
dengan itikad baik untuk menyelesaikan dengan baik dan menyepakati suatu upaya
bersama untuk melanjutkan kembali kewajiban PIHAK yang menderita KEADAAN
KAHAR tersebut.

8.5. KEADAAN KAHAR hanya menunda kewajiban PARA PIHAK dan bukan merupakan
pelanggaran PKS. Setelah KEADAAN KAHAR tersebut berakhir, maka PARA PIHAK
kembali harus melaksanakan kewajibannya berdasarkan PKS ini.

9. PENYELESAIAN SENGKETA

9.1. Apabila timbul perselisihan atau sengketa, maka PARA PIHAK harus berusaha
menyelesaikannya dengan damai dan itikad baik secara musyawarah.

9.2. Setiap sengketa yang timbul atau berkaitan dengan PKS ini yang tidak dapat diselesaikan
secara musyawarah akan diselesaikan melalui Arbitrase yang diadministrasikan oleh
Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) dengan Peraturan BANI untuk diputus oleh
majelis arbiter yang terdiri atas tiga orang arbiter yang berdomisili di Jakarta: dua orang
arbiter yang ditunjuk oleh masing-masing PIHAK dan arbiter ketiga akan ditunjuk oleh
kedua arbiter tersebut.

9.3. Putusan arbitrase adalah final dan mengikat PARA PIHAK.

9.4. Tidak ada PIHAK berhak untuk melaksanakan atau meneruskan proses di pengadilan
atas sengketa yang timbul atas atau sehubungan dengan PKS ini.

10. PENGESAMPINGAN

PARA PIHAK sepakat untuk mengesampingkan pasal 1266 Kitab Undang–Undang


Hukum Perdata, mengenai persyaratan pemutusan PKS dengan putusan pengadilan.

11. LAIN-LAIN

11.1. PERLINDUNGAN HUKUM DAN GANTI RUGI

Setiap PIHAK sepakat untuk mengganti segala kerugian yang diderita oleh PIHAK lainnya
sepanjang kerugian tersebut diakibatkan oleh kelalaian, kesalahan yang disengaja,
penyimpangan atau pelanggaran atas kewajiban – kewajiban yang harus dilakukan PIHAK
tersebut sebagaimana dicantumkan dalam PKS.

11.2. HUKUM YANG MENGATUR

PKS ini harus ditafsirkan dan dilaksanakan menurut hukum negara Republik Indonesia.

11.3. PEMINDAHAN

Tidak ada PIHAK dapat mengalihkan PKS ini tanpa persetujuan tertulis dari PIHAK yang
lain.

11.4. PEMBERITAHUAN

Semua pemberitahuan dan komunikasi lain yang diperlukan atau diizinkan akan dianggap
telah diberikan bila diantar langsung, dikirim melalui pos tercatat, diposkan atau dikirim
melalui e-mail ke alamat yang ditentukan berikut:

4
Apabila untuk RS:
RUMAH SAKIT UMUM KARTIKA PULOMAS
Alamat : Jl. Pulomas Timur K No. 2, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur
Untuk Perhatian : dr. Ihsan Satria
Telepon : 021-4703333
E-mail : 021-4723402

Apabila untuk HALODOC:


PT Media Dokter Investama
Gedung Mensa 2, Lantai 4
Jl. HR Rasuna Said Kav B-34 Jakarta Selatan 12920
Untuk Perhatian : Hospital Partnership Team
Telepon : 021 8065 7338
E-mail : partnership@halodoc.com

11.5. KESELURUHAN PERJANJIAN

PKS ini merupakan keseluruhan pengertian antara PARA PIHAK, dan dipahami serta
disetujui bahwa PKS ini menggantikan perjanjian dan pemahaman secara lisan maupun
tertulis sebelumnya menyangkut pokok PKS ini, dan bahwa semua janji, negosiasi dan
persetujuan sebelumnya antara PARA PIHAK telah digabungkan dalam PKS ini.

11.6. KETERPISAHAN

Apabila terdapat ketentuan dalam PKS ini yang tidak berlaku, ilegal atau tidak dapat
dilaksanakan, maka ketentuan-ketentuan lain dalam PKS ini akan tetap berlaku
sepenuhnya dan PKS ini harus ditafsirkan dalam segala hal seolah-olah ketentuan yang
tidak berlaku, ilegal atau tidak dapat dilaksanakan tersebut dihilangkan atau tidak menjadi
bagian dalam PKS ini, kecuali dalam hal tindakan demikan mengubah keseluruhan PKS.

11.7. PENERUS TERIKAT

PKS ini tidak akan berakhir karena pergantian direktur, perubahan komposisi pemegang
saham, kepemilikan, penggabungan, peleburan atau perubahan status badan hukum akan
tetapi wajib dipenuhi secara sebagaimana mestinya oleh (para) entitas pengganti dari
masing-masing PIHAK.

PKS ini akan mengikat para wakil, penerus yang sah dari masing-masing PIHAK dalam
PKS ini.

11.8. MEDIA DAN PUBLISITAS

(i) PARA PIHAK sepakat bahwa semua pernyataan publik kepada media (elektronik
dan cetak) atau pihak ketiga lainnya, terkait dengan PKS dan kegiatan usaha yang
melibatkan PARA PIHAK, harus senantiasa dibuat berdasarkan persetujuan
tertulis dari PARA PIHAK.

(ii) HALODOC tetap menjadi pemilik eksklusif dari merek dagangnya, tidak ada pihak
ketiga atau perusahaan lain mana pun yang boleh memakai merek dagang ini.

(iii) Masing-masing PIHAK setuju untuk mengizinkan PIHAK lainnya menggunakan


nama dan merek dagangnya dalam bahan pemasaran, website perusahaan, daftar
klien dan RS layanan, serta bidang dan bahan publikasi lainnya.

5
11.9. KETENTUAN UMUM

(i) Tidak ada suatu tindakan, kegagalan atau keterlambatan oleh salah satu PIHAK
dalam PKS ini yang merupakan pelepasan atas haknya dan perbaikannya.
Pelepasan hak – hak tertentu oleh salah satu PIHAK tidak mempengaruhi hak
PIHAK tersebut untuk mewajibkan pelaksanaan yang ketat atas hak – hak lain
yang tidak dilepaskan berdasarkan PKS ini.

(ii) Setiap perpajakan yang timbul atas PKS ini akan ditanggung oleh masing –
masing Pihak sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia.

(iii) Masing-masing PIHAK, dalam melaksanakan kewajibannya menurut PKS ini,


akan selalu berkonsultasi dengan dan, sepanjang ditentukan dalam PKS ini,
meminta persetujuan sebelumnya dari PIHAK lainnya. Tidak ada PIHAK yang
bertanggung jawab atas tuntutan, kerugian, biaya, ongkos, kehilangan dan
kewajiban atau tindakan yang timbul dari tindakan dari PIHAK lainnya yang tidak
disetujui atau diterima dalam PKS ini, kecuali tindakan demikian disetujui dengan
kesepakatan tertulis antara PARA PIHAK.

(iv) RS akan melepaskan HALODOC dari setiap klaim dan/atau gugatan hukum dari
PASIEN terkait dengan atau yang timbul dari LAYANAN KESEHATAN yang
diberikan oleh RS kepada PASIEN.

(v) PKS ini tidak akan diubah dengan cara apa pun setelah penandatanganannya,
kecuali bila PARA PIHAK sepakat untuk mengubah PKS ini maka perubahan itu
akan dibuat dalam Amandemen (Perjanjian Perubahan) dan/atau Addendum
(Perjanjian Tambahan) yang ditandatangani oleh PARA PIHAK dan merupakan
bagian yang tak terpisahkan dari PKS ini.

(vi) Judul-judul yang tertera untuk menandai bagian-bagian dalam PKS ini dimasukkan
untuk kenyamanan dan referensi semata dan tidak akan mempengaruhi
keseluruhan dan pertimbangan dalam penafsiran ketentuan dalam PKS ini.

11.10. PERNYATAAN DAN JAMINAN

Setiap PIHAK menyatakan dan menjamin kepada PIHAK lainnya, masing-masing


pernyataan di bawah ini untuk sekarang dan selanjutnya selama jangka waktu PKS ini
adalah benar dan akurat, bahwa:

(i) ia berdiri secara sah dan didirikan berdasarkan undang-undang Republik


Indonesia;

(ii) ia mempunyai hak yang sah serta kekuasaan dan kewenangan penuh untuk
membuat dan melaksanakan PKS ini dan segala dokumen lain yang akan
dibuatnya berdasarkan atau sehubungan dengan PKS ini;

(iii) ia telah mengambil segala tindakan korporasi yang diperlukannya untuk


mengizinkannya untuk membuat dan melaksanakan PKS ini dan segala dokumen
yang akan dibuatnya berdasarkan atau sehubungan dengan PKS ini;

(iv) PKS ini dan dokumen yang ditandatangani terkait dengan PKS ini merupakan
kewajiban yang sah, berlaku dan mengikat dan dapat dilaksanakan terhadapnya;
dan

(v) ia akan dan selalu menjamin PIHAK lainnya dari dan terhadap kerugian yang
timbul dari atau sehubungan dengan pelanggaran atas pernyataan dan jaminan
6
dalam Pasal ini.

DEMIKIANLAH, PARA PIHAK telah menandatangani PKS ini pada hari dan tanggal
sebagaimana disebutkan di atas, dibuat dalam rangkap 2 (dua) yang sama bunyinya dan masing-
masing bermaterai cukup serta mempunyai kekuatan hukum yang sama.

Untuk dan atas nama Untuk dan atas nama


PT. MEDIA DOKTER INVESTAMA RUMAH SAKIT UMUM KARTIKA PULOMAS

__________________________ __________________________
Doddy E Lukito dr. Wahyu Prabowo
Direktur Direktur Utama Rumah Sakit

7
LAMPIRAN 1
LAYANAN APPOINTMENT REFERRAL (PORTAL RS) SCREENING COVID-19

Ruang Lingkup
1) HALODOC akan menyediakan:
a. Layanan Appointment Referral untuk PASIEN;
b. Portal Rumah Sakit (“Portal RS”) / Aplikasi Halodoc For Hospital (“H4H”).

2) Layanan Appointment Referral ini bertujuan untuk memfasilitasi akses PASIEN kepada RS melalui
layanan buat janji secara online. Layanan ini juga dapat digunakan sebagai sistem pengaturan jadwal
temu yang disediakan oleh HALODOC yang dapat digunakan oleh PASIEN untuk memesan jadwal
konsultasi di lokasi RS, jadwal perjanjian pelayanan penunjang dan diagnostik serta layanan lainnya
di rumah sakit.

3) PARA PIHAK (baik secara sendiri maupun bersama - sama) dapat melakukan sosialisasi mengenai
Layanan Appointment Referral.

4) HALODOC dapat memberikan benefit tambahan kepada PASIEN secara langsung melalui fitur
layanan Appointment Referral yang sudah disediakan untuk PASIEN.

Kewajiban HALODOC
1) HALODOC wajib menyediakan Portal RS untuk setiap RS rekanan HALODOC dan melakukan
sosialisasi kepada RS dalam penggunaan Portal RS. Portal RS adalah platform atau wadah yang
diberikan kepada RS untuk digunakan sebagai alat konfirmasi kehadiran dan pembayaran PASIEN di
tempat RS.

2) HALODOC dapat memberikan benefit tambahan kepada PASIEN secara langsung melalui fitur
layanan Appointment Referral yang sudah disediakan untuk PASIEN.

Hak RS
1) RS berhak mendapatkan akses terhadap Portal RS.

2) RS berhak mendapatkan laporan akan Layanan Appointment Referral yang secara langsung dapat
diambil dari Portal RS.

Kewajiban RS
1) RS wajib memberikan prioritas antrian untuk PASIEN yang telah mengambil Layanan Appointment
Referral. RS menjamin bahwa prioritas antrian ini tidak akan mengganggu tindakan yang perlu
dilakukan untuk kondisi gawat darurat pada PASIEN lainnya.

2) RS wajib mengupdate Portal RS sesuai dengan ketersedian slot dokter dan kehadiran PASIEN di
Portal RS.

3) RS wajib untuk menyediakan:

(a). ruang tunggu khusus di lokasi RS untuk PASIEN yang menggunakan Layanan Appointment
Referral;

(b). ruang untuk penempatan banner atau materi promosi HALODOC.

4) Terkait Layanan Appointment Referral, RS wajib menginformasikan kepada HALODOC, terkait:

(a). Data nama dokter dan jadwal prakteknya, untuk ditayangkan oleh HALODOC;

(b). Cuti dokter minimal 1 (satu) hari sebelumnya;

8
(c). Perubahan jadwal praktek dokter minimal 1 (satu) hari sebelum jadwal praktek seharusnya;

(d). Perubahan tarif konsultasi dokter sekurangnya 7 (tujuh) hari sebelum dilaksanakannya
perubahan harga dimaksud.

RS wajib memastikan data jadwal praktek dokter serta tarif konsultasi dokter dalam kondisi yang
sesuai (selalu diperbarui).

5) RS memahami bahwa HALODOC dalam hal ini hanya sebagai penghubung antara PASIEN dan RS
untuk melakukan pendaftaran dan tidak dapat menjamin keterlambatan dokter maupun ketidakhadiran
PASIEN pada jadwal yang telah didaftarkan.

6) RS wajib menunjuk person in charge untuk menjawab pertanyaan dari PASIEN yang disampaikan
oleh customer service HALODOC.

7) RS akan membayar Biaya Jasa Layanan Appointment Referral kepada HALODOC sebagaimana
tercantum pada Lampiran 3 PKS ini.

Hak HALODOC

1) HALODOC berhak untuk menempatkan banner dan materi promosi di lokasi RS.

2) HALODOC berhak untuk melakukan tinjauan atas implementasi Layanan Appointment Referral setiap
1 (satu) minggu sekali. Dalam hal HALODOC bermaksud untuk mengubah segala sesuatu terkait
pelaksanaan implementasi layanan – layanan HALODOC di lokasi RS, maka HALODOC akan
memberitahukan terlebih dahulu kepada RS paling lambat 7 (tujuh) hari kalender sebelum perubahan
tersebut berlaku secara efektif yang akan dituangkan dalam amandemen secara tertulis.

3) HALODOC berhak menerima Biaya Jasa Layanan Appointment Referral dari RS sebagaimana
tercantum pada Lampiran 3 PKS ini.

9
LAMPIRAN 2
I. Alur Pendaftaran

Penjelasan Alur
1) PASIEN yang bermaksud untuk menggunakan Layanan Appointment Referral melalui platform
HALODOC akan mengisi detail – detail sebagaimana diminta oleh HALODOC. Apabila registrasi
telah berhasil, PASIEN akan mendapatkan notifikasi dan PASIEN dapat mengunjungi lokasi RS
dalam waktu yang diinformasikan oleh HALODOC.

2) RS menerima detail PASIEN di Portal RS atau H4H atas bookingan yang telah dilakukan oleh
PASIEN.

3) RS memastikan jadwal yang ingin ditemui pasien dan memberikan konfirmasi kepada PASIEN melalui
10
Portal RS atau H4H.

4) PASIEN mengunjungi rumah sakit sesuai dengan waktu yang sudah diinformasikan oleh HALODOC.
petugas administrasi RS akan menerima kedatangan dan melakukan proses registrasi selanjutnya
untuk PASIEN tersebut.

5) Setelah selesai berkonsultasi, pemeriksaan lanjutan dan tindakan, PASIEN dapat langsung menuju
kasir untuk melakukan pembayaran dan penebusan obat sesuai dengan prosedur rumah sakit.

6) Pada saat pembayaran, RS wajib melakukan pengecekan benefit PASIEN melalui Portal RS atau
H4H. PASIEN yang mendapatkan benefit dari HALODOC membayar sesuai dengan jumlah tagihan
dikurangi benefit dari HALODOC (apabila ada).

7) Setelah PASIEN menyelesaikan pembayaran, PASIEN dapat menebus obat sesuai dengan resep
yang diberikan atau langsung pulang ke rumah.

II. Alur Validasi Pasien Referral

1) Setelah HALODOC melakukan layanan Appointment Referral, maka Pihak Finance HALODOC akan
memberikan data Pasien yang telah direferral kepada RS setiap tanggal 2 tiap bulan berjalan.

2) Pihak Finance RS akan mencocokkan data Pasien referral yang datang ke RS dengan data Pasien yang
dikirim oleh Pihak Finance HALODOC .

3) JIka Pasien yang direferral oleh HALODOC tidak datang ke RS, maka Pihak Finance RS akan
mengkonfirmasi ke Pihak Finance HALODOC, dengan PIC:

Nama :
E-mail :
Nomor Telepon :

4) Tagihan yang akan dibayarkan oleh RS adalah tagihan yang sudah dicocokkan oleh PARA PIHAK.

11
LAMPIRAN 3
BIAYA LAYANAN DAN METODE PEMBAYARAN
LAYANAN APPOINTMENT REFERRAL SCREENING COVID-19

1) HALODOC akan mengenakan Layanan Appointment Referral kepada RS (“Biaya Layanan”) sebesar:
a. 5% (lima persen) dari total tagihan LAYANAN KESEHATAN dengan ketentuan minimum Rp
30.000 (tiga puluh ribu Rupiah), yang dibayarkan oleh PASIEN kepada RS sejak tanggal 28 Mei
2020 sampai dengan 14 Juli 2020(jangka waktu tersebut tidak berlaku untuk PCR test COVID-
19) , Biaya Layanan tersebut belum termasuk PPN yang akan dibayarkan oleh RS; dan

b. Rp 25.000 (dua puluh lima ribu Rupiah) untuk setiap LAYANAN KESEHATAN yang dibayarkan
oleh PASIEN kepada RS sejak tanggal 15 Juli 2020 sampai dengan berakhirnya Jangka Waktu
PKS ini berakhir, Biaya Layanan tersebut sudah termasuk PPN.

2) HALODOC akan mengirimkan rekapitulasi data Layanan Appointment Referral (“Data Layanan”) dari
hari Senin sampai dengan hari Minggu berjalan, akan dikirimkan pada hari Senin minggu berikutnya
kepada RS melalui surat elektronik (e-mail) atau sarana elektronik lainnya. Dalam hal hari Senin jatuh
pada hari libur nasional maka Data Layanan akan dikirimkan oleh HALODOC pada hari kerja
berikutnya.

3) HALODOC dan RS akan melakukan rekonsiliasi dalam hal terjadi perbedaan Data Layanan, maksimal
sampai dengan hari Rabu. Apabila RS tidak memberikan konfirmasi kepada HALODOC terkait Data
Layanan yang dikirimkan oleh HALODOC maka RS dianggap setuju dan HALODOC berhak untuk
menerbitkan tagihan dalam bentuk softcopy berdasarkan Data Layanan yang dikirimkan oleh
HALODOC selambat-lambatnya pada hari Jumat. Tagihan dalam bentuk hardcopy akan dikirimkan
kemudian.

3) Pembayaran dilakukan ke rekening HALODOC dengan rincian sebagai berikut:

Nama : Media Dokter Investama, PT


Nomor : 2050006070
Bank : Bank Central Asia
Cabang : Menara BCA Grand Indonesia

4) RS wajib melakukan pembayaran Biaya Layanan selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari dari
diterimanya tagihan dalam bentuk softcopy dari HALODOC.

12
LAMPIRAN 4
DETAIL KONTAK RS

Divisi Keuangan
Nama : Tri Handayani, SE
E-mail : tryhandayani221174@gmail.com
Nomor Telepon : 0858 8531 7986

Divisi Marketing
Nama : Solehudin, MARS
E-mail : solehudin.hse@gmail.com
Nomor Telepon : 0811 1989 505

Divisi Hukum
Nama : dr. Sadewa Yudha Sukawati, MH
E-mail : sadewa.fkuns07@gmail.com
Nomor Telepon : 0857 2500 5255

13

Anda mungkin juga menyukai