Anda di halaman 1dari 37

1

MUKADDIMAH DAFTAR ISI


1. Anjuran Puasa Secara Umum...............3
2. Anjuran Puasa Ramadhan Dengan
Semangat ibadah seorang Muslim akan Dasar Berharap Pahala Dari Allah......10
tumbuh bila janji pahala dan indahnya 3. Ancaman Tidak Berpuasa Di Bulan
balasan bertabur dihatinya. Sebaliknya rasa Ramadhan Tanpa Udzur.....................14
takut kepada Allah akan semakin kuat jika 4. Anjuran Puasa Enam Hari Bulan
dia mengetahui ancaman dan dosa Syawal................................................15
melakukan perbuatan yang dilarang Allah 5. Anjuran Puasa Hari Arafah Bagi Yang
dan RasulNya. Tidak Wukuf Di Padang Arafah.........16
6. Anjuran Puasa Di Bulan Allah,
Inilah tujuan dari rangkaian hadits-hadits Muharram...........................................16
yang dicantumkan Imam al- Hafizh al- 7. Anjuran Puasa Asyura’.......................17
Mundziri, seorang ulama besar ahli hadits, 8. Anjuran Puasa Sya’ban.......................17
dalam at-Targhib Wa at-Tarhib, yang 9. Anjuran Berpuasa Tiga Hari Dalam
merupakan kumpulan hadits-hadits Setiap Bulan........................................19
Rasulullah tentang Targhib (anjuran, 10. Anjuran Puasa Senin dan Kamis........21
dorongan, motivasi, janji pahala, balasan, 11. Anjuran Puasa Hari Rabu, Kamis,
surga) dan Tarhib (ancaman, peringatan, Jum’at, Sabtu dan Ahad dan keterangan
pantangan, akibat buruk, dosa dan neraka); Tentang Larangan Mengkhususkan
dalam masalah akidah , ibadah, akhlaq dan Puasa Jum’at atau Sabtu.....................22
mu’amalah. Beliau al-Mundziri menulis 12. Anjuran Puasa Dawud........................24
kitab ini at-Targhib Wa at-Tarhib dengan 13. Ancaman Bagi Wanita Berpuasa
hanya bersandarkan pada hafalan beliau Sunnah Semenetara Suaminya
semata, sebagaimana yang beliau katakan. Hadir...................................................26
14. Ancaman Bagi Musafir Yang Berpuasa
Hanya saja tidak semua hadits yang Apabila Terasa Berat Olehnya............26
dicantumkan oleh al-Mundziri dalam buku 15. Anjuran Makan Sahur.........................29
tersebut berderajat shahih dan dapat di 16. Anjuran Menyegerakan Berbuka........30
jadikan landasan. Oleh karena itu, Imam 17. Anjuran Berbuka Dengan Kurma.......31
ahli hadits abad ini, Syaikh Muhammad 18. Anjuran Memberi Makan Orang Yang
Nashiruddin al-Albani, tampil memberikan Berpuasa Untuk Berbuka....................31
solusi. Beliau memilah dan memilih hadits- 19. Ancaman Melakukan Ghibah, Ucapan
hadits yang shahih dan hasan serta Kotor, Dusta Bagi Orang Yang
meletakkanya menjadi kitab tersendiri; Berpuasa.............................................32
Shahih at-Targhib Wa at-Tarhib. 20. Anjuran Zakat Fitrah .........................33
Sedangkan hadits-hadits yang dha’if dan
lebih parah dari itu beliau letakkan dalam
kitab tersendiri, Dha’if at-Targhib Wa at-
Tarhib.

Adapun risalah ini diringkas dari Kitab


Hadits di atas.

* Tanda [] adalah nomor kitab asli, -1-


adalah nomor Bab pada kitabnya .

2
KITAB PUASA jika salah seorang diantara kalian
berpuasa hari itu, maka jnganlah berucap
kotor dan jangan mengumpat. Jika
ANJURAN PUASA SECARA UMUM seseorang mencelanya atau memusuhinya,
DAN PENJELASAN KEUTAMAANYA maka hendaknya dia berkata,’Aku sedang
berpuasa, aku sedang sedang berpuasa3.
1. [978]-1-a: [Shahih] Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di
Dari Abu Hurairah , dia TanganNya, sungguh bau mulut orang
berkata,”Rasulullah bersabda, yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah
daripada aroma minyak wangi kesturi.
Orang yang berpuasa mempunyai dua
kebahagiaan, yaitu jika berbuka maka dia
berbahagia dan jika dia bertemu Tuhannya
! " #$%& '&" ( ')* +! maka dia berbahagia dengan (pahala)
puasa-nya4.”
, -.& +/ +0 1 2)* 43 5%
-= .& 6 17 )* 89!0 " : 7 *;0<*
.Y +SZ P 5 WB." HP X 7 W5U7 WB.
A7B' #C " ,= D / (E' 7 > ?7 * ?@ "& “Surga dikelilingi oleh perkara yang tidak disukai
sementara Neraka diliputi oleh hawa nafsu.”

8 F7 & ,D ! ,* G+?9 H- -I JK Ibnul Atsir dalam an-Nihayah berkata,”Puasa adalah


perisai, yakni melindungi pelakunya dari hawa nafsu
yang menyakitinya.”
1 L. ;* ,D !? MN 7 O0;5K -5 3
Mengandung kemungkinan bahwa itu diucapkan
dengan lisan agar orang yang mencela dan

P (> 2 " Q ;* ;R7*& 2 S. ;7B0


memusuhinya mendengarnya karena hal itu biasanya
membuatnya jera. Mungkin juga ucapan dalam hati,
yakni hanya diucapkan dalam hatinya agar tidak
T K +! Q ;* membalas mencela.
Saya (Syaikh Al-Albani) berkata; Yang rajih adalah
yang pertama, Syaikhul Islam Ibni Taimiyah
‘Allah berfirman, ‘Semua amal anak cucu
berkata,’Yang benar adalah dia mengucapkannya
Adam adalah untuknya1 kecuali puasa, ia dengan lisannya sebagaimana hal itu ditunjukkan
adalah untukKu, dan Aku yang oleh hadits, karena perkataan yang mutlak tidak lain
membalasnya. Puasa itu adalah perisai2, kecuali dengan lisan.’ Adapun yang ada di dalam
hati, maka ia dibatasi seperti sabda Nabi, ‘Apa yang
dibicarakan dalam hatinya’. Kemudian
1
Yakni, dia mendapatkan pahala yang terbatas selanjutnya,’Selama belum dikerjakan atau
kecuali puasa, pahalanya tidak terbatas. Makna ini diucapkan’. Jadi perkataan mutlak adalah perkataan
didukung oleh riwayat Muslim yang hadir yang didengar. Jadi jika dia berkata,’Sesunggunhya
sesudahnya dengan lafazh: Setiap amal anak cucu aku sedang berpuasa’, maka dia telah menjelaskan
Adam dilipatgandakan satu kebaikan dengan alasannya mengapa tidak membalasnya dan itu lebih
sepuluh kali lipatnya sampai tujuh ratus kali lipat. membuat jera orang yang memulai menyerangnya.”
Allah berfirman,”kecuali puasa…”
2
45U7 dengan jim dibaca dhammah: pelindung, 4
Yakni dengan balasan pahalanya. Dalam riwayat
Ahmad2/232,’Jika dia bertemu Allah lalu Dia
termasuk dalam hal ini adalah V U 7 perisai, dan jin membalasnya, maka dia berbahagia.’ Sanadnya
dinamakan jin karena ia tidak terlihat oleh mata. shahih berdasarkan syarat Muslim. Dia
Puasa itu perisai karena ia adalah menahan dari meriwayatkannya dalam Shahih-nya 3/158; dalam
hawa nafsu, sementara neraka dikelilingi oleh hawa sebuah riwayat sebagaimana ia hadir di buku ini dan
nafsu sebagaimana hadits yang shahih, Ibnu khuzaimah, no 1900.

3
Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim, berpuasa itu lebih harum di sisi Allah
dan lafazh hadits ini adalah lafazh al- daripada aroma minyak wangi kesturi.”
bukhari.
Dalam riwayat lain milik al-Bukhari, Dalam riwayat Muslim yang lain dan Ibnu
Khuzaimah,
(?%& K @+S[" ;[" K \F ];L0
TQ;* H $U* g (> 2 "
;Z\ 45NJ7 " #$%& '&" (?K !
E “Dan jika dia bertemu Allah, lalu Dia

T S ^K&
membalasnya maka dia berbahagia.” (Al-
Hadits).
“Dia meninggalkan makan dan minumnya
serta nafsunya demi Aku. Puasa adalah 1-b: [Shahih Lighairihi]
untukKu, dan Aku yang membalasnya; satu Dalam salah satu riwayat at-
kebaikan (dibalas) dengan sepulu kali Tirmidzi,”Rasulullah bersabda,
lipatnya.”

Dalam salah satu riwayat milik Muslim,


S ^K& ;Z\ 45N.
I +>0 ,X P 1
( +! " _\a I 4b \c6 d
45NJ7 _ `0
P 5 K 43 5% +! " #$%& '&"
_\a
I 4b \c6 d S ^K& ;Z\
K -5 8 F7 & ,b! ,* G+?9 "
#$%& '&" ( ')* +! d \@
, -.& d? S% 17 " MN 7 O0P
(?%& K K \F " @+S[ e-0
(E' ,= D / (E' 7 > ?7 * ,= D / +h" 3 h %
" H;7R* -5 43 .;* 1 L.;* ,D !?
T,= D /
,b! ,* G+?9 " EPf > -5 34.;* ‘Sesungguhnya Rabb kalian
TMN 7 O0P K -5 8 F7 & berfirman,’Semua kebaikan dibalas
sepuluh kali sampai tujuh ratus kali
“Setiap amal anak cucu Adam dilipat lipatnya, puasa itu untukKu, dan Aku yang
gandakan, satu kebaikan (darinya) dilipat membalasnya, puasa adalah perisai dari
gandakan menjadi sepuluh kali sampai api neraka. Dan sungguh bau mulut orang
tujuh ratus kali lipat. Allah yang berpuasa lebih harum daripada
berfirman,’Kecuali puasa, ia untukKu, dan aroma minyak wangi kesturi. Jika
Aku yang membalasnya; dia meninggalkan seseorang di antara kamu dijahili oleh
nafsunya dan makannya demi Aku. Orang seseorang, maka katakanlah,’Aku
yang berpuasa memiliki dua kegembiraan, berpuasa, aku berpuasa’.”
yaitu kegembiraan pada waktu berbuka dan
kegembiraan pada waktu bertemu dengan
Tuhannya. Sungguh bau mulut orang yang

4
Dalam riwayat
5
lain milik
Khuzaimah ,”Rasulullah bersabda,
e-0" (?%& K @C e-0" (?%& K
Ibnu

,D ! ,* G+?9 " (?%& K L%"j


!
E
" TMN 7 O0P K -5 8 F7 &
43 5% !E #$%& '&" ( +S*
;R7B0 . 43 .;* 1 L.;* ,D !?
,* G+?9 H- -I JK A7B' #C "
T P d>7?0 . 43 .;*"
O0P K 4K >7 +0 -5 8 F7 & ,D ! “Rasulullah bersabda,”Semua amal
Q;* ;R7*& 2 1 L.;* ,D !? MN 7 kebaikan dengan sepuluh kali lipat sampai
anak cucu Adam itu untuknya. Satu

T K+! Q;* P (> 2 " H;7RB tujuh ratus kali lipat.’ Allah
berfirman,’Kecuali puasa, ia untukKu, dan
‘Allah berfirman,’Semua amal anak cucu Aku yang membalasnya, dia meninggalkan
Adam adalah untuknya kecuali puasa, ia makan demi Aku, meninggalkan istrinya
untukKu, dan Aku yang membalasnya. demi Aku. Sungguh bau mulut orang yang
Puasa adalah perisai. Demi Dzat yang jiwa berpuasa lebih harum di sisi Allah
Muhammad ada di TanganNya, sungguh daripada aroma minyak wangi kesturi,
bau mulut orang yang berpuasa adalah Orang yang berpuasa mempunyai dua
lebih harum di sisi Allah pada Hari Kiamat kegembiraan, yaitu kegembiraan waktu
daripada minyak wangi kesturi. Orang berbuka dan kegembiraan pada waktu
yang berpuasa mendapat dua kebahagiaan bertemu Rabbnya.”
yaitu jika dia berbuka maka dia berbahagia
dengan berbukanya, dan jika dia bertemu :*; : Dengan ra’ dan fa’ dibaca fathah
Rabbnya maka dia berbahagia dengan disebut secara mutlak dan artinya
(pahala) puasanya’.” adalah persetubuhan, disebut
sewcara mutlak dan artinya adalah
1-c: [Shahih] ucapan buruk, disebut mutlak dan
Dalam riwayat lain milik Ibnu Khuzaimah maksudnya adalah ajakan laki-laki
kepada wanita berkaitan dengan
45NJ7 persetubuhan. Banyak
berkata, “Yang dimaksud dalam
ulama

_\a
I 4b \c6 d S ^K& ;Z\ hadits ini adalah ucapan buruk dan
kotor.”
#$%& '&" ( +S* ! E 45U7 : Dengan jim dibaca dhammah yaitu:
sesuatu yang melindungimu yakni
i ;Z e-0" (?%& K \R e-0 menutupimu dan menjagamu dari
api yang kamu takutkan.

5
Saya berkata, Dan juga Ahmad, juga al-bukhari
dalam sebuah riwayat, dan ia di sini adalah riwayat
pertama akan tetapi tanpa,’Hari Kiamat’. Ia pada an-
Nasa’i dalam as-Sunan al-kubra (Q 16/2).

5
G+?97 :Dengan kha’ dibaca fathah6 dan lam membawa kantong minyak wangi kesturi,
semuanya ingin mendapatkan harumnya.
dibaca dhammah, yaitu aroma mulut
Dan sesungguhnya puasa itu lebih harum
yang berubah karena puasa.
di sisi Allah daripada wanginya minyal
kesturi.” (Al-Hadits).
Sufyan bin Uyainah ditanya tentang
firmanNya , Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, dan dia
menshahihkannya, hanya saja dia berkata,
T( ')* +!
“Setiap amal anak cucu Adam adalah O0P K -5 8 F7 & ,D ! O0P 1 "
untuknya, kecuali puasa, ia adalah
untukKu,” TMN 7
“Dan sesungguhnya aroma orang yang
Maka dia berkata, “Pada Hari Kiamat Allah
berpuasa, adalah lebih harum di sisi Allah
menghisab hambaNya, Dia membayar
daripada aroma minyak wangi kesturi.”
kezhaliman yang dilakukannya di dunia
dari seluruh amalnya sehingga ketika yang
Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dalam
tersisa hanya puasa, maka Allah
Shahihnya, dan lafazh hadits ini adalah
menanggung kezhaliman yang tersisa dan
lafazhnya, Ibnu hibban dan al-Hakim.
memasukkannya ke surga.”
2. [979]-2-a: [Hasan]
Ini adalah ucapannya, dan ia aneh. Dan
banyak makna seputar ucapan ini, bukan ini Dari Sahal bin Sa’ad , dari Nabi ,
tempat perinciannya. beliau bersabda,

p-0 o1 0; n
Telah hadir hadits al-Harits al-Asy’ari, dan
padanya,
>0 m 45U7 (* 1
(* ^ M k2 ^K" ! E , ;K " 5K p-0 4K >7 +0 1+ D ! 5K
17 & 8
V J0 ,S? MNK
I l;/ \K 4I ! 7 p-0 ,?* q?7r& +?p 2)* ,h; r -= .&
-5 8 F7 & ! E 1 " SJ0P-U0 T-= .& 5K
TMN 7 O0;5K pinti yang bernama ar-Rayyan yang hanya
“Sesungguhnya di surga terdapat sebuah

“Dan aku memerintahkan kalian berpuasa. dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa
Perumpamaan itu adalah seperti seorang pada Hari Kiamat, tidak ada seorang pun
laki-laki bersama beberapa temannya, dia yang memasukinya selain mereka, jika
mereka telah masuk, maka ia ditutup, maka
tiada seorang pun yang memasukinya
6
Saya berkata; Yang dikenal dalam buku-buku (selain mereka).”
bahasa dan kosa adalah kha’ dibaca dhammah dalam Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim, an-
lafazhnya, ia yang disebutkan oleh al-Khaththabi
dan lain-lain. Bahkan itulah yang benar. Al-
Nasa’i dan at-Tirmidzi, dia menambahkan,
Khaththabi berkata,”Dengan kha’ dibaca fathah
berarti, orang yang berjanji tapi tidak memenuhinya.
. -m & s7 t7 0 , ?p-5K"
Secara ringkas dari al-Ujalah 120/2-121/1.

6
“Dan barangsiapa yang masuk ke 5. [982]: [Shahih]
dalamnya maka dia tidak haus untuk Dari Utsman bin Abul Ash , dia berkata,
selama-lamanya.” Aku mendengar Rasulullah bersabda,

K , -.& 45U P 5 K 43 5% !
E
2-b: [Hasan Shahih]
Dan Ibnu Khuzaimah dalam Shahihnya,
hanya saja dia berkata,
u K I 0& 4v<v = N. = /" L>7
i;[ p K q?7r& ,h;p p 2)* T;S[
I
T -m & s7 t7 0 , i;[ K" “Puasa itu adalah perisai dari api Neraka
sebagaimana perisai salah seorang dari
“Jika orang yang terakhir7 dari mereka kalian di waktu perang. Dan puasa yang
telah masuk, maka pintu itu ditutup. baik adalah tiga hari setiap bulan.”
Barangsiapa yang masuk, maka dia minum,
dan barangsiapa yang minum, maka dia Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dalam
tidak akan haus untuk selama-lamanya.” Shahihnya8.
3. [980: [Hasan Lighairihi] 6. [983]: [Shahih Lighairihi]
Dari diriwayatkan dari Abu Hurairah , Dari Mu’adz bin Jabal , bahwa Nabi
dari Nabiyullah , beliau bersabda, bersabda kepadanya,

TP 5 K = !. = !." 43 5% !
E 0 d? W7? w; 97 i + & d? M & &
4 -! " 43 5% +! +6P
“Puasa itu adalah perisai, dan benteng
yang kokoh (adalah yang melindungi) dari
neraka.”
TP 5 f 7 xB7R0 4b R97 xB7R@
Diriwayatkan oleh Ahmad dengan sanad
“Maukah kamu aku tunjukkan pintu-pintu
hasan dan al-Baihaqi.
kebaikan?”Aku menjawab, “Tentu, wahai
Rasulullah.”Beliau bersabda,”Puasa itu
4. [981]: [Hasan Lighairihi]
adalah perisai, dan sedekah itu
Dari Jabir , dari Nabiyullah , beliau melenyapkan kesalahan sebagaimana air
bersabda, memadamkan api.”

TP 5 K -c\7 S V ULN0 43 5% !
E Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dalam
sebuah hadits, dan dia menshahihkannya. Ia
“Puasa adalah perisai, dengannya seorang hadir selengkapnya di ash-Shamt, insya
hamba berlindung dari api Neraka.” Allah.

Diriwayatkan oleh Ahmad dengan sanad


hasan dan al-Baihaqi. 8
Saya berkata; Ia juga diriwayatkan oleh Ahmad,
no.4/22 dengan sanad shahih. Dan diriwayatkan oleh
7
Asalnya: ,h-.&, “Salah seorang dari an-Nasa’i 1/311 dan 328 secara terpisah di dua
mereka.”Koreksinya dari Ibnu Khuzaimah, no.1902 tempat. Diriwayatkan oleh Ibnu Majah tanpa
dan lain-lain. menyebutkan puasa yang tiga hari.

7
Telah hadir hadits senada yaitu hadits Diriwayatkan oleh Ahmad dan ath-
Ka’ab bin Ujrah dan lain-lain. (Kitab Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir, dan
Sedekah, Bab9, no. 12 dan 13). rawi-rawinya dijadikan hujjah dalam ash-
Shahih.
7. [984]: [Hasan Shahih]
Dari Abdullah bin Amr bahwa Rasulullah Diriwayatkan oleh Ibnu Abid Dunya dalam
bersabda, Kitab al-Ju’ dan lainnya dengan sanad
hasan dan al-Hakim, dia berkata,”shahih

+0 -c\7? 1 \BZ0 1 ;>7 " ! E


berdasarkan syarat Muslim.”

8.[985]: [Shahih]
L\5K i
E P #& ! E +>0 4K >7 Dari Hudzaifah , dia berkata,
“Aku menyandarkan Nabi ke dadaku,
+>0" * (5\uBZ* l+SZ " \R maka beliau bersabda,

* (5\uBZ* ? +5 L\5K 1 ;>7 p S ,Lp k K


T1 \Bu Z * %" fg yL Km +0 / K" 45U7
“Puasa dan al-Qur’an memberi syafaat
bagi seorang hamba pada Hari Kiamat. z-!@ K" 45U7 p S ,Lp
Puasa berkata,’Ya Rabbi, aku
menghalanginya makan dan syahwatnya
maka berikan syafaat untukku kepadanya’.
S ,Lp %" fg yL 4I -!
Al-Qur’an berkata, ‘Aku menghalanginya
tidur di malam hari, maka berikan syafaat T45U7 p
untukku kepadanya.’Beliau bersabda,’Lalu “Barangsiapa mengucapkan La ilaha
keduanya pun memberi syafaat.”9 illallah, (lalu) dengan itu
(hidupnya)ditutup, maka dia masuk surga.
Barangsiapa berpuasa satu hari demi
9
Yakni, Allah memberi syafaat kepada keduanya mencari Wajah Allah, dan dengan itu
padanya dan memasukkan ke dalam surga. Al- (hidupnya) ditutup, maka dia masuk surga.
Munawi berkata,”Ucapan ini bisa jadi secara hakiki Barangsiapa bersedekah dengan satu
yakni pahala keduanya dibentuk menjadi tubuh dan
sedekah demi mencari Wajah Allah, dan
Allah memberinya kemampuan berbicara.”Dan
Allah Maha Berkuasa atas segala sesuat.” Bisa pula dengan itu (hidupnya) ditutup, maka dia
ia adalah salah satu bentuk majaz dan masuk surga.”
perumpamaan.”Saya (Syaikh Al-Albani) berkata,
Yang pertamalah yang harus dipastikan Diriwayatkan oleh Ahmad dengan sanad
kebenarannya di sini dan juga di hadits-hadits yang
tidak mengapa (La ba’sa bihi).
sepertinya yang padanya terdapat penjelasan tentang
amal yang diwujudkan dalam bentuk jasad seperti
harta yang tidak dizakati diwujudkan dalam bentuk
ular yang botak dan masih banyak lagi. Dan
mentakwilkan dalil-dalil seperti ini bukanlah manhaj
Salafus Shalih, akan tetapi itu adalah metodologi
Mu’tazilah dan Khalaf yang mengikuti jalan mereka,
dan hal itu bertentangan dengan syarat pertama iman
yaitu,’Orang-orang yang beriman kepada yang jalan mereka, karena kamu akan tersesatdan
ghaib’. Berhati-hatilah jangan sampai kamu meniti sengsara. Naudzubillah.

8
9. [986]-9-a: [Shahih]
Dari Abu Umamah , dia berkata,
,S $' 2 Pm S' 1 pV- L (*
T_
= a
T \ (';K +6P 0 W7? “Aku berkata,’Wahai Rasulullah, tunjukkan
W7? T - ')* +! M? kepadaku suatu amal yang dengannya aku
masuk surga.’Rasulullah
M? TI \ (';K +6P 0 menjawab,’Berpuasalah karena puasa
tidak ada yang menyamainya.’ Dia (rawi

T - ')* +!
hadits ini) berkata,’Di rumah Abu Umamah
pada siang hari tidak pernah terlihat asap
“Aku berkata,’Wahai Rasulullah, kecuali jika mereka kedatangan tamu’.”
perintahkan suatu amal kepadaku.’ Beliau
bersabda,’Berpuasalah karena ia tidak ada 10. [987]: [Shahih]
yang menyamainya. “Aku berkata,’Wahai Dari Abu Sa’id , dia berkata, ”Rasulullah
Rasulullah, perintahkan suatu amal bersabda,
kepadaku.’ Beliau bersabda,’Berpuasalah
karena ia tidak ada yang menyamainya’.”10
Diriwayatkan oleh an-Nasa’i dan Ibnu
d?\@ c6 (* Km +0 +!0 -cI KK
Khuzaimah dalam Shahihnya demikian
dengan tanpa pengulangan, dan al-Hakim, P5 S%" + 7 M kC -
dan dia menshahihkannya.
T B0;p
| \c6
9-c: [Shahih] ‘Tidak ada seorang hamba yang berpuasa
Dan diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dalam satu hari di jalan Allah, melainkan Allah
Shahihnya dalam sebuah hadits, (lafazhnya) menjauhkan wajahnya denganhari itu dari
mengatakan, api neraka sejauh tujuh puluh tahun
(perjalanan)’.”
I d? (5 +6P 0 W7? Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim, at-
Tirmidzi dan an-Nasa’i.
')* +! M ? T45U7 p& 11. [988]: [Shahih Lighairihi]
{;0 4K K& + & 1 " T ^7K Dari Amr bin Abasah
”Rasulullah bersabda,
, dia berkata,

5K Y-\ c6 (* Km +0 / K
10
TI 4bK l; NK P 5
Di sini di buku asli terdapat tambahan, Saya
berkata,’Wahai Rasulullah…dan seterusnya untuk ‘Barangsiapa berpuasa satu hari dijalan
kali ke tiga. Pemberi komentar atasnya telah Allah, maka neraka dijauhkan darinya
menyatakan bahwa ia tidak tercantum di naskah sepanjang perjalanan seratus tahun’.”
yang lain. Karena ini yang sesuai dengan yang di an-
Nasa’i, maka itu aku buang dan di shahih Ibnu
Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dalam al-
Khuzaimah yang tercetak tidak tercantum
pengulangan sama sekali. Wallahu a’lam. Mu’jam al-Kabir dan al-Mu’jam al-Ausath

9
dengan sanad yang tidak mengapa (La Allah. Akan hadir Bab Puasa Pada Waktu
ba’sa bihi). Jihad insya Allah 12/5.

12. [991]: [Hasan Shahih]


Dari Abu Umamah , bahwa Nabi ANJURAN PUASA RAMADHAN
bersabda, DENGAN DASAR BERHARAP
PAHALA DARI ALLAH,
5 \% c6 (* Km +0 / K
MELAKUKAN SHALAT MALAM
HARI PADA MALAMNYA, LEBIH-
LEBIH MALAM LAILATUL QADAR
f N |-5p P 5 " DAN KETERANGAN TENTANG
KEUTAMAANNYA.
T}Pg~7"
13. [992]: [Shahih]
“Barangsiapa berpuasa satu hari di jalan
Dari Abu Hurairah , dari Nabi , beliau
Allah, maka Allah membuat parit antara
bersabda,
dirinya dengan neraka sebagaimana
(jarak) antara langit dan bumi.”
;Br m NL. " 'm 0 P->7 4? K
Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dari riwayat
al-Walid bin Jamil, dari al-Qasim bin
Adurrahman, dari Abu Umamah, dia
1 `KP / K" c'2 K ->@ K
berkata,”Hadits gharib.”11
Beberapa kalangan dari para ulama
K ->@ K ;Br m NL. " 'm 0
berpendapat bahwa hadits-hadits ini
berkaitan dengan keutamaan puasa dalam T c'2
jihad, at-Tirmidzi dan lain-lain meletakkan “Barangsiapa yang shalat (sunnah) di
bab berdasarkan ini, sebagaian yang lain malam Lailatul Qadar dengan dasar iman
berpendapat bahwa semua puasa adalah di dan berharap pahala dari Allah, maka
jalan Allah jika ia ikhlas karena Wajah dosanya yang telah berlalu diampuni. Dan
barangsiapa berpuasa Ramadhan dengan
dasar iman dan berharap pahala dari
11
Dan dari jalan ini ia diriwayatkan oleh ath- Allah, maka dosanya yang telah berlalu
Thabrani juga dalam al-Mu’jam al-Kabir 8/280-281, diampuni.”
no.4921. Dan dia meriwayatkannya dengan lafazh
yang lain yang disebutkan penulis setelah ini yang
menjadi bagian buku yang lain. Dan di antara
Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim,
kebodohan mereka (tiga orang pemberi komentar Abu Dawud, an-Nasa’i dan Ibnu Majah
yakni; Syaikh Habiburrahman al-A’zhami, Adul secara ringkasan.
Hamid an-Nu’mani dan Muhammad Utsman al-
Malikanawi, mereka adalah pentahqiq kitab 14. [993]: [Shahih]
ringkasan at-Targhib karya al-Hafizh Ibnu Hajar al-
Asqalani yang dengannya dikritik Syaikh al-Albani Dari Abu Hurairah , dia berkata,
karena banyak terjadi kesalahan -lihat Mukaddimah
dalam kitabnya) adalah bahwa mereka
menyamaratakan keduanya dengan menghukuminya (* 8ur;0 +6P 1
dhaif. Mereka menyebutkan illat yang pertama
dengan adanya Muththrih bin Yazid, padahal dia
tidak ada padanya. Lihat ash-Shahihah, no.563 dan
,v 4I 0$\ ,h;K7s0 17 & ; r K 1 `KP
ad-Dha’ifah di bawah, no.6910.

10
m NL. " 'm 0 1 `KP K +>0 (tahun depannya) adalah penghapus dosa
di antaranya; jika dosa-dosa besar

T c'2 K ->@ K ;Br


dijauhi.”

“Rasulullah menganjurkan shalat Diriwayatkan oleh Muslim.


sunnah malam Ramadhan tanpa
mewajibkannya kepada mereka, lalu beliau 16. [995]: [Shahih Lighairihi]
bersabda,’Barangsiapa yang shalat malam Dari Ka’ab bin Ujrah , dia berkata,
Ramadhan dengan dasar iman dan ”Rasulullah bersabda,
berharap pahala dari Allah, maka dosanya
yang telah lalu diampuni’.”12
Diriwayatkan oleh al-Bukhari13, Muslim,
4%P
| d>@P ?* ';J* T;c5 7 ";`.
Abu Dawud, at-Tirmidzi dan an-Nasa’i.
4 ' ^ 4%P- d>@P ,?* T K
4^ ^ 4%P- d>@P ?* T K
15. [994]: [Shahih]
Dari Abu Hurairah , dari Rasulullah ,

-> +6P 0 57? $' ?* T K


beliau bersabda,

4\ U7 d 4\ U7 " A 97 Y +?! T \ N' 5 K b| [ + 7 M5K 5\ 6


S5 K Y = ;uBXK 1 `KP d 1 `KP" K -\ >* ( }; 0;c% 1
T;D cX7 Wc5L% 2 K W7? T ;By0 ,?* 1 `KP ]P &
“Shalat lima waktu, Jum’at ke Jum’at
(berikutnya), Ramadhan ke Ramadhan Y; 2 K -\ 4 ' ^ W P ?*
12
Anjuran ini dan yang sepertinya adalah penjelasan K W7?>* TM ? u !0 ,?* H-5
tentang keutamaan ibadah-ibadah ini bahwa
seandainya seseorang memiliki dosa-dosa maka ia
diampuni untuknya disebabkan ibadah-ibadah ini, ia
]P & K -\ 4^ ^ W P ?*
H<p-0 ,?* h-.& "& H-5 ;cX7 0+ &
tidak menyinggung bahwa sebab-sebab yang
mengantarkan kepada ampunan secara umum adalah
banyak, maka pada saat ia terkumpul dosa yang
terakhir mana lagi yang tersisa sehingga ia diampuni
untuknya? Karena yang dimaksud adalah penjelasan
T K W7? T45U7
tentang keutamaan ibadah-ibadah ini, bahwa ia ‘Hadirlah kalian ke mimbar!’Maka kami
memiliki kadar keutamaan tersebut di sisi Allah.
Jika seseorang tidak memiliki dosa, maka hadir, manakala beliau menginjak tangga
keutamaan ini terwujud dalam bentuk diangkatnya pertama (dari mimbar) beliau berkata,
derajat sebagaimana pada diri para Nabi yang ‘Amin.’Ketika beliau menginjak tangga
ma’shum dari dosa-dosa. Wallahu a’lam. kedua beliau berkata,’Amin.’ Ketika
13
An-Naji berkata,”Ini tidak bagus karena itu bukan menginjak tangga ketiga beliau
dari al-Bukhari yang ada padanya adalah,… K berkata,’Amin.’Ketika beliau turun
1 `KP ‘Barangsiapa shalat sunnah malam kamiberkata’Wahai Rasulullah, hari ini
Ramadhan…dan seterusnya. Dan juga dari jalan kami mendengar darimu sesuatu yang tak
yang lain. Ia ada dalam Mukhtashar saya terhadap biasa kami dengar sebelumnya.’
al-Bukhari, no.949-Cetakan baru.”

11
Beliau bersabda,’Sesungguhnya Jibril Shahihnya ddan al-Baihaqi, semuanya dari
datang kepadaku, dia berkata, ‘Semoga riwayat Abu Bakar bin Ayyasy, dari al-
jauh (dari surga) orang mendapatkan A’masy, dari Abu Shalih, dari abu
Ramadhan lalu dia tidak diampuni.’Maka Hurairah. Dan lafazh mereka adalah,
aku berkata,’Amin”.Ketika aku menginjak Rasulullah bersabda,
tingkat kedua, Jibril berkata,’Semoga jauh

1 `KP ;S[ K 4?I "& 1 2


(dari surga) orang yang namamu disebut di
sisinya, lalu dia tidak bershalawat
kepadamu.’Maka aku berkata,’Amin”.
Ketika aku menginjak tingkat ketiga dia "• E U7 l ;K" F Z Y-uBa
berkata,’Jauh (dari surga) orang yang
mendapatkan kedua orang tuanya yang ; y E U7 l ;K F Z 4 0$p
telah berumur lanjut di sisinya atau salah
satunya lalu keduanya tidak menjadikannya S5K OL7B0 ,?* P 5 i + & W>u?r" •"I "
masuk surga’. Maka aku berkata,’Amin’.”

Diriwayatkan oleh al-Hakim, dia


q?y0 ,?* 45U7 i +g& WJEL*" i =
berkata,”Sanadnya shahih.”
; 97 (r 0 5K # 50" i = S5K
K f >L ";!7 & ;E Z (r 0" 7 c7 &
17. [998]-7-a: [Shahih]
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah

T4?I M k2" P 5
bersabda,
45U7 + & WJEL* 1 `KP fg % 2 “Apabila awal malam dari bulan
T F Z Y-uB/" P 5 i + & W>u?r" Ramadhan, maka setan-setan dan jin-jin
Bengal dibelenggu –Dan Ibnu Khuzaimah
“Apabila Ramadhan tiba, maka pintu-pintu berkata, ‘Setan adalah jin bengal’, tanpa
surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup kata ‘dan’-, pintu-pintu neraka ditutup,
dan setan-setan dibelenggu dengan tidak ada pintu yang dibuka, pintu-pintu
rantai.” surga dibu7ka tidak ada satu pintu yang
ditutup, dan seorang penyeru
Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim berseru,’Wahai pencari kebaikan
datanglah, wahai pencari keburukan
Dalam salah satu riwayat Muslim, mundurlah, dan Allah mendapatkan orang-
orang yang dibebaskan dari api neraka,
i + & W>u?r" 4 .; i + & WJEL* dan itu setiapmalam.”

T F Z W?N7?6" ,5S%
Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, dan dia
berkata,”Hadits gharib.” Diriwayatkan pula
“Pintu-pintu rahmat dibuka, pintu-pintu oleh an-Nasa’i, dan al-Hakim dengan lafazh
Jahannam ditutup dan setan-setan yang senada dengan ini. Al-Hakim
dirantai.” berkata,”Shahih berdasarkan syarat
keduanya (al-Bukhari-Muslim).”
7-b: [Hasan]
Dan diriwayatkan pula oleh at-Tirmidzi,
Ibnu Majah, Ibnu khuzaimah dalam

12
Y-uB/ :Dengan shad dibaca dhammah
penjagaannya dengan meteor sebagaimana
firman Allah,
dan fa’ ditasydid, yakni
dibelenggu dengan rantai.

18. [999]: [Shahih Lighairihi] ‘Dan Telah memeliharanya (sebenar-


Dan darinya, dia berkata,”Rasulullah benarnya) dari setiap setan yang sangat
bersabda, durhaka.’ (QS. Ash Shaaffat: 7). Maka
tambahan pembelengguan di Bulan
]= P cK ;= S[ 1 `!KP ;S[ , @& Ramadhan adalah demi mengetatkan
penjagaan. Wallahu a’lam.
i + & * OL7B@ K / ,X ? };* Dan mengandung kemungkinan bahwa itu
y@" , JU7 i + & * q?y@" f N terjadi pada hari-harinya dan sesudahnya,
dan artinya adalah bahwa setan pada bulan
Ramadhan tidak bisa mewujudkan
K ;= p 43 ? * ? F Z l ;K O * pekerjaan mereka yaitu merusak manusia
sebesar apa yang mereka wujudkan di
T ;. ->* h; p ;. K ;S[
I _7& bulan-bulan yang lain, karena kaum
Muslimin sibuk dengan puasa yang
‘Telah datang kepada kalian bulan
merupakan rem bagi hawa nafsu, membaca
Ramadhan, bulan yang penuh berkah,
al-Qur’an dan ibadah-ibadah lainnya.”
puasanya diwajibkan oleh Allah kepada
kalian, padanya pintu-pintu langit dibuka,
19. [1000]: [Hasan Shahih]
pintu-pintu Neraka Jahim ditutup, setan-
Dari Anas bin Malik , dia berkata,
setan Bengal dibelenggu, padanya Allah
mempunyai satu malam yang lebih baik
daripada seribu bulan. Barangsiapa tidak Ckh 1 +6P >* 1 `KP p
mendapatkan kebaikannya, maka dia
benar-benar tidak mendapatkannya’.” K ;= p 43 ? *" , ;`. - ;SZ
Diriwayatkan oleh an-Nasa’i dan al-
Baihaqi, keduanya dari Abu Qilabah, dari
; 97 ;. ->* SK;. K ;S[ I _7&
Abu Hurairah , dan dia tidak mendengar
dari Abu Hurairah sejauh yang saya
T= ";JK h; p ;J0 " ?
ketahui. “Ramadhan telah hadir, maka Rasulullah
bersabda,’Bulan ini telah hadir kepada
Al-Halimi berkata,”Dibelenggunya setan- kalian, padanya terdapat satu malam yang
setan di Bulan Ramadhan mengandung lebih baik daripada seribu bulan.
kemungkinan bahwa yang dimaksud adalah Barangsiapa tidak mendapatkan
hari-harinya secara khusus, dan yang kebaikannya, maka dia benar-benar tidak
dimaksud dengan setan tersebut adalah mendapatkan seluruh kebaikan, dan
setan yang mencuri pendengaran, lihatlah tidaklah terhalang untuk meraih
sabdanya,’Setan yang Bengal,’karena bulan kebaikannya, kecuali orang yang
Ramadhan adalah waktu turunnya al- terhalang.”
Qur’an ke langit terdekat, dan

13
Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dengan
sanad hasan, insya Allah. +6P 0 >* (€ c5 d 3 %P fg %
20.[1001]: [Hasan Shahih] k 17 & Y-S[ 17 W0&P&
Dari Abu Umamah , dari Nabi , beliau
bersabda, Y +?! W ?/" +6P M'&"
Tf >L ;7I Rr -5 ? W /" l $ W0 &" A 97
“Pada setiap berbuka puasa Allah memiliki K w '& * L " 1 `KP
orang-orang yang dimerdekakanNya (dari
api neraka).” Tf -SVZ " >0E-!
E
Diriwayatkan oleh Ahmad dengan sanad
tidak mengapa, ath-Thabrani dan al- “Seorang laki-laki datang kepada Nabi ,
Baihaqi, dan dia berkata,”Ini adalah hadits dan berkata,’Wahai Rasulullah,
gharib, dari riwayat Akabir dari Ashaghir14 menurutmu, jika aku bersaksi bahwa tiada
yaitu, riwayat al A’masy, dari al-Husain bin tuhan yang berhak disembah kecuali allah
Waqid.” dan bahwa engkau adalah Rasulullah, aku
shalat lima waktu, membayar zakat,
21. [1002]: [Shahih Lighairihi] berpuasa Ramadhan dan mendirikan shalat
Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri , malam di dalamnya, termasuk golongan
dia berkata,”Rasulullah bersabda, apakah aku? ’Rasulullah bersabda,
’Termasuk para shiddiqin dan syuhada’.”
Diriwayatkan oleh al-Bazzar, Ibnu
I +0 u (r f >L d \@" ]P c@ g 1 Khuzaimah dan Ibnu Hibban dalam Shahih
keduanya, dan ini adalah lafazh Ibnu
,?NK
I u X 1 " 1 `KP (* (5\0•4?I " Hibban.

T4| ULNK l+
| 4?I " I +0 u (*
ANCAMAN TIDAK BERPUASA DI
‘Sesungguhnya Allah memiliki orang-orang BULAN RAMADHAN TANPA UDZUR
yang dimerdekakan dari api neraka, pada
setiap hari dan malam-malam –yakni, di 23. [1005]: [Shahih]
Bulan Ramadhan –Dan sesungguhnya Dari Abu Umamah al-Bahili , dia
setiap Muslim memiliki doa yang mustajab berkata, Aku mendengar Rasulullah
setiap harinya’.” bersabda,
Diriwayatkan oleh al-Bazzar.

22.[1003]: [Shahih] (\c` Cps* 1<%P (' @& ,= D ' '& 5


Dari Amr bin Murrah al-Juhani berkata,
-\/ >* ;m " <c%
| ( @s*
?ESN56 ' >* > F& (E' W7?>*
14
Maksudnya adalah riwayat seseorang yang lebih
dewasa, berilmu, dan tinggi hafalannya diambil dari
rawi yang dibawahnya dari segi umur, tingkatan
f +6 (* W5 2 dL. Y-\!* M
atau ilmu dan hafalan, pent.

14
HCkh K W7? l-0-[
I Y
I +/s 2 cU7 ANJURAN PUASA ENAM HARI DI
BULAN SYAWAL

,v TP 5 h& f + Ckh + wY +/g~7 24. [1006]: [Shahih]


Dari Abu Ayyub , Bahwa Rasulullah
>?\K I +> '& 2)* ( q?R' bersabda,

N@ ,S -[& 4>>ZK| ,Sc ;\ K L‚6 \c@& ,v 1 `KP / K


wf •kh K W7? T Km ,S -[& T;h- ! 1 I +[
T,SK+/ 4?J@ c 1";R7B0 0C “Barangsiapa berpuasa Ramadhan
kamudian mengiringinya dengan (puasa)
“Sewaktu aku sedang tidur, aku didatangi
enam hari di bulan Syawal, maka itu
oleh dua orang, keduanya memegang kedua
bagaikan puasa satu tahun.”
lengan atasku, keduanya membawaku ke
gunung yang terjal. Keduanya berkata,
Diriwayatkan oleh Muslim, Abu Dawud,
’Naiklah. ’Aku menjawab, ’Sesungguhnya
at-Tirmidzi, an-Nasa’i dan Ibnu Majah.
aku tidak mampu melakukannya.’Dia
berkata,’Kami akan membuatnya mudah
25. [1007]-2-a: [Shahih]
untukmu’. Lalu aku naik. Manakala aku
Dari Tsauban, mantan hamba sahaya
sedang berada di tengah-tengah gunung,
Rasulullah , dari Rasulullah , beliau
aku mendengar suara yang keras. Aku
bersabda,
bertanya, ’Ini suara apa?’Mereka
menjawab, ’Ini adalah lolongan (jeritan)
penghuni neraka.’ @1 ;7RB7 -\ I 0& 4L6 / K
Kemudian dia membawaku berjalan; aku
melihat orang-orang tergantung dengan
tumit-tumit mereka, tulang rahang mereka
;Z ?* 45NJ7 fg % K ƒ 45N
pecah, darinya menetes darah. Aku
bertanya,’Siapa mereka? ’Dia menjawab,
T„ S ^K&
’Orang-orang yang berbuka sebelum halal “Barangsiapa berpuasa enam hari setelah
untuk berbuka,.” (Al-Hadits). Idul fitri, maka itu adalah satu tahun yang
lengkap.’Barangsiapa mengamalkan satu
Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dan kebaikan, maka untuknya adalah sepuluh
Ibnu hibban dalam Shahih keduanya. kebaikan sebagai balasannya’.”
Sabdanya, ’Sebelum halal untuk Diriwayatkan oleh Ibnu Majah.
berbuka,’maksudnya mereka ber-buka
sebelum waktunya.15
Negara ditunda sampai sepuluh menit, karena
mereka beradzan sesuai kalender falak dan bukan
15
Yakni sebelum terbenam matahari, bukan sebelum kepada penglihatan mata. Ini berbeda dari satu
adzan seperti yang dikira oleh sebagaian orang- daerah ke daerah yang lain, satu negeri ke negeri
orang, oleh karena itu mereka memusuhi orang- yang lain, bahkan dari satu kota ke kota lain dalam
orang yang menyegerakan berbuka pada waktu satu Negara sebagaimana hal itu terlihat jelas. Dan
terbenam matahari demi untuk menyelisihi syi’ah, kami telah mendengar adzan di sebagian Negara
dan mengikuti sunnah yang shahih sebagaimana sementara matahari belum terbenam. Ambillah
akan disebutkan di Bab 16. Mereka mengharuskan pelajaran wahai orang-orang yang memiliki
berbuka sampai terdengar adzan yang di sebagian pandangan.

15
2-b: [Shahih] Diriwayatkan oleh Abu Ya’la, dan rawi-
Dan (diriwayatkan pula oleh) an-Nasa’i, rawinya adalah rawi ash-Shahih.16
dan lafazhnya,
;= SZ* S ^K& ;Z\ 45NJ7? \% ANJURAN PUASA DI BULAN ALLAH,

;7RB7 -\ I 0& 4L6 /" ;S[&


I l;Z\
MUHARRAM

T45N @
28. [1015]: [Shahih]
Dari Abu Hurairah , dia berkata,
“Allah membalas satu kebaikan dengan ”Rasulullah bersabda,
sepuluh kali lipatnya. Satu belan sama
dengan sepuluh bulan, dan berpuasa enam
hari setelah Idul Fitri adalah genap satu
;S[ 1 `KP -\ ! E `7*&
tahun.”
4`0;B7 -\ l<! `7*&" ;J 7
ANJURAN PUASA HARI ARAFAH T ? l</
BAGI YANG TIDAK WUKUF DI
PADANG ARAFAH ‘Sebaik-baik puasa setelah Ramadhan
adalah bulan Allah Muharram dan sebaik-
26. [1010]: [Shahih] baik shalat setelah shalat fardhu adalah
Dari Abu Qatadah , dia berkata, shalat malam’.”

w4*; +0 +/ +6P b6 Diriwayatkan oleh Muslim-dan lafazh


hadits ini adalah lafazhnya- Abu Dawud,
at-Tirmidzi dan an-Nasa’i.
T4 c7 " 4 a 7 45N ;uBX0 >*
“Rasulullah ditanya tentang puasa hari Diriwayatkan pula oleh Ibnu Majah dengan
Arafah, maka beliau menjawab, ia melebur tidak menyebut masalah shalat.
(dosa-dosa) tahun yang lalu dan yang
tersisa’.” 29. [1016]: [Shahih Lighairihi]
Diriwayatkan oleh Muslim, dan ini adalah Dari Jundab bin sufyan , dia
lafazh miliknya. berkata,”Rasulullah bersabda,

27. [1012]: [Shahih]


Dari Sahal bin Sa’ad , dia
berkata,”Rasulullah bersabda,
16
Begitulah dia berkata, padahal pada sanadnya
L56 8'2 ;Br 4*; +0 / K terdapat abu Hafsh ath-Tha’ifi, namanya adalah
Abdus Salam bin Hafsh. Imam yang enam tidak
meriwayatkan untuknya kecuali Abu Dawud. Dia
T L\ LLK adalah tsiqah. Dan Abu Ya’la 13/542
meriwayatkannya dari jalan Abu Bakar bin Abu
‘Barangsiapa berpuasa hari Arafah, maka Syaibah, dan ini dalam al-Mushannaf 3/97. aAth-
dosanya diampuni selama dua tahun Thabrani meriwayatkannya juga dari jalannya
berturut-turut’.” disertai dengan saudaranya Usman bin Abu Syaibah
dalam al-Mu’jam al-Kabir 6/220, no.5923.

16
l<! 4a";7B 7 -\ l<! `7*& 1 “Bahwa Rasulullah berpuasa hari Asyura’
dan memerintahkan agar (kaum Muslimin)

-\ ! E `7*&" ? G+% (*
melakukan puasa padanya.”

Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim.


T ;J 7 '+ -@ #C ;S[ 1 `KP
32. [1020]: [Hasan Lighairihi]
‘Sesungguhnya sebaik-baik shalat setelah
shalat fardhu adalah shalat di tengah Dan juga dari Ibnu Abbas ,
malam, dan sebaik-baik puasa setelah
Ramadhan adalah bulan Allah yang kalian I +0 `* dp+L0 X0 , (c5 1&
namakan Muharram’.”

Diriwayatkan oleh an-Nasa’i dan ath-


Tfg P+[ 1 `KP -\ I +0 d?
Thabrani dengan sanad shahih. “Bahwa Nabi tidak pernah mencari
keutamaan suatu hari atas hari yang lain
setelah Ramadhan, kecuali Asyura’.”
ANJURAN PUASA ASYURA’
Diriwayatkan olrh ath-Thabrani di al-
30. [1017]: [Shahih] Mu’jam al-Ausath.
Dari Abu Qatadah ,

+0 / b6 +6P 1& ANJURAN PUASA SYA’BAN,


KETERANGAN TENTANG PUASA
T4 a 7 45N ;uBX0 >* wgf P+[ NABI PADANYA

“Bahwa Rasulullah ditanya tentang puasa 33. [1022]: [Hasan]


hari Asyura’17, maka beliau menjawab,’ia Dari Usamah bin Zaid , dia berkata,
melebur (dosa-dosa) tahun lalu’.”

Diriwayatkan oleh Muslim dan lain-lain. K +!@ ]Ps +6P 0 W7?


31. [1018]: [Shahih] w1 c\[ K +`@ K P+SVZ K ;S[ I
5 … 5 By0 ;= S[ M k2
Dari Ibnu Abbas ,

fg P+[ +0 / +6P 1& * †*;@ ;= S[ +h" 1 `KP" 8%P I


T K ! 17 & 8
V .s* \7 i E P d ~g 7
T,= D / '&" (? †*;0
17
Yang mashyur dalam bahasa Asyura’ dan Tasu’a` “Aku berkata,’Ya Rasulallah, aku tidak
sama-sama dibaca mad )panjang) dan ada juga yang pernah melihatmu berpuasa di satu bulan
membacanya tanpa mad. Para ulama telah seperti engkau berpuasa di bulan
bersepakat bahwa berpuasa hari Asyura’ saat ini Sya’ban.’Beliau menjawab, ‘Itu adalah
adalah sunnah bukan wajib. Adapun tausi’ah dan
bulan yang dilalaikan oleh manusia, di
celak, maka ia termasuk perkara yang diada-adakan.

17
antara Rajab dan Ramadhan. Ia adalah “Nabi tidak pernah berpuasa dalam satu
bulan di mana amal-amal diangkat kepada bulan lebih banyak daripada Sya’ban,
Rabb alam semesta. Maka aku ingin beliau (pernah) berpuasa Sya’ban sebulan
amalaku diangkat sementara aku dalam penuh.18
keadaan berpuasa’.”

Diriwayatkan oleh an-Nasa’i. 1+> R@ K \7 K "Cp +>0 1 "


T +? @ dL. 0 g 1)*
34. [1024]: [Hasan Lighairihi]
Darinya (yakni Aisyah ), dia berkata, Dan beliau bersabda’Ambillah amal kalian
dalam jangkauan kemampuan kalian
karena Allah tidak bosan sehingga kalian
+>' dL. +!0 +6P 1 bosan.’

+!0 +>' dL. ;R7B0" ;R7B0


;S[
I / X7 L6 TT +6P W0&P K"
;S[
I (* L0&P K" 1 `KP ;S[ ‡ 18
Makna kata ‘sebulan penuh’ adalah mayoritasnya

T1 c\[ (* 5K Km / ;^7 &


sebagaimana hali itu dari Aisyah dalam riwayat an-
Nasa’i di sini secara jelas,”Nabi berpuasa Sya’ban
atau mayoritasnya.”
“Rasulullah berpuasa sehingga kami
berkata bahwa beliau tidak berbuka (tidak Ucapannya, “Ambillah amal yang dalam jangkauan
pernah tidak berpuasa), lalu beliau kemampuan kalian,” yakni yang kalian mampu
melakukannya secara berkesinambungan tanpa
berbuka sehingga kami berkata bahwa
mudharat.
beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah
melihat Rasulullah berpuasa satu bulan Ucapannya, “Karena Allah tidak bosan.”Imam an-
penuh sekalipun, kecuali bulan Ramadhan, Nawawi berkata.”Bosan dan jenuh dengan makna
dan aku tidak pernah melihatnya lebih yang dikenal kalangan manusia adalah sesuatu yang
mustahil bagi Allah, maka ia wajib
banyak dalam satu bulan berpuasa
ditakwilkan.”Para muhaqqiq berkata,”Maknanya
daripada di bulan Sya’ban.” adalah Dia tidak memperlakukan kalian dengan
perlakuan kebosanan maka Dia memutuskan pahala,
Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim dan karunia dan rahmatNya dari kalian sampai kalian
Abu Dawud. sendiri yang memutuskan amal kalian.”Ada yang
berpendapat,”Artinya adalah Dia tidak bosan jika
3-e: [Shahih] kamu bosan sedangkan dL. (sehingga) di sini
Dalam riwayat lain milik al-Bukhari dan bermakna g . (pada saat).”
Muslim, Aisyah berkata,
Ucapannya,” ? "" K dengan dua wawu karena ia
K ;^7 & ;m S[ +!0 (V c5 X0 , adalah kata kerja lampau pasif dari kata 4K" - 7
dengan timbangan kata q? B 7 . Dan diriwayatkan
? 1 c\[ +!0 1 ')* 1 c\[ dengan, ? ,0 K, bentuk pasif dari g . Sementara
yang pertama adalah bentuk pasif dari g " ,wallahu
a’lam.”

18
"" K (E c5 d l<! 8V .&" ANJURAN BERPUASA TIGA HARI
DALAM SETIAP BULAN LEBIH-
LEBIH HARI-HARI19 PUTIH
l</
| d?/ 2 1 " W? 17 " ?
37. [1028]: [Shahih]
TS? " Dari Abu ad-Darda’ , dia berkata,
Dan Shalat yang paling disukai ole
Rasulullah adalah yang dilakukan secara K S & ˆ<^ I (c c. (' /"&
rutin walaupun sedikit. Dan apabila beliau
melaksanakan suatu shalat, maka beliau
selalu menjaganya secara kontinyu.”
;S[
I u K I 0& 4v<v ! WZ
35. [1025]: [Shahih] T;@"& dL. '& 17 s " dJV` l</"
Dari Ummu Salamah , dia berkata, “Kekasihku, Muhammad mewasiatkan
kepadaku tiga perkara, aku tidak akan
0;S[ +!0 +6P W0&P K meninggalkannya selama aku hidup, yaitu
puasa tiga hari setiap bulan, shalat dhuha,

T1 `KP" 1 c\[ \ LLK


dan hendaklah aku tidak tidur sebelum
shalat witir.”
“Aku tidak melihat Rasulullah berpuasa
dua bulan berturut-turut kecuali Sya’ban Diriwayatkan oleh Muslim.
dan Ramadhan.”
38. [1030]: [Shahih]
Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, dan dia Dari Abu Qatadah , dia berkata,
berkata,”Hadits hasan.” ”Rasulullah bersabda,

36. [1026]: [Hasan Shahih]


Dari Mu’adz bin Jabal , dari Nabi ,
d 1 `KP" ;S[I u K ˆ
3 <v
beliau bersabda,
T ?u ;h- / CkS* 1 `KP
K _!E5 4? >7?p † % d †?R0 ‘(Puasa) tiga hari setiap bulan, dan Ramadhan
ke Ramadhan berikutnya, adalah puasa satu
tahun penuh’.”
"& ];Z
I >7?p † U ;By * 1 c\[ Diriwayatkan oleh Muslim, Abu Dawud
dan an-Nasa’i.
TI . ZK
“Allah menengok kepada seluruh 19
An-Naji berkata 1/26, 0g~ begitulah adanya
makhluqnya pada malam nishfu Sya’ban. dengan kata ma’rifat (pakai ) dan itu juga
Maka Dia mengampuni semua makhluq
tercantum di banyak buku-buku fikih. An-Nawawi
(hamba)Nya, kecuali orang musyrik atau berkata,”Itu salah menurut ulama bahasa Arab
orang-orang yang memusuhi (orang lain).” termasuk kesalahan bahasa dari orang-orang awam
karena hari-hari semuanya adalah putih (bidh). Dan
Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dan Ibnu yang benar adalah ‰ c7 0& dengan idhafah ‰ c7
Hibban dalam Shahihnya. kepada 0& yakni ‰ c7 ( ? 0& “Hari-hari yang
malam-malamnya adalah putih terang.”

19
39. [1032]: [Hasan Shahih]
Dari Ibnu Abbas , dia
"
berkata,
/ M k2" Km +0 ;R7*&"
”Rasulullah bersabda,
q F& (E')* W7? !
E - & +h"
u K I 0& 4v<v" ;c! ;S[ +/ +6P TM k2 K `7*&
TP-! ;." ch7C0 ;S[
I TM k2 K `7*&
‘Puasa bulan sabar (bulan Ramadhan) dan “Rasulullah diberitahu bahwa dia
tiga hari setiap bulan adalah (Abdullah bin Amr) berkata, ‘Demi Allah
menghilangkan kebencian di dada’.” aku akan melakukan qiyamul lail dan
berpuasa di siang hari selama
Diriwayatkan oleh al-Bazzar, dan rawi- hidupku.’Rasulullah bertanya,’Kamu orang
rawinya adalah rawi ash-Shahih. yang berkata begitu?’Maka aku
menjawab,’Benar, aku yang
Bulan sabar, adalah Ramadhan mengatakannya wahai
Rasulullah.”Rasulullah bersabda,’Kamu
P-! ;." : Dengan wawu dibaca
tidak bisa melakukan itu. Puasa dan
berbukalah, tidur dan shalat malamlah.
fathah, ha’ dan setelahnya adalah ra’, yaitu Berpuasalah setiap bulan tiga hari karena
kebencian, kedengkian dan was-was. satu kebaikan dilipatgandakan menjadi
sepuluh, maka itu seperti puasa
40. [1037]-11-d: [Shahih] setahun.’Aku berkata,’Aku mampu yang
Dari Abdullah bin Amr bin al’Ash lebih baik dari itu.’Beliau
bahwa Nabi bersabda kepadanya, bersabda,’Berpuasalah satu hari dan
berbukalah dua hari.’Aku berkata,’Aku
mampu lebih dari itu wahai
K+ sg +>0 '& +6P ;cp& Rasulullah.’Beliau bersabda,’Berpuasalah
satu hari dan berbukalah satu hari, dan itu
>* TWZ K P S5 K+/s " ? adalah puasa Dawud dan itulah puasa
paling adil.’Aku berkata,’Aku mampu lebih
wM k2 +>@ #C W' +6P dari itu. ’Rasulullah menjawab, ’Tidak ada
yang lebih utama dari itu’.”
>* +6P 0 L7? - W7?>* Muslim menambahkan,
M k2 † RLN@ M')* +6P 1+ & 17 s "I; -c
;SZ K ,/" , " ,'" ;R7*&" ,!* +6P dL 0 7 4v<^ W7?c
S ^K& ;Z\ 45NJ7 1)* I 0& 4v<v (?h& K ( 8 V .& ,?6" ? d?/
`7*& q F& (E' W7? / ^7K M k2" T( K"
Km +0 ,/ +6P 0 M k2 K “Abdullah bin Amr berkata, Aku menerima
tiga hari yang dikatakan oleh Rasulullah

20
lebih aku cintai daripada keluarga dan ANJURAN PUASA SENIN DAN
hartaku’.” KAMIS

41. [1038]-12-a: [Shahih] 43. [1041]: [Shahih Lighairihi]


Dari Abu Dzar , dia berkata,”Rasulullah Dari Abu Hurairah , dari Rasulullah ,
bersabda, beliau bersabda,

ˆ<v ,!* v<v


| ;SZ K W / 2 A 97 " 57v 7 +0 ~g 7 };\@
Tl;Z A p" l;Z † P&" l;Z T,= D / '&" (? };\ '& 8
V .s*
‘Jika kamu berpuasa tiga hari dalam satu “Amal-amal dihadapkan (kepada Allah)
bulan, maka berpuasalah pada tanggal tiga pada hari Senin dan Kamis, maka aku ingin
belas, empat belas, dan lima belas’.” amalku dihadapkan dalam keadaan aku
berpuasa.”
Diriwayatkan oleh Ahmad, at-Tirmidzi, an-
Nasa’i dan Ibnu Majah. At-Tirmidzi Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, dan dia
berkata,’Hadits hasan.” berkata,”Hadits hasan gharib.”

42. [1039]-13-a: [Shahih Lighairihi]


44. [1042]: [Shahih Lighairihi]
Dari Abdul Malik bin Qudamah bin
Milhan, dari bapaknya dia berkata, Juga dari Abu Hurairah ,

0& ! ';K7s0 +6P 1 57v 7 +!0 1 (c5 1&


l;Z † P&" l;Z ˆ<v ‰ c7 M' +6P 0 >* TA 97 "
4b S +h " l;Z A p" +0 1 >* wA 97 " 57v 7 +!@
T;h- u X S * ;By0 A 97 " 57v 7
“Rasulullah memerintahkan kami berpuasa
di hari-hari putih, yaitu tanggal tiga belas,
dL. S +>0 T 0;ULSK ,?NK
empat belas, dan lima belas.”Dia berkata,
beliau bersabda,”itu seperti puasa satu
T J?R!0
tahun.” “Bahwasanya Nabi berpuasa Senin dan
Kamis. Lalu beliau ditanya, ’Wahai
Diriwayatkan oleh Abu Dawud. Rasulullah, apakah engkau berpuasa Senin
dan Kamis? ’Maka beliau menjawab,
’Sesungguhnya Allah mengampuni setiap
Muslim pada hari Senin dan Kamis kecuali
dua orang yang saling bermusuhan,20Allah

20
Yakni bermusuhan karena perkara yang tidak
semestinya menjadi penyebab permusuhan, sebab

21
berfirman, ’Biarkanlah keduanya sehingga Diriwayatkan oleh an-Nasa’i, Ibnu Majah
keduanya berdamai’.”21 dan at-Tirmidzi, dia berkata,”Hadits hasan
gharib.”
Diriwayatkan oleh Ibnu Majah, dan rawi-
rawinya adalah tsiqah.
ANJURAN PUASA HARI RABU,
2-c: [Shahih] KAMIS, JUM’AT, SABTU DAN AHAD,
Dalam salah satu riwayat miliknya DAN KETERANGAN TENTANG
(Muslim), LARANGAN MENGKHUSUSKAN
PUASA JUM’AT ATAU SABTU
o +0n" 57v 7 +0 45U7 i + & OL7B@ 46. [1045]: [Shahih]

];Z0 -c I u X ;By * A 97 Dari Abu Hurairah


beliau bersabda,
, dari Nabi ,

p& " 5 W' <%P | b| [


K I > 4\ U7 4? +V!9@
Tf 5J[
I ! 4\ U7 +0 +V!9@ " ( ?
“Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin
dan Kamis, maka semua hamba yang tidak
menyekutukan Allah dengan sesuatu
I +/ (* 1+X0 17 & 0g~7 K
diampuni kecuali seseorang yang antara
dirinya dengan saudaranya terdapat T, -.& K+!0
permusuhan.” “Janganlah kalian mengkhususkan malam
(Al-Hadits). Jum’at untuk melakukan shalat malam di
antara malam-malam yang lain, dan
45. [1044]: [Shahih] janganlah kalian mengkhususkan hari
Dari Aisyah , dia berkata, Jum’at dengan berpuasa di antara hari-
+6P 1 57v 7 +/ {;JL0 hari yang lain; kecuali dalam puasa yang
biasa dilakukan oleh salah seorang dari

TA 97 "
kalian.”

“Rasulullah senantiasa menjaga puasa Diriwayatkan oleh Muslim dan an-Nasa’i.


Senin dan Kamis.”
47. [1046]: [Shahih]
Dan dari Abu Hurairah , dia berkata,
Aku mendengar Rasulullah bersabda,
permusuhan karena agama dan mendiamkan
keluarga demi untuk mendidik adalah dibolehkan.
17 & 4\ U7 +0 , -.& +!0
TH-\ Km +0 "& ?c Km +0 +!0
21
Yang zahir adalah bahwa ucapan ini ditujukan
kepada malaikat yang menghadapkan amal dan
maksud, ‘Biarkan keduanya’, yakni jangan
hadapkan amal keduanya, atau mungkin jika Dia ‘Janganlah salah seorang dari kalian
mengampuni seseorang maka malaikat menutup berpuasa pada hari Jum’at, kecuali jika dia
kejelekan-kejelekannya atau menghapusnya dari berpuasa satu hari sebelum atau satu hari
buku catatan, jadi makna”biarkan keduanya’ adalah sesudahnya.”
jangan hapus keburukan-kaburukan keduanya.

22
Diriwayatkan oleh al-Bukhari-dan lafazh
hadits ini adalah lafazhnya22-Muslim, at- } ;L7* * WcN +0 +K+!@
fg J , -.& -U0 , 17 )* ,X ?
Tirmidzi,an-Nasa’i, Ibnu Majah dan Ibnu
Khuzaimah dalam Shahihnya.

48. [1047]: [Shahih] T y` ?7 * l;U[


I + "& 4c5
I
Dari Ummul Mukminin, Juwairiyah binti
“Janganlah kalian berpuasa pada hari
al-Harits , sabtu kecuali puasa yang diwajibkan atas
kalian. Jika salah seorang dari kalian tidak
4\ U7 +0 S ? p (c5 1& mendapatkan (makanan) kecuali kulit
anggur atau ranting pohon maka
wAK& W /& >* w34 D / (h" hendaknya dia mengunyahnya (untuk
membatalkan puasanya).”23
w -m r (K+!@ 17 & 0-0;@& T W Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, dan dia
menghasankannya, an-Nasa’i, Ibnu

T#;R7*s* T W
Khuzaimah dalam Shahihnya dan abu
Dawud, dia berkata, “Ini adalah hadits
“Bahwa Nabi mendatanginya pada hari mansukh.”24
Jum’at sementara dia sedang berpuasa.
Nabi bertanya,’Apakah kamu kemarin
berpuasa?’Dia menjawab,”Tidak.”Nabi 23
Dikatakan di an-Nihayah,”Maksudnya adalah
berkata,’Apakah besok kamu hendak kulit anggur, dengan meminjam istilah kulit ranting.
berpuasa?’Dia menjawab,’Tidak.’Nabi Wallahu a’lam.”
24
bersabda,’Berbukalah’.” Saya berkata,”tidak ada dalil yang menunjukkan
bahwa itu mansukh, karena itu makna hadits ini
Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Abu adalah bahwa larangan itu berlaku untuk puasa
Dawud. Sabtu secara sendiri sebagaimana hal itu akan
disebutkan dari penulis sendiri. Pendapat ini
49. [1049]-5-a: [Shahih] walaupun diucapkan oleh banyak ulama
Dari Abdullah bin Busr, dari saudarinya, sebagaimana aku sebutkan di cetakan yang lalu dan
aku pun mengikutinya, akan tetapi telah terbuka
ash-Shamma’ bahwa Rasulullah untukku bahwa yang lebih dekat kepada kebenaran
bersabda, adalah bahwa puasa Sabtu tidak disyaratkan secara
mutlak kecuali puasa wajib karena itulah yang
sesuai zahir hadits, karena ia pertama kali melarang
secara umum, lalu mengecualikan puasa fardhu saja
kemudian didikuatkan oleh perintah berifthar
(berbuka) dalam selain yang fardhu dengan
sabdanya,’Jika salah seorang dari kalian tidak
22
Saya berkata, Tidak demikian, akan tetapi mendapatkan..”Dan hadits Abu Huraurah tidak
cukup kapasitas untuk mentakhsishnya karena ia
lafazhnya adalah, "& ?c Km +0 4\ U7 +0 , -.& +!0
membolehkan dan hadits ini melarang, dan yang
H-\ .’Janganlah salah seorang dari kalian berpuasa melarang didahulukan di atas yang membolehkan
pada hari Jum’at kecuali (disertai) satu hari sebelum sebagaimana hal itu telah dimaklumi dalam ilmu
atau sesudahnya’.” Al-Hafizh berkata syarahnya Ushul Fikih ditambah dengan banyak hal yang tidak
terhadap hadits ini, 4/203,”Ucapan selengkapnya ada padanya. Untuk memenuhi kapasitas (sebagai
adalah, ‘Kecuali jika dia berpuasa satu hari pentakhsish) sebagaimana telah disinggung.Wallahu
sebelumnya,’Karena hari tidak bisa dikecualikan a’lam.
dari hari jum’at. Dan lafazh-lafazh yang lainnya Untuk penjelasan rinci hendaklah merujuk kepada
adalah senada. Sepertinya penulis meriwayatkannya kitab Tamam al-Minnah.hal 405-408, dan ash-
dengan makna. Shahihah, no.3101.

23
5-b: [Shahih Lighairihi] sesudahnya.” Jadi boleh berpuasa
Dan diriwayatkan pula oleh Ibnu padanya.26
Khuzaimah dalam Shahihnya dari Abdullah
bin Syaqiq25 dari bibinya ash-Shamma’
saudarinya Busr bahwa dia berkata, ANJURAN PUASA SATU HARI DAN
BERBUKA SATU HARI, YAITU
WcN / +6P dS' PUASA DAWUD

m+ , -.& -U0 , 17 +>0"


50. [1050]-1-e: [Shahih Lighairihi]
Dalam salah satu riwayat Muslim, dia
(Abdullah bin Amr ) berkata,
T ? ;R7B ?7 * ;`p&
“Rasulullah melarang berpuasa hari Sabtu, 1 ;>7 &;7 &" ;h- +/& W5
dan beliau bersabda, ‘Jika salah seorang
dari kalian tidak mendapatkan (makanan)
kecuali ranting hijau maka hendaknya dia
K" (E c5? Y; 2 K)* 4?I
berbuka dengannya.”
M'& ;cp& , & >* L @s* ( 6P&
f Ju? : Dengan lam dibaca kasrah dan ha’ wI4? 1 ;>7 &;7>@" ;h- +!@
M kC P& , " (E c' 0 d? W7?>*
dibaca mad, yaitu kulit.

(Al-Hafizh berkata), Larangan ini adalah


untuk puasa hari Sabtu secara sendiri K +!@ 17 & MNJ 1)* T; 97
berdasarkan hadits Abu Hurairah yang telah
lewat, (E c' 0 W7?>* TI 0& 4v<v ;S[I u
17 & 4\ U7 +0 , -.& +!0 "$ 1)* TM k2 K `7*& q F& (E'
TH-\ Km +0 "& ?c Km +0 +!0 >. | M ? ]P"$ " >. M ? M%
‘Janganlah salah seorang dari kalian +/ ,!* >.
| M ? ]-NU "
berpuasa pada hari Jum’at, kecuali jika dia
berpuasa satu hari sebelum atau satu hari T… 5 -c & 1 ')* (E c' "
w " +/ K" (E c' 0 W7?
25
Begitulah yang tercantum di buku asli Shahih
26
Ibnu Khuzaimah, lalu Dr. Al-A’zhami Ini adalah pendapat banyak para ulama
mengoreksinya dan menjadikannya Abdullah bin sebagaimana telah saya sebutkan tadi disertai
Busr dengan berpegang kepada Sunan al-Baihaqi penjelasan yang rajih menurut saya. Walaupun
dan komentar Ibnu Khuzaimah terhadap hadits demikian pendapat tersebut berkonsekuensi tidak
3/317. Dan tercantum juga secara benar dalam as- dibolehkannya puasa Asyura’ atau Arafah secara
Sunan al-Kubra 2/143. Dan tercecer dari ash-Shahih sendiri jika ia bertepatan denga hari sabtu. Dan ini
kata (Ibnu) yang disandarkan kepada (Abdullah bin termasuk perkara yang dilalaikan oleh kebanyakan
Busr). Al-Mizzi menamakannya dengan Yahya. orang . Hendaknya ia perhatikan.

24
Km +0 ;R7B0" Km +0 +!0 1 berbuka satu hari.’Rasulullah
bersabda,’Dan bacalah al-Qur’an untuk

W7? T;S[
I u (* 1 ;>7 ;7 " berkata,’Wahai Rasulullah , sesungguhnya
satu bulan (khatam).’Dia berkata, aku

aku mampu lebih baik dari tiu.’nabi


TM k2 K `7*& q F& (E' +6P 0 bersabda,’Bacalah ia dalam dua puluh hari
khatam.’Dia berkata, aku berkata,’Wahai
W7? T 0;Z u (* H7&;7 * Nabiyullah, sesungguhnya aku mampu
lebih baik dari itu.’Nabi bersabda,’Bacalah
TM k2 K `7*& q F& (E' +6P 0 dalam tujuh hari khatam dan janganlah
lebih dari tiu karena istrimu mempunyai
0 W7? T;Z
I u (* H7&;7 * hak atasmu, tamumu mempunyai hak
atasmu dan tubuhmu mempunyai hak
TM k2 K `7*& q F& (E' (c' atasmu’.”
27

M k2 d? $@ " †c6 I u (* H7&;7 * Dan dari Abdullah bin Amr , dia


51. [1051]: [Shahih]

M ? ]P"$ " >. M ? M%"$ 1)*


berkata,”Rasulullah bersabda,

T >.
| M ? ]-NU " >. | 8
V .&" " / d ! E 8 V .&
“Aku berpuasa terus menerus dan
membaca al-Qur’an setiap malam, Boleh
50 1 " l</ d l<!
jadi (seseorang) menceritakan keadaanku
kepada Nabi atau beliau memang mengirim
-6-6 50" ^?v +>0" ? _!'
utusan kepadaku (memintaku datang). Lalu
aku datang kapada beliau. Rasulullah T Km +0 +!0" Km +0 ;R7B0 1 "
bersabda,’Bukankah aku diberitahu bahwa ‘Puasa yang paling dicintai oleh Allah
kamu berbuapasa terus menerus dan adalah puasa Dawud, dan shalat yang
membaca al-Qur’an setiap malam?’aku paling dicintai oleh Allah adalah shalat
menjawab,’Benar, wahai Nabiyullah. Dan Dawud, dia tidur separuh malam, bangun
aku hanya menginginkan kebaikan denga sepertiganya dan tidur lagi seperenamnya,
itu.’Nabi bersabda,’Cukuplah bagimu dia berbuka satu hari dan berpuasa satu
berpuasa setiap bulan tiga hari.’Aku hari’.”
menjawab,’Wahi Nabiyullah, Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim,
sesungguhnya aku mampu lebih dari Abu Dawud, an-Nasa’i dan Ibnu Majah.
itu,’Nabi bersabda,’Sesungguhnya istrimu
mempunyai hak atasmu, tamumu
27
mempunyai hak atasmu dan tubuhmu Riwayat ini dari jalan Ikrimah bin Ammar yang
mempunyai hak atasmu.’Rasulullah telah saya isyaratkan pada komentar terhadap hadits
nomor 11 dari bab ini dengan induk 1037. Dan di
bersabda,’Berpuasalah dengan puasa akhirnya, Dia berkata,”Lalu aku mempersulit dan
Dawud Nabiyullah, karena dia adalah aku pun sulit sendiri.”Dia berkata, Nabi bersabda
orang yang paling ahli ibadah kepada kepadaku,”Sesungguhya kamu tidak tahu mungkin
Allah.’Dia berkata, aku berkata,’Wahai kamu berumur panjang.”Dia berkata,”Lalu aku
Nabiyullah, apa itu puasa Dawud?’Nabi menjadi seperti yang disabdakan oleh Nabi,
manakala aku telah tua aku berharap seandainya aku
bersabda,’Dia perpuasa satu hari dan menerima keringanan Rasulullah.”

25
ANCAMAN BAGI WANITA Diriwayatkan Ibnu Khuzaimah dan Ibnu
BERPUASA SUNNAH SEMENTARA Hibban dalam Shahih keduanya dengan
SUAMINYA HADIR (ADA DI riwayat senada dengan riwayat at-Tirmidzi.
RUMAH) KECUALI DENGAN
(TERLLEBIH DAHULU MEMINTA)
IZINNYA ANCAMAN BAGI MUSAFIR YANG
BERPUASA APABILA TERASA
52. [1052]-1-a: [Shahih] BERAT BAGINYA DAN ANJURAN
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah UNTUK BERBUKA
bersabda,
53. [1053]: [Shahih]
-= h [ S%"j" +!@ 17 & l&; ?7 J0 Dari Jabir , dia berkata,

T '72) L (* 127s@ " '72) d †LB7 Š;p +6P 1&


“Tidak halal bagi seorang wanita berpuasa
sementara suaminya hadir (ada di rumah)
‹? dL. !* 1 `KP (* 4XK
kecuali dengan izinnya, dan dia tidak boleh
mengizinkan seseorang di rumahnya ,v … 5 /" „, y7 e ; ƒ
… 5 ;t' dL. \*;* fI K K Q-> I
kecuali dengan izinnya.”

Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim dan


lain-lain. 1 TM k2 -\ >* Ti;[ ,v
1-b: [Hasan] Mb "& >* w /- … 5 ‰\
Diriwayatkan pula oleh Ahmad dengan
sanad hasan dan dia menambahkan, Tl !\7 Mb "& l !\7
T1 `KP
“Bahwa Rasulullah berangkat ke Makkah
pada tahun Fathu Makkah di bulan
“Kecuali Ramadhan.” Ramadhan, beliau berpuasa sampai beliau
tiba di Kura’ al-Ghamim, orang-orang
1-d: [Shahih] juga berpuasa, kemudian Rasulullah
Dalam salah satu riwayat at-Tirmidzi dan meminta sebejana air, beliau
Ibnu Majah, mengangkatnya sehingga orang-orang
melihat kepada beliau kemudian beliau
minum. Sesudahnya itu beliau diberitahu
K Km +0 -= h [ S% "j" l&; 7 ,!@ bahwa sebagian orang ada yang berpuasa,
maka beliau bersabda,’Mereka adalah
T '72) 1 `KP ;S[ ; r orang-orang yang membangkang, mereka
adalah orang-orang yang membangkang’.”
“Janganlah seorang wanita berpuasa satu
hari satu kalipun sementara suaminya Diriwayatkan oleh Muslim.
hadir (ada di rumah) selain bulan
Ramadhan, kecuali dengan izinnya.”
e
= ; : Dengan kaf dibaca dhammah.

26
, y7 : Dengan ghain dibaca fathah,
55. [1056]: [Hasan Shahih]
Dari Abdullah bin Amr , dia berkata,
tempat yang berjarak tiga mil dari Usfan.28

54. [1054]: [Shahih] 2 " J/s $5* +6P P 6


Dan dari Jabir , dia berkata,
+h" ,Sc. / d? Z0; +?\% - … = '
- <%P
| #&;* ;B6
I (* (V c5 1 17s[ K >*TT +6P ; * ,= D /
>* ? ?uŒ - " ? … 5 † L% +6P 0 + w=†%"& w,Xc. /
+6P >* T,= D / 3 %P + w K >* P";.
I I +0 (* M k2" ,= D / 5X "
T;BN (* +K+!@ 17 & ;E c7 K A TT T;B6
I (* ! '& ; TT +6P
“Nabi dalam suatu perjalanan, beliau “Rasulullah berjalan lalu beliau singgah
melihat seorang laki-laki yang dikelilingi bersama sahabat-shabatnya. Ternyata ada
oleh orang-orang dan sedang dipayungi. beberapa orang yang telah membuat
Rasulullah bertanya,’Ada apa naungan untuk sahabat mereka yang
dengannya?’Mereka menjawab,’Seorang berpuasa. Rasulullah melewatinya, beliau
laki-laki berpuasa.’Maka Rasulullah bertanya, ‘Ada apa dengan kawan kalian?
bersabda,”Bukan termasuk kebaikan kalian Apakah dia sakit?’Mereka
berpuasa dalam keadaan bepergian jauh.” menjawab,’Tidak wahai Rasulullah, hanya
saja dia berpuasa.’-Dan hari itu adalah
(Dia menambahkan dalam salah satu hari yang disertai angina panas. Maka
riwayat), Rasulullah bersabda,’Tidak ada kebaikan
melakukan puasa dalam keadaan
T,X?!pP (L 4!p; ,X ? bepergian jauh,.”
Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dalam al-
“Ambilah keringanan Allah yang Dia Mu’jam al-Kabir, dan rawi-rawinya adalah
berikan kepada kalian.”29 ash-Shahih.

Dalam salah satu riwayat lainnya, 56. [1057]: [Shahih]


Dari Ka’ab bin Ashim al-Asy’ari dia
T;BN (* +! ;E c7 K A berkata, Aku mendengar Rasulullah
bersabda,
“Bukanlah termasuk kebaikan, berpuasa
dalam keadaan bepergian jauh.”
T;BN (* +! ;E c7 K A
Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim, “Bukan termasuk kebaikan, berpuasa
Abu Dawud dan an-Nasa’i. dalam keadaan bepergian jauh.”
Diriwayatkan oleh an-Nasa’i dan Ibnu
28
Saya berkata, Tempat ini sejauh perjalanan dua Majah dengan sanad shahih.
hari dari Makkah.
29
Tambahan ini tidak ada kecuali di an-Nasa’i, ia
ditakhrij di Irwa’ al-ghalil 4/54-57.

27
57. [1059]: [Hasan Shahih]
Dari Ibnu Umar , bahwa Nabi
;R7B 7 d? ,D ! 8\0 ,?* ;R7*& K
bersabda,
T,D ! d? ;R7B 7 "
d@•@ 17 & 8
V J0 d \@" ]P c@ g 1 “Kami berperang bersama Rasulullah
pada hari keenam belas dari bulan
T L !\K d@•@ 17 & H;7X0 !pP Ramadhan. Di antara kami ada yang
berpuasa dan di antara kami ada yang
“Sesungguhnya Allah Yang Mahasuci dan berbuka. Orang yang berpuasa tidak
Mahatinggi mencintai jika keringananNya mencela orang yang berbuka dan orang
dilaksanakan, sebagaimana Dia membenci yang berbuka juga tidak mencela orang
jika kemaksiatan kepadaNya dilakukan.” berpuasa.”

Diriwayatkan oleh Ahmad dengan sanad Dalam riwayat lain,


shahih, al-Bazzar, ath-Thabrani dalam al-
Mu’jam al-Ausath dengan sanad hasan,
Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban dalam
M k2 1)* !* l| + -%" K 1& 1";0
Shahih keduanya.
;R7*s* B\a
| -%" K 1& 1";0" = N.
58. [1060]: [Shahih]
Dari Ibnu Abbas , dia berkata, T= N. M k2 1)*
”Rasulullah bersabda, “Menurut mereka bahwa siapa yang kuat
lalu dia berpuasa, maka itu adalah baik.
!pP d@•@ 17 & 8
V J0 g 1 Dan menurut mereka bahwa siapa yang
tidak kuat, lalu dia berbuka, maka itu juga
T D $ d@•@ 17 & 8
V J0 baik.”
Diriwayatkan oleh Muslim dan lain-lain.
‘Sesungguhnya Allah mencintai
keringananNya dilaksanakan sebagaimana (Al-Hafizh berkata), Para ulama berbeda
Dia mencintai keinginan (yang pendapat tentang yang lebih utama di antara
diperintahkan)Nya dilaksanakan’.” keduanya dalam keadaan bepergian jauh,
apakah puasa ataukah berbuka? Anas bin
Diriwayatkan oleh al-Bazzar dengan hasan , Malik berpendapat bahwa puasa lebih
ath-Thabrani dan Ibnu Hibban dalam utama, hal ini juga diriwayatkan dari
Shahihnya. Utsman bin Abul ‘Ash. Pendapat ini diikuti
oleh Ibrahim an-Nakha’i, Said bin Jubair,
59. [1062: [Shahih] ats-Tsauri, Abu Tsaur dan Ashab ar-Ra’yi.
Dari Abu Sa’id al-Khudri , dia berkata, Malik, al-Fudhail bin Iyadh dan asy-Syafi’i
berkata,’Puasa lebih kami cintai bagi yang
l;Z WN +6P †K '"$r kuat.”

5K" / K 5 * 1 `KP K W`K Sedangkan Abdullah bin Umar, Abdullah


bin Abbas, Said bin al-Musayyib, asy-
Sya’bi, al-Auza’i, Ahmad bin Hanbal dan
Ishaq bin Rahawaih berkata,”Berbuka lebih
utama.”Dan diriwayatkankan, dari Umar

28
bin Abdul Aziz, Qatadah dan Mujahid 61. [1064: [Shahih]
bahwa yang lebih utama adalah yang lebih Dari Amru bin al-‘Ash (bahwa
mudah bagi seseorang, di anatara keduanya. Rasulullah ) bersabda,32
Pendapat ini dipilih oleh Hafizh Abu Bakar
bin al-Mundziri, dan ia adalah pendapat i LX7 h& /" 5K / K !*
yang bagus.Wallahu a’lam.30
T;JN 4?7 &
“Perbedaan antara puasa kita dengan
ANJURAN MAKAN SAHUR
puasa Ahli kitab adalah makan sahur.”
TERUTAMA DENGAN KURMA
Diriwayatkan oleh Muslim, Abu Dawud,
60. [1063]: [Shahih]
at-Tirmidzi, an-Nasa’i dan Ibnu
Dari Anas bin Malik , dia
Khuzaimah.
berkata,”Rasulullah bersabda,
62. [1065]: [Hasan Lighairihi]
T4| ; P+JN (* 1)* ";JN@ Dari Salman , dia berkata,”Rasulullah
h bersabda,
‘Makan sahurlah kalian, karena pada
sahur31 itu terdapat keberkahan’.”
Diriwyatkan oleh al-Bukhari, Muslim, at- -0;^ " 4 U7 (* 4v<
I v (* 4 ;c7
Tirmidzi, an-Nasa’i dan Ibnu Majah.
TP+JN "
30 ‘Keberkahan terdapat dalam tiga hal, yaitu
Saya berkata, Penulis telah berkata benar, bahwa
yang lebih utama adalah yang paling mudah dari berjamaah, daging dibalut adonan (tsarid)
keduanya. Dan manusia adalah berbeda-beda dan makan sahur’.”
kekuatannya dan kondisinya, maka hendaknya
masing-masing orang mengambil apa yang Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dalam al-
termudah baginya, oleh karena itu telah Mu’jam al-Kabir, dan rawi-rawinya adalah
diriwayatkan dengan shahih dari Nabi bahwa beliau
bersabda kepada penanya tentang berpuasa dalam tsiqah, dan di antara mereka ada Abu
perjalanan, W7b[ 17 ;R7*&" W7b[ 17 ,/ “Berpuasalah kalau Abdullah al-Bashri, tidak diketahui siapa
kamu mau dan berbukalah kalau kamu dia.
mau.”Diriwayatkan oleh Muslim 3/145.
Dan dalam jalan yang lain yang shahih dengan 63. [1066]: [Hasan Shahih]
lafazh, 7 \7* * ;N0& M ? M 2 #
V & “Mana yang lebih mudah Dari Ibnu Umar , dia
bagimu kerjakanlah.”Ia ditakhrij dalam ash-
berkata,”Rasulullah bersabda,
Shahihah, no.2884.
31
P= +J6 diriwayatkan dengan sin fathah dan boleh
juga dhammah. Dengan fathah berarti makanannya,
dan dengan dhammah berarti perbuatannya.
Keduanya sama-sama benar di sini. Perintah di sini
32
menunjukkan sunnah dan dorongan berdasarkan Begitu adanya di buku ini, nama Nabi tercecer
kesepakatan para ulama. Adapun sahur mengandung darinya padahal ia harus dicantumkan karena hadits
berkah maka itu sudah menjadi jelas karena ia ini adalah marfu’ di riwayat yang sama pada mereka
menguatkan puasa dan menggiatkannya, karena yang meriwayatkannya. Aku sendiri tidak tahu
timbul dorongan untuk menambah puasa karena mengapa marfu’nya hadits ini bisa tercecer. Hal
ringannya beban bagi orang yang makan sahur. Dan yang mirip dengan ini juga terjadi di selain tempat
dalam hal ini juga ada yang berpendapat ini dan tanpa ragu itu adalah kesalahan. Begitulah
lain.Wallahu a’lam. dalam al-Ujlah.

29
d? 1+?!0 LXD<K" g 1 66. [1072]: [Shahih]
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah
T 0;EJNL 7 bersabda,

‘Sesungguhnya Allah dan malaikat-


malaikatNya bershalawat kepada orang-
T; L K• 7 P+J6 ,\'
orang yang makan sahur’.” “Sebaik-baik makan sahur seorang
Mukmin adalah kurma.”
Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dalam al-
Mu’jam al-Ausath dan Ibnu Hibban dalam Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ibnu
Shahihnya. Hibban dalam Shahihnya.

64. [1070]: [Hasan Lighairihi]


Dari Abu Sa’id al-Khudri , dia ANJURAN MENYEGERAKAN
berkata,”Rasulullah bersabda, BERBUKA PUASA DAN
MENGAKHIRKAN MAKAN SAHUR

17 & + " H+ -@ <* 43 ; ? P+JN 67. [1073]: [Shahih]


Dari Sahal bin Sa’ad bahwa Rasulullah
g 1)* fI K K 4| ;% , -.& e ;U0 bersabda,

T 0;EJNL 7 d? 1+?!0 LXD<K" T;7RB7 +?U K ;I 9 … 5 $0


‘Semua makan sahur semuanya adalah
berkah, maka janganlah kalian “Orang-orang tetap senantiasa dalam
meninggalkannya walaupun hanya dengan kebaikan selama mereka menyegerakan
meneguk satu teguk air, karena Allah dan berbuka.”
para malaikatNya bershalawat kepada
orang-orang yang makan sahur’.” Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim dan
at-Tirmidzi.
Diriwayatkan oleh Ahmad, dan sanadnya
kuat. 68. [1074]: [Shahih]
Dan dari Sahal bin Sa’ad bahwa
65. [1071]: [Hasan Shahih] Rasulullah bersabda,
Dari Abdullah bin Umar berkata,
”Rasulullah bersabda, ;RL5@ , K (L56 d? (LK& $0
TfI K K 4I ;U + " ";JN@ T +UV5 h ;7RB
‘Bersahurlah walaupun hanya dengan “Umatku tetap senantiasa berpegang teguh
seteguk air’.” pada sunnahku, selama mereka tidak
menunggu bintang, untuk berbuka puasa.”
Diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dalm Diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dalam
Shahihnya. Shahihnya.

30
69. [1075]: [Hasan]
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah
(u?!0 17 & c ;R7B0 +6P 1
bersabda,
Y
= cFP X@ , 17 )* Y I cFP d?
… 5 U K ;m h Œ 0E- $0 N. Y = ; @ X@ , 17 )* Y = ; L*
T1";Ep•0 #P !5 " +S 7 1s ;7RB7 TfI K K YI +N.
“Agama senantiasa menang selama orang- “Rasulullah berbuka sebelum shalat
orang (Muslim) menyegerakan berbuka (Maghrib) dengan beberapa biji kurma
karena orang-orang Yahudi dan Nasrani muda, jika tidak ada kurma muda, maka
menunda(nya).” dengan kurma matang, jika tidak ada
kurma , maka beliau minum beberapa teguk
Diriwayatkan oleh Abu Dawud, Ibnu air.”
Majah, Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban
dalam Shahih keduanya. Drirwayatkan oleh Abu Dawud dan at-
Tirmidzi, dia berkata, “Hadits hasan.”
70. [1076]: [Shahih]
Dari Anas bin Malik , dia berkata,
ANJURAN MEMBERI MAKAN
l</ d?/ ‡ +6P W0&P K ORANG YANG PUASA
BERBUKA
UNTUK

K 4I ;[ d? + " ;R7B0 dL. i;y 7 72. [1078] -1-a: [Shahih]


Dari Zaid bin Khalid al-Juhani , dari
TfI K Nabi , beliau bersabda,
“Aku tidak pernah sekalipun melihat
Rasulullah shalat Maghrib sebelum
berbuka, walaupun hanya meminum
'& ; r H;%& ^7K 1 m D / ;R* K
(sedikit) air.”
T b| [ ,D • ;%& K •>50
Diriwayatkan oleh Abu Ya’la, Ibnu “Barangsiapa memberi makanan berbuka
Khuzaimah dan Ibnu Hibban dalam Shahih bagi orang yang berpuasa, maka dia
keduanya. mendapatkan seperti pahalanya, namun itu
tidak mengurangi pahala orang yang
berpuasa sedikit pun.”
ANJURAN BERBUKA DENGAN Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, an-Nasa’i,
KURMA, JIKA TIDAK ADA, MAKA Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu hibban
DENGAN AIR dalam Shahih keduanya, at-Tirmidzi
berkata,”Hadits hasan shahih.”
71. [1077]: [Hasan]
Dari Anas , dia berkata, 1-b: [Shahih]
Dan lafazh Ibnu Khuzaimah dan an-Nasa’i,

31
B?p "& %‚ . $S% "& 0mj r $S% K ? 4% . <* iCX7 " 597 e-0 , K
^7K 1 m D / ;R* "& ?h& (* ;[" K \F e-0 17 &
,hP+%& K •>50 17 & ; r K ,hP+%& “Barangsiapa tidak meninggalkan ucapan
kotor dan dusta, maka Allah tidak

TfŽ ([
membutuhkan (puasanya di mana) dia
meninggalkan makanan dan minumannya.”
“Barangsiapa menyiapkan (bekal) orang
yang berperang, atau menyiapkan orang 75. [1082]-4-a: [Shahih]
berhaji, atau menggantikannya mengurusi Dari Abu Hurairah , dia
keluarganya, atau memberi makanan berkata,”Rasulullah bersabda,
berbuka kepada oaring yang berpuasa,
maka dia mendapat pahala seperti mereka
tanpa mengurangi pahala mereka sedikit
' i;Z " 7 ~g 7 K ! E A
pun.”
"& -= .& M 6 17 )*; " +y? K ! E
ANCAMAN MELAKUKAN GHIBAH, T,= D / (E' ,= D / (E' 7 >* M ? S%
UCAPAN KOTOR, DUSTA DAN LAIN-
LAIN BAGI ORANG YANG
BERPUASA ‘Puasa bukanlah (menahan diri) dari
makan dan minum, akan tetapi puasa itu
73. [1079]: [Shahih] adalah (menahan diri) dari perbuatan yang
Dari Abu Hurairah , dia berkata,”Nabi sia-sia dan ucapan kotor. Jika seseorang
bersabda, mencaci maki dirimu atau manjahilimu,
maka katakanlah, ‘Aku berpuasa, aku

A ?* \7 " P"V$ + e-0 , K


berpuasa’.”

Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah, Ibnu


T ;[" K \F e-0 17 & (* 43 % . ? Hibban dalam Shahih keduanya, dan al-
Hakim, dan dia berkata,”shahih
‘Barangsiapa tidak meninggalkan ucapan
berdasarkan syarat Muslim.”
dan perbuatan dusta, maka Allah tidak
membutuhkan (puasanya di mana) dia
76. [1083]-5-a: [Hasan Shahih]
meninggalkan makanan dan
minumannya’.” Dan dari Abu Hurairah , dia
Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Abu Dawud, berkata,”Rasulullah bersabda,
at-Tirmidzi, an-Nasa’i dan Ibnu Majah. e+U7 K / K A ,D
I / iP
74. [1080]: [Hasan Lighairihi]
Ath-Thabrani meriwaykan dalam al-
T;SN K K A ,D
I iP"
Mu’jam ash-Shagir dan al-Mu’jam al- ‘Berapa banyak orang yang berpuasa tapi
Kabir al-Ausath dari hadits Anas bin Malik tidak mendapat apa-apa dari puasanya
. Lafazhnya, Rasulullah bersabda, kecuali lapar, dan berapa banyak orang
yang shalat malam tapi tidak mendapat

32
apa-apa dari shalat malamnya kecuali Diriwayatkan oleh abu Dawud, Ibnu Majah
bergadang’.” dan al-Hakim, dan dia berkata,”Shahih
berdasarkan syarat al-Bukhari.”
Diriwayatkan oleh Ibnu Majah, dan lafazh
hadits ini adalah lafazhnya, an-Nasa’i, Ibnu Al Kaththabi berkata,” Ucapannya,”
Khuzaimah dalam Shahihnya dan al- Rasulullah mewajibkan zakat fitrah’ ini
Hakim, dan dia berkata,”Shahih menjelaskan bahwa zakat fitrah adalah
berdasarkan syarat al-Bukhari.” fardhu lagi wajib, seperti zakat harta yang
wajib. Ini juga menjelaskan bahwa apa
yang diwajibkan oleh Rasulullah adalah
ANJURAN ZAKAT FITRAH DAN sama dengan apa yang diwajibkan oleh
PENJELASAN TENTANG Allah; karena ketaatan kepada beliau
PENEGASANNYA33 berasal dari ketaatan kepada Allah.
Seluruhnya ulama Islam telah berpandapat
77. [1085]-1: [Hasan] bahwa zakat fitrah adalah fardhu lagi wajib.
Dari Ibnu Abbas , dia berkata,
Hikmahnya telah dijelaskan bahwa ia

l;SF
| ;7RB7 4 -/ +6P };*
sebagai pembersih orang yang berpuasa
dari ucapan kotor dan perbuatan sia-sia, ia
adalah wajib atas setiap orang yang
4| \F" :*; " +y? K ,D !? berpuasa dan memiliki kemampuan atau
bahkan atas orang miskin yang mempunyai
(S* l<! c h & * N ?7 kelebihan dari makanan pokoknya; karena
alasan diwajibkannya adalah mensucikan,
(S* l<! -\ h & K" 43 +c7>K l3 j sementara semua orang yang berpuasa
membutuhkan kesucian tersebut, maka jika
T4 -! K 43 -/ illatnya (alas an hukum) sama, maka
hukumnya pun sama.”

“Rasulullah mewajibkan zakat fitrah untuk Al-Hafizh Abu Bakar bin al-Mundzir
mensucikan orang yang berpuasa dari berkata,”Semua ulama telah menyepakati
perbuatan sia-sia dan ucapan kotor, dan bahwa zakat fitrah adalah fardhu dan di
untuk memberi makan bagi orang-orang antara nama yang kami ketahui di kalangan
miskin. Barangsiapa menunaikannya para ulama adalah Muhammad bin Sirin,
sebelum shalat (Id), maka ia adalah zakat Abdul Aliyah, adh-Dahhak, Atha’, Malik,
yang diterima, dan barangsiapa Sufyan ats-Tsauri, asy-Syafi’i, Abu Tsaur,
menunaikannya sesudah shalat (Id), maka Ahmad, Ishaq dan Ashhab ar-Ra’yi34.”
ia adalah sebuah sedekah.” Ishaq berkata, “Ia bagai ijma’ dari para
ulama.” Demikian Ibnu al-Mundzir.

33
Sedekah dinisbatkan kepada fithr, karena ia wajib
bersama datangnya ifthar (berbuka) di Ramadhan.
34
Ibnu Qutaibah berkata,”Yang dimaksud dengan Yakni para pengikut Hanafiyah tetapi dalam
zakat fitrah adalah zakat jiwa, diambil dari fitrah masalah ini mereka tidak menyatakannya fardhu,
yang merupakan dasar penciptaan. Dan hukumnya tetapi wajib, dan mereka membedakan antara fardhu
adalah wajib berdasarkan kesepakatan dan tidak ada dan wajib dengan alasan tersendiri, dalam hal ini
dasar bagi yang menyelisihi dan berpendapat aneh. mereka menyelisihi jamaah. Tempat ini tidak cukup
Wallahu a’lam.” untuk menjelaskannya.

33
SHAHIH AT-TARGHIB WA AT-TARHIB oleh Syaikh Nashiruddin Al-Albani

DAFTAR ISTILAH ILMIAH At-Tashhif: Perubahan yang terjadi pada


lafazh hadits yang dapat menyebabkan
maknanya berubah.
Al-Adalah: Potensi (baik) yang dapat
membawa pemiliknya kepada takwa, dan Berdasarkan syarat mereka berdua:
(menyebabkannya mampu) menghindari Maksudnya berdasarkan syarat al-Bukhari
hal-hal tercela dan segala hal yang dapat dan Muslim.
merusak nama baik dalam pandangan orang
banyak. Predikat ini dapat diraih seseorang Hadits Ahad: Hadits yang sanadnya tidak
dengan syarat-syarat: Islam, baligh, berakal mencapai derajat mutawatir.
sehat, takwa, dan meninggalkan hal-hal
yang merusak nama baik. Hadits Dha’if: Hadits yang tidak
memenuhi syarat hadits maqbul (yang
Al-Jarh (at-Tajrih): Celaan yang diterima dan dapat dijadikan hujjah),
dialamatkan pada rawi hadits yang dapat dengan hilangnya salah satu syarat-
mengganggu (atau bahkan menghilangkan) syaratnya.
bobot predikat “al-Adalah” dan “hafalan
yang bagus”, dari dirinya. Hadits Gharib: Hadits yang diriwayatkan
sendirian oleh seorang rawi dalam salah
Al-Jarh wa at-Ta’dil: Pernyataan adanya satu periode rangkaian sanadnya.
cela dan cacat, dan pernyataan adanya “al-
Adalah” dan “hafalan yang bagus” pada Hadits Hasan: Hadits yang sanadnya
seorang rawi hadits. bersambung, yang diriwayatkan oleh rawi
yang adil dan memiliki hafalan yang
An’anah: Menyampaikan hadits kepada sedang-sedang saja (khafif adh-Dhabt) dari
rawi lain dengan lafazh (dari) yang rawi yang semisalnya sampai akhir
sanadnya, serta tidak syadz dan tidak pula
mengisyaratkan bahwa dia tidak mendengar memiliki illat.
langsung dari syaikhnya. Ini menjadi illat
suatu sanad hadits apabila digunakan oleh Hadits Masyhur: Hadits yang memiliki
seorang rawi yang mudallis. jalan-jalan riwayat yang terbatas, lebih dari
dua jalan, dan belum mencapai derajad
Ashhab As-Sunan: Para ulama penyusun mutawatir.
kitab-kitab “Sunan” yaitu: Abu Dawud, at-
Tirmidzi, an-Nasa’i, dan Ibnu Majah. Hadits Matruk: Hadits yang di dalam
sanadnya terdapat rawi yang tertuduh
Ash-Shahihain: Dua kitab shahih yaitu: sebagai pendusta.
Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim.
Hadits Maudhu’: Hadits dusta, palsu dan
Asy-Syaikhain: Imam al-Bukhari dan dibuat-buat yang dinisbatkan kepada
Imam Muslim.
Rasulullah .
At-Ta’dil: Pernyataan adanya “al-Adalah”
Hadits Mudhtharib: Hadits yang
pada diri seorang rawi hadits.
diriwayatkan dari seorang rawi atau lebih
dalam berbagai versi riwayat yang berbeda-
beda, yang tidak dapat ditarjihkan dan tidak

34
SHAHIH AT-TARGHIB WA AT-TARHIB oleh Syaikh Nashiruddin Al-Albani

mungkin dipertemukan antara satu dengan Jahalah: Tidak diketahui secara pasti, yang
lainnya. berkaitan dengan identitas dan jati diri
Mudhtharib (goncang). seorang rawi.

Hadits Mudraj: Hadits yang di dalamnya Jayyid: Baik


terdapat tambahan yang bukan darinya,
baik dalam matan atau sanadnya. Layyin: Lemah

Hadits Munkar: Hadits yang diriwayatkan Lidzatihi: Pada dirinya (karena faktor
oleh seorang rawi yang dha’if dan internal). Misalnya: Shahih Lidzatihi, ialah
riwayatnya bertentangan dengan riwayat hadits yang shahih berdasarkan persyaratan
para rawi tsiqah. shahih yang ada di dalamnya, tanpa
membutuhkan penguat atau factor
Hadits Mutawatir: Hadits yang eksternal.
diriwayatkan oleh banyak orang rawi dalam
setiap tabaqah, sehingga mustahil mereka Lighairihi: Karena didukung yang lain
semua sepakat untuk berdusta. (karena faktor eksternal). Misalnya: Shahih
Lighairihi, ialah, hadits yang hakikatnya
Hadits Shahih: Hadits yang sanadnya adalah hasan, dank arena didukung oleh
bersambung, yang diriwayatkan oleh rawi hadits hasan yang lain, maka dia menjadi
yang adil dan memiliki tamam adh-Dhabt Shahih Lighairihi.
(hafalan yang hebat) dari rawi yang
semisalnya sampai akhir sanadnya, Majhul: Rawi yang tidak diriwayatkan
sehingga tidak syadz dan tidak pula darinya kecuali oleh seorang saja.
memiliki illat.
Majhul al-‘Adalah: Tidak diketahui
I’dhal: Terputusnya rangkaian sanad kredibilitasnya.
hadits, dua orang atau lebih secara
berurutan. Majhul al-‘Ain: Tidak diketahui
identitasnya. Yaitu rawi yang tidak dikenal
Idraj: Tambahan (sisipan) pada matan atau menuntut ilmu dan tidak dikenal oleh para
sanad hadits, yang bukan darinya. ulama, bahkan termasuk di dalamnya
adalah rawi yang tidak dikenal memiliki
Ihalah: Isyarat yang diberikan seorang hadits kecuali dari seorang rawi.
mu’allif, berupa tempat yang perlu dirujuk
berkaitan dengan hadits atau masalah Majhul al-Hal: Tidak diketahui jati
bersangkutan. dirinya.

Illat: Sebab yang samara yang terdapat di Maqthu’: Riwayat yang disandarkan
dalam hadits yang dapat merusak kepada tabi’in atau setelahnya, berupa
keshahihannya. ucapan, atau perbuatan, baik sanadnya
bersambung atau tidak bersambung.
Inqitha’: Terputusnya rangkaian sanad.
Dalam sanadnya terdapat inqitha’, artinya: Marfu’: Yang disandarkan kepada Nabi
dalam sanad itu ada ranglaian yang , baik ucapan, perbuatan, persetujuan
terputus.

35
SHAHIH AT-TARGHIB WA AT-TARHIB oleh Syaikh Nashiruddin Al-Albani

(taqrir), atau sifat; baik sanadnya dikatakan,”Dalam hadits tersebut terdapat


bersambung atau terputus. “nakarah” artinya, di dalamnya terdapat
penggalan kalimat atau kata yang
Mauquf: (Riwayat) yang disandarkan maknanya bertentangan dengan riwayat
kepada sahabat, baik perbuatan, ucapan yang shahih.
atau taqrir. Atau, riwayat yang sanadnya
hanya sampai kepada sahabat, dan tidak Rawi La Ba’sa Bihi (tidak mengapa):
sampai kepada Nabi , baik sanadnya Rawi yang masuk dalam kategori tsiqah.
bersambung ataupun terputus.
Rawi Matsur: Sama dengan Majhul al-Hal
Mu’allaq: (Hadits) yang sanadnya terbuang (Rawi yang tidak diketahui jati dirinya).
dari awal satu orang rawi atau lebih secara
berturut-turut, bahkan sekalipun terbuang Rawi Matruk: Rawi yang dituduh berdusta,
semuanya. atau rawi yang banyak melakukan
kekeliruan (sehingga riwayat-riwayatnya
Mubham: Rawi yang tidak diketahui nama bertentangan dengan riwayat-riwayat rawi
(identitas)nya. yang tsiqah, atau rawi yang seringkali
meriwayatkan hadits-hadits yang tidak
Mudallis: Rawi yang melakukan tadlis. dikenal dari rawi-rawi yang terkenal tsiqah.
Kadang-kadang diungkapkan dengan,
Mu’dhal: Hadits yang di tengah sanadnya haditsnya matruk.
ada dua orang rawi atau lebih yang
terbuang secara berturut-turut. Rawi Mudhtharib: Rawi yang
menyampaikan riwayat secara tidak akurat,
Munqathi’: Hadits yang di tengah di mana riwayat yang disampaikannya
sanadnya ada rawi yang terbuang, satu kepada rawi-rawi di bawahnya berbeda
orang atau lebih, secara tidak berurutan. antara yang satu dengan lainnya, yang
menyebabkan tidak dapat ditarjih; riwayat
Mursal: (Hadits) yang sanadnya terbuang siapa yang mahfuzh (terjaga).
dari akhir sanadnya, sebelum tabi’in.
Gambarannya, adalah apabila seorang Rawi Mukhtalith: Rawi yang akalnya
tabi’in mengatakan,”Rasulullah terganggu, yang menyebabkan hafalannya
bersabda,…” atau “Adalah Rasulullah menjadi campur aduk dan ucapannya
melakukan ini dan itu…”. menjadi tidak teratur.

Musnad: Hadits yang sanadnya Rawi yang tidak dijadukan sebagai


bersambung dari awal sampai akhir. hujjah: Rawi yang haditsnya diriwayatkan
dan ditulis tapi haditsnya tersebut tidak bisa
Mutaba’ah: Hadits yang para perawinya dijadikan sebagai dalil hujjah.
ikut serta meriwayatkannya bersama para Saqith: Tidak berharga karena terlalu
rawi suatu hadits gharib, dari segi lafazh lemah (parahnya illat yang ada di
dan makna, atau makna saja; dari seorang dalamnya).
sahabat yang sama.
Syadz: Apa yang diriwayatkan oleh seorang
Nakarah: Makna hadits yang bertentangan rawi yang pada hakikatnya kredibel, tetapi
dengan makna riwayat yang lebih kuat. Bila riwayatnya tersebut bertentangan dengan

36
SHAHIH AT-TARGHIB WA AT-TARHIB oleh Syaikh Nashiruddin Al-Albani

riwayat rawi yang lebih utama dan lebih Tahsin: Pernyataan bahwa hadits
kredibel dari dirinya. Lawan dari syadz bersangkutan adalah hasan.
adalah rajih (yang lebih kuat) dan sering
diistilahkan dengan mahfuzh (terjaga). Takhrij: Mengeluarkan suatu hadits dari
sumber-sumbernya, berikut memberikan
Syahid: Hadits yang para rawinya ikut serta hokum atasnya; shahih atau dha’if.
meriwayatkannya bersama para rawi suatu
hadits, dari segi lafazh dan makna, atau Ta’liq: Komentar, atau penjelasan terhadap
makna saja; dari sahabat yang berbeda. suatu potongan kalimat, atau derajat hadits
dan sebagainya yang biasanya berbentuk
Syawahid: Hadits-hadits pendukung, jamak catatan kaki.
dari kata syahid.
Haditsnya layak dalam kapasitas syawahid, Targhib: Anjuran, atau dorongan, atau
artinya, dapat diterima apabila ada hadits balasan baik.
lain yang memperkuatnya, atau sebagai
yang menguatkan hadits lain yang sederajat Tarhib: Ancaman, atau balasan buruk.
dengannya.
Tashhih: Pernyataan shahih.
Tadh’if: Pernyataan bahwa hadits atau rawi
bersangkutan dha’if (lemah). Tsiqah: Kredibel, di mana pada diri
seorang rawi terkumpil sifat al-Adalah dan
Tadlis: Menyembunyikan cela (cacat) yang adh-Dhabt (hafalan yang bagus).
terdapat di dalam sanad hadits, dan
membaguskannya secara zahir.
Tadlis at-Taswiyah ialah, seorang rawi Referensi Daftar Istilah:
meriwayatkan suatu hadits dari seorang
rawi yang dha’if, yang menjadi perantara 1. Taisir Mushthalah al-Hadits,
antara dua orang rawi tsiqah, di mana Dr.Mahmud ath-Thahhan.
kedua orang yang tsiqah tersebut pernah 2. Manhaj an-Naqd Fi Ulum al-Hadits,
bertemu (karena sempat hidup semasa), Dr.Nuruddin Ithir.
kemudian rawi (yang melakukan tadlis 3. Taujih al-Qari’ Ila al-Qawa’id Wa al-
disebut mudallis) membuang atau Fawa’id al-Ushuliyah Wa al-Haditsiyah
menggugurkan rawi yang dha’if tersebut, Wa al-Isnadiyah Fi Fath al-Bari, al-
dan menjadikan sanad hadits tersebut Hafizh Tsanallah az-Zahidi.
seakan antara dua orang yang tsiqah dan 4. Ar-Ra’fu Wa at-Takmil Fi al-Jarhi Wa
bersambung. Ini adalah jenis tadlis yang at-Ta’dil, Abul Hasanat Muhammad bin
paling buruk. Dalam kitab ini seringkali Abdul Hayyi al-Kanawi al-hindi.
muncul, fulan”melakukan tadlis bahkan 5. Ushul al-Hadits, Dr.Muhammad Ajjaj
tadlis taswiyah’, artinya rawi bersangkutan al-Khathib.
adalah seorang yang mudallis bahkan 6. Program CD Harf-Musu’ah al-Hadits
melakukan tadlis taswiyah. asy-Syarif.(Ar-Rajihi).

Tahqiq: Penelitian secara seksama tentang


suatu hadits, sehingga mencapai kebenaran
yang paling tepat.

37