Anda di halaman 1dari 10

AKADEMI METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA JAKARTA

KAJIAN METODE KUADRAT TERKECIL (least square method) PADA PEMBACAAN GELOMBANG SEISMIK Ts-Tp TERHADAP JARAK EPICENTER GEMPA DENGAN MENGGUNAKN PROGRAM EXCEL 2007 Makalah ini disusun guna melengkapi mata kuliah statistik I

M.Z U L K I F L I

(1 3 . 0 9 . 2 0 8 5 ) GeofIsIka 2B

AKADEMI METEOROLOGI DAN GEOFISIKA JALAN PERHUBUNGAN NO 5 BINTARO JAKARTA SELATAN

Kata Pengantar
Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul KAJIAN METODE KUADRAT
TERKECIL (least square method) PADA PEMBACAAN GELOMBANG SEISMIK Ts-Tp TERHADAP JARAK EPICENTER GEMPA DENGAN MENGGUNAKN PROGRAM EXCEL 2007

Penulisan makalah adalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata kuliah statistk I di akademi meteorologi dan geofisika semester 3 Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini. Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan penelitian ini, khususnya kepada : 1. Bapak Dede Tarmana, selaku dosen statististk yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pkiran dalam pelaksan pengarahan, dorongan dalam rangka penyelesaian penyusunan makalah ini 2. Rekan-rekan semua kelas Geofisika 2b 3. Secara khusus penulis menyampaikan terima kasih kepada keluarga tercinta yang telah memberikan dorongan dan bantuan serta pengertian yang besar kepada penulis, baik selama mengikuti perkuliahan maupun dalam menyelesaikan makalah ini 4. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah memberikan bantuan dalam penulisan makalah ini. Akhirnya penulis berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal Alamiin. Tangerang 8 februari 2011 Penulis

BAB I PENDAHULUAN
A.Latar belakang
secara geografis wilayah Indonesia terbentang dari 7 20U - 14 S dan 92 BT 141 BT, dari aspek geofisika wilayah Indonesia memiliki kompleksitas dalam fenomena gempa bumi. Hal ini karena wilayah indoniesia terletak di 3 pertemuan lempeng tektonik dunia(tripel junction) hal ini Indonesia sering dilanda musibah umumnya gempa bumi(earthquake). Setiap tahun terjadi gempa bumi yang berbeda di seluruh belahan dunia.setiap gempa melepaskan( releasing) energi seismik dalam jumlah yang sangat besar (dalam seismologi dinyatakan dengan magnitude=M).dalam perambatan gelombangnya direkam oleh

seismograph seluruh stasiun pengamatan geofisika di seluruh dunia hasil dari rekamanya disebut seismogram. Pembacaan waktu tiba gelombang P (body wave) dan gelombang S (secondary wave) atau biasanya disebut Ts-Tp pada seismogram sangat berhubungan erat dengan penentuan parameter gempa bumi(makalah ini hanya membahas s-p dan jarak epicenter) Seorang interpreter seismogram harus benar dalam membaca selisih Ts -Tp karena salah picking maka berakibat fatal dalam penetuan jarak epicenter.pada umumnya kecepatan rambat sinar seismik di lapisan interior bumi ( khusunya di kerak bumi) adalah 8 km/second(borman 2009). Dalam makalah ini masalah yang melatarbelakngi atau menjadi acuan penulis dalam melakukan eksplorasi data Ts-Tp terhadap jarak epicenter adalah pada umumnya kecepatan sinar seismik di kerak bumi adalah 8km/sec ((borman 2009).dengan anggapan bahwa bumi homogen isotropi.dengan menggunakan program excel 2007 penulis mencoba membuktikan koenfisien kecepatan sinar seismik di kerak bumi dengan metode analsis data dengan regresi linier sedrhana Metode Kuadrat terkecil (least square method).

BAB II
LANDASAN TEORI A.Regresi Linier
Persamaan regresi merupakan Persamaan matematik yang dapat meramalkan nilai nilai suatu variable tak bebas dari nilai-nilai satu variabel bebas.istilah regresi pertama kali diperkenalkan oleh Sir Francis Galton(1822-1911).Dia membandingkan tinggi badan anak laki-laki dengan tinggi badan ayahnya; dari hasil pengamatan Galton menunjukan bahwa tinggi badan anak laki-laki dari ayah yang tinggi setelah beberapa generasi cenderung mundur(regressed),mendekati nilai tengah populasi,sekarang istilah regresi diterapkan untuk semua jenis peramalan,dan tidak harus berimplikasi suatu regresi mendekati nilai tengah populasi. variabel tak bebas merupakan fungsi persamaan dari variabel bebas dilambangkan dengan Y,sedangkan variable bebasnya dilambangkan dengan X.hubungan variable bebas dengan variable tak bebas dalam bentuk persamaan bisa mengambil beberapa bentuk bisa linier,eksponensial,dan berganda.bentuk hubungan ini dapat dilihat dengan membuat diagram pancar dari kedua variable tersebut dimana dalam setiap datanya dinyatakan dalam kordinat(X,Y)dan selanjutnya dilakukan pengamatan terhadap sekumpulan titik yang digambarkan.jika titik titik terbentuk mengikuti garis lurus,maka variabel X,Y dikatakan hubungan secara linier. Hubungan kedua variable ini dinyatakan dengan garis lurus yang disebut garis regresi linier. dalam persamaan umum matematik ditulis sebagai berikut:

Dimana:


variabel dependen yang diprediksi nilai variabel independen konstanta

peningktan/penurunan variabel dependen yang didasarkan pada variabel independen

Tujuan dan Analisis Regresi Analisis regresi digunakan untuk memprediksi Variabel(X) hasil pengukuran yang disebut predictor digunakan untuk memprediksi atau mengestimasi besaran variabel(Y) yang disebut kriterion. Syarat Regresi Datanya interval atau rasio Data berdistribusi normal Untuk memprediksi diperlukan persamaan regresi linear,yang berarti bahwa terdapat korelasi atau hubungan garis lurus antara variable X dan Y,sehingga dapat diketahui bentuk hubungan:X naik maka Y naik atau X turun maka Y turun atau X naik maka Y turun atau X turun maka Y naik

B. Regresi Linier sederhana


Metode Kuadrat terkecil (least square method): metode paling populer untuk menetapkan persamaan regresi linier sederhana. Bentuk Umum Regresi Linier Sederhana :

Y=a+bX
Nilai b dapat positif (+) dapat negartif (-)

Y=a+b Y=a-bX

Penetapan Persamaan Regresi Linier Sederhana adalah sebagai berikut:

b!

n xy  ( x).( y) n x2  ( x) 2

a ! Y  bx

Dimana: n= banyak data x=varabel bebas y=variabel tak bebas

C.Hubungan waktu Ts-Tp dengan jarak epicenter


Setiap tahun terjadi gempa bumi yang berbeda di seluruh belahan dunia.setiap gempa melepaskan( releasing) energi seismik dalam jumlah yang sangat besar (dalam seismologi dinyatakan dengan magnitude=M).dalam perambatan gelombangnya direkam oleh seismograph seluruh stasiun pengamatan geofisika di seluruh dunia hasil dari rekamanya disebut seismogram. Pembacaan waktu tiba gelombang P (body wave) dan gelombang S (secondary wave) atau biasanya disebut Ts-Tp pada seismogram sangat berhubungan erat dengan penentuan parameter gempa bumi(makalah ini hanya membahas s-p dan jarak epicenter) Seorang interpreter seismogram harus benar dalam membaca selisih Ts-Tp karena salah picking maka berakibat fatal dalam penetuan jarak epicenter.pada umumnya kecepatan rambat sinar seismik di lapisan interior bumi ( khusunya di kerak bumi) adalah 8 km/second(borman 2009).sehingga secara umum formula matematisnya ditulis sebagai berikut:

Dimana: 

= jarak epicenter terhadap stasiun (Ts-Tp)= selisih waktu tiba gelombang S dan P

Gambar seismogram diatas merupakan hasil interpretasi pembacaan gelombang s - p

BAB III PEMBAHASAN


A.analsiss data dengan regresi linier sedrhana Metode Kuadrat terkecil (least square method)
Data hasil pembacaan Ts Tp pada satsiun geofisika ternate selama tahun 2007 2008 adalah sebagai berikut:
NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Ts Tp(det) 12,35 20,43 19,12 15,65 10,56 14,23 18,64 12,23 25,75 24,00 29,32 17,18 30,20 34,43 10,20 13,43 10,42 17,18 20,32 40,54 27,63 10,63 16,75 13,54 55,86 19,72 30,32 23,12 21,54 34,54
Jarak epicenter (KM) Y

98,80 163,44 168,66 130,78 84,51 113,84 149,13 97,84 210,65 200,35 249,12 157,23 234,67 289,90 78,30 107,44 98,00 145,33 176,00 453,00 223,67 90,78 160,68 108,32 446,88 157,76 270,87 190,35 178,90 290,25

Data ini akan di analaisis dengan metode kuadrat terkecil (least square method). Pada pembahasan sebelumnya bahwa syarat regresi adalah: Datanya interval atau rasio Data berdistribusi normal Maka dilakukan uji kelinieran dengan menggunakan grafik didapat bentuk grafik sebagai berikut:
600.00 500.00
400.00 300.00

y = 8 840x - 7.316

200.00 100.00
0.00

0.00

10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00

Dari grafik di atas bahwa terbukti hubungan ts tp dengan jarak epicenter adalah linier Dan dari grafik di atas berbentuk grafik distribusi normal

Data hasil analisis dengan menggunakan program Microsoft Excel sebagai berikut:

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

Ts Tp(det) 12,35 20,43 19,12 15,65 10,56 14,23 18,64 12,23 25,75 24,00 29,32 17,18 30,20 34,43 10,20 13,43 10,42 17,18 20,32 40,54 27,63 10,63 16,75 13,54 55,86 19,72 30,32 23,12 21,54 34,54

Jarak epicenter (KM) Y

xy 1220,18 3339,08 3225,08 2046,71 892,78 1619,94 2779,90 1196,58 5424,24 4808,40 7304,20 2701,28 7087,03 9981,26 798,66 1442,92 1021,16 2496,74 3576,32 18364,62 6180,00 964,99 2691,37 1466,65 24962,72 3111,03 8212,63 4400,89 3853,51 10025,24

X^2 152,52 417,38 365,65 244,92 111,60 202,49 347,49 149,57 663,06 576,00 859,66 295,15 912,04 1185,42 104,04 180,36 108,58 295,15 412,90 1643,49 763,42 113,00 280,56 183,33 3120,34 388,88 919,30 534,53 463,97 1193,01

xi-xbar -9,41 -1,33 -2,64 -6,11 -11,20 -7,53 -3,12 -9,53 3,99 2,24 7,56 -4,58 8,44 12,67 -11,56 -8,33 -11,34 -4,58 -1,44 18,78 5,87 -11,13 -5,01 -8,22 34,10 -2,04 8,56 1,36 -0,22 12,78

yi - ybar -75,28 -10,64 -5,42 -43,30 -89,56 -60,24 -24,95 -76,24 36,57 26,27 75,04 -16,84 60,59 115,82 -95,78 -66,64 -76,08 -28,75 1,92 278,92 49,59 -83,30 -13,40 -65,76 272,80 -16,32 96,79 16,27 4,82 116,17

(xi-xbar)(yi-ybar) 708,32 14,14 14,29 264,52 1002,73 453,55 77,80 726,50 145,94 58,86 567,36 77,13 511,44 1467,53 1107,14 555,05 862,67 131,66 -2,77 5238,30 291,14 927,05 67,12 540,49 9302,72 33,28 828,55 22,14 -1,06 1484,75

(yi - ybar)^2 5666,56 113,14 29,36 1874,59 8021,81 3628,44 622,43 5812,01 1337,62 690,30 5631,52 283,67 3671,57 13415,08 9173,14 4440,43 5787,64 826,48 3,70 77798,30 2459,51 6938,31 179,49 4323,92 74421,73 266,23 9368,01 264,83 23,27 13496,27

98,80 163,44 168,66 130,78 84,51 113,84 149,13 97,84 210,65 200,35 249,12 157,23 234,67 289,90 78,30 107,44 98,00 145,33 176,00 453,00 223,67 90,78 160,68 108,32 446,88 157,76 270,87 190,35 178,90 290,25

Dari analisis data diatas maka hasil yang didapat sebagai berikut:
n data 30,00 sum(xi-xbar)(yiybar) 27478,35 xbar ybar sum x sum y sum xy sum^2 (sumx)^2 b 21,66 184,18 649,84 5525,44 147196,10 17187,85 422288,13 8,840587 sum(yi ybar)^2 JKT JKR JKG KTR KTG a F hitung 260569,34 260569,34 242924,79 17644,55 242924,79 630,16 -7,32 385,4954

Dari hasil analisa data diatas maka didapat : F hitung > F tabel artinya Ho diterima

BAB IV KESIMPULAN
Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan program Microsoft excel 2007 maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:
y Berdasarkan persamaan (borman,2009) untuk kecepatan sinar seismik (seismic ray) pada lapisan batuan homogen isotropis adalah 8km/sekon.namun dengan pembuktian metode kuadrat terkecil didapat hubungan Ts-Tp terhadap jarak epicenter adalah 8,840km/s y Grafik hubungan Ts-Tp adalah linier dengan persamaan linier: Y= 8,840x-7,316 y Dari hasil perhitungan dengan menggunakan program excel maka terbukti bahwa kecepatan rata rata gelombang seismik di kerak bumi adalah 8 km/s