Anda di halaman 1dari 11

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA NY.

S DENGAN DIAGNOSA MEDIS HIPERTENSI DI RT 05 RW 08 KELURAHAN DUKUH KUPANG TIMUR KECAMATAN SAWAHAN SURABAYA

DISUSUN OLEH

CHRISTISON GRECSON R. 200801013

PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KATOLIK St. VINCENTIUS A PAULO SURABAYA 2011

BAB 3 TINJAUN KASUS

1. PENGKAJIAN Pengkajian dilakukan tanggal 04 Mei 2011 A. Pengumpulan data 1 Biodata Nama Alamat Jenis Kelamin Umur Kategori Status perkawinan Tingkat Pendidikan Pekerjaan Keluarga yang tinggal serumah Sumber pendapatan Diagnosa medis : Ny. S : Surabaya : Perempuan : 74 tahun : Elderly : Janda : SMP : Ibu rumah tangga : Tn. N ( anak pasien ), Ny. J( Aank pasien ) : Dari anak pasien : Hipertensi

2 KELUHAN UTAMA Ny. S mengungkapkan leher kaku, badan pegal pegal dan pusing

3 Riwayat penyakit sekarang Ibu mengungkapakan sering merasakan pegal pegal, pusing dan leher kaku bagian belakang. Ny. S sudah pernah kontrol ke puskesmas setiap 2 kali dalam 1 bulan. Di puskesmas pasien mendapatkan obat bisprolol fumarate 2,5 mg ( 3x1 ) dan Adelat 5 mg (2x1). Ny. S Sering makan makanan yang asin dan berlemak, Ny. S juga sering mengikuti senam lansia Setiap 1 kali dalam seminggu.

4 Riwayat Penyakit dahulu Ny. S mengungkapkan sudah menderita HT 14 tahun yang lalu. Dulu pasien pernah di bawa oleh keluarga ke puskesmas karena pasien mengeluh pusing, badan pegal pegal dan leher sering kaku. Saat di ukur tekanan darah tensinya 150/90 mmHg dan pasien di beri obat bisoprolol dan adelat pasien

mengungkapkan setelah minum obat itu pusingnya berkurang setelah itu, pasien mulai sering kontrol jika obatnya sudah mau habis serta pasien juga di anjurkan untuk mengurangi makan yang asin serta berlemak.

5 Riwayat kesehatan keluarga Ibu mengungkapkan anak ke 2 menderita sroke dan yang lainya tidak ada.

6 Data psikologi dan spiritual Ny. S mengungkapkan bahwa penyakit yang di deritanya adalah penyakit tekanan darah tinggi, tetapi Ny. S tahu tentang cara minum obat yang benar. Ny. S merasa kuatir dengan penyakit yang dideritanya saat ini yang di tandai dengan pasien selalu menjaga diit yang di anjurkan oleh petugas kesehatan. Ny. S tinggal bersama kedua anaknya hubungan Ny. S dengan anak baik, anak sering

membantu Ny. S sering mengobrol / main ke rumah tetangganya dan sebaliknya Ny. S masih sering mengikuti kegiatan di lingkungan masyarakat misalnya acara pengajian dan arisan, sebagai orang muslim Ny. S mengatakan menerima penyakitnya sebagai ujian dari Tuhan Karena selama ini Ny. S tidak memperhatikan kesehatannya, Ny. S rajin menjalankan ibadah 5 waktu

7 Pola pemenuhan kebutuhan dasar a. Kebutuhan Nutrisi Ny. S mengungkapkan makan 3x/hari dengan menu makann nasi, sayur bayam, lauk pauk seperti tempe, telur. Pasien tidak makan makna yang berlemak seperti daging, jeroan tetapi pasien belum mengurangi

mengkonsumsi garam. Pasien selalu menghabiskan porsi makanannya, pasien minum dalam sehari 1500 cc dengan komposisi air putih. Saat di kaji pasien belum makan pasien sedang memasak

b. Pola istirahat dan Aktivitas Ny.S mengungkapkan kegiatan sehari hari dirumah sebagai ibu rumah tangga yaitu mengerjakan pekerjaan rumah antara lain bersih bersih rumah, mencuci piring, memasak,. Ny S mengungkapkan kalau sudah selesai bersih bersih rumah biasanya Ny. S nonton TV, atau ke rumah tetangga untuk ngobrol. Ny. S kalau ada waktu utnuk istirahat tidur siang ya tidur kalau tidak ada pasien tidak tidur. Pada malam hari Ny. S tidur mulai pukul 20.00 04 :00. Wib. Ny. S menungkapkan terkadang sering terbangun.

c. Eliminasi Ny. S mengungkapkan buang air kecil 4- 6x/hari, kencing lancer dan tuntas, warna kuning jernih. Buang air besar 1x/hari dengan konsistensi lembek, warna kuning kecoklatan. Semua itu dilakukan secara mandiri oleh pasien.

d. Hygiene Perseorangan Ny. S mengungkapkan mandi 2x/hari dengan menggunakan sabun, gosok gigi 2x/hari dengan pasta gigi cuci rambut 2x/minggu dengan menggunakan shampoo dan mengganti pakain 1x/hari pada sore hari setelah selessai mandi. Semua dilakukan secara mandiri. 8 Keadaan / PEnampilan / Kesan umum Sat dikaji keadaan pasien baik pasien terlihat sehar, rambut pasien hitam berubah dan tipis, kulit keriput tidak pucat, pasien aktif saat berjalan.

9 Pemeriksaan fisik a. Pemeriksaan kepala dan leher Kepala : Rambut beruban, tipis tetapi bersih, dahi terlihat ada kerutan. Mata : sclera berwarna putih, konjungtiva merah muda tidak tampak ada kekeruha pada lensa Hidung : hidung bersih, tidak ada kelainan, penciuman masih normal. Mulut : mukos bibir lembab, gigi pasien ada 4 yang sudah tanggal, tidak terdapat sariawan. Leher : Tidak ada pembesaran vena jugularis dan pembesaran kelenjar tiroid.

b. Pemeriksaan dada Inspeksi : Bentuk dada simetris, menggunakan tipe pernafasan dada, teratur, retraksi dada ringan. Auskultasi : paru : disemua lapang paru kanan dan kiri terdengar suara nafas vesikuler, frekuensi nafas 20x/menit Jantung : suara jantung terdengar di mid clavicula sinistra ICS 4-5 Perkusi : Terdengar suara sonor di semua lapangan paru kanan dan kiri

c. Pemeriksaan abdomen Inspeksi Palpasi : bising usus 18 x/menit Perut tidak ada bekas operasi : tidak ada benkolan, tidak ada nyeri tekan epigastrium, tidak ada pembesaran hepar, limfa.

d. Pemeriksaan muscukusceletal / ekstremitas Pasien dapat mengangkat kedua tangan ke atas setinggi 1800, pasien dapat mengangkat kedua kaki. Kekuatan otot kaki kanan dan kiri skala

kekuatan otot 5 5 5 5

e. Pemeriksaan Neurologi Pada pemeriksaan sensasi rasa, pasien dapat membedakan rasa tanjam dan tumpul,

f. Status mental Pasien composmetis, saat klien di Tanya soal 50-28 berapa ? pasien cukup lama dalam menjawab. Kemudian pasien 22 hasil jawaban pasien benar, orien tasi pasien baik terbukti dapat menyebutkan hari dan tanggal dilakukan pendataan yaitu jumat tanggal 21 April 2011, pasien masih ingat presiden saat ini yaitu presiden Susilo Bambang Yudoyono dan Presiden sebelumnya yaitu habibi

g. Integument / Kuku Nadi RR TD BB TB IMT : 90 x/menit : 20 x/menit : 150/90 mmHg : 53 kg : 155 cm : : : 23

10 Penatalaksanaan /theraphy - diit rendh gram dan makan berlemak - bisprolol fumarate 2,5 mg ( 1x1 ) - Adelat 5 mg (1x1)

11 . Lingkungan Rumah yang dimiliki oleh Ny. S merupakan rumah permanenn milik sendiri, luas seluruh rumah 5x12 meter, menggunakan genting sebagai atap rumah, berdinding tembok, berlantai tegel. Rumah Ny. S terdiri dari 3 kamar, 1 ruang tamu, 1 kamar mandi WC dan dapur. Rumah Ny. S tampak rapi, ventilasi air gallon, amdi dan

mencuci menggunakan air PDAM. Sampah dibuang di tempat sampah depan rumah, dan setiap hari ada petugas yang mengambilnya.

12 Harapan pasien Pasien mengungkapkan tekanan darahnya dapat normal kembali

13 Kesimpulan Ny. S umur 74 tahun mengungkapkan menderita HT sejak 14 tahun lalu, pasien, pasien mengungkapkan sering kontrol setiap 2 kali dalam 1 bulan dan pasien mengungkapkan mengetahui bahwa orang hipertensi harus mengurangi makan makanan asin dan berlemak, tetapi pasien sering melanggar diit yang sudah di beritahukan oleh dokter di puskesmas. Kalau kambuh pasien sering minum obat yang di dapat dari puskesmas yaitu Bisprolol fumarate 1 x 1 dan Adelat 1 x 1, pasien masih mampu berjalan sendiri. TTV : Nadi 90 x/menit, TD : 150/90 mmHg.

B. ANALISA DATA

No 1

Faktor Yang Berhubungan Ketidakefektifan penatalaksanaan program terapeutik

Rasional Ketidakefektifan penatalaksanaan program terapeutik, baik dalam hal terapi maupun diit dapat mengakibatkan hipertensi menjadi tidak terkontrol. Hal ini memungkinka S:  Pasien

Data

mengungkapkan hipertensi 14 tahun yang

menderita sudah lalu  Pasein juga makanan

mengungkapkan

sering kontrol tetapi pasie sering makan yang

terjadinya komplikasi HT berulanng. Komplikasi

HT bisa mengakibatkan CVA (stroke)

mengandung garam dan berlemak  Pasien jika mengungkapkan pusing pasien

langsung minum obat dari puskesmas Bisprolol yaitu fumarate 1x1

dan Adelat1x1  Pasien belum menguragi garam.

O:  Tekana darah 150/90  Nadi 90x/menit

C. DAFTAR DIAGNOSA KEPERAWATAN

NO

DIAGNOSA KEPERAWATAN Resiko komplikasi hipertensi berhubungan dengan Ketidakefektifan pasien

penatalaksanaan program terapeutik yang ditandai dengan

mengungkapkan sering ke dokter tetapi masing makan makanan yang mengandung garam dan makan yang berlemak.

III. CATATAN PERKEMBANGAN

Nama : Ny. S Umur : 74 Tahun

No 1

Tanggal 04 Mei 2011

S.O.A.P.I.E S: - Ny. S mengungkapkan sudah mengurangi makanan bergaram - Ny. S mengungkapkan salah satu pencegahan penyakit hipertensi adalah mengurangi makanan banyak garam. - Ny. S mengungkapkan sudah minum obat Bisoprolol Fumarate 25 mg 1x1 ( tablet ) dan Adelat 5 mg 1x1 (tablet) - O: - KU klien baik - Tensi 150/90 mmHg - Nadi 90x/mnt A: Masalah Tidak terjadi P: Intervensi 1 dan 2 dihentikan, intervensi 3,4,5 dan 6 dilanjutkan I: - Menganjurkan pada Ny. S untuk tetap mengkonsumsi makanan rendah garam dan rendah lemak (seperti sayur-sayuran segar, lauk tempe, tahu, telor, buah segar seperti papaya, pisang, alpukat) - Menjelaskan pada klien tentang pentingnya diet dan pengobatan secara teratur adalah dapat mengendalikan tekanan darah sehingga dapat mencegah terjadinya komplikasi dan juga kekambuhan. - Menjelaskan pada pasien tentang bahaya atau komplikasi hipertensi. - Menganjurkan pada pasien untuk tetap rutin kontrol ke puskesmas bila obat habis. - Menjelaskan pada klien tentang bahaya atau komplikasi hipertensi. - Menganjurkan pada pasien untuk meminum obat jangan pada saat mengalami keluhan saja serta mengikuti pengobatan secara tradisional seperti dengan mengkonsumsi timun, selidri, belimbing dll serta olahraga secara teratur. E: - Ny. S mengungkapkan akan tetap menjalani diit hipertensi dengan benar dan mengurangi makanan yang mengandung garam serta gorengan. - Ny. S mengungkapkan akan terus berusaha untuk minum obat secara teratur dan kontrol ke puskesmas sesuai dengan jadwal yang ada. S: - Ny. S mengungkapkan kepala agak pusing Ny. S mengungkapkan sudah mengurangi makanan bergaram - Ny. S mengungkapkan salah satu pencegahan penyakit hipertensi adalah mengurangi makanan banyak garam dan mengurangi makanan banyak lemak. - Ny. S mengungkapkan sudah minum obat Bisoprolol Fumarate 25 mg 1x1 ( tablet ) dan Adelat 5 mg 1x1 (tablet) O: - KU klien baik

05 Mei 2011

- Tensi 160/90 mmHg - Nadi 82x/mnt A: Masalah Tidak terjadi P: Intervensi 3,4,5 dan 6 dilanjutkan I: - Menganjurkan pada Ny. S untuk tetap mengkonsumsi makanan rendah garam dan rendah lemak (seperti sayur-sayuran segar, lauk tempe, tahu, telor, buah segar seperti papaya, pisang, alpukat) - Menjelaskan pada klien tentang pentingnya diet dan pengobatan secara teratur adalah dapat mengendalikan tekanan darah sehingga dapat mencegah terjadinya komplikasi dan juga kekambuhan. - Menjelaskan pada pasien tentang bahaya atau komplikasi hipertensi. seperti  Penyakit jantung  Cedera serebra vaskuler pada otak  Gagal ginjal  Kerusakan optik retina - Menganjurkan pada pasien untuk tetap rutin kontrol ke puskesmas bila obat habis. - Menganjurkan pada pasien untuk meminum obat jangan pada saat mengalami keluhan saja serta mengikuti pengobatan secara tradisional seperti dengan mengkonsumsi timun, selidri, belimbing dll serta olahraga secara teratur. E: - Ny. S mengungkapkan akan tetap menjalani diit hipertensi dengan benar dan mengurangi makanan yang mengandung garam serta gorengan. - Ny. S mengungkapkan akan terus berusaha untuk minum obat secara teratur dan kontrol ke puskesmas sesuai dengan jadwal yang ada.

LEMBAR PERSETUJUAN

Asuhan keperawatan ini diajukan untuk memenuhi persyaratan dalam menyelesaikan mata kuliah Asuhan Keperawatan Gerontik.

Surabaya,

Juli 2011

Menyetujui pembimbing

Bernadetta Bella, SKM