Anda di halaman 1dari 8

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK SOSIALISASI

OLEH KELOMPOK D1

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS UDAYANA 2011

Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi


ANGGOTA KELOMPOK

1. Desak Gede Yenny Apriani 2. Ni Luh Wayan Emy Astuti 3. Ni Made Mirah Kamudasari 4. Ni Made Ria Anggraeni 5. Pande Ni Putu Yeni Rabayanthi 6. Kadek Dwi Kusuma Putra 7. Ni Luh Wayan Septarieni 8. Kadek Edy Purniawan

KELOMPOK_D1_2011

Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi


A. TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK SOSIALISASI Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi B. TUJUAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK SOSIALISASI 1. Tujuan umum: Mampu meningkatkan hubungan interpersonal antar anggota kelompok, berkomunikasi, saling memperhatikan, memberi tanggapan terhadap orang lain, mengekspresikan ide serta menerima stimulus eksternal (Purwaningsih, W dan Karlina, I, 2009). 2. Tujuan khusus Klien mampu memperkenalkan diri Klien mampu berkenalan dengan anggota kelompok Klien mampu bercakap-cakap dengan anggota kelompok Klien mampu menyampaikan dan membicarakan topik percakapan Klien mampu menyampaikan dan membicarakan masalah pribadi pada orang lain Klien mampu bekerja sama dalam permainan sosialisasi kelompok Klien mampu menyampaikan pendapat tentang manfaat kegiatan TAK sosialisasi yang telah dilakukan (Keliat, B. A dan Akemat, 2005).

C. TEORI TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK SOSIALISASI 1. Pengertian Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi Kelompok adalah kumpulan individu yang mempunyai hubungan antara satu dengan yang lainnya, saling ketergantungan serta mempunyai norma yang sama. Tujuan kelompok adalah membantu anggotanya berhubungan dengan orang lain serta mengubah perilaku yang destruktif dan maladaptif. Terapi kelompok adalah metode pengobatan ketika klien ditemui dalam rancangan waktu tertentu dengan tenaga yang memenuhi persyaratan tertentu. Fokus terapi kelompok adalah membuat sadar diri, peningkatan hubungan interpersonal, membuat perubahan atau ketiganya.

KELOMPOK_D1_2011

Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi


Terapi aktivitas kelompok sering dipakai sebagai terapi tambahan. Sejalan dengan hal tersebut, maka Lancaster mengemukakan beberapa aktivitas yang digunakan pada TAK, yaitu menggambar, membaca puisi, mendengarkan musik, mempersiapkan meja makan, dan kegiatan sehari-hari yang lain. Terapi aktivitas kelompok ada berbagai jenis, salah satunya adalah terapi aktivitas kelompok sosialisasi. Terapi aktivitas kelompok sosialisasi adalah upaya memfasilitasi kemampuan sosialisasi sejumlah klien dengan masalah hubungan sosial. Klien dibantu untuk melakukan sosialisasi dengan individu yang ada disekitar klien. Sosialisasi dapat pula dilakukan secara bertahap dari interpersonal (satu dan satu), kelompok, dan massa. Aktivitas dapat berupa latihan sosialisasi dalam kelompok. Kegiatan sosialisasi adalah terapi untuk meningkatkan kemampuan klien dalam melakukan interaksi sosial maupun berperan dalam lingkungan sosial. Sosialisasi dimaksudkan memfasilitasi psikoterapis untuk: 1. Memantau dan meningkatkan hubungan interpersonal 2. Memberi tanggapan terhadap orang lain 3. Mengekspresikan ide dan tukar persepsi 4. Menerima stimulus eksternal yang berasal dari lingkungan.

2. KLIEN 1. Karakteristik Terapi Aktivitas Sosialisasi a. Klien kurang berminat atau tidak ada inisiatif untuk mengikuti kegiatan ruangan b. Klien sering berada di tempat tidur c. Klien menarik diri, kontak sosial kurang d. Klien dengan harga diri rendah e. Klien gelisah, curiga, takut, dan cemas f. Klien tidak ada inisiatif memulai pembicaraan, menjawab seperlunya, jawaban sesuai pertanyaan

KELOMPOK_D1_2011

Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi


Sudah dapat menerima trust, mau berinteraksi, sehat fisik (Purwaningsih, W dan Karlina, I, 2009). 2. Proses Seleksi Proses seleksi akan dilakukan pada semua klien dengan melakukan pengkajian pada setiap pasien, hal ini ditujukan untuk mengetahui kondisi klien yang memerlukan proses terapi aktivitas kelompok sosialisasi, dimana semua klien sebelumnya akan dilakukan seleksi sesuai dengan kriteria yang diperlukan.

3. PENGORGANISASIAN 1. Waktu Pelaksanaan TAK Sosialisasi akan dilakukan dalam 1 sessi yang dilakukan pada satu hari, yaitu akan dimulai pada : Hari/tanggal Jam : Kamis, 20 Januari 2011 : Pada setiap sessi akan dilakukan pertemuan selama kurang lebih 20 menit, yang dimulai pukul 10.00 wita sampai 11.00 wita Tempat : Pelaksanaan TAK soaialisasi akan dilakukan di Ruang Nakula RSJ Propinsi Bali 2. Tim terapis Pada sessi pertama akan dilakukan oleh mahasiswa sendiri dan diharapkan dapat dibantu dan dilanjutkan pelaksanaannya oleh perawat yang bertugas pada ruang nakula, yang terdiri dari : Leader Co Leader Fasilitator : Pande Ni Putu Yeni Rabayanthi, S.Kep : Kadek Edy Purniawan, S.Kep :  Desak Gede Yenny Apriani, S.Kep  Ni Made Ria Anggraeni, S.Kep  Ni Luh Wayan Emy Astuti  Kadek Dwi Kusuma Putra

KELOMPOK_D1_2011

Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi


Observer :   3. Metode dan media  Metode Dinamika kelompok Diskusi dan tanya jawab Bermain peran/simulasi Ni Luh Wayan Septarieni Ni Made Mirah Kamudasari

 Media Handphone Bola tenis Buku catatan dan pulpen Jadwal kegiatan klien Name Tag

4. PROSES PELAKSANAAN a. Persiapan Memilih klien sesuai dengan indikasi, yaitu isolasi sosial: menarik diri, membuat kontrak dengan klien, mempersiapkan alat dan tempat pertemuan b. Orientasi Pada tahap ini terapis melakukan: Memberi salam terapeutik: salam dari terapis, evaluasi/validasi: menanyakan perasaan klien saat ini, dan kontrak: 1. Menjelaskan tujuan kegiatan, yaitu memperkenalkan diri. 2. Menjelaskan aturan main berikut: Jika ada klien yang akan meninggalkan kelompok harus meminta izin kepada terapis, lama kegiatan 45 menit dan setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai

KELOMPOK_D1_2011

Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi


c. Tahap kerja Jelaskan kegiatan, yaitu musik pada handphone akan dihidupkan serta bola diedarkan berlawanan dengan arah jarum jam (yaitu ke arah kiri) dan pada saat musik dimatikan maka anggota kelompok yang memegang bola memperkenalkan dirinya. Hidupkan musik pada handphone dan edarkan bola tenis berlawanan dengan arah jarum jam. Pada saat musik dimatikan, anggota kelompok yang memegang bola mendapat giliran untuk menyebutkan: salam, nama lengkap, nama panggilan, hobi, dan asal, dimulai oleh terapis sebagai contoh. Tulis nama panggilan pada kertas/papan nama dan tempel/pakai. Ulangi sampai semua anggota kelompok mendapat giliran. Beri pujian untuk tiap keberhasilan anggota kelompok dengan memberi tepuk tangan. d. Tahap terminasi Evaluasi Menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK dan memberi pujian atas keberhasilan kelompok Rencana tindak lanjut Menganjurkan tiap anggota kelompok melatih memperkenalkan diri kepada orang lain di kehidupan sehari-hari dan memasukkan kegiatan memperkenalkan diri pada jadwal kegiatan harian klien Kontrak yang akan datang Menyepakati kegiatan berikut, yaitu berkenalan dengan anggota kelompok dan menyepakati waktu dan tempat.

KELOMPOK_D1_2011

Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi


SESI 1 : TAKS Kemampuan memperkenalkan diri a. kemampuan verbal no Aspek yang dinillai Nama klien

1. 2. 3. 4.

Menyebutkan nama lengkap Menyebutkan nama panggilan Menyebutkan asal Menyebutkan hobi Jumlah

b. kemampuan nonverbal no Aspek yang dinillai Nama klien

1. 2. 3.

Kontak mata Duduk tegak Menggunakan bahasa yang sesuai tubuh

4.

Mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir Jumlah

KELOMPOK_D1_2011