Anda di halaman 1dari 30

Penyusunan Rancangan

Dan Laporan Aktualisasi

PELATIHAN DASAR
CALON PEGAWAI NEGERI SIPI
KATA PENGANTAR

Pedoman Penyusunan Rancangan Aktualisasi (RA) dan Laporan Aktualisasi (LA)


Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (LATSAR CPNS) merupakan panduan yang
disusun untuk memfasilitasi Peserta dan Widyaiswara serta Panitia Penyelenggara Pelatihan.
Pedoman ini bertujuan untuk memperoleh persepsi yang sama tentang proses penyusunan
Rancangan dan Laporan Aktualisasi Nilai Dasar Profesi ASN.
Pedoman ini memuat tentang ketentuan penulisan, panduan penulisan rancangan
aktualisasi, panduan penyusunan laporan aktualisasi, ketentuan seminar rancangan aktualisasi
dan Laporan Implementasi aktualisasi nilai dasar profesi ASN. Penyempurnaan pedoman ini
akan selalu dilakukan sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan oleh Badan
Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bengkulu.
Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam
penyusunan pedoman ini.

Bengkulu, September 2022


KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER
DAYA MANUSIA PROVINSI BENGKULU

Dr. SOEMARNO, M.Pd.


Pembina Utama Muda
NIP. 19660311 199703 1 002
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ......................................................................................... i


KATA PENGANTAR ......................................................................................... ii
DAFTAR ISI ......................................................................................... iii

BAB I. PENDAHULUAN ........................................................................................ 1

BAB II. SISTEMATIKA PENYUSUNAN RANCANGAN AKTUALISASI .................... 4

BAB III. SISTEMATIKA PENYUSUNAN LAPORAN AKTUALISASI ................... 8

LAMPIRAN ........................................................................................................................ 12
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Berdasarkan undang – undang Nomor 5 tahun 2014 Aparatur Sipil Negara (ASN)
merupakan profesi bagi pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian
kerja yang berkerja pada instansi pemerintah. Aparatur sipil Negara memiliki fungsi yang
sangat penting yaitu sebagai pelaksana kebijakan publik, sebagai pelayan publik dan
sebagai perekat dan pemersatu bangsa yang berlandaskan pada Pancasila, Undang-undang
Dasar 1945, NKRI dan Pemerintahan yang syah.
Dalam menjalankan tugas dan fungsinyaseorang Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib
memiliki nilai-nilai dasar profesi yaitu: berorientasi pelayanan, akuntabel,
kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif. Nilai-nilai dasar ini harus
diinternalisasikan dan diterapkan oleh aparatur sipil Negara dalam menjalankan tugas
dan kewajibannya di lingkungan kerja.
Menurut undang-undang no 05 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, disebutkan
bahwa instansi pemerintah wajib memberikan pendidikan dan pelatihan terintegrasi
bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selama satu tahun masa percobaan sesuai
dengan peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara nomor 12 tahun 2018 tentang
pelatihan dasar calon pegawai negeri sipil.
Tujuan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil adalah untuk mengembangkan
kompetensi CPNS yang dilakukan secara terintegrasi. Terintegrasi disini maksudnya
memadukan antara jalur pelatihan klasikal dengan non klasikal serta memadukan
kompetensi sosiokultural dengan kompetensi bidang. Kompetensi yang dibangu dari
pelatihan dasar calon pegawai negeri sipil ini merupakan kompetensi membangun karakter
CPNS yang professional sesuai bidang tugas. Kompetensi tersebut diukur dengan
kemampuan:
1. Menunjukan sikap perilaku bela Negara;
2. Mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam pelaksanaan tugas jabatannya;
3. Mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS untuk mendukung
terwujudnya Smartgovernance sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
4. Menunjukan penguasaan kompetensi teknis yang dibutuhkan sesuai bidang tugas
Agar pelaksanaan aktualisasi tersebut terarah dan menghasilkan output yang
baik, maka sebelum melaksanakan aksi perubahan peserta diwajibkan menyusun
Rancangan Aktualisasi terlebih dahulu. Untuk memudahkan dalam Penyusunan
Rancangan Aktualisasi dan Implementasi Aksi Perubahan sertra adanya keseragaman
dalam penulisan, maka perlu disusun Pedoman Penyusunan Rancangan dan Laporan
Aktualisasi Nilai-nilai Dasar Profesi PNS bagi peserta dan Cooach dalam Pelatihan
Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (LATSAR CPNS). Pedoman Penyusunan
Rancangan Aktualisasi (RA) dan Laporan Aktualisasi (LA) Pelatihan Dasar Calon
Pegawai Negeri Sipil (LATSAR CPNS) ini memuat ketentuan penulisan, sistematika
rancangan, sistematika penyusunan laporan Aktualisasi, serta ketentuan seminar
rancangan aktualisasi dan ketentuan seminar laporan aktualisasi.

B. Tujuan
Pedoman ini disusun agar peserta mempunyai acuan dalam penyusunan rancangan
aktualisasi dan laporan aktualisasi pada Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil
(LATSAR CPNS). Selain itu didapati keseragaman dan persamaan persepsi antara
penyelenggara pelatihan, Coach, Mentor dan penguji dalam menyusun dan
menulis Rancangan Aktualisasi (RA) maupun Laporan Aktualisasi (LA).

C. Sasaran
Sasaran penyusunan Pedoman Rancangan Aktualisasi dan Laporan Aktualisasi ini
adalah tersedianya acuan yang baku dalam penyusunan Rancangan Aktualisasi dan
Laporan Aktualisasi pada Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (LATSAR CPNS).

D. Ruang Lingkup
Ruang lingkup Pedoman Penyusunan Rancangan dan Laporan Aktualisasi
Pelatihan. Misala: Waktu, Tempat dan Kegiatan.

Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (LATSAR CPNS) ini adalah:

1. Ketentuan penulisan;
2. Sistematika penulisan rancangan aktualisasi;
3. Sistematika penulisan laporan aktualisasi;
4. Ketentuan seminar rancangan dan laporan aktualisasi.
E. Dasar Hukum
Dasar hukum pelaksanaan pelatihan dasar calon pegawai negeri sipil di BPSDM
Provinsi Bengkulu ini adalah:
1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara;
2. Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS sebagaimana
telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020;
3. Peraturan LAN Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pelatihan Dasar CPNS;
4. Peraturan LAN Nomor 10 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan LAN Nomor
5. 1 Tahun 2021 tentang Pelatihan Dasar CPNS;
6. Keputusan Kepala Lembaga Administrasi NegaraNomor:13/K.1/PDP.07/2022 tentang
Pedoman Pen yelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS; dan
7. Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor : 14/K.1/PDP.07/2022
tentang Kurikulum Pelatihan Dasar CPNS.
BAB II
SISTEMATIKA PENYUSUNAN RANCANGAN AKTUALISASI

A. Konsep Rancangan Aktualisasi


Rancangan Aktualisasi merupakan dokumen yang disusun peserta Pelatihan
Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (LATSAR CPNS) sebagai acuan atau pedoman
dalam melaksanakan aktualisasi nilai dasar profesi PNS. Dalam menyusun rancangan
aktualisasi ini peserta dituntut untuk mampu mengidentifikasi permasalahan dalam
pelaksanaan tugasnya, mampu menentukan permasalahan prioritas yang akan
diselesaikan dengan didukung oleh mentor, mampu menentukan kondisi saat ini,
kondisi yang diharapkan, penyebab permasalahan, akibat jika tidak segra
diselesaikan, peserta juga akan menyusun rencana kegiatan sebagai solusi
permasalahan dan sebagai wadah untuk menerapkan nilai-nilai dasar profesi PNS, serta
hal-hal lain yang diperlukan dalam pelaksanaan aktualisasi.

B. Ketentuan penulisan
Ketentuan penulisan ini dimaksudkan agar terdapat keseragaman dalam
penulisan rancangan aktualisasi dan laporan aktualisasi. Adapun ketentuan penulisannya
adalah sebagai berikut:
1. Ukuran kertas: A4 70 gram (Rancangan dan laporan akhir Aktualisasi);
2. Jenis huruf: Times New Roman 12
3. Margin: kiri 3 cm, atas 3, kanan 2,5 cm, bawah 2,5 cm;
4. Jarak baris: 1,5 spasi
5. Pada bukti fisik implementasi, untuk setiap kegiatan dipisahkan dengan kertas pemisah
(diberi keterangan penerapan nilai dasar profesi PNS).

C. Sistematika rancangan
HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR LAMPIRAN
BAB I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang (Mengapa aktualisasi nilai dasar dilakukan)
Hal yang mendasari berupa kebijakan atau teori-teori, mengapa
aktualisasi nilai dasar dilakukan yang didukung data dan informasi.
B. Tujuan Rancangan Aktualisas
Hal yang menjadi tujuan dari pelaksanaan aktualisasi nilai dasar profesi
PNS yang akan dilakukan
C. Ruang Lingkup RA
Berisikan batasan aktualisasi yang dilakukan terkait waktu, lokus
dan focus aktualisasi.
BAB II. PROFIL ORGANISASI DAN TUGAS PESERTA
A. GAMBARAN UMUM ORGANISASI
1. Dasar Hukum Organisasi
2. Tugas Fungsi Organisasi
3. Susunan/Struktur Organisasi dan Tata Kerja
4. Visi-Misi Organisasi
Visi dan misi mengacu pada Visi dan Misi KDH
Apabila organisasi memiliki visi dan misi (biasanya sekolah,
puskesmas, rumah sakit) mengacu pada visi misi organisasinya.
Sumber visi dan misi organisasi agar diambil dari Renstra
Organisasi.
5. Tujuan Organisasi
Selain Visi dan Misi, agar menguraikan juga tujuan organisasi
Sumber tujuan organisasi dapat diambil dari Renstra organisasi.
Catatan: ada gagasan yaitu agar peserta menjadikan Renstra
organisasi penyusunan RA (Bab I), dengan tujuan agar program
aktualisasi peserta organisasi masing-masing.
6. Nilai-Nilai Budaya Organisasi
Meskipun nilai-nilai dasar PNS BERAKHLAK telah ditetapkan
sebagai nilai-nilai yang “tunggal” secara nasional, tetapi
dimungkinkan masih ada organisasi yang memiliki nilai-nilai budaya
kerja organisasi.
B. TUPOKSI JABATAN PESERTA
Diambil dari Job Description atau Uraian Tugas dan Fungsi Jabatan
peserta (untuk Jabatan Fungsional biasanya ditetapkan dalam
permenpan-rb sedangkan untuk Pelaksana berupa peraturan
bupati/walikota/gubernur).
Selain dari Uraian Tugas dan Fungsi Jabatan, agar mengacu pada SKP
tahun berjalan (karena dimungkinkan adanya lain/tambahan dari peserta).
Tugas Tambahan serta personi
Dalam hal peserta bermaksud mengambil program/kegiatan RA di luar
tusi jabatannya diharapkan agar coach memberikan pencerahan
mengenai pentingnya pelaksanaan tugas dan penyusunan program/
kegiatan RA yang sesuai/relevan dengan tusi jabatannya.
Penyusunan/pemilihan program/kegiatan RA dengan persetujuan mentor
dan dikonsultasikan kepada coach.

C. ROLE MODEL
Berdasarkan Modul Habituasi Tahun 2017 (merupakan modul yang
disusun terakhir, sampai saat ini belum ada baru/pembaharuan),
diuraikan mengenai pemahaman mengenai role model yang berbeda dari
persepsi role selama ini.
Di dalam Modul Habituasi tahun 2017 diuraikan bahwa role
model adalah partner dalam pembelajaran agenda habituasi, yang
didasarkan pada konsep penelitian yang diadopsi dari teori the power
of goals setting dari Locke dan Latham (1994).
Dengan pengertian role model adalah partner maka dimungkinkan
role model lebih dari satu.
Dengan pengertian role model sebagai partner, yang bisa lebih dari
satu orang, hal ini sesuai dengan semangat kolaborasi yang merupakan
salah satu nilai dasar PNS.
Role model atau partner bisa berasal dari dalam/luar unit
kerja/organisasi.
Dalam Sub Bab C. Role Model peserta dapat menguraikan siapa/siapa
saja role model atau partner dalam pembelajaran agenda habituasi
beserta peran serta proses kolaborasi dengan role model.
BAB III. RANCANGAN AKTUALISASI
A. Konsep Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN (Aparatur Sipil Negara) Teori yang
terkait dengan agenda 1, 2 dan 3 dari pembelajaran
B. Identifikasi dan Deskripsi Isu
Menggali, merumuskan dan mendiskripsikan semua isu yang ada
pada pelaksanaan tugas sehari hari sebagai ASN di tenpat kita bekerja
Selain mengidentifikasi isu, peserta juga diminta untuk
mendeskripsikan masing-masing isu;
Dalam Sub Bab A ini juga sekaligus diuraikan data dan informasi
pendukung dari masing-masing
Sumber Isu: individu, unit kerja, organisasi;
Ruang Lingkup Isu: tusi jabatan, tusi unit kerja, tusi organisasi.

C. Analisis Isu
Analisis isu menggunakan pendekatan APKL dan USG;
Hingga didapat core issue (isu inti).
D. Analisis Penyebab Isu
Analisis penyebab isu menggunakan metode fishbone, dll
E. Dampak Bila Isu Tidak Diselesaikan
F. Gagasan Pemecahan Isu:
(Diawali dengan menguraikan/menyebutkan judul RA, dengan merubah
core issue dari statemen negative menjadi statemen positif.
Diikuti uraian kegiatan pemecahan isu.
Pada Sub Bab ini peserta diminta hanya menguraikan kegiatan-
kegiatan pemecahan isu, belum dirinci kedalam tahapan-tahapan kegiatan.
Kegiatan diuraikan dalam kalimat aktif dengan menggunakan kata
kerja dengan awalan “me”.
Kegiatan pemecahan isu minimal 5 kegiatan dan diuraikan dengan
mengikuti alur planning, organizing, actuating, controlling (POAC)
atau plan, do, check, act (PDCA).

1. Kegiatan 1….
a. Uraian Pelaksanaan Kegiatan
Merupakan tahapan yang terinci dalam melaksanakan kegiatan
b. Keterkaitan Nilai-nilai Dasar Profesi PNS
Berisikan nilai dasar yang diterapkan dan bagaimana
proses penerapannya dan apa output dari penerapan nilai dasar
tersebut.
Contoh:
1) Berorientasi Pelayanan (ramah)
Ketika menghadap kepala sekolah dalam rangka penyusunan
media pembelajaran saya akan bersikap ramah, sopan, berpakaian
rapid dan bicara yang jelas sehingga mentor dapat
memberikan arahan dalam pembuatan media pembelajaran yang
akan saya lakukan.
2) Akuntabel
3) Dst…

c. Kontribusi Terhadap Pencapaian Visi Misi Organisasi


Berisikan penjelasan tentang kontribusi terhadap kegiatan yang
kita lakukan dalam pencapaian Visi atau salah satu misi organisasi
tempat kita bekerja.
d. Penguatan Nilai Organisasi
Berisikan tentang nilai organisasi kita yang bisa diperkuat
dengan pelaksanan kegiatan yang akan kita lakukan.
e. Kemungkinan Dampak
Berisikan kemungkinan dampak yang akan terjadi bila
pelaksanaan kegiatan tanpa dilandasi nilai dasar profesi PNS.
2. Keg 2 ….
3. Keg 3…
4. Keg 4…
5. Keg 5… Dst.
G. Rencana Pelaksanaan Aktualisasi
1. Jadwal Kegiatan
Berisikan rencana jadwal pelaksanaan aktualisasi selama 1 bulan
2. Antisipaasi Menghadapi Kendala
Berisikan manajemen pengendalian kegiatan untuk
memastikan penerapan nilai dasar profesi PNS pada setiap tahapan
kegiatan terlaksana dengan baik.
D. DAFTAR PUSTAKA
E. LAMPIRAN
1. Bahan Tayang Presentasi RA
2. Peraturan Terkait Tugas dan Fungsi
3. Formulir alat bantu Rancangan Aktualisasi Nilai-nilai Dasar Profesi PNS
4. Biodata Peserta
5. Lembar dan bukti konsultasi dengan Mentor
6. Lembar dan bukti konsultasi dengan Coach
7. Surat Pernyataan Mentor
8. Catatan hasil seminar Rancangan Aktualisasi (Penguji, Mentor, dan Coach)

F. KETENTUAN SEMINAR RANCANGAN AKTUALISASI


1. Jumlah eksemplar yang diserahkan kepada penyelenggara: 4 eksemplar (1
eks untuk coach, 1 eks untuk penguji, 1 eks untuk Mentor, dan pengampu 1 eks);
2. Rancangan Aktualisasi (RA) diserahkan paling lambat 1 hari kerja sebelum
seminar;
3. Untuk seminar RA tidak perlu dijilid, cukup dijepit dengan klem binder;
4. Setelah diseminarkan RA direvisi sesuai dengan hasil seminar, kemudian
ditanda tangankan dengan penguji, mentor dan coach dan diserahkan kepada
penyelenggara paling lambat tujuh hari kerja setelah seminar.
5. Warna sampul RA disesuaikan.
BAB III
SISTEMATIKA PENYUSUNAN LAPORAN AKTUALISASI

A. Sistematika Laporan

HALAMAN JUDUL
HALAMAN PERSETUJUAN UNTUK DISEMINARKAN
LEMBAR PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
ABSTRAK DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR LAMPIRAN
BAB I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang (Mengapa aktualisasi nilai dasar dilakukan)
Hal yang mendasari berupa kebijakan atau teori-teori, mengapa
aktualisasi nilai dasar dilakukan yang didukung data dan informasi.
B. Tujuan Rancangan Aktualisas
Hal yang menjadi tujuan dari pelaksanaan aktualisasi nilai dasar profesi
PNS yang akan dilakukan
C. Ruang Lingkup RA
Berisikan batasan aktualisasi yang dilakukan terkait waktu, lokus
dan focus aktualisasi.

BAB II. PROFIL ORGANISASI DAN TUGAS PESERTA


A. GAMBARAN UMUM ORGANISASI
1. Dasar Hukum Organisasi
2. Tugas Fungsi Organisasi
3. Susunan/Struktur Organisasi dan Tata Kerja
4. Visi-Misi Organisasi
Visi dan misi mengacu pada Visi dan Misi KDH
Apabila organisasi memiliki visi dan misi (biasanya sekolah,
puskesmas, rumah sakit) mengacu pada visi misi organisasinya.
Sumber visi dan misi organisasi agar diambil dari Renstra
Organisasi.
5. Tujuan Organisasi
Selain Visi dan Misi, agar menguraikan juga tujuan organisasi
Sumber tujuan organisasi dapat diambil dari Renstra organisasi.
Catatan: ada gagasan yaitu agar peserta menjadikan Renstra
organisasi penyusunan RA (Bab I), dengan tujuan agar program
aktualisasi peserta organisasi masing-masing.
6. Nilai-Nilai Budaya Organisasi
Meskipun nilai-nilai dasar PNS BERAKHLAK telah
ditetapkan sebagai nilai-nilai yang “tunggal” secara nasional,
tetapi dimungkinkan masih ada organisasi yang memiliki nilai-nilai
budaya kerja organisasi.
B. TUPOKSI JABATAN PESERTA
Diambil dari Job Description atau Uraian Tugas dan Fungsi Jabatan
peserta (untuk Jabatan Fungsional biasanya ditetapkan dalam
permenpan-rb sedangkan untuk Pelaksana berupa peraturan
bupati/walikota/gubernur).
Selain dari Uraian Tugas dan Fungsi Jabatan, agar mengacu pada
SKP tahun berjalan (karena dimungkinkan adanya lain/tambahan dari
peserta).
Tugas Tambahan serta personi
Dalam hal peserta bermaksud mengambil program/kegiatan RA di
luar tusi jabatannya diharapkan agar coach memberikan
pencerahan mengenai pentingnya pelaksanaan tugas dan
penyusunan program/ kegiatan RA yang sesuai/relevan dengan tusi
jabatannya.
Penyusunan/pemilihan program/kegiatan RA dengan persetujuan
mentor dan dikonsultasikan kepada coach.
C. ROLE MODEL
Berdasarkan Modul Habituasi Tahun 2017 (merupakan modul yang
disusun terakhir, sampai saat ini belum ada baru/pembaharuan),
diuraikan mengenai pemahaman mengenai role model yang berbeda
dari persepsi role selama ini.
Di dalam Modul Habituasi tahun 2017 diuraikan bahwa role
model adalah partner dalam pembelajaran agenda habituasi, yang
didasarkan pada konsep penelitian yang diadopsi dari teori the
power of goals setting dari Locke dan Latham (1994).
Dengan pengertian role model adalah partner maka
dimungkinkan role model lebih dari satu.
Dengan pengertian role model sebagai partner, yang bisa lebih
dari satu orang, hal ini sesuai dengan semangat kolaborasi yang
merupakan salah satu nilai dasar PNS.
Role model atau partner bisa berasal dari dalam/luar unit
kerja/organisasi.
Dalam Sub Bab C. Role Model peserta dapat menguraikan
siapa/siapa saja role model atau partner dalam pembelajaran agenda
habituasi beserta peran serta proses kolaborasi dengan role model.
BAB III. RANCANGAN AKTUALISASI
A. Konsep Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN (Aparatur Sipil Negara) Teori
yang terkait dengan agenda 1, 2 dan 3 dari pembelajaran
B. Identifikasi dan Deskripsi Isu
Menggali, merumuskan dan mendiskripsikan semua isu yang
ada pada pelaksanaan tugas sehari hari sebagai ASN di tenpat kita
bekerja
Selain mengidentifikasi isu, peserta juga diminta untuk
mendeskripsikan masing-masing isu;
Dalam Sub Bab A ini juga sekaligus diuraikan data dan informasi
pendukung dari masing-masing
Sumber Isu: individu, unit kerja, organisasi;
Ruang Lingkup Isu: tusi jabatan, tusi unit kerja, tusi organisasi.
C. Analisis Isu
Analisis isu menggunakan pendekatan APKL dan USG;
Hingga didapat core issue (isu inti).
D. Analisis Penyebab Isu
Analisis penyebab isu menggunakan metode fishbone, dll
E. Dampak Bila Isu Tidak Diselesaikan
F. Gagasan Pemecahan Isu:
(Diawali dengan menguraikan/menyebutkan judul RA, dengan
merubah core issue dari statemen negative menjadi statemen
positif.
Diikuti uraian kegiatan pemecahan isu.
Pada Sub Bab ini peserta diminta hanya menguraikan
kegiatan-kegiatan pemecahan isu, belum dirinci kedalam tahapan-
tahapan kegiatan.
Kegiatan diuraikan dalam kalimat aktif dengan menggunakan
kata kerja dengan awalan “me”.
Kegiatan pemecahan isu minimal 5 kegiatan dan diuraikan dengan
mengikuti alur planning, organizing, actuating, controlling
(POAC) atau plan, do, check, act (PDCA).

1. Kegiatan 1….
a. Uraian Pelaksanaan Kegiatan
Merupakan tahapan yang terinci dalam melaksanakan kegiatan
b. Keterkaitan Nilai-nilai Dasar Profesi PNS
Berisikan nilai dasar yang diterapkan dan
bagaimana proses penerapannya dan apa output dari
penerapan nilai dasar tersebut.
Contoh:
1) Berorientasi Pelayanan (ramah)
Ketika menghadap kepala sekolah dalam rangka
penyusunan media pembelajaran saya akan bersikap ramah,
sopan, berpakaian rapid dan bicara yang jelas sehingga
mentor dapat memberikan arahan dalam pembuatan
media pembelajaran yang akan saya lakukan.
2) Akuntabel
3) Dst…
c. Kontribusi Terhadap Pencapaian Visi Misi Organisasi
Berisikan penjelasan tentang kontribusi terhadap kegiatan
yang kita lakukan dalam pencapaian Visi atau salah satu misi
organisasi tempat kita bekerja.
d. Penguatan Nilai Organisasi
Berisikan tentang nilai organisasi kita yang bisa
diperkuat dengan pelaksanan kegiatan yang akan kita lakukan.
e. Kemungkinan Dampak
Berisikan kemungkinan dampak yang akan terjadi bila
pelaksanaan kegiatan tanpa dilandasi nilai dasar profesi PNS.
2. Keg 2 ….
3. Keg 3…
4. Keg 4…
5. Keg 5… Dst.
G. Rencana Pelaksanaan Aktualisasi
1. Jadwal Kegiatan
Berisikan rencana jadwal pelaksanaan aktualisasi selama 1 bulan
2. Antisipaasi Menghadapi Kendala
Berisikan manajemen pengendalian kegiatan untuk
memastikan penerapan nilai dasar profesi PNS pada setiap
tahapan kegiatan terlaksana dengan baik.
BAB IV. CAPAIAN AKTUALISASI
A. Rangkaian Pelaksanaan Kegiatan dan Jadwal Implementasi
Berisikan tentang waktu pelaksanaan kegiatan yang sebenarnya
B. Capaian Kegiatan
1. Kegiatan 1…………
a. Deskripsi Kegiatan
Berisikan gambaran kegiatan yang dilakukan bisa berhubungan
tentang bentuk, jenis, tahapan dll.
b. Capaian Kegiatan
Yaitu berisikan capaian pelaksanaan tahapan kegiatan setelah dilandasi
dengan penerapan nilai dasar profesi PNS, contoh: dalam
kegiatan revisi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah
dilakukan pada tanggal 04 November 2022 s.d 12 November 2022
dari kegiatan tersebut dan menerapkan nilai – nilai dasar ASN ialah
RPP dapat dijadikan pedoman yang baik dalam kegiatan pembelajaran,
memiliki bahan yang variatif dan kaya akan informasi, menjadi
sistematis, dan RPP lebih efisien. Adapun capaian kegiatan dapat
dibuktikan berupa: Misalkan;
1) Surat keterangan telah melaksanakan kegiatan aktualisasi nilai-nilai
dasar PNS. (Lampiran 1.1)
2) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) revisi yang sudah
dicetak. (Lamp.1.2)
3) Foto kegiatan, Misalnya:
- Foto kegiatan menghadap dan berkonsultasi kepada
mentor. (Lampiran 1.3)
- Foto kegiatan mengumpulkan bahan untuk revisi RPP.
(Lampiran 1.4)
- Foto kegiatan menyusun Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP). (Lampiran 1.5)
- Foto mencetak RPP yang telah direvisi. (Lampiran 1.6)
- Foto melaporkan hasil penyusunan RPP kepada kepala sekolah.
(Lamp. 1.7)
c. Nilai-nilai dasar yang relevan
Berisikan proses penerapan nilai dasar pada pelaksanaan tahapan
kegiatan serta output yang dihasilkan.
Contoh:
1) Berorientasi Pelayanan (Ramah dan Sopan)
Saya telah menghadap dan berkonsultasi kepada mentor dengan
sikap ramah dan sopan sehingga terjadi hubungan timbal balik
yang baik dalam memberikan arahan dan petunjuk mengenai
koreksi/revisi dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).
Adapun hasil/output melaksanakan kegiatan tahapan satu ini
adalah foto dokumentasi (Lampiran 1.1).
2) Adaptif (Inovasi)
Saya telah menyusun media pembelajaran dengan menerapkan model
,,,,,,,yang saya ambil dari berbagai sumber baik online dan non
online dengan mengembangkan inovasi sehingga tampilan media
lebih variatif dan menarik. Adapun hasil/output melaksanakan
kegiatan tahapan dua ini adalah foto dokumentasi browsing online
dan Media Pembelajaran.

d. Manfaat Nilai Dasar bagi stakeholder terkait


Berisikan manfaat penerapan nilai dasar pada setiap pelaksanaan
kegiatan
e. Manfaat Aktualisasi Terhadap Pencapaian Visi Misi Organisasi
Berisikan manfaat penerapan nilai dasar profesi PNS terhadap
pencapaian atau perwujudan visi misi organisasi.
f. Penguatan Nilai-nilai Organisasi
Berisikan tentang manfaat penerapan nilai dasar PNS pada
pelaksanaan kegiatan terhadap penguatan nilai organisasi tempat
peserta bekerja.
g. Dampak Bila Aktualisasi tanpa didasari nilai dasar profesi
PNS
Berisikan dampak bila kegiatan dilaksanakn tanpa dilandasi dengan
nilai dasar profesi PNS
2. Kegiatan 2 ……..
3. Kegiatan 3………
4. Kegiatan 4………
5. Kegiatan 5… dst

C. Rencana Tindak Lanjut

BAB V. PENUTUP
A. KESIMPULAN
B. SARAN
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

Lampiran-lampiran Lapotran Aktualisasi

1. Bukti pelaksanaan Aktualisasi


2. Slide Presentasi pada saat Seminar Laporan Aktualisasi
3. Surat kuasa Mentor bila dikuasakan
4. Biodata Peserta
5. SKP
6. Surat Pernyataan Mentor
7. Bukti Konsultasi dengan Mentor (minimal 1 kali untuk 1 tahapan kegiatan)
8. Bukti Konsultasi Coach (minimal 1 kali untuk 1 tahapan kegiatan)
9. Catatan hasil seminar Rancangan Aktualisasi
10. Lembar Persetujuan Seminar RA
11. Lembar Pengesahan RA
12. Komitmen tindak lanjut aktualisasi
13. Dan lain-lain yang dianggap perlu

KETENTUAN SEMINAR LAPORAN AKSI PERUBAHAN


1. Jumlah eksemplar yang diserahkan kepada penyelenggara: 4 buah (1 eks untuk
coach, 1 eks untuk penguji, 1 eks untuk Mentor, dan pengampu 1 eks);
2. Laporan Aktualisasi (LA) diserahkan paling lambat 1 hari kerja sebelum seminar;
3. Untuk seminar LA tidak perlu dijilid, cukup dijepit dengan klem binder;
4. Setelah diseminarkan LA direvisi sesuai dengan hasil seminar, kemudian
ditanda tangankan dengan penguji, mentor dan coach dan diserahkan kepada
penyelenggara paling lambat tujuh hari kerja setelah seminar.
5. Warna sampul LA disesuaikan
Lampiran 1. Formulir 1: Alat Bantu Rancangan Aktualisasi Nilai-nilai Dasar Profesi PNS

Unit Kerja
Jabatan
1. …………………………………………………………………………………………….
Identifikasi Isu 2. …………………………………………………………………………………………….
3. Dst…..
Isu Yang Diangkat
Gagasan Pemecahan
Isu
Kontribusi Penguatan
Uraian Tahapan Output Nilai Keterkaitan Terhadap Visi Nilai-nilai
No Kegiatan Kegiatan Dasar Kegiatan Nilai Nilai Dasar Misi Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7

1.

Analisa Dampak

2.

3.

5.

Dst
Keterangan:
6.

Kolom 1 : Diisi dengan nomor urut 1, 2, 3, dst.


Kolom 2 : Diisi kegiatan pemecahan isu atau aktivitas yang akan dilakukan dan telah mendapat persetujuan mentor. Kegiatan harus mengedepankan munculnya gagasan
kreatif yang kemudian menjadi pembeda dengan kegiatan yang selama ini ada. Contoh:
1. melakukan telaahan SOP dan kebijakan pelayanan pemberian nomor registrasi STTPP Diklat Prajabatan pada Sub Bidang DiklatPrajabatan LAN;
2. mengusulkan draft SOP dan Perangkat Pengendalian Pelayanan pemberian nomor registrasi STTPP Diklat Prajabatan pada Sub Bidang Diklat Prajabatan
LAN;
3. melakukan sosialisasi draft SOP, perangkat pengendalian pelayanan dan pembagian tugas pelayanan pemberian nomor registrasi STTPP Diklat Prajabatan
kepada seluruh pelaksana pada Sub Bidang Diklat Prajabatan LAN;
4. melakukan ujicoba pemberian Pelayanan pemberian nomor registrasi STTPP Diklat Prajabatan pada Sub Bidang Diklat Prajabatan LAN
5. melakukan reveiew hasil ujicoba pelaksanaan pemberian Pelayanan pemberian nomor registrasi STTPP Diklat Prajabatan pada Sub Bidang Diklat
Prajabatan LAN;
6. melakukan telaahan efektivitas kegiatan percepatan pemberian nomor registrasi STTPP Diklat Prajabatan dengan membandingkan pada sistem kerja yang
selama ini berjalan
7. menyusun laporan kegiatan
8. Pengusulan proses percepatan pemberian nomor registrasi STTPP Diklat Prajabatan dalam kegiatan pengembangan Sistem Informasi Diklat Aparatur
(www.sida.lanri.info).
(Kegiatan 6 dan 7 adalah kegiatan yang mencerminkan isu terpecahkan sedangkan kegiatan 8 adalah inisiasi memperluas
cakupan penyelesaian isu melalui kegiatan pengembangan SIDA yang sudah lintas Bidang dan memerlukan penanganan
khusus)
Kegiatan bersumber dari SKP, penugasan atasan, atau kegiatan inisiatif sendiri yang mendapat persetujuan atasan.
Kolom 3 : Diisi uraian tahapan kegiatan yang telah mendapatkan persetujuan mentor, mengacu pada kegiatan yang telah diisi dari kolom 2.
Contoh: Isian kolom 3 dengan kegiatan 1:
Tahapan Kegiatan:
1. meminta dokumen SOP pemberian nomor registrasi STTPP Diklat Prajabatan ke bagian administrasi Pusat P3D;
2. melakukan telaahan dokumen SOP pemberian nomor registrasi STTPP Diklat Prajabatan dari bagian administrasi Pusat P3D;
3. mengumpulkan informasi tentang kebijakan dan harapan atas pelayanan pemberian nomor registrasi STTPP Diklat Prajabatan kepada pimpinan dan kolega
pada Sub Bidang Diklat Prajabatan LAN, serta stakeholders terkait (PIC);
4. melakukan telaahan tentang kebijakan pelayanan pemberian nomor registrasi STTPP Diklat Prajabatan pada Sub Bidang Diklat Prajabatan LAN dikaitkan
dengan informasi yang dikumpukan pada tahap ke 3;
5. menyusun draft SOP dan perangkat kerja pelaksanaan SOP pelayanan pemberian nomor registrasi STTPP Diklat Prajabatan pada Sub Bidang Diklat
Prajabatan LAN.
(tahapan kegiatan ke 5 sebagai penghubung pada kegiatan ke 2)
Kolom 4 : Diisi dengan output dari penerapan nilai dasar pada setiap tahapan kegiatan
Kolom 5 : Diisi dengan uraian hasil pelaksanaan kegiatan yang dilandasi nilai-nilai dasar yang telah ditetapkan. Misalnya dalam mengelola data akredetasi, jika terjadi
konflik kepentingan dalam diri saya antara memenuhi keinginan pimpinan lembaga diklat yang subyektif dengan kepentingan obyektifitas pengelolaan data yang
merupakan tugas dan tanggung jawab saya, maka saya memilih kepentingan obyektifitas pengolahan data akreditasi (Akuntabilitas/integritas). Saya akan
berupaya memahami cara mengolah data yang lebih obyektif, begitu pula dalam pelaksanaan pengolahan data akreditasi ini, saya akan selalu meningkatkan
inovasi dalam pengolahan data sehingga dari waktu ke waktu selalu terdapat peningkatan kualitas pengolahan data (Adaptif/inovasi).
Setiap uraian hasil pelaksanaan kegiatan ini dihubungkan dengan penerapan nilai dasar profesi PNS (BerAKHLAK)
Kolom 6 : Diisi uraian tentang kontribusi kualitas hasil kegiatan terhadap pencapaian visi, misi dan/atau tujuan organisasi.
Contoh:
Isian kolom 6 dengan kegiatan 1: dengan melakukan telaahan SOP dan kebijakan pelayanan pemberian nomor registrasi STTPP Diklat Prajabatan pada Sub
Bidang Diklat Prajabatan LAN maka kualitas pelaksanaan kerja akan teridentifikasi dengan baik sehingga mendukung pencapaian Visi & Misi LAN dalam
menjalankan pembinaan dan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan aparatur Negara dan misi Pusat P3D LAN sebagai penjaminan kualitas pelaksanaan
NSPK Pengembangan kompetensi bagi CPNS dapat terwujud.
Kolom 7 : Diisi uraian tentang kontribusi hasil kegiatan terhadap penguatan nilai organisasi.
Contoh:
Isian kolom 7 dengan kegiatan 1: Penelaahan SOP dan kebijakan terkait dengan pelayanan pemberian nomor registrasi bertujuan sebagai langkah awal untuk
memahami kebijakan pelayanan pemberian nomor registrasi STTPP Diklat Prajabatan yang selama ini dianggap kurang responsif terhadap kebutuhan seluruh
pemangku kepentingan sehingga menjadi jelas dan terukur akan menguatkan nilainilai organisasi LAN yaitu integritas, profesional, inovatif, dan peduli.
Lampiran 1. Contoh Komitmen Tindak Lanjut Aktualisasi

Kop Surat SKPD

KOMITMEN TINDAK LANJUT AKTUALISASI


No. …………………….
Tuliskan judulnya

Yang bertanda tangan di bawah ini:


1. Nama : .................................. (Pimpinan Instansi)
NIP : ……………………...
Jabatan : ………………………

2. Nama : ………………………
NIP : ……………………….
Jabatan : ……………………….

Sebagai Peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil …. Angkatan ….. Tahun …..

Dengan ini menyatakan komitmen bersama untuk menindaklanjuti Laporan Aktualisasi


yang disusun oleh peserta LATSAR CPNS angkatan .... tersebut di atas dan target dalam
aktualisasi tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Sasaran Kinerja Pegawai
peserta yang bersangkutan pada tahun berikutnya.

Demikian komitmen ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Bengkulu, ......................

Kepala Peserta
Pelatihan

NIP. ……………… NIP. ……………..


Lampiran 2. Halaman Judul

RANCANGAN LOGO
AKTUALISASI
NILA-NILAI DASAR PROFESI SERTA KEDUDUKAN KAB/KOT
A
DAN PERAN PNS DALAM DALAM MEWUJUDKAN
SMART GOVERNANCE PADA PELATIHAN DASAR
CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III
ANGKATAN ……… LINGKUP KABUPATEN/KOTA
………

…..JUDUL…..

Oleh:

……..Nama……..
Jabatan
……Nip….

BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA


KABUPATEN …………………………
BEKERJASAMA DENGAN
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROVINSI BENGKULU TAHUN 2022
Lampiran 3. Lembar Persetujuan Seminar RA

LEMBAR PERSETUJUAN
RANCANGAN AKTUALISASI

Judul : ………………………………………………
Nama Peserta : ………………………………………………
NIP : ………………………………………………
Angkatan : ………………………………………………
Nomor Absen : ………………………………………………
Instansi : ………………………………………………
Jabatan : ………………………………………………
Unit Kerja : ………………………………………………

Rancangan Aktualisasi telah disetujui oleh Pembimbing untuk


diseminarkan.

Bengkulu, Oktober 2022


Menyetujui, Yang Menyusun,
Coach/Pembimbing Peserta LATSAR
CPNS

Nama
Nip. Nama
Nip.
Lampiran 4. Lembar Pengesahan Seminar RA

LEMBAR PENGESAHAN

RANCANGAN AKTUALISASI
NILA-NILAI DASAR PROFESI SERTA KEDUDUKAN DAN PERAN PNS
DALAM MEWUJUDKAN SMART GOVERNANCE PADA PELATIHAN DASAR
CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III ANGKATAN …….
LINGKUP KABUPATEN/KOTA ……….

JUDUL
OLEH:
NAMA
NIP.

Telah Diseminarkan Pada Hari ……….. Tanggal………. Bulan ………….Tahun …………..di


…………………………
…………………………………………………………………………………

Penguji

Nama ……………………..
Nip. …………………….
Coch/Pembimbing Mentor,

Nama Nama
Nip. Nip.
LAMPIRAN UNTUK LAPORAN AKTUALISASI
Lampiran 1. Lembar Persetujuan Seminar LA

LEMBAR PERSETUJUAN SEMINAR


LAPORAN AKTUALISASI

Judul : ………………………………………………
Nama Peserta : ………………………………………………
NIP : ………………………………………………
Angkatan : ………………………………………………
Nomor Absen: ………………………………………………
Instansi : ………………………………………………
Jabatan : ………………………………………………
Unit Kerja : ………………………………………………

Laporan Aktualisasi telah disetujui oleh Mentor dan Pembimbing untuk


diseminarkan.

Bengkulu, Desember 2022


Coach/Pembimbing, Mentor,

(…….Nama…….) (…….Nama…….)
NIP……………………. NIP…………………….
Lampiran 2. Lembar Pengesahan Seminar LA

LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN AKTUALISASI
NILA-NILAI DASAR PROFESI SERTA KEDUDUKAN DAN PERAN PNS
DALAM MEWUJUDKAN SMART GOVERNANCE PADA PELATIHAN DASAR
CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III ANGKATAN ………
LINGKUP KABUPATEN…….

…..JUDUL…..
OLEH:
NAMA
NIP.

Telah Diseminarkan Pada Hari ……….. Tanggal………. Bulan ………….Tahun …………..di Badan Pengembangan
Sumber Daya Manusia Provinsi Bengkulu

Penguji

Nama ……………………..
Nip. …………………….
Coch/Pembimbing Mentor,

Nama Nama
Nip. Nip.

KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA


PROVINSI BENGKULU

Dr. SOEMARNO, M.Pd.


Pembina Utama Muda
NIP. 19660311 199703 1 002
Lampiran 3. Form Membangun Komunikasi Dengan Mentor

Form Membangun Komunikasi dengan Mentor


Nama Peserta Diklat :

Instansi :

Tempat Aktualisasi :

No Tanggal/Waktu Kegiatan Output Paraf Mentor

2.

3.

4.

Dst.

Bengkulu, ………..’…….. 2022


Mengetahui,
(Mentor) Peserta Latsar

(……………………… (………………………………….)
………….)

Tugas Mentor:
1. Menyepakati Kegiatan-kegiatan yang saudara/I Laksanakan
2. Menjelaskan batas akhir penyelesaian pelaksanaan kegiatan-kegiatan
3. Memberikan dukungan penuh kepada peserta diklat dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan
4. Memberikan bimbingan kepada peserta diklat dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan
5. Sebagai inspirator bagi saudara dalam melakukan kegiatan—kegiatan
6. Menyetujui keabsahan pelaksanaan kegiatan
Lampiran 4. Form Membangun Komunikasi Dengan Coach

Form Membangun Komunikasi dengan Coach/Pembimbing


Nama Peserta :

Instansi :

Tempat Aktualisasi :

Paraf Coach
No Tanggal/Waktu Kegiatan Output
Tlp/SMS/Email/dll

2.

3.

4.

Dst.

Bengkulu, …………………. 2022


Mengetahui,
(Pembimbing) Peserta Latsar

(……………………… (………………………………….)
………….)

Tugas Coach/Pembimbing:
1. Mencerahkan Kembali para peserta diklat tentang konsep dan aplikasi nilai-nilai dasar profesi PNS
2. Memberikan bimbingan dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan
3. Memberikan feedback terhadap laporan pelaksanaan kegiatan-kegiatan
4. Sebagai counsellor pada saat peserta diklat mengalami lack of motivation selama masa aktualisasi
5. Berkomunikasi dengan mentor untuk memantau kelancaran peserta diklat dalam melaksanakan aktualisasi
Form Dokumentasi Kegiatan
Kegiatan :

Tanggal :

Daftar Lampiran :

FOTO KEGIATAN
Penjelasan Keterkaitan dengan NILAI DASAR
Penjelasan tentang nilai-nilai dasar apa yang terkandung dalam kegiatan tersebut (narasi kalimat yang baik dan
isinya didukung dengan data dan informasi yang akurat, sehingga dapat meyakinkan mentor dan pembimbing)
………………………………………………………………

Anda mungkin juga menyukai