Anda di halaman 1dari 5

NAMA : ADRI ANILHAM

N R P : 2 8 0 3 0 0 9
JURUSAN : NAUTIKA II A
MATA KULIAH : PENANGANAN & PENGATURAN MUATAN
1. Apa yang dimaksud :
a. broken stowage
b. stowage factor
c.fillar cargo
jawab :
a. broken stowage : besarnhya prosentase (%) ruangan muat yang tidak terisii muatan
b. stowage factor : besarnya ruang muat dalam M yang dipakai untuk memadatkan
muatan seberat 1 (satu) ton.
c. fillar cargo: muatan yang ukurannya kecil-kecil yang di tempatkan di sela-selamuatan
lain guna efesiensi ruang muat atau mengurangi broken stowage.

2. Bagaimana mengetahui terjadinya broken stowge dalam suatu kegiatan pemuatan?
Berikan contoh menghitung besarnya broken stowage yang terjadi!
Jawab :
contoh :
diketahui : - kapasitas ruang muat = 1000 m
- volume muatan = 850 m
ditanyakan : besarnya broken stowage ?
penyelesaian :

X 100%



3. a.dibagian manakah biasanya terdapat broken stowage?sepenuh mungkin?
b.faktor apakah yang menyebabkan broken stoge?
c.Hal-hal apakah yang harus diperhatikan dalam pemuatan untuk mengontrol broken
stowage?
d.faktor apakah yang harus di perhatikan untuk memenuhi ruang muat sepenuh
mungkin?
Jawab :
a. broken stowage biasanya terdapat di :
- palka-palka ujung ( I atau V / VI )
- diderah bilge ( got-got)
- pada susunan muatan yang paling atas ( top tier )
- diantara muatan-muatan itu sendiri
b. faktor penyebab terjadinya broken stowage
- bentuk kapal
- bentuk muatan
- skill buruh
c. hal-hal yang perlu diperhatikan untuk mengentrol broken stowage :
- memilih muatan yang cocok untuk palka yang bersangkutan
- mengisi daera broken stowage dengan muatan pengisi (fillar cargo)
- memperhatikan skill dari buruh,mengawasi penyusunan mutan tersebut. Untuk itu
sebaiknya fill up wing2 diisi lebih dahulu sampai penuh ke atas, kemudian di tengah -
tengah.
d. faktor yang haru di perhatikan untuk memenuhi ruang muat sepenuh mungkin :
- broken stowage
- stowage factor
- skill buruh

4. a. apa maksutnya muatan A SF =2
b. bagaimakah cara untuk mendapatkan nilai stowage factor itu?
jawab :
a. maksud muatan A SF=2 adalah :muatan yang stowage factornya memerlukan 2m/ton.
b. cara untuk mendapatkan nilai stowage factor :
- untuk muatan berat (heave cargo)
yaitu muatan yang mempunyai stowage factor kurang dari 1,114 m/ton
- untuk muatan ringan (light cargo)
yaitu muatan yang mempunyai stowage factor lebih dari 1,114 m/ton
- untuk muatan standar (measurement cargo)
yaitu muatan yang mempunyai stowage factor = 1,114 m/ton
stowage factor terbagi atas 2 macam :
1). SF tanpa BS didalamnya (f)
rumus : f

atau f


2). SF dengan BS didalamnya (F)
rumus : F



5. Sebuah palka dengan volume 2500 m di penuhi dengan muatan karung-karungan. Sesuai
data yang ada jumlah karung dalam palkah tersebut =12.000 karung.berat tiap karung =
90 KG jika SF muatan karung = 1,90 m/ton.
Hitung berapa BS yang terjadi dalam pemuatan tersebut?
jawab :
dik : 1. V ruangan : 2500 m
2. Jumlha karung : 12000 karung
3. Berat tiap karung : 90 kg
4. SF karung : 1,90 m/ton
dit : BS yang terjadi dalam pemuatan ?
penye :

X v = T x F T

x = 1080 x 1,90 T

ton
= 17, 92 % = 2052

6. Jelaskan dengan perhitungan bagaimana menentukan stowage factor muatan,berupa
peti dengan ukuran 50 cm x 4 cm x 20 cm, dimana berat tiap peti=70 KG.
jawab :
A

m/ ton

7. Sebuah kapal mempunyai ruang muat dengan bale space berukuran 600 m, akan dimuati
dengan muatan A yang SFnya:0,35 m/ton, bila dalam pemuatan di perkirakan terjadi BS
10% Hitunglah berapa ton muatan A yang dapat dimuat?
jawab :
dik :1. V : 600 m
2. SF : 0,35 m/ton
3. BS (L): 10%
dit : T= .?
penye :

v
F


= 1543 ton

8. Ruang muat sebuah kapal 1000 makan dimuati dengan textile dalam peti dengan ukuran
tiap petih 1 m x 0,75 m x 0,25 m. berat tiap peti 30 kg,bila dalam pemuatan BS = 5%
a.Berapa ton textile dapat dimuat.
b.berapa jumlah peti yang dimuat.
jawab :
dik : V : 1000 m
sf : 0,35 m/ton
Bs : 10%
dit a. T=?
b. p=..?



penye :
a.

= 6,25 m

= 152 ton
b. jumlah peti


= 160 peti

9. Sebuah kapal mempunyai sisa ruang muat = 2800 m,akan dimuati muatan berukuran
100 cm x 100 cm dengan berat kollennya = 270 kg, dalam pemuatannya di perhitungkan
broken stowage sebesar 15%
Ditanya:
a.SF muatan tersebut
b.berat dan jumlah kollie yang dapat di muat agar ruang muat penuh
jawab :
dik : V = 2800 m
vkolli = 1,5 m
wkolli = 270 kg
BS =15%
dit : 1. SF=?
2. T =?
3. P =?
Penye :
1. F


= 5,6 m/ton
2.


=425
3. P


= 1,587 kollie

10. Sebuah kapal memiliki daya angkut 4000 ton dengan kapasitas ruang muat = 4528
m,dikapal sudah ada 1000 ton muatan dengan stowage factor 1.4 m/ton,300 ton bahan
bakar, 200 ton air tawar. sekarang akan dimuat lagi muatan A yang setiap kollinya
berukuran 0,6 m x 0,75 m x 1,2 m dengan berat 450 kg per kollie. Dalam pemuatan
terakhir ini diperhitungkan broken stowage sebesar 10 %, ditanyakan hitunglah jumlah
kollie yang bisa dimuat serta berat muatan itu?
Jawab :?
dik :
DWT = 4000
Sisa ruang muat = 4528 m
Muat = 1000 ton
SF = 1,4 m/ton
bahan bakar = 300 ton
air tawar = 200 ton
V. tia kollie = o,54 m
berat tiap kollie = 450
BS = 10%
Ditanyakan :
a. jumlah kollie ruang muat
b. berat muatan A
penyelesaian :
kapasitas ruang muat : 4528 m
ruang muat yang terpakai :1000 x 1,4 1400 m
sisa kapasitas ruang muat : 3128 m

DWT : 4000 ton
Operating Load : 1500 ton
cargo DWT : 2500 ton

P


= 5213 kollie
a. jumlah kollie muatan A yang bias dimuat adalah = 5213 kollie


SF

mton

mton
b. Berat muatan A yang bias dimuat adalah = 2346 ton