Anda di halaman 1dari 2

PRESIDEN

KELOMPOK 2 : 1. Akila Septiani Ramadhani

2. Juwita Permata Hati

3. Miftahul Jannah

4. Muh. Arfah Bustan

5. Rastra Indrayani

TUGAS KELOMPOK 3.3

Pertanyaan :

1. Apa yang di maksud dengan presiden


2. Apa tujuan dari Presiden
3. Berapa lama masa jabatan Presiden
4. Sebutkan tugas dan wewenang Presiden
5. Tata cara pemberhentian presiden di atur dalam pasal
6. Presiden dipilih melalui
7. Apa saja tugas pokok presiden
8. Apakah Presiden itu adalah pangkat tertinggi di indonesia
9. Bagaimana tata cara pemberhentian Presiden
10. Siapa nama presiden yang telah memerdekakan indonesia

Jawaban :

1. Presiden adalah suatu nama jabatan yang digunakan untuk pimpinan suatu organisasi,
perusahaan, perguruan tinggi, atau negara. Pada awalnya, istilah ini di pergunakan untuk
seseorang yang memimpin suatu acara atau rapat (ketua), tetapi kemudian secara umum
berkembang menjadi istilah untuk seseorang yang memiliki kekuasaan eksekutif.
2. Seperti di ketahui, seorang presiden mempunyai peranan yang sangat penting dalam
pelaksanaan pemerintahan. Hal in tentunya terjadi pada negara negara yang menjadikan
presiden sebagai kepala negara untuk mengatur sistem pemerintahan yang ada. Bukan hanya
mengatur pemerintahan, presiden juga bertanggung jawab pada rakyatnya untuk mewujudkan
keadilan, keamanan, kesejahteraan sosial, dan kemakmuran ekonomi yang merata.
3. Masa jabatan Presiden adalah selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam
jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan. Dengan demikian, seseorang hanya
dapat menjadi Presiden untuk sepuluh tahun atau dua kali masa jabatan.
4. Tugas dan wewenang Presiden sebagai kepala pemerintahan menurut UUD Negara Republik
Indonesia Tahun 1945 hasil amandemen, yaitu sebagai berikut:
1) Mengajukan rancangan undang-undang kepada DPR [Pasal 5 ayat (1)]
2) Menetapkan peraturan pemerintahan [Pasal 5 ayat (2)]
3) Mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri negara (Pasal 17)
4) Membuat undang-undang bersama DPR [Pasal 20 ayat (2)]
5) Mengajukan rancangan udang-undang anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) [Pasal
23 ayat (2) ]
5. Tata cara pemberhentian Presiden diatur dalam pasal 7A dan pasal 7B UUD Negara Republik
Indonesia Tahun 1945.
6. Presiden dan Wakil Presiden dipilih secara langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum
Presiden dan Wakil Presiden.
7. Kekuasaan Presiden sebagai kepala negara, mempunyai tugas pokok sebagai berikut:
1) Memegang kekuasaan tertinggi atas angkatan darat, laut, dan udara (Pasal 10)
2) Menyatakan perang, membuat perdamaian, dan perjanjian dengan negara lain dengan
persetujuan DPR (Pasal 11)
3) Menyatakan keadaan bahaya (Pasal 12)
4) Mengangkat serta menerima duta dan konsul dengan memperhatikan pertimbangan DPR
(Pasal 13)
5) Memberi grasi dan rehabilisasi dengan memperhatikan pertimbangan MA [Pasal 14 ayat
(1) ]
6) Memberi amnesti dan abolisi dengan memperhatikan pertimbangan DPR [Pasal 14 ayat (2) ]
7) Memberi gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan lainnya (pasal 15)
8. Presiden merupakan jabatan tertinggi dalam lembaga eksekutif. Untuk menjalankan fungsi
lembaga eksekutif dengan baik, Presiden dibantu oleh beberapa susunan pemerintahan yang
tersebar di seluruh Indonesia.
9. Tata cara pemberhentian Presiden dan Wakil Presiden diatur dalam pasal 7A dan pasal 7B UUD
Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Secara ringkas, tata cara pemberhentian tersebut
adalah sebagai berikut:
1) Presiden dan Wakil Presiden dapat diberhentikan oleh MPR atas usul DPR apabila terbukti:
a. Telah melakukan pelanggaran hukum berupa pengkhiatan terhadap negara, korupsi,
penyuapan, tindak pidana berat lainnya, atau perbuatan tercela;
b. Tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan Wakil Presiden.
2) Usul pemberhentian Presiden oleh DPR diajukan ke Mahkamah Konstitusi untuk diperiksa,
diadili, dan diputuskan.
3) Apabila Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa Presiden dan Wakil Presiden terbukti
bersalah, DPR menyelenggarakan sidang paripurna untuk mengusulkan pemberhentian
kepala MPR.
4) MPR bersidang untuk memutuskan usulan DPR tersebut. Apabila MPR menerima usul
pemberhentian tersebut, MPR akan memberhentikan Presiden dan Wakil Presiden sesuai
wewenangnya.
10. Ir. H. Soekarno (nama lahir: koesno sosrodiharjo) adalah presiden pertama Republik Indonesia
yang menjabat pada periode 1945-1967. Ia adalah seorang tokoh perjuangan yang berperang
penting dalam memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan belanda.