Anda di halaman 1dari 41

INFECTION CONTROL RISK ASSESMENT

RENOVASI DAN BANGUNAN

ENDI SUYATNO
DISAMPAIKAN PADA ACARA PAB V LARS DHP
12 DESEMBER 2021
OUTLINE

Pendahuluan

Langkah-langkah ICRA Renovasi &


Bangunan

Contoh Kasus

Kesimpulan
PENDAHULUAN

Merupakan sumber
infeksi

Pembongkaran, bahaya potensial


Renovasi & terhadap fungsi
Bangunan/konstruksi, paru-paru
di RS Pemaparan
terhadap debu dan ICRA
kotoran konstruksi,
kebisingan, getaran,
kotoran dan
bahaya lain Keamanan staf
serta pengunjung
Penilaian risiko pengendalian infeksi (Infection control risk
assessment /ICRA) untuk pembongkaran, konstruksi/bangunan,
renovasi gedung di rumah sakit yang meliputi :

Identifikasi tipe/jenis konstruksi


Indenfitikasi kelompok risiko kegiatan proyek dengan kriteria
pasien
Matrix pengendalian infeksi
Proyek untuk menetapkan antara kelompok risiko pasien
kelas/tingkat infeksi dengan type kontruksi kegiatan

Tindak pengendalian infeksi


berdasarkan tingkat/kelas infeksi
dan monitoring pelaksanaan
Pengertian
Infection Control Risk Assessment (ICRA) renovasi dan bangunan
adalah suatu proses terdokumentasi yang dilakukan sebelum
memulai kegiatan pemeliharaan, perbaikan, pembongkaran,
konstruksi, maupun renovasi untuk mengetahui risiko dan
dampaknya terhadap kualitas udara dengan
mempertimbangkan potensi pajanan pada pasien,
(PMK 27 tahun 2017)
ICRA renovasi dan bangunan merupakan suatu pengkajian
multidisiplin, yang prosesnya didokumentasikan untuk
mengidentifikasi secara proaktif dan mengurangi risiko dari infeksi
yang bisa terjadi selama kegiatan konstruksi.
(APIC report, 2000)
Mengapa Perlu ICRA Renovasi &
Bangunan ??
02
Memonitor penyebaran
debu dari komponen
01 bangunan selama
renovasi di RS
Meminimalisasi risiko infeksi RS
(HAIs) pada pasien, petugas,
pengunjung dan masyarakat
sekitar yang mungkin bisa terjadi
selama renovasi dan bangunan
akibat dari penyebaran jamur,
bakteri di udara dengan debu
atau aerosol dan air.
Hal-hal Yang Perlu di Perhatikan

5 aspek utama yang harus menjadi pertimbangan

01 02 03 04 05

Asbestos Akses Keamanan dan


kenyamanan
Perlindungan
terhadap
Pengendalian debu dan
infeksi, karena partikel
pekerja pasien, petugas, peralatan di RS debu mengandung jamur
pengunjung dan (missal: Aspergillus spp.)
masy sekitar RS yang dapat
menyebabkan infeksi
Aspergillosis
LANGKAH-LANGKAH

Pra Intra Post


Bangunan Bangunan Bangunan
& renovasi & renovasi & renovasi
1. Pra Renovasi & Bangunan

Sebelum renovasi & membangun ada rapat koordinasi


antara bagian Tehnik, Komite PPIRS, K3RS dan Unit
Sanitasi dan vendor

Komite PPIRS melakukan pengkajian risiko dan


membuat izin renovasi

Sebelum pelaksanaan renovasi dan pembangunan


Komite PPIRS, K3RS dan Unit Sanitasi Lingkungan
memberikan edukasi kepada pihak perencana dan
pelaksana proyek.
Langkah Ke-1:
Identifikasi Tipe Aktivitas Konstruksi (Tipe A-D)

PMK 27 tahun 2017


Langkah Ke-2 :
Identifikasi Kelompok Pasien yang Berisiko di sekitar kegiatan
Bangunan dan renovasi
Langkah Ke-3 :
Menentukan Level/Kelas ICRA Renovasi & Bangunan

Ditentukan berdasarkan tabel antara Tipe Aktivitas Konstruksi dan Kelompok Pasien Berisiko

Kelompok Pasien Berisiko Tipe A Tipe B Tipe C Tipe D

Risiko Rendah I II II III/IV

Risiko Sedang I II III IV

Risiko Tinggi I II III/IV IV

Risiko Sangat Tinggi II III/IV III/IV IV

Note: Infection Control approval will be required when the Construction Activity and Risk Level indicate that Class
III or Class IV control procedures are necessary.
Rekomendasi Tim/Komite PPI
Berdasarkan Kelas ICRA Renovasi & Bangunan
2. Intra Renovasi & Bangunan

Selama dalam proses renovasi & bangunan, Tim pengawas proyek


(Bagian Tehnik, Komite PPIRS, K3RS dan Unit Sanitasi Lingkungan)
melakukan monitoring terhadap pelaksanaan pekerjaan sesuai surat
kesepakatan bersama.

Selama proses renovasi & pembangunan pelaksana proyek wajib


mengenakan APD sesuai K3
Formulir Pemantauan Selama Renovasi & Bangunan
Formulir Pemantauan Selama Renovasi & Bangunan
3. Post Renovasi & Pembangunan

• Lakukan General Cleaning sebelum ruangan diijinkan untuk


1 digunakan oleh pasien (Sanitasi & KPPI)

• Lakukan pemeriksaan kultur ruangan berdasarkan kelompok


2 risiko (Sanitasi & KPPI)

• Maintenan fungsi alat-alat yang ada (Bag Teknik)


3

• Lakukan evaluasi dengan menggunakan formulir ceklist post


4 kontruksi (KPPI & K3)
Kriteria Hasil Pemeriksaan Kultur Jamur Udara

Jumlah Mikroorganisme Tindakan

0-2 CFU / m3 ruang sudah dapat dipakai


> 2-4 CFU / m3 lakukan pembersihan ulang dan dilakukan
tes ulang
> 4-10 CFU / m3 menyelidiki, lakukan pembersihan ulang dan
dilakukan tes ulang
Formulir Post Renovasi & Bangunan

ChecklistPost-Konstruksi
Tangga/jam Survey
Lokasi renovasi
Koordinator Proyek

Kegiatan YA Tdk Ket


A. Penyelesaian Proyek
1) Pembersihan debu dari udara dengan sistem penyedotan pipa/vacum
2) Pembersihan zona konstruksi sebelum memindahkan barrier konstruksi .
3) Pemeriksaan jamur dan lumut. Bila ditemukan lakukan pembersihan.
4) Verifikasi parameter ventilasi pada area baru sesuai kebutuhan.
5) Jangan menerima apabila terdapat kekurangan ventilasi terutama di daerah perawatan
khusus.
6) Bersihkan atau ganti filter sesuai prosedur penyedotan debu.
7) Pindahkan barrier dan bersihkan daerah dari semua debu yang dihasilkan selama
pekerjaan / proyek.
8) Pastikan bahwa keseimbangan tekanan udara di kamar operasi dan lingkungan
sekitarnya dapat dicapai sebelum ruangan digunakan.
9) Kondisi ruang sesuai indikasi terutama di kamar operasi dan lingkungan sekitarnya,
pastikan bahwa spesifikasi teknis sesuai yang disyaratkan.
B. Apakah system berikut ini diuji dan berfungsi baik?
1) Alarm kebakaran – lepaskan penutup detektor & lakukan pengujian dr panel kontrol
2) Sprinkler/Penyemprot air - terhubung ke saluran utama dan betekanan cukup
3) Listrik – pengujian switch/tombol dan pengontrolan
4) Sumber air buka, dan cek suhu
5) Gas Medis
6) Limbah – hilangkan sumbatan
7) Pemasangan filter, menghilangkan penyumbatan, uji keseimbangan tekanan
Formulir Post Renovasi & Bangunan
CONTOH KASUS

RS AKAN MEMBUAT KAMAR OPERASI 4 UNTUK PASIEN COVID

Bagaimana membuat
ICRA Renovasi dan Pembangunan?
Pre Renovasi & Pembangunan

Rapat Pre Renovasi &


Survey Pre Renovasi & Pembangunan
Pembangunan
Buat Surat Ke Vendor
Pemberitahuan apa
yang harus dilakukan
oleh vendor
Intra Renovasi & Bangunan
KEPATUHAN VENDOR TERHADAP ICRA BANGUNAN DAN
RENOVASI OK 4 RS X BULAN Agustus 2020

100
90
80
70
60
50

%
40
30
20
10
0

item audit

Intepretasi:
Dari grafik dapat digambarkan bahwa kepatuhan vendor dalam
pelaksanaan ICRA Bangunan & renovasi OK 4 pada bulan Agustus 2020
belum semua dipatuhi dengan rerata 85,7% hal ini dimungkinkan petugas
dalam melakukan transformasi grobak belum tertutup rapat, ditemukan
petugas tidak menggunakan APD, penempatan peralatn petugas tidak rapi
dan dan area pekerjaan terlihat kotor
Rekomendasi:
Membuat teguran ke vendor, melakukan edukasi ulang kepada petugas
tentang isi surat ijin
Post Renovasi dan Pembangunan

Proses Pembersihan Proses Pembangunan Sampah dimasukkan dalam karung


Komite PPI buat surat
rekomendasi bahwa ruangan
boleh digunakan
SIMPULAN

• Pengendalian dan sistem monitoring secara menyeluruh pada


setiap proses renovasi dan bangunan sangat dibutuhkan
untuk meyakinkan bahwa perencanaan pre renovasi dan
bangunan sudah efektif.

• Hasil evaluasi juga harus selalu dikomunikasikan antara


anggota tim melalui rapat koordinasi (KPPIRS, K3RS, Kesling,
Bag. Teknik, Unit/Dept, dan Vendor)
Referensi
• Infection Control Risk Assessment Guidelines
• Infection Control Principles for the Management of Construction,Renovation, Repairs and Maintenance
within HealthCare Facilities,2nd ed.
• Infection Control during Construction Manual, 2nd ed. Wayne Hansen,PE,REA,CEM
• APIC State – of – the – Art Report : The Role o F Infection Control During Contruction in Health Care
Facilities, Judene Mueller Bartley, MS, MPH, CIC, the 1999
• Infection Control Principles for the Management of Contruction, Renovation, Repairs and Maintenance
within Health Care Facilities, A Manual for Reducing the Risk of Health Care Assosiated Infection by Dust
and Waer Borne Micro-organisms, 2nd Edition, 2003.
• Larry Lee, CIH New Application Consepts in Infection Prevention & Contruction : Thinking Outside the
Matrix, 2013
• Contruction, Renovation, and Maintenace Infection Control Program, Hershey Medical Center, 2011
• PMK 27 tahun 2017

Anda mungkin juga menyukai