Anda di halaman 1dari 4

Tanggal Ambulatoar: 10 Mei 2011

Laporan Ambulatoar Bidang Bedah dan Radiologi

Laminitis

Bakhtiar Hidayat Harahap, S.KH B94104206

BAGIAN BEDAH DAN RADIOLOGI PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI DOKTER HEWAN FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2011

Keadaan umun: hewan terlihat lemah, gizi buruk, demam, frekuensi napas dan denyut jantung meningkat, napas dangkal dan cepat, posisi berdiri lordosis, berdiri tegak pada dua kaki depannya, dua kaki belakang ditarik ke belakang seperti kesulitan menahan beban, bagian bawah kaki belakang sebelah kiri bengkak. Diagnosa: laminitis pada kaki belakang sebelah kiri Laminitis mempunyai nama lain pododermatitis aseptica diffusa atau founder. Laminitisadalah suatu proses inflamasi yang melibatkan lapisan dermal dan epidermal dari kuku, atau suatu penyakit yang disebabkan oleh kegagalan pertautan antara distal phalanx (coffin bone) dan dinding kuku dalam. Laminitis dapat disebabkan oleh faktor metabolik dan fisikal, seperti kelebihan karbohidrat dalam pakan (terlalu banyak pemberian biji-bijian dan rumput), kelebihan berat badan, masalah pada saluran pencernaan (radang usus), endotoxemia, stress, terlalu lelah bekerja maupun pemberian konsumsi air dingin yang terlalu banyak saat kehausan.Kelebihan produksi asam laktat dari bakteri flora rumen, menyebabkan pelepasan endotoksin bakteri yang disertai juga pelepasan histamin dan stagnasi darah pada bagian lamina kuku. Hal tersebut berakibat terjadinya hipoksia dan iskhemia fungsional. Mastitis dan metritis juga berperan dalam timbulnya laminitis pada sapi perah. Kebanyakan kasus laminitis berawal dari proses pencernaan yang buruk. Ketika makanan tidak tercerna sempurna lambung sapi, asam dan toksin yang dihasilkan akan masuk dalam tubuh dan melalui aliran pembuluh darah menyebabkan kerusakan organ diseluruh tubuh. Bila pembuluh darah dan sel pada kaki terkena maka hal ini akan mengakibatkan penurunan aliran darah pada lamina dan akan menjadi bengkak Kebengkakan atau inflamasi dari lamina berarti bahwa lamina tidak dapat melakukan fungsinya secara maksimal dalam menahan pedal bone pada posisinya sehingga mengakibatkan rasa sakit.

Gambar kaki yang menderita laminitis

Gambar X-ray kaki yang mengalami laminitis Terapi dan Pengobatan:


y

Pada kondisi akut berikan kortikosteroid secara sistemik (pada keadaan tidak bunting), dan diuretik.

Gerakan kecil di atas tanah yang lunak untuk meningkatkan sirkulasi lokal dan mengurangi oedema.

y y y y

Membersihkan lapisan endapan. Berikan pakan tanpa konsentrat pada kondisi akut Perendaman kaki dengan antibiotik. Pemberian bandage/tekanan pada bagian sole untuk mengurangi pertumbuhan tulang yang terus menuju ke arah bawah.

Pada kondisi kronis dilakukan hoof paring.

Daftar Pustaka Alves DR et al. 2011. Laminitis in Dairy Cows.

www.uky.edu/Ag/Animal ciences/dairy/extension/nut00075.pdf [12 Mei 2011]. McDermid DH. 2010. Laminitis and dairy cow lameness. Greenbelt Veterinary ServicesChilliwack, B.C. (604)792-1501. Weaver AD. 1985. Bovine Surgery and Lameness. Columbia: University of Missouri Press.