Anda di halaman 1dari 11

KERANGKA KERJA (TERM OF REFERENCE) KAJIAN DAN PEMETAAN STRUKTUR GEOLOGI KOTA BALIKPAPAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dinamika pembangunan Kota Balikpapan sampai saat ini menuju kepada profile Kota Metropolitan dimana pertumbuhan jasa dan perdagangan menunjukkan trend positif dan ini bagian dari visi Kota balikpapan, yaitu perdagangan dan jasa. Suatu kota yang menuju kepada Kota Metropolitan, aktivitas dari sektor swasta yang tampak menonjol adalah semaraknya bidang usaha property yaitu pembangunan gedung-gedung perkantoran, pertokoan, apartemen dan perumahanperumahan. Dengan maraknya aktivitas tersebut, maka kebutuhan akan public goods dan infrastruktur perkotaan, makin meningkat seperti energi listrik, transportasi, air bersih dan jasa lainnya. Public goods dan infrastruktur perkotaan merupakan tanggung jawab Pemerintah untuk menyediakannya, jika tidak tersedia fasilitas tersebut, maka akan terjadi ketidakseimbangan dalam pembangunan dan dapat menimbulkan konflik sosial ekonomi dalam masyarakat di masa depan. Aktivitas pembangunan perkotaan baik dari sektor swasta maupun Pemerintah tentulah memperhatikan kriteria-kriteria yang diatur oleh Pemerintah agar tidak terjadi masalah dikemudian hari. Faktor regulasi yang dipersyaratkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan faktor fisik perkotaan menjadi pedoman, khususnya dalam pembangunan gedung dan infrastruktur lainnya. Dengan memperhatikan dinamika pertumbuhan pembangunan Kota Balikpapan dewasa ini, maka dipandang perlu untuk melakukan Kajian Geologi Kota Balikpapan yang akan menjadi referensi bagi semua pihak dalam membuat program/kegiatan pembangunan fisik di kota ini. Kota Balikpapan membutuhkan Kajian Geologi yang komprehensif untuk pengembangan wilayah terutama geomorfologi yaitu kondisi permukaan bumi, sumber daya air, sumber daya mineral 1 TOR, Kajian Geologi Kota Balikpapan: Bidang Penelitian Bappeda Kota Balikpapan

dan energi, sumber daya bangunan, daya dukung tanah dan batuan untuk pondasi dan antisipasi berupa gempa. Informasi dan data tentang kondisi geologi Kota Balikpapan akan dianalisis, sehingga dapat menghasilkan kajian holistik dengan menyesuaikan kembali penataan ruang dan wilayah yang termuat dalam dokumen RTRW. Dengan demikian penggunaan lahan untuk kawasan pemukiman, perdagangan, industri, pertanian dan pariwisata ditetapkan dengan memperhatikan kondisi lingkungan geologi sebagai faktor pendukung dan mungkin merupakan faktor kendala. Oleh karena itu Kajian Geologi untuk pengembangan wilayah sangatlah penting dilakukan karena pembangunan yang dilaksanakan tanpa perencanaan yang matang dapat menimbulkan masalah di kemudian hari. Berkaitan dengan adanya pengembangan wilayah terhadap kondisi Geologi Kota Balikpapan, lebih khusus mengenai Geomorfologi, perlu dikaji bentuk lahan (landform) dan proses yang terjadi di permukaan bumi termasuk pergerakan material, air dan drainase (alur air dalam bumi) serta faktor lain yang memicu terjadinya proses Geometrik. Menurut pendapat Sutikno bahwa aspek dari semua bentuk lahan ditentukan oleh struktur, proses dan stadium (Sutikno, 1990 : 4). Dalam hal tersebut yang akan dikaji lebih lanjut adalah Ekologi bentang lahan yang tersusun atas batuan, bentuk lahan, tanah, Vegetasi, penggunaan lahan untuk berbagai tujuan. Bagian-bagian berikutnya dalam hal Geomorfologi ; adalah Volkan, dataran, Plateau, kubah/Dome, lipatan, patahan/blok. Penggunaan pendekatan Geomorfologi untuk studi bencana alam, kerekayasaan, lingkungan, pemetaan tanah, pemetaan air tanah dan sebagainya. Dalam suatu perencanaan pembangunan wilayah, memerlukan informasi dasar yang menyeluruh baik aspek fisik maupun aspek sosial. Secara umum dalam kajian Geomorfologi, inti dalam analisis dan klasifikasi meliputi ruang lingkup ; Relief/Morfologi, meliputi bahan lereng, ketinggian, kemiripan lereng, panjang lereng, bentuk lembah dan aspek relief lainnya. Proses Geomorlogi meliputi erosi dan tipe erosi, kecepatan dan daerah yang terpengaruh, banjir yang meliput tipe, frekuensi, durasi, kedalaman dan daerah 2 TOR, Kajian Geologi Kota Balikpapan: Bidang Penelitian Bappeda Kota Balikpapan

yang terpengaruh serta gerakan massa yang meliputi tipe, frekuensi, durasi, kedalaman dan daerah yang terpengaruh. Tipe material batuan meliputi batuan induk, material permukaan, kedalaman pelapukan. Vegetasi dan penggunaan lahan meliputi tipe Vegetasi, kepadatan, tipe penggunaan lahan, periode, durasi dan konservasi. Air tanah, kelembaban permukaan, kedalaman air tanah, fluktuasi air tanah dan kualitas air tanah. Tanah mencakup kedalaman, kandungan humus, tekstur, drainase dan daerah berbatu. Uraian latar belakang di atas mungkin terlalu luas untuk dikaji secara menyeluruh, selain itu limit waktu dan dana belum memungkinkan untuk menghasilkan suatu Kajian Kondisi Geologi Kota Balikpapan secara detail. Oleh karena itu pada uraian berikut akan ditentukan batasan ruang lingkup kajian dalam pekerjaan ini.

1.2. Tujuan Tujuan yang ingin dicapai dalam kajian ini ialah : a. Untuk mengetahui kondisi Geologi Kota Balikpapan secara umum yang akan menjadi referensi bagi penetapan kebijakan Pemerintah Kota Balikpapan dalam berbagai kepentingan pengembangan wilayah dan pembangunan baik yang dilakukan oleh pihak swasta maupun program/kegiatan yang dilakukan oleh pihak Pemerintah. b. Untuk mengetahui peta kondisi Geologi Kota Balikpapan dengan spot-spot tertentu antara lain : kondisi air bawah tanah (aquafer), kondisi Geologi permukaan terutama lapisan batuan secara vertikal dan lateral.

3 TOR, Kajian Geologi Kota Balikpapan: Bidang Penelitian Bappeda Kota Balikpapan

BAB II RUANG LINGKUP DAN METODOLOGI PELAKSANAAN

Rangkaian pelaksanaan

kegiatan kajian ini konsultan menggunakan

metodologi dengan tahapan sebagai berikut :

2.1. Definisi Operasional Yang dimaksud Kajian Geologi Kota Balikpapan ialah kegiatan peyelidikan yang dilakukan oleh tenaga ahli ilmu Geologi dan ahli ilmu lainnya yang terkait dengan ilmu Geologi khususnya lithology (lapisan batuan) dan hydrology (air dalam) terhadap kondisi, jenis, struktur dan kandungan bumi wilayah Kota Balikpapan diukur dari permukaan tanah hingga kedalaman 100m atau lebih pada spot-spot yang dipilih.

2.2. Ruang Lingkup Pekerjaan Ruang Lingkup Pekerjaan Kajian Geologi ini ialah : a. Lokasi Wilayah Kota Balikpapan dengan 5 (lima) Wilayah Administrasi Kecamatan. Spot pada setiap Kecamatan ditentukan melalui pra survey. b. Mengkaji struktur Geomorfologi (Morfologi bebatuan permukaan) yang termasuk dalam Geologi struktur. c. Mengkaji potensi sumber air bawah tanah (air dalam). d. Mengkaji spot/area yang rawan terhadap bencana longsor/sleding/patahan. e. Mengkaji struktur dan formasi lapisan batun yang layak terhadap konstruksi bangunan tertentu. 2.3. Pekerjaan Persiapan Konsultan akan menyusun rencana kerja yang lebih rinci yang dimulai dengan memberikan penugasan kepada personil-personil yang akan ditugaskan dalam kegiatan ini, dengan pekerjaan persiapan sebagai berikut : a. Pengumpulan peta dan data (sekunder dan primer) untuk memperoleh informasi teknis selengkap mungkin.

4 TOR, Kajian Geologi Kota Balikpapan: Bidang Penelitian Bappeda Kota Balikpapan

b. Penyusunan Rencana Kerja, metodologi Pelaksanaan dan Pembuatan Peta Rencana Kerja. Dari peta, data sekunder dan data primer yang diperoleh dianalisis dan dievaluasi, selanjutnya pelaksana dapat menyusun Rencana Kerja dan metodologi pelaksanaan serta membuat jadwal Rencana Kerja, sehingga seluruh ruang lingkup pekerjaan sesuai kurun waktu yang ditentukan. c. Penyiapan personil, bahan dan peralatan Pelaksana harus menyiapkan bahan dan peralatan yang memadai baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya. Personil dengan kualifikasi yang sudah ditentukan dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini harus tersedia dan bekerja penuh waktu (full time) sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. d. Penyiapan Formulir Survey dan Isian Data Formulir-Formulir Survey untuk Isian Data dibuat selengkap mungkin sesuai kebutuhan di lapangan dengan dikonsultasikan dengan Tim Teknis terlebih dahulu. e. Review Hasil Identifikasi.

2.4. Pekerjaan Lapangan Tahap pekerjaan ini ialah : a. Penyiapan Pangkalan Kerja (Site Office), peralatan dan kendaraan untuk survey. b. Pengumpulan data sekunder pada instansi terkait. c. Orientasi lapangan. d. Investigasi Kondisi Geologi, Hidrologi dan Pembuatan Rencana Titik Geolistik. Pekerjaan ini untuk mengetahui kondisi penyebaran Lifologi, singkapan batuan, kemiringan, arah lapisan batuan (strike and dip) dan struktur Geologi per spot. Pengukuran Geolistik sebagai dasar awal untuk konsep interpretasi data Geolistik dan secara umum membantu untuk menentukan titik-titik pengukuran Geolistik dan tergantung terhadap kondisi Geologi dan Hidrologi per spot. e. Pengukuran dan Pengeplotan Data di lapangan. Tahap ini dilakukan berdasarkan rencana pengukuran yang telah dibuat, serta dilakukan pengeplotan kurva tahanan jenis semu secara langsung di lapangan. Hal ini dimaksudkan agar koreksi antara data dan hasil analisis Geologi dan 5 TOR, Kajian Geologi Kota Balikpapan: Bidang Penelitian Bappeda Kota Balikpapan

Hidrologi dapat disinergikan agar jika terjadi kesalahan dapat langsung diukur ulang secara cepat. f. Interpretasi Data Awal dan Validasi Data Interpretasi dilakukan sebelum proses interpretasi detail dan dilakukan pada setiap periode pengukuran dilakukan. Jika ditemukan kejanggalan data, maka harus dilakukan validasi sampai data yang ada cukup representatif untuk dilakukan interpretasi detail. Kondisi yang sering terjadi adalh terdapatnya struktur Geologi di area pengukuran. Informasi tentang Litologi, ketebalan dan kedalaman lapisan batuan yang terdeteksi, letak dan ketebalan lapisan aquafer dan lapisan batuan lainnya. g. Pengukuran Topografi Pengukuran Topografi penting dilakukan untuk mengetahui spot atau titik berdasarkan sifat dan struktur Geologi hasil kajian. Untuk itu pada spot tersebut dipasang Control Point (CP) dan Bench Mark (BM), khususnya sifat yang mengandung aquafer.

6 TOR, Kajian Geologi Kota Balikpapan: Bidang Penelitian Bappeda Kota Balikpapan

BAB III PELAPORAN HASIL KAJIAN

Hasil kajian ini berupa laporan berisi analisis data sekunder dan primer serta penjelasan mengenai seluruh kegiatan dari tahap persiapan sampai tahap akhir kajian dengan fokus sasaran sesuai maksud dan tujuan penelitian. Laporan tersebut sebelum difinalisasi draftnya disampaikan kepada Tim Teknis untuk diperbaiki sebagaimana mestinya dan sesuai saran/masukan pada saat presentasi. Tahap-tahap penyampaian laporan pekerjaan ini adalah sebagai berikut :

3.1. Laporan Pendahuluan Laporan pendahuluan ini berisi rencana mobilisasi personil dan peralatan program kerja dan peta titik pengamatan, jadual pelaksanaan pekerjaan (aktivitas), jadual kerja personil, peralatan-peralatan serta formulir-formulir yang akan digunakan pada waktu survey. Laporan ini selanjutnya didiskusikan/diasistensikan kepada Tim Teknis untuk mendapat masukan/koreksi sebagaimana mestinya.

3.2. Laporan Antara (Interim Report) Laporan ini menguraikan hasil-hasil pelaksanaan pekerjaan lapangan. Laporan Interim berisi hasil-hasil kajian sementara yang selanjutnya dipresentasikan di depan pejabat SKPD terkait dan Tim Teknis untuk mendapat masukan/saran dan perbaikan agar hasil pekerjaan dapat optimal.

3.3. Laporan Akhir (Final Report) Laporan akhir ini merupakan hasil perbaikan berisi rangkuman dari seluruh kegiatan survey yang telah dilakukan, baik hasil lapangan, metode pelaksanaan, analisis hasil survey investigasi Geolistik. Hasilnya dilengkapi dengan seluruh peta situasi dan gambar atau profil dalam bentuk digital direkam ke dalam Compact Disk (CD) dan 1 (satu) paket program software animasi dan di install dalam computer hardware (computer laptop). 7 TOR, Kajian Geologi Kota Balikpapan: Bidang Penelitian Bappeda Kota Balikpapan

Dokumen laporan dilengkapi dengan foto-foto dokumentasi kegiatan di lapangan.

3.4. Produk Kegiatan Produk kegiatan pekerjaan ini yang harus diserahkan kepada pemberi kerja adalah sebagai berikut :

No 1

Jenis Produk Laporan Pendahuluan

Spesifikasi Ukuran kertas A4 full colour

Kuantitas 5 (exemplar)

Laporan Interim

Ukuran kertas A4 full colour

5 (exemplar)

Laporan Akhir

Ukuran kertas A4 full colour

10 (exemplar)

Gambar Balikpapan

Peta

Geologi

Kota Ukuran kertas A1 Blue Print

10 lembar

Compact Disk (CD) yang memuat CD-RW 5 seluruh kegiatan termasuk foto dokumentasi 6 Hardware Laptop dengan isi Core 2 Duo, DVDRW radar,peta EA 1 unit 10 keping

install Software Animasi Peta litologi, cittra

geohidrologi, tata lingkungan dan peta kontur Kota Balikpapan.

Masing-masing 1 Paket

8 TOR, Kajian Geologi Kota Balikpapan: Bidang Penelitian Bappeda Kota Balikpapan

BAB IV KUALIFIKASI TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PERSONIL/TENAGA PELAKSANA

4.1. Kualifikasi Personil/Tenaga Pelaksana Kegiatan ini membutuhkan personil/tenaga pelaksana dengan kualifikasi sebagai berikut : a. Team Leader (Pimpinan) Team Leader dipersyaratkan seorang Magister Teknik Geologi memiliki sertifikat keahlian/profesi dari lembaga Persatuan Insinyur Indonesia (PII) atau lembaga profesi lainnya dengan pengalaman kerja minimal 7 (tujuh) tahun di bidangnya. b. Ahli Geofisika 1 (satu) orang Sarjana (S1) Teknik dan memiliki sertifikat keahlian/profesi dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII) atau lembaga profesi lainnya dengan pengalaman kerja minimal 5 (lima) tahun di bidang penyelidikan Geologi, Geolistrik dan interpretasi Geologi bawah permukaan kaitan dengan jenis tanah dan batuan. c. Ahli Hydrogeology 1 (satu) orang, pendidikan Sarjana Teknik Sipil (S1) atau Teknik Sumber Daya Air, memiliki sertifikat keahlian/profesi dari lembaga Persatuan Insinyur Indonesia (PII) atau dari lembaga profesi lainnya dengan pengalaman kerja minimal 5 (lima) tahun di bidang Hydrology/Hydrogeology, penyelidikan geolistik dan perencanaan sumber daya air. d. Ahli Muda Geology/Teknisi Lapangan, seorang Sarjana Teknik Geologi (S1) atau Sarjana Muda Geologi (D3) dengan pengalaman kerja minimal 3 (tiga) tahun di bidang penyelidikan Geologi permukaan dan struktur jenis batuan. e. Ahli Muda Geofisika/Teknisi Lapangan, seorang Sarjana Geofisika (S1) dengan pengalaman kerja 3 (tiga) tahun atau Sarjana Muda Geofisika (D3) dengan pengalaman kerja 5 (lima) tahun di bidang penyelidikan dan interpretasi Geologi bawah tanah permukaan berkaitan dengan struktur jenis batuan. 9 TOR, Kajian Geologi Kota Balikpapan: Bidang Penelitian Bappeda Kota Balikpapan

f. Ahli Muda Geodesi, seorang Sarjana Teknik Geodasi (S1) dengan pengalaman kerja 3 (tiga) tahun atau Sarjana Muda Geodesi (D3) dengan pengalaman kerja 5 (lima) tahun di bidang pemetaan situasi penyelidikan Geolistrik dengan perencanaan pengembangan sumber daya air. g. Juru Ukur, seorang Sarjana Muda Geologi (D3) dengan pengalaman 3 (tiga) tahun dalam penyelidikan Geolistik pengukuran Topografi. h. Tenaga Administrasi dan Umum, seorang Sarjana Administrasi (S1) atau Sarjana Ekonomi (S1) atau Sarjana Muda Administrasi (D3) dengan pengalaman minimal 5 (lima) tahun di bidang Administrasi. i. Juru Gambar, seorang lulusan Sekolah Teknologi Menengah/Sekolah Menengah Kejuruan (STM/SMK) dengan pengalaman 3 (tiga) tahun di bidang penyelidikan Geologi dan dapat mengoperasikan program Autocad. j. Operator Computer dan Information Technology (IT), seorang Sarjana Information Technology (IT) (S1) atau Information Technology (IT) (D3) dengan pengalaman 3 (tiga) tahun di bidang Information Technology (IT) dan dapat meng-install software pada berbagai jenis program computer.

4.2. Jangka waktu dan Syarat Pekerjaan

Pekerjaan Kajian Geologi Kota Balikpapan dilaksanakan selama 150 (seratus lima puluh) hari kalender sejak tanggal Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dari pemberi pekerjaan kepada konsultan pelaksana. Sedang syarat-syarat pekerjaan akan ditentukan dalam Surat Perjanjian Pekerjaan (Kontrak Kerja) dan Dokumen Kontrak lainnya.

10 TOR, Kajian Geologi Kota Balikpapan: Bidang Penelitian Bappeda Kota Balikpapan

Kerangka Acuan Kerja (KAK)/Term Of Reference (TOR) ini dibuat untuk menjadi pedoman awal dalam proses pengadaan kegiatan Kajian Geologi Kota Balikpapan dan merupakan bagian dari bahan penyusunan dokumen pengadaan serta panduan bagi konsultan pelaksana. Balikpapan, 21 Januari 2010 Kepala Bappeda Kota Balikpapan Selaku Pengguna Anggaran

H. S U R Y A N T O Pembina Tingkat I NIP. 19601101.198501.1.003

11 TOR, Kajian Geologi Kota Balikpapan: Bidang Penelitian Bappeda Kota Balikpapan