Anda di halaman 1dari 29

HALAMAN SAMPUL

JUDUL PTK

LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Diajukan untuk Memenuhi Syarat Kenaikan Pangkat dari Golongan …

LOGO DINAS PENDIDKAN

Di Susun Oleh :

Nama

NIP

NAMA SEKOLAH
ALAMAT SEKOLAH
TAHUN PELAJARAN
CONTOH
LEMBAR PENGESAHAN

Contoh
KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT atas


segala limpahan rahmat dan karunia-NYA sehingga penulis dapat
menyelesaikan penulisan Penelitian Tindakan Kelas yang berjudul
“…………………………………………………………………………………
……………………..”.

Tujuan penulisan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah untuk memenuhi


salah satu persyaratan untuk kenaikan pangkat golongan pegawai negeri sipil
dan sebagai bentuk profesionalitas guru.

Dalam penulisan Penelitian Tindakan Kelas ini, penulis banyak


mendapatkan bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pada
kesempatan ini dengan segala ketulusan hati penulis menyampaikan rasa
terimakasih kepada:

1. Ibu ……………… selaku Kepala …………………………….


2. Bapak …………….wakil Kepala Sekolah dan Guru ………….
yang telah banyak memberikan arahan, saran maupun masukan.
3. Guru-Guru SMA …………….. yang memberikan motivasi, ide-
ide, gagasan, dan dukungan kepada penulis.

Penulis menyadari sepenuhnya keterbatasan ilmu yang dimiliki, sehingga


mungkin terdapat kesalahan dan kekurangan dalam penulisan Penelitian
Tindakan Kelas ini. Untuk itu kritik dan saran yang bersifat membangun dari
pembaca sangat diharapkan. Semoga tulisan ini memberikan manfaat bagi
pembaca sekalian. Amin.
       

                                                                       ………, ………………………..

                                                                             Penulis

                                                                             
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL
LEMBAR PENGESAHAN
LEMBAR PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL (BILA ADA)
DAFTAR GRAFIK (BILA ADA)
DAFTAR GAMBAR (BILA ADA)

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Tujuan Penelitian
1.4 Manfaat Penelitian

BAB II KAJIAN PUSTAKA


2.1 Kajian Teori
2.2 Penelitian yang Relevan
2.3 Kerangka Berpikir
2.4 Hipotesis Tindakan
2.5 Kriteria Keberhasilan

BAB III METODE PENELITIAN


3.1 Rencana Penelitian
3.2 Sumber Data
3.3 Teknik Pengumpulan Data
3.4 Analis Data
3.5 Indikator Kerja
3.6 Prosedur Penelitian

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN


4.1 Deskripsi Hasil Penelitian
4.1.1. Prasiklus
4.1.2. Siklus 1
4.1.3. Siklus 2
4.2 Pembahasan Hasil Penelitian
4.2.1. Prasiklus
4.2.2. Siklus 1
4.2.3. Siklus 2

BAB V SIMPULAN SARAN DAN TINDAK LANJUT


5.1 Simpulan
5.2 Saran dan Tindak Lanjut

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
1. Kesediaan teman sejawat sebagai pengamat dalam
penyelenggaraan PTK
2. Surat pernyataan kesediaan teman sejawat sebagai pengamat
3. Lembar Observasi
4. RPP Prasiklus
5. RPP Siklus 1
6. RPP Siklus 2
7. Jurnal Pembimbingan
8. Hasil Pekerjaan Siswa yang Terbaik dan Terburuk perSiklus
9. Dll.
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Paragraf 1 berkaitan dengan penjelasan masalah yang kini
dihadapi, pengertian mata pelajaran, pentingnya mata
pelajaran dan tujuan pembelajaran.

Paragraf 2 Uraian pengertian SK/KD dan tujuan SK/KD yang


akan diteliti

Paragraf 3 uraian tentang data empirik, seperti nilai rendah,


kurang dari KKM, kurang menarik dsb.

Paragraf 4 Uraian tentang kebiasaan menggunakan metode


konvensional dan perlu metode baru /interaktif.

Paragraf 5 tentang metode baru yang sesuai judul

B. Rumusan Masalah :
Berupa perubahan kalimat pertanyaan dari judul,
dengan menggunakan pola “APAKAH OBAT…. DAPAT
MENYEMBUHKAN PENYAKIT……”
Contoh: Apakah siswa mengalami peningkatan
keaktifan belajar dalam pembelajaran dengan
menggunakan metode eksperimen ?
C. Tujuan Penelitian

Tujuan Umum: (untuk meningkatkan hasil belajar)

Tujuan Khusus: ( untuk meningkatkan hasil belajar melalui


metode belajar yang diterapkan pada PTK)

Untuk mengetahui bahwa metode/model/pendekatan yang


akan digunakan dapat meningkatkan prestasi belajar,
kemampuan, hasil belajar, atau kualitas pembelajaran sesuai
dengan judul

D. Manfaat Penelitian
1. Manfaat teoritis:
Dari Hasil penelitian tindakan kelas ini m emunculkan
teori bahwa ……… dapat meningkatkan hasil belajar ………

Hasil PTK ini dapat dijadikan dasar bagi teman


sejawat untuk melakukan penelitian selanjutnya.

2. Manfaat praktis:
Tuliskan kalimat pengantar

a. Bagi siswa:
Dari hasil penelitian tindakan kelas ini, manfaat yang
diperoleh siswa adalah siswa dapat lebih mudah memahami
konsep dan materi yang dibahas yang pada akhirnya dapat
meningkatkan hasil belajar …… terutama pada KD…..
dengan memanfaatkan ……. untuk ……..

Atau bisa juga dibuat dengan nomor abjad


a. ..
b. ..
c. …

b. Bagi Guru:

Dari hasil penelitian tindakan kelas ini, manfaat yang


diperoleh guru ……. dapat meningkatkan kualitas
pembelajaran melalui penggunaan media yang tepat sehingga
hasil belajar siswa juga meningkat.

Sedangkan guru mata pelajaran lain dapat memanfaatkan


hasil PTK ini dan terinspirasi untuk melakukan PTK juga.

Atau bisa juga dibuat dengan nomor abjad


a. ..
b. ..
c. …

c. Bagi sekolah:

Sekolah dapat menjadikan hasil PTK sebagai masukan dalam


upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar
siswa.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA

A . Kerangka Teori

(Pengertian dan teori yang berkaitan dengan


hasil belajar, pengertian berkaitan metode ,
pengertian berkaitan dengan SK/KD yang diteliti).

Kemukakan teori dari beberapa ahli/pakar


(referensi dibuat Body note), kemudian peneliti
membuat sintesisnya.

Misalnya:

1. Hakikat Belajar dan Pembelajaran


2. Hakikat Tutor Sebaya
3. Hakikat Belajar Matematika di SMP
4. Hakikat Partisipasi Peserta Didik Dalam
Pembelajaran
B. Penelitian Yang Relevan

Penggunaan metode… untuk meningkatkan hasil


belajar siswa telah dilakukan pada tahun… oleh…
dengan kesimpulan penelitian…..

Di samping itu, … telah pula meneliti metode…


untuk meningkatkan hasil belajar siswa… dan
menyimpulkan bahwa metode…dapat….dst
C. Kerangka Berpikir

Kaitkan antara metode/model penelitian dengan


masalah yang dihadapi dan kajian SK/KD secara
teoretis.

Mendeskripsikan kondisi awal, tindakan yang


dilakukan, dan kondisi akhir yang diharapkan
(dapat menggunakan flow chart).

Kemampuan siswa menulis teks belum memuaskan.


Hal ini disebabkan oleh teknik menulis yang belum
tepat. Sebagai guru bahasa Inggris, penulis merasa
perlu untuk menemukan teknik yang efektif untuk
membantu siswa menulis sesuai dengan langkah
retorika teks. Penggunaan teknik Mind Map pada
proses pembelajaran writing diyakini dapat
meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks
sesuai dengan langkah retorika yang benar. Hal ini
didasarkan pada teori bahwa teknik Mind Map akan
mengarahkan siswa untuk berfikir secara sistematis
dan runtut sehingga diharapkan siswa dapat
mengungkapkan makna dalam bahasa tulis sesuai
dengan langkah retorika teks yang benar sehingga
hasil tulisan siswa tersebut merupakan produk bahasa
yang berterima. Penggunaan teknik Mind map
dalam proses pembelajaran writing akan direspon
positif oleh siswa karena teknik ini memudahkan
mereka mengorganisasikan kerangka teks sehingga
lebih mudah pula mencapai kompetensi yang
diharapkan yang pada akhirnya dapat meningkatkan
hasil belajar bahasa Inggris siswa.

D. Hipotesis Tindakan

Kemukakan prediksi bahwa metode/ model tersebut


dapat meningkatkan hasil belajar. (Kalimat proposisi/
KALIMAT PERNYATAAN/ KALIMAT NETRAL)

Berdasarkan latar belakang dan kerangka berfikir


yang telah diuraikan di atas, maka hipotesis tindakan
dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

Penggunaan metode tutor sebaya dapat


meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas
V SD Negeri 07 Cepete Utara Jakarta Semester ganjil
Tahun Pelajaran 2014/2015.

E. Kriteria Keberhasilan
Kriteria keberhasilan upaya perbaikan pembelajaran
ditentukan dengan kriteria sebagai berikut :
1. …
2. …
3. …
BAB III
METODE PENELITIAN

A. Rencana Penelitian

1. Setting Penelitian

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMP/


SD Negeri …kelas…. Pemilihan kelas tersebut
didasarkan pada pertimbangan data awal bahwa
rerata nilai kelas ini paling rendah di antara kelas-
kelas yang diampu oleh peneliti (tampilkan tabel
rerata nilai kelas yang diampu).

2. Subjek Penelitian
Subjek penelitian ini adalah siswa kelas… yang
berjumlah… yang terdiri dari…siswa putra dan …
siswa putri. Kelas ini bersifat heterogen karena
terdiri dari siswa yang berkemampuan, berlatar
belakang sosial, dan berkarakter beragam.

3. Waktu Pelaksanaan
Penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada
semester … tahun pelajaran…/ … dari bulan…
sampai dengan bulan… . tahun ……….

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan


pada waktu tersebut di atas berdasarkan
pertimbangan bahwa pada saat tersebut materi….
B. Sumber Data

Sumber data penelitian yang berasal dari siswa


sebagai subjek penelitian berupa data kuantitatif
adalah nilai tes. Sedangkan data kualitatif berupa hasil
angket/kuesioner dan atau wawancara. Sumber data
kuantitatif lain berasal dari dokumen peneliti sendiri,
dokumen sekolah, atau dokumen teman sejawat. Data
kulitatif berupa hasil observasi yang diisi oleh
observer pada saat mengamati proses pembelajaran.

C. Teknik dan Alat Pengumpul Data

1. Teknik Pengumpulan Data

Untuk menjaring data yang diperlukan, peneliti


menggunakan tiga teknik pengumpulan data yaitu
tes, observasi, dan wawancara. Tes dilaksanakan
untuk mendapat nilai siswa, observasi
dilakukan dengan bantuan observer untuk mendapat
hasil pengamatan sebagai balikan untuk peneliti,
dan wawancara dilakukan untuk mendapat data
kualitatif tentang hal yang ingin digali.

2. Alat Pengumpul Data/ Instrumen

Untuk mendapat data hasil belajar dalam


penelitian ini digunakan Butir Soal Tes
sebagaimana yang terlampir (lampiran … halaman
…). Sedangkan untuk mendapat data kualitatif
tentang kegiatan guru dalam proses pelaksanaan
pembelajaran digunakan instrumen berupa lembar
observasi kegiatan guru sebagai berikut: ( tampilkan
formatnya di halaman ini dan jelaskan cara
mengolah/kriteria hasilnya).

Untuk mendapat data kualitatif tentang kegiatan


siswa dalam proses pelaksanaan pembelajaran
digunakan instrumen berupa lembar observasi
kegiatan siswa sebagai berikut: ( tampilkan
formatnya di halaman ini dan jelaskan cara
mengolah/kriteria hasilnya).

Upaya peneliti untuk mendapatkan data tentang


… digunakan angket/kuesioner sebagai berikut:
(tampilkan angket disini)

Peneliti perlu mendapatkan data tambahan


untuk dapat mengetahui… dengan melakukan
wawancara informal dengan siswa.

Panduan wawancara adalah sebagai berikut:

D. Analisis Data

Menggunakan analisis deskriptif :

HASIL BELAJAR dianalisis dengan analisis deskriptif


komparatif yaitu menghitung rerata nilai tes tiap
pertemuan/siklus, dan membandingkan, serta
menghitung perubahan /kenaikannya dengan nilai
tes antar siklus
maupun dengan indikator kinerja.

Observasi maupun wawancara dianalisis secara


deskriptif kualitatif berdasarkan hasil observasi dan
refleksi. Tidak perlu menggunakan uji statistik.

Data kuantitatif yang diperoleh berupa nilai hasil tes


siswa setiap pertemuan dihitung reratanya, dianalisis
jumlah siswa yang sudah tuntas dan yang belum
tuntas, nilai tertinggi maupun nilai terendah. Hasil-
hasil analisis tersebut direkapitulasi dan dihitung besar
perubahan dan peningkatan yang terjadi dari
pertemuan ke pertemuan berikutnya dalam satu siklus.

Data yang didapat dari siklus kedua dianalisis dengan


cara yang sama, kemudian dari hasil analisis akhir
dari setiap siklus dihitung perubahan/
peningkatannya dan diertai dengan deskripsi kritis
tentang penyebab perubahan tersebut.

Data kualitatif berupa hasil observasi yang telah diisi


oleh observer dalam setiap pertemuan kemudian
dianalisis secara deskriptif sesuai dengan kriteria yang
telah ditentukan pada instrumen. Hasil pengamatan
tersebut juga dijadikan bahan diskusi dan perbaikan
pada tahap refleksi.
E. Indikator Kinerja

Merupakan kondisi akhir yang diharapkan


yang didasarkan pada pengalaman yang lalu.
Jangan menetapkan indikator kinerja terlalu tinggi.
Dianjurkan menggunakan KKM KD yang diteliti.
Penelitian tindakan kelas ini yang merupakan upaya
peneliti untuk meningkatkan hasil belajar… terutama
pada materi KD… tentang…dengan menggunakan
metode… Penelitian tindakan kelas ini dinyatakan
berhasil bila hasil analisis data akhir sama atau lebih
besar dari kriteria ketuntasan minimal dari KD…
materi …

sebesar…..

F. Prosedur Penelitian
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis
PenelitianTindakan Kelas yang terdiri dari …. Siklus
(jangan lupa sebuah PTK minimal dilaksanakan
dalam dua (2) siklus)

PTK ini mengacu pada desain penelitian menurut


Kemmis ( adaptasi dari Mc Niff,1988:27) seperti
berikut ini:
Menurut desain diatas, setiap siklus terdiri dari empat
tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan,
dan refleksi. Dalam penelitian ini, setiap siklus
terdiri dari tiga kali (3X) pertemuan dan setiap
pertemuan terdiri dari pendahuluan, kegiatan inti, dan
penutup. Pelaksanaan penelitian disusun
sebagaimana tabel di bawah ini. (Buat tabel yang
memuat secara rinci siklus I pertemuan 1 dilakukan
pada hari, tanggal, bulan, tahun dan jam pelajaran
keberapa serta membahas materi apa dst).
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN
PEMBAHASAN

A.Deskripsi Hasil Penelitian


Sebagai contoh pengembangan kerangka di atas di
ambil PTK dengan judul “Upaya Peningkatan
Kreativitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa
melalui pemanfaatan Alat peraga Kelas ... SMP ...
pada Semester ... Tahun ....”
Untuk selanjutnya Kreatifitas disebut variabel Y1
dan Hasil Belajar Y2. Sedangkan pemanfaatan alat
peraga disebut variabel X.
1. Prasiklus
Pada bagian ini diuraikan kondisi awal sebelum
dilakukan tindakan. Adapun hal yang perlu
dituliskan adalah :
1. Kreatifitas Belajar Matematika ( Y1 )
Dituliskan kondisi awal kreatifitas belajar siswa
sebelum dilakukan tindakan. Kondisi ini dapat
dilihat pada Bab I tentang latar belakang masalah.
Untuk mudahnya dapat dengan meng-copy paste
bagian tersebut. Tentu saja dengan penambahan
seperlunya.
2. Hasil Belajar Matematika ( Y2 )
Sebagaimana pada kondisi awal tentang kreatifitas
belajar, pada bagian ini juga mendeskripsikan
kondisi awal dalam hal ini hasil belajar siswa.
Dengan mengacu pada Bab I tentang latar
belakang masalah terkait hasil belajar maka
bagian tersebut dapat di-copy paste-kan di bagian
ini.
Pada bagian ini dapat uga disertakan tabel atau
grafik yang mendukung.
2. Siklus 1
Di sini peneliti menuliskan deskripsi kegiatan
penelitian pada siklus I.Dari perencanaan hingga
refleksi sesuai dengan siklus pada PTK. Adapun
teknik penulisan dapat dilakukan dengan cara
sebagai berikut :
1. Perencanaan Tindakan
Pada bagian ini ditulisakan rencana tindakan pada
saat tindakan di kelas.Untuk mudahnya dapat
dilakukan copy paste RPP yang telah dibuat.
Mengapa demikian ?. Karena RPP yang dibuat
tentunya juga merupakan rencana tindakan yang
akan dilakukan. Tentu saja tidak semua bagian
RPP kita ambil. Adapun bagian yang perlu
dimunculkan adalah :
a. Perencanaan apersepsi
b. Perencanaan Kegiatan Inti
c. Kegiatan Penutup
2. Pelaksanaan Tindakan
Untuk pelaksanaan tindakan harus
menggambarkan kenyataan yang ada pada saat
pelaksanaan tindakan di kelas. Tentu saja
pelaksanaan tindakan mengacu pada rencana
tindakan yang telah dirancang. Adapun yang perlu
diuraikan pada bagian ini adalah :
a. Pelaksanaan Apersepsi
Diuraikan bagaimana kegiatan apersepsi
dilakukan dan apa saja yang terjadi.Jika ada foto
yang mendukung dapat disertakan sebagai
pelengkap.
b. Pelaksanaan Kegiatan Inti
Pada kegiatan inti inilah peneliti akan banyak
menguraikan tentang tindakan apa saja yang telah
dilakukan dan bagaimana dampak dari tindakan
pada siswa. Sekali lagi di sini peneliti
menguraikan kondisi obyektif dari situasi yang
ada. Tentu saja adanya foto yang menggambarkan
kegiatan yang telah dilakukan akan sangat bagus
jika disertakan.
c. Pelaksanaan Kegiatan Penutup
Pelaksanaan kegiatan penutup diuraikan sesuai
dengan rencana yang ada. Adapun jika terjadi hal-
hal yang tidak sesuai dengan rencana yang telah
dibuat perlu dijelaskan di sini. Pada bagian ini jika
ada foto yang mendukung juga dapat
ditambahkan.
3. Hasil pengamatan
Untuk menguraikan hasil pengamatan peneliti
perlu mengacu pada lembar observasi yang telah
diisi oleh peneliti maupun guru mitra. Adapun
uraian hasil pengamatan ditekankan pada data
hasil pengamatan Y1 ( kreatifitas belajar ) dan Y2
( hasil belajar siswa ).
a. Data Kreatifitas Belajar Matematika
Dideskripsikan hasil pengamatan atau observasi
tentang kreatifitas belajar matematika berdasarkan
lembar observasi yang telah diisi.Lembar
observasi yang telah diisi tidak perlu dimunculkan
di sini cukup sebagai lampiran, tentu saja setelah
ditanda tangani oleh observer dan peneliti. Karena
Y1 merupakan data kulitatif maka jika peneliti
ingin menyajikannya dalam bentuk grafik maka
perlu dibuat lembar observasi yang
mengkonversikan data kualitatif ke bentuk data
kuntitatif. Pada bagian ini penambahan foto bisa
dilakukan, tentu saja foto yang sesuai dengan
deskripsi yang dituliskan.
b. Data Hasil Belajar Matematika
Sebagaiamana saat mendeskripikan Kreatifitas
Belajar di sini untuk mendeskripsikan hasil belajar
uga mengacu hasil hasil observasi. Adapun hasil
observasi di sini bukan dari pengamatan tetapi
hasil tes belajar siswa. Tes yang dilakukakn dapat
berupa kuis atau tes kecil maupun ulangan harian.
Untuk ulangan harian sebaiknya dilaksanakan
untuk satu Kompetensi Dasar ( KD ). Karena data
yang diperoleh adalah data kuantitatif maka akan
lebih baik jika data juga disajikan dalam bentuk
tabel atau grafik.
4. Refleksi
Untuk uraian yang berkaitan dengan refleksi
mengacu pada hasil pengamatan. Karena hasil
pengamatan mendeskripiskan pada data tentang
kreatifitas belaar dan hasil belajar maka refleksi
juga menguraikan data tersebut. Kreatifitas belajar
siswa dalam belaar agak tinggi
Dibandingkan kondisi awal yang masih banyak
siswa yang pasif setelah tindakan siswa yang pasif
menadi agak banyak
Kondisi awal sebagian besar siswa tidak berani
bertanya setelah tindakan siklus I sebagian siswa
tidak berani bertanya
Terjadi peningkatan kretaifitas dalam belajar dari
kondisi awal rendah setelah tindakan siklus I
menjadi agak tinggi.
Penulisan refleksi tidak harus dalam bentuk tabel,
bisa juga dalam bentuk narasi.Jika data berbentuk
kualitatif seperti data tentang hasil belajar di atas
maka akan lebih baik jika dikonversi dalam
bentuk data kulitatif. Misalkan data di atas dapat
Odikonversi dalam bentuk persentase sehingga
akan memudahkan jika disajikan dalam bentuk
grafik.

3. Siklus 2
Untuk teknik menguraikan deskripsi siklus II
sama dengan menguraikan deskripisi siklus I,
tentu saja didasarkan pada data yang diperoleh
pada saat tindakan di siklus II. Adapun untuk
refleksi Y1 dan Y2 yang dikomparasikan
( dibandingkan ) adalah siklus I dan siklus II
B.Pembahasan
Pada bagian pembahasan diuraikan refleksi dari
kondisi awal sampai kondisi akhir dalam hal ini
siklus II. Selanjutnya pembahasan dapat diuraikan
seperti berikut.
No Kondisi Awal Siklus 1 Siklus 2 Refleksi
.
1
2
Dari tabel di atas dapat disimpulkan melalui
pemanfaatan alat peraga dapat meningkatkan
kreatifitas belajar siswa. Hal ini dapat dilihat pada
kondisi awal siswa yang pasil masih banyak
sedangkan pada kondisi akhir siswa yang pasif
menjadi sedikit. dst.
Sebagaimana telah dikemukakan sebelumnya bahwa
terkait dengan data kualitatif dapat dikonversi
sebagai data kuantitatif.Untuk selanjutnya data
kuantitatif tersebut dapat disajikan dalam bentuk
grafik. Dengan di sisipkannya grafik akan
mempermudah dalam melihat terjadinya kenaikan
data dari kondisi awal sampai kondisi akhir.
Dari tabel di atas dapat disimpulkan :
Melalui pemanfaatan alat peraga dapat
meningkatkan rata-rata hasil belajar dari kondisi 47
menjadi 66 terjadi kenaikan sebesar 40,43 %. .....
dst.
Uraian pada hasil tindakan dapat diambil dari
refleksi pada bagian pembahasan. Misalnya :
Dari pembahasan hasil penelitian di atas dapat
diperoleh hasil tindakan sebagai berikut :
1. Melalui pemanfaatan alat peraga ( X ) dapat
meningkatkan kreatifitas belajar matematika (Y1)
bagi siswa ....... dari kondisi awal kreatifitas belajar
matematika rendah ke kondisi akhir kreatifitas
belajar tinggi.
2. Melalui pemanfaatan alat peraga (X) dapat
meningkatkan hasil belajar matematika (Y2) bagi
siswa ...... dari kondisi awal rata-rata 47 ke kondisi
akhir menjadi 66 naik 40,43 %.
3. Melalui pemanfaatan alat peraga (X) dapat
meningkatkan kreatifitas belajar matematika (Y1)
dan hasil belajar matematika (Y2) bagi siswa ........
BAB V SIMPULAN DAN SARAN TINDAK
LANJUT

A.SIMPULAN
Dalam kaitan dengan Penelitian Tindakan Kelas,
kesimpulan harus disusun secara singkat, padat, jelas
dan sesuai uraian. Selain itu, simpulan juga harus
mengacu pada pertanyaan penelitian atau tujuan
perbaikan yang dirumuskan pada tahap awal
penelitian. Penyusunan simpulan pada PTK ditulis
secara sistematis sesuai dengan urutan pertanyaan
penelitian/tujuan perbaikan.
Dalam membuat kesimpulan, ada beberapa langkah
penting yang sebaiknya diperhatikan, antara lain: (1)
memeriksa dan memahami pertanyaan penelitian
atau tujuan perbaikan; (2) melakukan analisa dan
mensintesis deskripsi temuan; (3) menuliskan
kesimpulan untuk setiap poin pertanyaan penelitian /
tujuan perbaikan; (4) mengurutkan setiap butir
simpulan yang telah dibuat berdasarkan urutan
pertanyaan penelitian / tujuan perbaikan; (5)
kemudian terakhir melakukan cross check
(pemeriksaan kesesuaian) antara pertanyaan
penelitian dengan deskripsi temuan dan simpulan.

Contoh Simpulan pada PTK


Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe
Jigsaw dapat meningkatkan keaktifan belajar IPA
siswa SD Negeri ……… Hal ini dapat dilihat pada
siklus I diperoleh persentase….
B.SARAN TINDAK LANJUT
Dalam penyusunan Saran (Tindak Lanjut) pada
penelitian tindakan kelas, sebaiknya guru
memperhatikan rambu-rambu berikut, yaitu: (1)
saran harus bersumber atau sesuai dengan simpulan
yang telah dibuat; (2) bersifat konkret (nyata),
operasional, dan penting sehingga menarik untuk
dilaksanakan oleh guru; (3) memiliki arah (tertuju)
yang jelas, apakah saran tersebut ditujukan untuk
guru, sekolah, atau instansi tertentu; (4) dapat
mencakup tentang hal-hal terkait dengan metodologi
penelitian.

Langkah-langkah dalam pembuatan Saran pada PTK


dapa diuraikan sebagai berikut: (1) mencermati
kesimpulan hasil PTK; (2) mengkaji aspek-aspek
dari kesimpulan tersebut yang perlu ditindaklanjuti,
baik oleh guru, pihak sekolah, guru lain, atau
instansi lain yang terkait; (3) menetapkan kepada
siapa atau pihak mana saran tersebut akan ditujukan;
(4) dan yang terakhir adalah menulis saran.

Contoh Saran dari sebuah laporan PTK


Rendahnya keaktifan dan hasil belajar siswa perlu
dipahami oleh Guru Kelas atau Guru Bidang Study
agar dalam upaya perbaikan hal tersebut dapat
ditanggulangi.
DAFTAR PUSTAKA

(Yang dicantumkan rujukan yang dipakai untuk


membahas permasalahan)
LAMPIRAN

Berisi foto kegiatan, surat menyurat dan lain-lain


(Dokumen yang sekiranya penting) sebagai bukti nyata
tulisan hasil sendiri

Anda mungkin juga menyukai