Anda di halaman 1dari 10

PROPOSAL

PENGUJIAN BEBAN SEIMBANG TRANSFORMATOR 3 FASA

KELAS KELOMPOK

: IIB-D4 :1 / 0841150015 / 0841150049 /0841150041 / 0841150020 / 0841150045

PENANGGUNG JAWAB : Iffan M. Arif ANGGOTA KELOMPOK : Arip Susanto : Hanifiyah D. : Reza Prinda : Tendi Yuni

PROGRAM STUDI TEKNIK LISTRIK JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI MALANG 2009

PERCOBAAN I BEBAN SEIMBANG TRANSFORMATOR 3 PHASA

I.

TUJUAN

1. Mengetahui pengaruh keseimbangan beban pada trafo 2. Membuktikan penghantar netral arusnya adalah nol sebagai pembuktian keseimbangan beban. 3. Menentukan effisiensi dan prosentase regulasi tegangan terhadap penambahan beban.

II.

DASAR TEORI

Jika ke tiga transformator dihubungkan dengan beban, di dalam sisi sekunder akan nampak sekarang yang mengalir ke beban. Jumlah arus sekunder tergantung pada beban itu menghubungkan kepada terminal sekunder trafo. Sebab arus berubah sesuai dengan perubahan beban, dengan tegangan primer diterapkan yang sama, tegangan beban demikian juga akan berubah. Perubahan ini adalah dalam kaitan dengan penurunan tegangan ke seberang impedansi yang internalpada trafo itu . Suatu ukuran berapa banyak tegangan akan berubah ketika beban bervariasi disebut regulasi tegangan. Pengaturan tegangan suatu transformator ialah, perubaha tegangan sekunder trafo antara n saat beban nol dan saat beban penuh pada suatu faktor kerja tertentu, dengan tegangan primer konstan. Pengaturan =

V2 tan pa beban  V2 beban penuh V2 beban penuh

............................................... ( 1)

Dengan mengingat rangkaian yang telah ada (dalam hal ini harga sekunder ditransformasikan ke harga primer) : Pengaturan =

aV2 tan pa beban  aV 2beban penuh aV 2beban penuh


R1 I1 I0

........................................... ( 2)

X1

a 2 R2

a2 X 2

Rc

Xm

a2 Z L

a V2

Gambar 2. Rangkaian ekivalen pengaturan tegangan

Dari gambar 2 di atas ternyata :

a V2 tan pa beban ! V1 ......................................................................................... ( 3)

Efisiensi dari setiap peralatan dalam bidang teknik adalah daya keluaran dibagi dengan daya masukan, dapat dinyatakan dalam persen (%) atau dengan persamaan : Efisiensi ( ) =

Dari pengujian beban nol dan pengujian hubung singkat didapatkan rugi total pada trafo sehingga : Daya masukan = Daya keluaran + Rugi...........................................(2) Dengan demikian efisiensi trafo berdasarkan rugi-rugi yang ada : Efisiensi ( ) = Atau, Efisiensi ( ) = ?  1 Atau, Efisiensi ( ) =

aya keluaranA x 100%............................ ... .....(4) aya keluaranA Rugi

V2 beban penuh ! harga tegangan nominal (dalam hal ini tegangan nominal primer).

Pengaturan !

V1  a V2 (no min al ) .............................................................. ( 4) a V2 (no min al )

Gambar 1. Rangkaian ekivalen transformator berbeban

Dayakeluar an x100 %......... .......... .......... .......... ......... ...(1) Dayamasuka n

aya masukan  Rugi aya masukan

x100 %

Rugi
aya masukan

Ax100%......... .......... .......... .......... .. ......(3)

Daya keluaran trafo dalam besaran watt, P0ut = V2 I2 cos Rugi trafo : a. Rugi inti Pc = W0 dari pengujian beban nol b. Rugi tembaga primer Pcu1 = I12 R1 c. Rugi tembaga sekunder Pcu2 = I22 R2 Dimana R1 & R2 diperoleh dari pengujian hubung singkat. Berdasarkan daya keluaran dan rugi rugi maka efisiensi trafo : % = Pout / (Pout + Pc + Pcu1 + Pcu2 ) x 100 % ......................(6)
2

................................................................................ .............................. (5)

Pada beban seimbang .Terdapat arus line pada sisi sekuner adalah sama denganlain. Tetapi sebenarnya , tidak semua beban adalah seimbang , sedemikian sehingga ketidakseimbgangan tegangan masing-masing fasa yang tidak boleh melebihi 5% dari rata-rata tegangan fasa atau dengan kata lain suatu perbandingan beban adalah 90%:100%:110%.

Hubungan Y -Y diperoleh dengan menghubungkan salah satu dari ujung dari coil ketiga untuk dikadikan satu, di mana suatu pertemuan ketiga fasa ini menghadirkan titik nol ( netral). Pada beban tidak menyeimbangkan, Iph, IL dan cos phi per fasa adalah berbeda dan jika trafo dihubungkan Y -Y, Y- ( atau ( - y kemudian di dalam titik netral sisi bintang akan nampak arus netral.Tegangan dan Arus dapat berharga besar jika di dalamnya bahannya induktansi dan dapat bernilai kecil jika bahanya kapasitip di dalamnya. Suatu nilai cosphi berbanding terbalik dengan nilai tegangan dan arus. Jika tegangan dan arus adalah besar, karena nilai cosphi nya kecil dan selain itu. Pada pada dasarnya hubungan dari tiga fasa sirkit dapat dihubungkan bintang Y dan delta ( yang masingmasing sudut berbeda 120o

III. ALAT DAN BAHAN  Lampu pijar 60 W 75 W 100 W  Transformator 1 phasa  Watt meter 1 phasa  Voltmeter  Amperemeter  Kabel banana  Kabel jepit  Kabel banana skun 3 3 3 3 2 2 3 buah buah buah buah buah buah buah

secukupnya secukupnya secukupnya

IV. RANGKAIAN PERCOBAAN HUBUNGAN Y-Y

HUBUNGAN Y-D

V. PROSEDUR PERCOBAAN
a. b. c. d.
e. f. g. h. i. j.

Mengecek keidentikan trafo (syarat-syarat parallel) Posisikan trafo sebagai trafo step up. Buatlah rangkaian percobaan seperti terlihat pada gambar di atas. Atur tegangan input sampai tegangan pada sisi HV mencapai tegangan nominal trafo yang akan digunakan. Mengukur V line, V fasa, I line, dan I fasa pada sisi input dan output. Mengukur Daya (P) pada sisi input dan output. Mengukur arus masing-masing line. Mencatat semua hasil pengukuran. Menentukan efisien trafo. Menggambar vector.

VI. RUMUS 3 PHASA

HUBUNGAN BINTANG

      P3 phasa =




 

HUBUNGAN DELTA

   
  

 P3 phasa =



 

Rumus Untuk Menghitung Regulasi Tegangan Dan Efisiensi

 


 

 



 

 

   

TABEL HASIL PENGUKURAN

NO 1

Jenis Hubungan Yy - y

Yd - d

L 60 W 75 W 100W 60 W 75 W 100 W 60 W 75 W 100 W

VRS

VST

VTR

VRN

VSN

DATA PERCOBAAN High Voltage VTN IR (mA)

IS

IT

IN

P1

P2

P tot

Dy - d

NO 1

Jenis Hubungan Yy - y

Yd - d

L 60 W 75 W 100W 60 W 75 W 100 W 60 W 75 W 100 W

VRS

VST

VTR

VRN

VSN

DATA PERCOBAAN Low Voltage VTN IR (mA)

IS

IT

IN

P1

P2

P tot

Dy - d

No.

Jenis Hubungan Yy - y

DATA PERHITUNGAN L %Eff %Reg

Yd - d

60 W 75 W 100W 60 W 75 W 100 W 60 W
75 W 100 W

Dy - d