Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN PRAKTIKUM II: UJI VITAMIN C

Disusun oleh: kelompok 8


Andri Wijaya Kartika Gelahara M. Krisna Adiprana J Nia Masagena Rizky Nur Amalina

Kelas : XI IPA 2

SMA Negeri 38 JAKARTA


(2011)

UJI VITAMIN C PADA MAKANAN

A. Alat dan bahan :


y y y y y y y y y

Rak tabung reaksi Tabung reaksi Pipet tetes Gelas ukur 25 ml Gelas kimia Larutan Amilum iodida Macam-macam sari buah Pembakar spiritus Penjepit tabung reaksi

B. Langkah kerja :
1. Sediakan 6 buah tabung reaksi dan isi masing-masing tabung dengan 1 ml amilum iodida ! berilah label a, b, c, d, e dan f pada tabung ! 2. Menetapkan volume tetes cairan Dengan menggunakan pipet, teteskan air ke dalam gelas ukur hingga mencapai 1 ml ! Hitunglah banyaknya tetesan air tadi ! Misalnya dalam 1 ml terdapat X tetes, maka 1 tetes = ml

3. Dengan menggunakan pipet, teteskan larutan vitamin C kedalam tabung a sampai warna amilum iodida hilang! Catatlah berapa tetes larutan vitamin C kedalam tabung yang diperlukan untuk menetralkan larutan amilum iodida! 4. Dengan cara yang sama dengan nomor 3, ujilah larutan sari buah yang telah dibuat! Teteskan sari buah yang digunakan untuk amilum iodida tersebut! Catatlah hasil pengamatan mu pada tabel yang tersedia! 5. Didihkan larutan vitamin C, begitu juga sari buah lain nya! Kemudian setelah dingin selidikilah kandungan vitamin C-nya dengan cara yang sama seperti nomor 3 dan 4! Catatlah hasilnya pada tabel yang tersedia! 6. Hitung kandungan vitamin C dari percobaan yang tidak di panaskan maupun yang dipanaskan! Catatlah hasilnya pada tabel yang tersedia

C. Tabel Hasil pengamatan uji vitamin C:


Jumlah tetesan yang diperlukan untuk menetralkan amilum idodida Tidak dipanaskan dipanaskan Kandungan vitamin C dlm mg/ml Tidak dipanaskan dipanaskan

Macam Bahan

Larutan vit.C 0,1% Jeruk

2 tetes 2/18 ml 9 tetes 9/18 ml 10 tetes 10/18 ml 25 tetes 25/18 ml 6 tetes 6/18 ml 11 tetes 11/18 ml

12 tetes 12/18 ml 7 tetes 7/18 ml 31 tetes 31/18 ml 7 tetes 7/18 ml 9 tetes 9/18 ml

= mg/ml

= mg/ml

Tomat

mg/ml

= mg/ml

Apel

mg/ml

mg/ml

Sari buavita

= mg/ml

= mg/ml

jambu

mg/ml

= mg/ml

Perhitungan: 1. Dalam larutan vit.C 0,1% terdapat 1 mg vit.C 2. I ml larutan amilum iodida di hilangkan warnanya oleh 0,85 ml larutan vitamin C, berarti dihilangkan warnanya oleh 0,85 mg vit.C 3. I ml larutan amilum iodida dihilangkan warnanya oleh 43/215 ml dari jeruk manis (misalnya), berarti 2,15 ml sari jeruk manis ekivale dengan o,85 mg vit.C. jadi 1 ml sari jeruk manis mengandung = 0,395 mg vit.C 4. Gunakan perhitungan-perhitungan seperti ini untuk semua sari buah, baik dipanaskan maupun yang tidak dipanaskan.

D. Pertanyaan
1. 2. 3. 4. Apakah semua buah-buah mengandung vit.C? Buah manakah yang paling banyak mengandung vit.C? Apakah suhu tinggi berpengaruh pada vitamin C? Jelaskan berdasarkan hasil percobaan! apakah pengaruh suhu rendah juga sama dengan pengaruh suhu tinggi terhadap vitamin C? Coba rancang cara penyelidikan nya!

Jawaban: 1. ya, semua mengandung vitamin C, meski bukan dalam jumlah yang banyak 2. yang paling tinggi kandungan vitamin C nya adalah sari buah dari buavita, dengan kandungan vit.C = 0,33 (tidak dipanaskan) 0,28 (dipanaskan) 3. Ya, Setelah dipanaskan vitamin C yang terkandung di buah atau minuman semakin sedikit kandungan vitamin C-nya. Karena vitamin dari buah-buahan atau sayuran akan hilang oleh proses pemanasan dalam waktu singkat, Semakin lama ia dimasak, semakin tinggi kadar kehilangan vitamin C. Dan akhirnya vitamin C nya menguap. 4. Suhu mempengaruhi keadaan vitamin C dari buah. Maka jika kita mendingikan nya, atau bahkan membekukan nya, kadar vitamin C nya bisa berkurang. Cara menyelidiki nya: - Ambil sari buah, masukkan kedalam gelas - Dinginkan sari buah dalam lemari es - Setelah dingin, teteskan amilum iodida hingga warna sari buah menjadi netral - Hitung kadar vitamin C nya, kemudian dibandingkan hasilnya dengan kadar v yang it.C tidak dipanaskan atau didinginkan.

E. Kesimpulan:
Dari hasil uji vit.C yang kami lakukan, kami dapat menyimpulkan bahwa yang mengandung paling banyak vitamin C nya adalah sari buah dari Buavita.