Anda di halaman 1dari 11

Proteksi katodik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Belum Diperiksa

Proteksi Katodik ( Cathodic Protection) adalah teknik yang digunakan untuk mengendalikan korosi pada permukaan logam dengan menjadikan permukaan logam tersebut sebagai katoda dari sel elektrokimia. Proteksi katodik ini merupakan metode yang umum digunakan untuk melindungi struktur logam dari korosi. Sistem proteksi katodik ini biasanya digunakan untuk melindungi baja, jalur pipa, tangki, tiang pancang, kapal, anjungan lepas pantai dan casing (selubung) sumur minyak di darat. Efek samping dari penggunaan yang tidak tepat adalah timbulnya molekul hidrogen yang dapat terserap ke dalam logam sehingga menyebabkan hydrogen embrittlement (kegetasan hidrogen). Proteksi katodik adalah cara yang effektif dalam mencegah stress corrosion cracking (retak karena korosi).
Daftar isi
[sembunyikan]

1 Sejarah 2 CP Galvanik 3 Impressed Current CP 4 Pengujian 5 Baja Galvanis 6 Pranala luar

[sunting]Sejarah
Penggunaan pertama CP adalah pada tahun 1852, ketika Sir Humphry Davy, salah seorang perwira AL Inggris, melekatkan sebongkah besipada bagian luar badan kapal berlapis tembaga yang terendam air. Besi cenderung lebih mudah mengalami korosi yang menimbulkan karatdibandingkan dengan tembaga sehingga ketika dilekatkan pada badan kapal, laju korosi pada tembaga akan menjadi turun.

[sunting]CP

Galvanik

Pada saat ini, galvanik atau anoda tumbal dibuat dalam berbagai bentuk dengan menggunakan alloy (campuran logam) dari seng,magnesium dan alumunium. Potensial elektrokimia, kapasitas arus, dan laju konsumsi dari campuran logam ini lebih besar sebagai CP daripada besi

Anoda galvanik dirancang agar memiliki voltase aktif (sebenarnya secara teknik memiliki potensial elektrokimia lebih negatif) lebih tinggi daripada logam yang terdapat pada struktur baja. Untuk mendapatkan CP yang effektif, potensial dari permukaan baja dipolarisasi (didorong) agar menjadi lebih negatif hingga permukaannya memiliki potensial yang seragam. Pada tahap ini, daya dorong yang dapat menyebabkan reaksi korosi menjadi tertahan. Anoda galvanik kemudian akan terus terkorosi, memakan material anoda hingga suatu saat perlu diganti. Polarisasi disebabkan oleh laju arus dari anoda yang menuju ke katoda. Daya dorong bagi laju arus dari CP adalah perbedaan potensial elektrokimia antara anoda dan katoda.

[sunting]Impressed

Current CP

Untuk struktur (bangunan) yang lebih besar, anoda galvanik tidak dapat secara ekonomis mengalirkan arus yang cukup untuk melakukan perlindungan yang menyeluruh. Sistem Impressed Current Cathodic Protection (ICCP) menggunakan anoda yang dihubungkan dengan sumber arus searah (DC) yang dinamakan cathodic protection rectifier. Anoda untuk sistem ICCP dapat berbentuk batangan tubular atau pita panjang dari berbagai material khusus. Material ini dapat berupa high silikon cast iron(campuran besi dan silikon), grafit, campuran logam oksida, platina dan niobium serta material lainnya. Tipe sistem ICCP yang umum untuk jalur pipa terdiri dari rectifier bertenaga arus bolak-balok (AC) dengan output arus DC maksimum antara 10 - 50 ampere dan 50 volt. Terminal positif dari output DC tersebut dihubungkan melalui kabel ke anoda-anoda yang ditanam di dalam tanah. Banyak aplikasi menanam anoda hingga kedalaman 60 m (200 kaki) dengan diameter lubang 25 cm (10 inchi) serta ditimbun denganconductive coke (material yang dapat meningkatkan performa dan umur dari anoda). Sebuah kabel berkapasitas sesuai dengan arus yang timbul menghubungkan terminal negatif rectifier dengan jalur pipa. Output operasi yang dihasilkan dari rectifier diatur pada tingkat optimal oleh seorang ahli CP setelah sebelumnya melakukan berbagai pengujian termasuk diantaranya pengukuran potensial elektrokimia.

[sunting]Pengujian
Potensial elektrokimia diukur dengan berdasarkan pada elektroda referensi. Elektroda tembaga-tembaga (II) sulfat digunakan untuk struktur (bangunan) yang kontak dengan tanah atau air tawar. Elektroda perak klorida digunakan untuk struktur yang kontak dengan air laut.

[sunting]Baja

Galvanis

Mobil-mobil modern menggunakan rangka dan panel galvanis berlapis seng. Baja yang tak terproteksi akan membentuk lapisan besi oksida, yang dapat menyerap udara dan air sehingga dapat menyebabkan korosi terus berlanjut di bawahnya. Akan tetapi, seng oksida yang dihasilkan di permukaan barang dengan lapisan seng tidak dapat ditembus. Selama lapisan seng dan seng oksida tidak terganggu (terkikis atau tergores), baja di bawahnya tidak akan berkarat.

Baja galvanis memiliki sifat yang dapat memperbaiki diri sendiri; goresan kecil dimana baja terekspose ke udara luar akan ditutup kembali oleh seng. Hal ini terjadi karena seng di sekitarnya akan terserap dan mengendap pada baja tersebut, mengganti apa yang sebelumnya hilang karena goresan.

[sunting]Pranala

luar

NACE International (dahulu National Association of Corrosion Engineers) - Perkumpulan profesiaonal

mengenai korosi

US Army Corps of Engineers, "Engineering and Design - Cathodic Protection Systems for Civil Works

Structures", Engineering manual 1110-2-2704, 12 July 2004

Murdani "Corrosion Engineer" Website for corrosion engineer

Proteksi Katodik Lokal Pada Industrial Plant dan Compressor Station


Januari 18, 2010hardianantoTinggalkan komentarGo to comments

Korosi merupakan suatu masalah yang sangat umum terjadi pada industri. Apabila tidak ditangani dengan baik, korosi dapat menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi persahaan. Oleh karena itu, banyak metode yang dilakukan untuk mencegah hal ini, salah satunya adalah dengan proteksi katodik.

Proteksi katodik merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya korosi pada logam. Prinsip kerjanya adalah dengan mengubah benda kerja menjadi katoda.Katodik proteksi dilakukan dengan mengalirkan elektron tambahan ke dalam material. Terdapat dua jenis proteksi katodik, yaitu metode impressed current dan galvanic couple.

Metode galvanic couple adalah metode dengan menghubungkan benda kerja dengan logam lain yang memiliki potensial reduksi yang lebih kecil. Hal ini akan menyebabkan terjadinya suatu sel galvanik dan menjadikan benda kerja sebagai suatu katoda.

Keuntungan-keuntungan dilakukannya galvanic tidak diperlukan adanya mudah untuk dilakukan (ongkos kemungkinan terjadinya interferensi katodik kemungkinan terjadinya distribusi potensial merata. Tetapi cara ini juga arus memiliki

couple ini sumber pemasangan pada struktur overprotecting

adalah: energi murah) lain kecil self-regulating kecil

keterbatasan,

yaitu: terbatas

anoda yang anoda akan menambah berat dari struktur

habis

harus

diganti

Jenis yang kedua adalah dengan metode impressed current. Metode ini menggunakan masukan arus listrik dan anoda inert yang tidak akan habis sehingga sistem ini dapat digunakan pada waktu yang lama.Metode impressed current ini biasanya digunakan pada lingkungan yang memiliki resistivitas yang tinggi. Keuntungan digunakannya metode ini adalah: level dari proteksi dapat diatur arus yang digunakan tinggi area proteksi yang luas dapat memproteksi struktur yang tidak di coating dengan baik. Sementara itu terdapat beberapa kerugian apabila menggunakan metode ini: kemungkinan terjadinya interferensi sangat besar perlu perawatan yang baik kemungkinan terjadinya overprotection sangat besar adanya biaya untuk menjalankan energi eksternal.

Proteksi katodik ini banyak digunakan pada industri-industri, terutama pada pipa-pipa yang perananannya sangat penting dalam produksi. Namun, proteksi katodik pada pipa-pipa ini akan mungkin digunakan(dilihat secara ekonomi) apabila terminal point dipakaikan suatu isolating joint untuk memisahkan pipa yang diproteksi dengan pipa yang memiliki resistansi yang rendah. Isolating joint ini tidak cocok digunakan untuk instalasi yang besar seperti compressor station dan industrial plant. Biaya yang diperlukan serta kemungkinan terjadinya kegagalan dalam proteksi katodik akibat dari kompleksitas dari sistem dan jumlah joint yang sangat banyak.

Industrial plant dan compressor station memiliki banyak sistem perpipaan yang tertanam di dalam tanah atau pada concrete. Pipa yang digunakan biasanya di coating, namun ada kemungkinan terjadinya defect pada coating. Pipa akan mengalami kontak dengan concrete ataupun tanah sehingga terjadi kemungkinan adanya sel korosi akibat dari adanya perbedaan potensial karena adanya defect pada coating dengan concrete ataupun tanah. Faktor yang mempengaruhi laju korosi pada kasus ini adalah ukuran dari coating defect. Apabila ukuran dari defect kecil, densitas arus yang masuk akan sangat besar . Apabila coating defect ini berada dekat dengan concrete, maka akan terjadi perbedaan potensial sehingga akan terjadi korosi.

Sel korosi pada sistem perpipaan Pada gambar di atas dapat terlihat bahwa coating holiday nomor satu lebih dekat dengan concrete dibandingkan dengan coating holiday nomor dua. Efek dari jarak ini ada pada laju korosinya. Coating holiday nomor satu akan memiliki laju korosi yang lebih cepat karena perbedaan potensial yang lebih besar.

Ada dua metode untuk melindungi sistem perpipaan dari korosi dengan proteksi katodik. Yang pertama adalah dengan perlindungan keseluruhan (entire station) atau dapat disebut sebagai basic protection. Yang kedua adalah proteksi pada tempat-tempat tertentu yang memiliki coating defect atau disebut juga sebagai hot spots.

1. Basic Protection Gambar di bawah menunjukkan basic protection pada suatu compressor station. Pada basic protection, area proteksinya mencakup seluruh sistem. Sistem ini meliputi pipa, concrete, dan sistem compressor. Jadi, tidak hanya coating defect yang terkena pengaruh dari anoda, tetapi seluruh sistem. Pada tanah yang memiliki resistansi yang rendah, anodaa diletakkan agak dalam sehingga diperoleh distribusi arus yang homogen.

2. Hot Spot Hot spot adalah bagian dari pipa yang tidak dilapis sehingga kemungkinan terjadinya korosi sangat besar. Basic protection tidak memadai untuk digunakan pada kasus ini sehingga digunakan suatu metode dimana anoda diletakkan pada tempat yang spesifik untuk mengeliminasi adanya sel korosi yang terbentuk akibat coating defect dan concrete.

Bagaimana mendeteksi adanya hot spot pada suatu sistem perpipaan? Terdapat beberapa cara untuk mendeteksi adanya hot spot: 1. adanya kebocoran menunjukkan bahwa pada daerah tersebut terjadi korosi 2. survey pada potensial permukaan dapat mendeteksi adanya sel korosi. Adanya arus listrik menunjukkan telah terjadi peristiwa korosi pada pipa tersebut. 3. survey terhadap resistivitas tanah dapat menunujukkan kira-kira dimana kemungkinan besar terjadinya korosi.

Gambar di atas menunjukkan cara untuk mengetahui adanya hot spot dengan menggunakan potensial permukaan. Titik dimana arus keluar dari pipa akan bertindak sebagai anoda, dengan kata lain bagian ini akan terkorosi. Pada grafik juga terlihat bahwa bagian tempat keluarnya arus akan memiliki potensial yang besar.

Metode lain adalah dengan mengetahui resistivitas tanah. Tanah yang memiliki resistivitas kurang dari 1000 .m akan mempunyai kecenderungan sebagai tempat terjadinya korosi.

Efek Proteksi Katodik Terhadap Struktur Lain Proteksi katodik dapat berpengaruh terhadap struktur lain yang berada di dekatnya. Arus listrik yang keluar dari anoda dapat saja mengalir ke struktur lain (bukan pipa yang diproteksi) sehingga dapat menyebabkan korosi pada struktur tersebut. Arus yang mengalir ke tempat lain ini disebut stray current. Korosi akibat adanya stray current ini disebut interferensi.

Untuk mencegah terjadinya hal menggunakan menggunakan sacrificial anode

ini,

maka

digunakan catodic

beberapa

metode, yaitu shielding

Pearson Survey Peralatan yang dirancang oleh Dr. John M. Pearson, dapat digunakan untuk mengetahui adanya kerusakan ataupun holiday pada coating yang tertanam dalam tanah. Prinsip kerjanya adalah dengan memberikan tegangan bolak-balik antara pipa dan tanah. Kemudian mendeteksi adanya penrunan dari potensial tinggi di sekitar tempat yang tidak terlapisi. Sebuah sinyal generator (biasanya vibrator) yang terhubung pada line, dan terminal lainnya yang dihubungkan ke tanah, beratus-ratus kaki jauhnya.

Gambar: Detektor pearson holiday. Arus mengalir dari generator sinyal pada tanah menuju ke pipeline yang terkonsentrasi pada holiday. Hal ini menghasilkan konsentrasi arus pada tanah, dan akan menghasilkan puncak pada receiver signal, seperti yang terlihat pada grafik.

Kemudian tim yang terdiri dari 2 orang berjalan sepanjang line sekitar 20 meter. Setiap orang memakai sepasang sepatu yang terdapat pelat di bawahnya, dan terjadi beda potensial antara 2 titik sejauh 20 kaki. Hal ini akan di terima oleh ampilfier yang dibawa oleh orang bagian depan, dan kemudian dan sinyal amplifier dapat didengar pada earphone dan mengindikasikan kedalaman dalam meter. Orang di bagian belakang yang menangani kabel penghubung, menjaga agar bersih dari penghalang, dan memelihara agar jarak tetap konstan.

Mendekati holiday, terjadi peningkatan intensitas dimana akan mencapai maksimum ketika orang bagian depan berada tepat diatas coating holiday. Nilai maksimum yang lain dicapai ketika orang bagian belakang juga berada di coating holiday yang lain. Pada line dengan banyak holiday, kebingungan dalam medeteksi dapat dihindari dengan seseorang yang berjalan sepanjang line, yang kemudian secara paralel diikuti oleh orang lain yang berjarak 20 kaki. Sehingga coating holiday akan memiliki satu sinyal saja.

Gambar: Pengoperasian detektor Pierson Holiday. Konsentrasi dari kuat arus dalam tanah, disekitar dari holiday, yang diterima pada sepatu yang dikenakan oleh 2 operator, dan akan memperkuat sinyal padaperalatan yang dibawa oleh operator. Jadi, pada sebuah industrial plant/ compressor station, proteksi katodik yang digunakan pada kondisi strukturnya. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan penggunakan proteksi katodik disesuaikan dengan konstruksi dan efisiensi.
Categories:aplikasi, artikel, ilmu material, iptek, Korosi, TugasTag:basic protection, coating, galvanic couple, hot spot, impressed current, industrial plant, pearson survey, proteksi katodik Suka Be the first to like this post.

Kunjungi sponsor kami

Perlindungan katodik (CP)


Ilmu perlindungan katodik (CP) lahir pada tahun 1824 , ketika Sir Humphry Davy membuat presentasi Royal Society of London: "The pembusukan yang cepat dari tembaga lembaran pada Teman Mulia kapal Nya perang, dan ketidakpastian dari waktu yang durasi, telah lama menarik perhatian orang-orang yang paling berkepentingan untuk kepentingan angkatan laut dari hitungan ... saya mengadakan penyelidikan eksperimental pada tembaga Dalam mengejar penelitian ini,. saya telah dipastikan banyak fakta ... untuk menggambarkan beberapa bagian tidak jelas. ilmu elektrokimia ... tampaknya menawarkan aplikasi penting. " Davy berhasil dalam melindungi tembaga terhadap korosi dari air laut dengan menggunakan anoda besi. Dari awal itu, CP telah berkembang memiliki banyak kegunaan dalam struktur laut dan bawah tanah, tangki penyimpanan air, pipa gas, platform minyak mendukung, dan fasilitas lain yang terpapar lingkungan yang korosif (lihat Biaya Korosi temuan Study). Baru-baru ini, hal ini membuktikan menjadi metode yang efektif untuk melindungi baja memperkuat dari kloridadisebabkan korosi. ( referensi )

Sejarah Perlindungan katodik


perlindungan katodik telah menjadi metode yang digunakan secara luas untuk mengendalikan korosi kerusakan struktur logam bersentuhan dengan kebanyakan bentuk lingkungan melakukan elektrolisa, yaitu lingkungan yang mengandung ion yang cukup untuk menghantarkan listrik seperti tanah, air laut dan pada dasarnya semua perairan alami. perlindungan katodik pada dasarnya mengurangi laju korosi struktur logam dengan mengurangi potensi korosi, logam membawa lebih dekat dengan negara kekebalan. Dari sudut pandang termodinamika, penerapan arus CP pada dasarnya mengurangi laju korosi struktur logam dengan mengurangi potensial korosi terhadap negara kekebalan tubuh seperti yang ditunjukkan disini untuk besi dan baja atau di sini untuk aluminium dan paduannya .

Dasar-Dasar Perlindungan katodik

Korosi Biaya dan Strategi Pencegahan Studi

Biaya perlindungan katodik struktur metalik tunduk terhadap korosi dapat dibagi menjadi biaya bahan baku dan biaya instalasi dan operasi. Data Industri telah memberikan perkiraan untuk tahun 1998 penjualan berbagai komponen perangkat keras senilai $ 146 juta. Bagian terbesar dari pasar proteksi katodik diambil oleh anoda korban di $ 60 juta, yang magnesium memiliki pangsa pasar terbesar. pasar utama untuk anoda korban adalah pemanas air pasar dan pasar tangki penyimpanan bawah tanah.
Biaya pemasangan berbagai perlindungan katodik (CP) komponen untuk struktur bawah tanah yang sangat beragam tergantung pada lokasi dan rincian spesifik konstruksi. Untuk tahun 1998, total biaya rata-rata untuk memasang sistem CP diperkirakan hampir satu miliar (kisaran:0730000000 $ menjadi $ 1,22 milyar). Total biaya untuk mengganti anoda korban dalam pemanas air dan biaya untuk penggantian yang berhubungan dengan korosi dari pemanas air diperkirakan 1240000000 $ per tahun, karena itu, perkiraan biaya total dan anodik perlindungan katodik adalah 2220000000 $ per tahun.