Anda di halaman 1dari 3

Gout Artritis Gout arthritis, yang biasa kita sebut gout, adalah suatu penyakit yang timbul dikarenakan

penimbunan asam urat pada persendian. Gout merupakan gangguan metabolik, sekurang-kurangnya ada sembilan gangguan, yang ditandai oleh meningkatnya konsentrasi asam urat (hiperurisemia). Tetapi, tidak semua penyakit gout selalu ditandai dengan hiperurisemia, karena pada penyakit Gout bisa saja kadar asam urat di dalam darah normal. Gout lebih banyak ditemukan pada pria dan jarang ditemukan pada wanita. Pada pria biasanya pada usia pertengahan atau lebih dari 40 tahun. Kalau pada wanita, biasanya mendekati masa menopause. Gout dibedakan menjadi dua sifat yaitu, Gout Primer dan Gout Sekunder. Gout Primer merupakan akibat langsung pembentukan asam urat tubuh yang berlebihan atau akibat penurunan ekskresi asam urat. Gout sekunder disebabkan karena pembentukan asam urat yang berlebihan atau ekskresi asam urat yang berkurang akibat proses penyakit lain atau pemakaian obat-obat tertentu. Etiologi dari penyakit Gout adalah kelainan metabolik akibat dari faktor-faktor resiko yaitu intake berlebihan, produksi berlebih dan ekskresi yang berkurang dari asam urat. Hal ini yang menyebabkan terjadinya pembentukan kristal monosodium urat monohidrat yang akan menimbulkan masalah pada sendi-sendi dan jaringan sekitarnya. Kristal asam urat yang berbentuk seperti jarum ini akan mengendap pada persendian dan akan mengakibatkan reaksi peradangan yang jika berlanjut akan menimbulkan nyeri yang hebat yang sering menyertai serangan Gout. Pengendapan dipengaruhi oleh suhu dan tekanan. Oleh sebab itu terbentuklah Tofi pada daerah-daerah telinga, siku, lutut, dorsum pedis, dejat tendo Achilles pada metatarsophalangeal digiti I dan sebagainya. Tofi adalah timbunan asam urat yang dikelilingi reaksi radang pada sinovia, tulang rawan, bursa, dan jaringan lunak. Jika tidak diobati, endapan kristal ini akan menyebabkan kerusakan yang hebat pada sendi dan jaringan lunak. Kriteria diagnostic dari American Rheumatism Association (ARA) pada penyakit Gout Artritis ini, A. Terdapatnya Kristal asam urat khas yang ada di dalam cairan sendi B. Thopus (kumpulan tofi) terbukti terdapat kristal asam urat berdasarkan pemeriksaan kimiawi dan mikroskopik dengan sinar yang terpolarisasi C. Atau terdapat 6 atau lebih dari kriteria dibawah ini : - Lebih dari 1 kali mengalami serangan acute - Terjadi peradangan maksimal dalam 1 hari - Oligoarthritis yaitu jumlah sendi yang meradang lebih dari 1 - Hyperemia di sekitar sendi yang meradang - Sering terjadi pada persendian metatarsophalangeal pertama (biasanya ibu jari kaki bagian dalam disebut podagra) terasa sakit. - Serangan unilateral pada metatarsophalangeal - Serangan unilateral pada tarsal - Thopus yang terdapat di cartilage artikular dan capsula sendi - Hyperuricemia (kadar asam urat yang tinggi di dalam darah, umumnya lebih dari 7,5 mg/dl) - Pembengkakan sendi asimetris - Serangan arthritis akut berhenti segera menyeluruh

Perjalanan penyakit Gout ini dibagi menjadi 3 tahap. 1. Tahap Acute Pada tahap Acute ini terjadi pembengkakan dan nyeri yang meningkat, biasanya pada sendi ibu jari kaki pada persendian Metatarsophalangeal. Rasa sakit biasanya meningkat dalam 2x24 jam dan akan hilang dengan sendirinya. Bengkaknya bersifat unilateral, tidak simetris, dan akan terjadi peradangan local. Pada tahap ini jangan diberikan obat anti asam urat. 2. Tahap Interkritik Tahap Interkritik ini sifatnya asimptomatis, berarti tidak terdapat gejala-gejala pada masa ini. Hal ini bisa berlangsung 2 sampai 7 tahun lamanya. Namun, bisa timbul gejala apabila dipengaruhi fluktuasi asam urat. Kebanyakan orang mengalami serangan gout berulang dalam waktu kurang dari 1 tahun jika tidak diobati. Maka pada tahap ini dapat diberikan obat anti asam urat. 3. Tahap Kronik Tahap terakhir ini adalah tahap dengan timbunan asam urat yang makin bertambah dalam beberapa tahun jika pengobatan tidak dimulai. Pada tahap inilah tofi terbentuk akibat insolubilitas asam urat. Rasa sakit kembali ada tetapi dengan intensitas nyeri yang tidak seperti fase akut. Penatalaksanaan pada penyakit Gout ini bergantung pada tahap-tahap penyakit ini. Penatalaksanaan pada tahap akut adalah, 1. Obat Kolkisin. Kolkisin merupakan pilihan utama dalam pengobatan Artritis Gout. Kolkisin bekerja pada peradangan terhadap Kristal yrar dengan menghambat kemotaksis sel radang. Dapat diberikan juga Obat 2. OAINS Semua jenis OAINS dapat diberikan, yang paling sering adalah Indometasin. Tetapi Kolkisin dan OAINS tidak dapat mencegah akumulasi asam urat. 3. Kortikosteroid Untuk pasien yang tidak dapat memakai OAINS oral, dapat diberikan Triamnisolon. 4. Analgesik. Diberikan pada rasa nyeri yang hebat. Jangan diberikan Aspirin, karena dalam dosis rendah akan menghambat ekskresi asam urat dan memperberat Hiperurisemia 5. Untuk non medika mentosa, dapat dilakukan Tirah baring. Harus dilakukan dan diteruskan sampai 24 jam setelah serangan menghilang. Artritis gout dapat kambuh bila terlalu cepat bergerak. Penatalaksanaan pada tahap Interkritik adalah 1. Diet makanan 2. Hindari obat-obatan yang mengakibatkan hiperutrisemia seperti diuretik, tiazid, aspirin dan asam nikotinat 3. Obat Kolkisin 4. Obat urikosurik. Obat ini dapat meningkatkan ekskresi asam urat dengan menghambat reabsorbsi tubulus ginjal. Contohnya, probenesid dan sulfinpirazon

5. Obat inhibitor xantin oksidase, bekerja menurunkan produksi asam urat dan meningkatkan pembentukan xantin. Contohnya, alopurinol

No 1. 2. 3. 4.

Gout Artritis Penyakit metabolik pada sendisendi kecil Biasanya pada pria 40 tahun Serangan Unilateral Sering terjadi pada persendian metatarsophalangeal pertama (ibu jari kaki)

Rheumatoid Artritis Penyakit autoimun bisa menyerang sendi kecil dan sendi besar Biasanya pada wanita muda Serangan Bilateral dan Simetris Sering terjadi pada persendian PIP, MCP, pergelangan tangan, siku, pergelangan kaki, dan metatarsofalang kiri dan kanan.