Anda di halaman 1dari 6

PENERAPAN MANAJEMEN STRATEGI

PEMERINTAHAN DESA ATU-ATU


KECAMATAN PELAIHARI KABUPATEN TANAH LAUT

Disusun Oleh :
MUHAMAD MAHYUPI
20113220216177

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI


PANCASETIA BANJARMASIN
2022
KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah

SWT, atas limpahan rahmat dan hidayah-MU peneliti

dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul : STRATEGI

PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN

PEMBANGUNAN DESA (studi implementasi UU No 6

tahun 2014 tentang Desa di Kabupaten Nganjuk).


1. Visi
Untuk memberikan arah dan cita-cita kedepan yang akan dicapai dalam
pelaksanaan pembangunan diperlukan visi yang jelas dan terukur
sehingga cita-cita dan harapan yang diinginkan dapat tercapai. Adapun
Visi Desa Atu-Atu adalah “Mewujudkan Kehidupan Masyarakat Desa Atu-
Atu yang berbudaya, damai, sehat, sejahtera, adil, merata dengan
mensinergikan pembangunan Desa, Dinas dan lain-lain”.

2. Misi
Dalam mewujudkan visi Desa Atu-Atu tentunya diperlukan langkah
kongkrit sehingga apa yang diharapkan dapat terwujud. Adapun misi Desa
Atu-Atu adalah sebagai berikut :

1. Mewujudkan Pemerintahan Desa yang bertanggung jawab, adil, dan


merata
2. Mewujudkan Penyediaan Sarana Prasarana Pemerintahan Desa
3. Mewujudkan Pengelolaan Administrasi Kependudukan, Pencatatan Sipil,
Statistik dan Kearsipan 
4. Mewujudkan Penyelenggaraan Tata Praja Pemerintahan, Perencanaan,
Keuangan dan Pelaporan 
5. Mewujudkan Pelayanan Kesehatan kepada Masyarakat dengan baik
6. Mewujudkan Pemeliharaan Jalan Desa yang baik
7. Mewujudkan Pemeliharaan Jalan Lingkungan Pemukiman/Gang 
8. Mewujudkan Pemeliharaan Jalan Usaha Tani
9. Mewujudkan Pembangunan Gapura Desa yang baik
10. Mewujudkan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni GAKIN
11. Mewujudkan Pembuatan Nama-Nama Gang di Jalan Desa
12. Mewujudkan Pengelolaan Tempat Sampah Warga yang baik
13. Mewujudkan Pemeliharaan Lampu Penerangan Jalan Desa
14. Mewujudkan Penyelenggaraan Informasi Publik Desa
15. Mewujudkan Pembuatan dan Pengelolaan Jaringan Komunikasi
16. Mewujudkan Ketentraman, Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat
17. Mewujudkan Pembinaan Kemasyarakatan yang baik dan lancar
18. Mewujudkan Pengadaan/Penyelenggaraan Pos Keamanan Desa
19. Mewujudkan Pelatihan Pengelolaan BUM Desa
20. Mewujudkan Pembinaan Lembaga Adat yang baik
21. Mewujudkan Pembinaan LPMD yang baik
22. Mewujudkan Pembinaan PKK yang baik
23. Mewujudkan Pelatihan Teknologi Bagi Masyarakat RTM
24. Mewujudkan Perlindungan Kepada Anak Yatim
25. Mewujudkan Saluran Pembuangan Air Limbah yang baik
26. Mewujudkan Pembinaan Anak Remaja
27. Mewujudkan Penguatan Ketahanan Pangan Bagi Masyarakat
28. Mewujudkan Pembinaan Keluarga Balita
29. Mewujudkan Desa Yang Bebas Bencana Darurat dan Mendesak
30. Mewujudkan Pengetahuan dan Bantuan Hukum Bagi Masyarakat
31. Mewujudkan Penguatan Perekonomian Masyarakat dengan Bumdesa

3. Tujuan
Dalam melaksanakan visi dan misi di atas, kepala desa berwenang:
1. Memimpin penyelenggaraan pemerintahan desa;
2. Mengangkat dan memberhentikan perangkat desa;
3. Memegang kekuasaan pengelolaan keuangan dan aset desa;
4. Menetapkan peraturan desa;
5. Menetapkan anggaran pendapatan dan belanja desa;
6. Membina kehidupan masyarakat desa;
7. Membina ketenteraman dan ketertiban masyarakat desa;
8. Membina dan meningkatkan perekonomian desa serta
mengintegrasikannya agar mencapai perekonomian skala produktif
untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat desa;
9. Mengembangkan sumber pendapatan desa;
10.Mengusulkan dan menerima pelimpahan sebagian kekayaan negara
guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa;
11. Mengembangkan kehidupan sosial budaya masyarakat desa;
12. Memanfaatkan teknologi tepat guna;
13. Mengoordinasikan pembangunan desa secara partisipatif;
14. Mewakili desa di dalam dan di luar pengadilan atau menunjuk kuasa
hukum untuk mewakilinya sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan; dan
15. Melaksanakan wewenang lain yang sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
4. Sasaran

Untuk mencapai tujuan Pemerintah Desa akan Mengambil langkah sebagai


berikut :

1. Memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, melaksanakan UUD


1945, serta mempertahankan dan memelihara keutuhan NKRI, dan
Bhinneka Tunggal Ika;

2. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa;

3. Memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat desa;

4. Menaati dan menegakkan peraturan perundang-undangan;

5. Melaksanakan kehidupan demokrasi dan berkeadilan gender;

6. Melaksanakan prinsip tata pemerintahan desa yang akuntabel,


transparan, profesional, efektif dan efisien, bersih,serta bebas dari kolusi,
korupsi, dan nepotisme;

7. Menjalin kerja sama dan koordinasi dengan seluruh pemangku


kepentingan di desa;

8. Menyelenggarakan administrasi pemerintahan desa yang baik;

9. Mengelola keuangan dan aset desa;

10. Melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan desa;

11. Menyelesaikan perselisihan masyarakat di desa;

12. Mengembangkan perekonomian masyarakat desa;

13. Membina dan melestarikan nilai sosial budaya masyarakat desa;

14. Memberdayakan masyarakat dan lembaga kemasyarakatan di desa;

15. Mengembangkan potensi sumber daya alam dan melestarikan


lingkungan hidup; dan

16. Memberikan informasi kepada masyarakat desa.


5. Kegiatan Lingkungan Strategi

Dalam melaksanakan tugas, kewenangan, hak, dan kewajiban, Pemerintah


Desa wajib:

1. Menyampaikan laporan penyelenggaraan pemerintahan desa setiap


akhir tahun anggaran kepada Bupati/Walikota;

2. Menyampaikan laporan penyelenggaraan pemerintahan desa pada akhir


masa jabatan kepada Bupati/Walikota;

3. Memberikan laporan keterangan penyelenggaraan pemerintahan secara


tertulis kepada Badan Permusyawaratan Desa setiap akhir tahun
anggaran; dan 4. Memberikan dan/ atau menyebarkan informasi
penyelenggaraan pemerintahan secara tertulis kepada masyarakat Desa
setiap akhir tahun anggaran.

6. Strategi

Secara formal pemerintah telah menerbitkan PP Nomor 43 Tahun 2014


tentang Desa sebagai dasar hukum yang mengatur yang dianggap urgen
bagi desa. Secara ystem ive, berdasarkan peraturan tersebut desa
diartikan sebagai kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas
wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan
masyarakat setempat, berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat
yang diakui dan dihormati dalam ystem Pemerintahan Negara Kesatuan
Republik Indonesia. Salah satu hal penting bagi pemerintah desa dalam
penyelenggaraan pemerintahan desa adalah masih lemahnya system
transparansi dan akuntabilitas khususnya dalam pengelolaan alokasi
dana desa. System transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan
Dana Desa secara baik maka akan memaksimalkan proses
penyelenggaraan pemerintahan Desa. pemerintah desa dalam
penyelenggaraan pemerintahan desa adalah masih lemahnya system
transparansi dan akuntabilitas khususnya dalam pengelolaan alokasi
dana desa. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah bagaimana
strategi pemerintah Desa Lota dalam memaksimalkan system
transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa. Karena
dengan system Transparansi dan Akuntabilitas secara baik maka akan
memaksimalkan proses penyelenggaraan pemerintahan Desa.
HAsil dari kegiatan Program Kemitraan Masyarakat dimana strategi
pemerintah desa Lota pada saat ini sudah lebih dapat mempunyai
kemampuan untuk menyusun dan mengisi Format laporan Alokasi dana
Desa (ADD) pertangungjawaban secara transparan dan akuntabel karena
telah banyak mempelajari tentang berbagai ketentuan dan peraturan
perundang-undangan untuk membuat suatu laporan pertangungjawaban
secara tansparan dan bertanggung jawab.

Anda mungkin juga menyukai