Anda di halaman 1dari 1

ESKALASI HARGA Eskalasi Harga merupakan perubahan harga bahan, upah, dan alat sesuai dengan kondisi pasar,

yang dapat berakibat pada perubahan harga kontrak. Pada kontrak-kontrak tertentu, kontraktor diperkenankan untuk mendapatkan penyesuaian harga akibat eskalasi, yang diatur dalam pasal penyesuaian harga: Ada atau tidaknya penyesuaian harga biasanya tercantum dalam pasal Kontrak Penyesuaian harga diberlakukan untuk setiap angsuran pembayaran Penyesuaian harga diikuti dengan pembuatan Addendum kontrak Rumus yang (biasa) digunakan untuk perhitungan penyesuaian harga kontrak, antara lain : Hn = Ho ( a + b.Bn/Bo + c.Cn/Co + d.Dn/Do + .. ) di mana : Hn Ho a = harga satuan barang/jasa pada saat pekerjaan dilaksanakan = harga satuan barang/jasa pada saat perhitungan harga penawaran (28 hari sebelum pemasukan penawaran) = koefisien tetap yang kumulatif semuanya = 1 (100%) Bn, Cn, Dn, merupakan indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan Bo, Co, Do, merupakan indeks harga komponen pada saat penyusunan harga penawaran (28 hari sebelum pemasukan penawaran) Berdasarkan perhitungan tersebut di atas, maka penyesuaian harga kontrak (biaya investasi) dapat dilakukan dengan rumusan: Pn = Hi.Vi ; i = 1,2,3,.,n di mana : Pn = nilai kontrak setelah penyesuaian harga satuan barang/jasa Hn = harga satuan baru setelah penyesuaian harga Vi = volume pekerjaan utama yang dilaksanakan b, c, d = koefisien komponen kontrak, seperti tenaga kerja, bahan, alat, dan seterusnya,