BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

4.1 Profil Perusahaan 4.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT. Sinar Ciomas Raya Utama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan barang dan jasa konstruksi di Provinsi Banten dan Nasional. yang dibentuk pada tanggal 25 Agustus 1976 berdasarkan akte pendirian perseroan terbatas dengan Notaris Rosita Wibisono S.H. Serang, dengan no. akte 17 dan waktu itu masih bernama PT. Sinar Ciomas Raya Contraktor. Selanjutnya akte perbaikan, notaris Rosita Wibisono S.H. Serang, tgl akte : 14 Januari 1977 no. 3. dan pada tahun 2006 menjadi PT. Sinar Ciomas Raya Utama dengan akte pendirian notaris Nurdin Bachtiar Marzuki S.H. tanggal akte pendirian: 8 November 2006 no. akte 27. PT. Sinar Ciomas Raya Utama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan barang dan jasa konstruksi ditingkat nasional yang bertanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan konstruksi sesuai target yang ditetapkan. Dukungan tenaga ahli, jaringan kerja yang luas dan rapi, serta kemitraan usaha dengan beberapa institusi telah memberikan nilai tambah terhadap layanan yang diberikan PT. Sinar Ciomas Raya Utama. PT. Sinar Ciomas Raya Utama adalah sebuah perusahaan keluarga yang didirikan oleh bapak Prof. DR. H. Tb. Chasan Sochib, seorang bapak yang kharismatik dan profesional dalam mengelola perusahaan tersebut. Banyak pelanggan baik dari swasta maupun kalangan pemerintahan mengaku puas dengan hasil prestasi kerja perusahaan PT. Sinar Ciomas Raya

66

Utama. Itu dibuktikan dengan setiap ada proyek yang diawasi selalu sesuai target dan memuaskan. 4.1.2 Visi dan Misi Perusahaan PT. Sinar Ciomas Raya Utama bertekad untuk senantiasa meningkatkan kemampuan daya saingnya dalam menghadapi pasar global. 1. Kebijakan Mutu Menghasilkan produk konstruksi yang memenuhi persyaratan mutu konstruksi Menyelesaikan pekerjaan konstruksi sesuai target yang ditetapkan Menerapkan ISO 9001 : 2000 secara konsisten dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan 2. Misi Perusahaan Memberikan pelayanan pengadaan barang dan jasa konstruksi terbaik untuk mencapai kepuasan melalui profesionalisme, jaringan kerja yang luas dan rapih, kami sangat menghargai sumber daya manusia dan bertekad untuk mengembangkan inovasi sepenuhnya. Kami berupaya memenuhi kepentingan berbagai pihak terkait secara seimbang. 4.1.3 Struktur Organisasi Perusahaan Struktur organisasi sangat penting dalam suatu perusahaan, semakin besar sebuah perusahaan maka semakin luas pula struktur organisasinya. Struktur organisasi menunjukkan kerangka dan susunan perwujudan pola tetapi hubunganhubungan diantara fungsi-fungsi, bagian-bagian, atau posisi-posisi maupun orangorang yang menunjukkan kedudukan, tugas, wewenang dan tanggung jawab yang berbeda-beda dalam suatu organisasi atau perusahaan yang dibentuk.

67

Struktur organisasi PT. Sinar Ciomas Raya Utama ini dapat dilihat pada bagan di halaman berikutnya, tetapi sebelumnya akan dijelaskan tugas dan fungsi dari masing-masing tingkatan manajemennya yang terdiri dari : 1. Dewan Komisaris atau Presiden Direktur Dewan komisaris adalah suatu dewan yang terdiri dari pemegang saham luar biasa atau yang terpilih dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RPUS) yang mengawasi pelaksanaan kegiatan atau tugas-tugas yang diberikan kepada pimpinan perusahaan yang terpilih. Dewan komisaris biasanya pemegang saham luar biasa pada perusahaan. Dewan komisaris yang menetapkan tujuan jangka panjang dan mengangkat pimpinan dari perusahaan untuk memimpi dan mengatur perusahaan. 2. Direktur Utama Tugas dan tanggung jawab direktur utama adalah sebagai berikut : a. Bertanggung jawab atas maju mundurnya perusahaan b. Bertanggung jawab terhadap seluruh karyawan yang berada didalam organisasi baik yang menyangkut pendapatan karyawan maupun

kesejahteraan sesuai dengan ketentuan serta peraturan yang berlaku. c. Membuat laporan bulanan pada dewan komisaris tentang hasil kerja perusahaan. d. Memimpin dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan perusahaan serta bertanggung jawab atas keseluruhan kegiatan perusahaan. e. Menentukan strategi perusahaan sesuai dengan kondisi perusahaan f. Melaksanakan seluruh kegiatan perusahaan dengan mendelegasikan wewenangnya

68

3. Direktur Tugas dan tanggung jawab direktur adalah sebagai berikut : a. Membuat laporan bulanan pada dewan komisaris tentang hasil kerja perusahaan. b. Memimpin dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan perusahaan serta bertanggung jawab atas keseluruhan kgiatan perusahaan c. Menentukan strategi perusahaan sesuai dengan kondisi perusahaan d. Melaksanakan seluruh kegiatan perusahaan dengan mendelegasikan wewenangnya. e. Bertanggung jawab kepada direktur utama 4. Estimator Tugas dan tanggung jawab estimator adalah sebagai berikut : a. Membuat rencana kerja yang berhubungan dengan kegiatannya b. Membuat rencana kunjungan kerja c. Membuat estimasi biaya penggarapan proyek d. Bertanggung jawab kepada direktur 5. Manajer Personalia dan Umum Tugas dan tanggung jawab manajer personalia dan umum adalah sebagai berikut : a. Fasilitas dalam perkembangan efektivitas dan kegunaan untuk keseluruhan sumber daya manusia pegawai dan keseluruhan. b. Konstribusi untuk mencari perekrutan orang berkualitas dalam semua operasional c. Perkembangan pegawai-pegawai dari program latihan, aktivitas kreatif dan melaksanakan dalam peraturan-preraturan.

69

d. Dengan kerjasama dalam garis manajemen, memelihara keharmonisan relasi manajemen dalam unit yang sama. e. Meyakinkan gaji dan keuntungan seluruh pegawai itu dalam kewajaran sebaik persaingan luar f. Melaksanakan koordinasi dan memberi tugas-tugas pengamanan. 6. Manajemen Keungan dan Akuntansi Tugas dan tanggung jawab manajemen keuangan dan akuntansi adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan dan mengontrol pengeluaran anggaran belanja b. Mengontrol dan memelihara atau menjaga asset tetap c. Manajemen keseimbangan bank dan akuntansi biaya d. Manajemen simpanan yang dihutangkan dan hutang e. Mengontrol audit akuntansi intern f. Bertanggung jawab untuk pajak masuk perusahaan g. Melaporkan posisi keuangan perusahaan h. Menyiapkan laporan keuangan setiap 6 bulan sekali i. Mengkonsolidasi laporan pendapatan 7. Sekretaris Tugas dan tanggung jawab sekretaris adalah : membuat segala macam bentuk administrasi dari pengetikan, pengambilan data sampai pada print out dengan tujuan mempermudah operasional. 8. Draftmen Tugas dan tanggung jawab drafmen adalah : a. Membuat gambar-gambar tentang konstruksi yang akan digarap

70

b. Membuat rancangan kerja pengawasan c. Membuat ilustrasi gambar perencanaan d. Bertanggung jawab langsung kepada direktur Struktur Organisasi PT. Sinar Ciomas Raya Utama Presiden Direktur

Direktur Utama Direktur

Estimator

Keuangan

Personalia

Sekretaris

Staf

Staf

Staf

Staf

4.1.4

Ruang Lingkup Perusahaan Ruang lingkup perusahaan adalah mengadakan perencanaan. Perencanaan

adalah langkah pertama dalam mewujudkan suatu proyek, jasa yang dapat ditawarkan meliputi : A. Perencanaan Arsitektural Bangunan gedung Bangunan industri Rumah sakit B. Perencanaan Sipil Prasarana transportasi

71

Pekerjaan sipil gedung Jalan raya Pengairan Jembatan C. Perencanaan Tata Lingkungan Teknik lingkungan Pembangunan kota dan wilayah D. Pekerjaan Bangunan Elektrikal Pengadaan genset E. Pekerjaan Bangunan Mekanikal Pengadaan alat berat seperti     4.1.5 Excavator Dump truck Buldoser Stoomwalls

Karakteristik Responden pada PT. Sinar Ciomas Raya Utama Responden pada penelitian ini adalah para pegawai pada PT. Sinar Ciomas

Raya Utama, Jumlah keseluruhan pegawai yang ada adalah sebanyak 55 Karyawan sebagai sampel karena dalam penyusunan skripsi ini penulis menggunakan rumus slovin, yang berarti jumlah sampel yang mewakili dari jumlah seluruh populasi. Dibawah ini akan diuraikan lebih lanjut mengenai karateristik responden yang terlibat dalam penelitian yang penulis lakukan berdasarkan jenis kelamin, dan pendidikan terakhir.

72

1.

Karakteristik Responden berdasarkan Jenis Kelamin Tabel 4.1 Karateristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

No. 1 2 Jumlah

Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan

Frekuensi 33 22 55

% 60 40 100

Sumber : Data primer yang sudah diolah

Berdasarkan tabel tersebut diatas, dapat diketahui bahwa mayoritas dari responden adalah berjenis kelamin laki – laki yaitu sebanyak 33 responden atau 60 % , sedangkan responden yang berjenis kelamin perempuan hanya berjumlah 22 responden atau sebanyak 40 %. Dalam hal ini menggambarkan bahwa, pegawai pada PT. Sinar Ciomas Raya Utama mayoritas terdiri dari laki – laki 2. Karakteristik Berdasarkan Tingkat Pendidikan. Tabel 4.2 Karateristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan No. 1 2 3 4 Jumlah 55 Sumber : Data primer yang sudah diolah Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa mayoritas tingkat Keterangan SD SLTP SLTA S1 2 3 40 10 Frekuensi 3.6 5.5 72.7 18.2 100 %

pendidikan dari responden adalah SLTA dengan frekuensi sebanyak 40 responden

73

atau sebanyak 72.7 %, disusul dengan karyawan dengan tingkat pendidikan sarjana sebanyak 10 responden atau sebesar 18,2 %, kemudian karyawan dengan tingkat pendidikan SLTP sebanyak 3 responden atau 5.5 %, dan tingkat pendidikan karyawan selanjutnya adalah tingkat SD sebanyak 2 responden atau 3.6 %. 3. Skala Pengukuran Menurut Husein Umar (2005: 225) menunjukkan skala pengukuran dapat dilakukan dengan menggunakan rentang kriteria dan dapat dihitung dengan rumus :
n(m 1) m Dimana :

Rs =

n = Jumlah sampel m = jumlah alternatif jawaban sehingga diperoleh rentang kriteria sebagai berikut : Rs =
55 7 1 = 47.1 dibulatkan menjadi 47 7

No. 1 2 3 4 5

Tabel 4.3 Skala Pengukuran Skala Penilaian 55 – 102 103 – 150 151 – 198 199 – 246 247 – 294

Keterangan Sangat kurang baik Kurang baik Cukup baik Baik Sangat baik

Sumber : Husein Umar (2005 : 226)

74

4.2 4.2.1

Analisis dan Pembahasan Tanggapan Responden Mengenai Gaya Kepemimpinan pada PT. Sinar Ciomas Raya Utama Berikut ini adalah hasil data yang diperoleh dari responden melalui

penyebaran kuesioner mengenai variabel X1 gaya kepemimpinan pada PT. Sinar Ciomas Raya Utama, dengan jumlah butir pertanyaan sebanyak 7 butir pertanyaan

Tabel 4.4 Tanggapan responden mengenai Kemampuan Mempengaruhi Bawahan Pert_1
Frequency Valid 4 5 Total 17 38 55 Percent 30.9 69.1 100.0 Valid Percent 30.9 69.1 100.0 Cumulative Percent 30.9 100.0

Sumber : Data Primer yang telah diolah

Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai kemampuan mempengaruhi bawahan pada PT. Sinar Ciomas Raya Utama, adapun yang menjawab sangat setuju pada pertanyaan tersebut sebanyak (69.1%), yang menjawab setuju (30.9 %), dan tidak ada responden yang menjawab ragu-ragu, tidak setuju dan sangat tidak setuju

75

Tabel 4.5 Tanggapan responden mengenai kemampuan pengenalan sifat-sifat bawahan pert_2 Valid Percent 3.6 36.4 60.0 100.0 Cumulative Percent 3.6 40.0 100.0

Frequency Percent Valid 3 4 5 2 20 33 3.6 36.4 60.0 100.0

Total 55 Sumber : Data Primer yang telah diolah

Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai kemampuan pengenalan sifat-sifat bawahan, adapun yang menjawab sangat setuju (60 %), setuju (36.4%), ragu-ragu (3.6%), tidak ada yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju. Tabel 4.6 Tanggapan responden mengenaiKemampuan Mendiagnosa Situasi pert_3 Valid Percent 3.6 43.6 52.7 100.0 Cumulative Percent 3.6 47.3 100.0

Frequency Percent Valid 3 4 5 2 24 29 3.6 43.6 52.7 100.0

Total 55

Sumber : Data Primer yang telah diolah Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai kemampuan mendiagnosa situasi, adapun yang menjawab sangat setuju (52.7%), setuju

76

(43.6%), ragu-ragu (3.6%), dan tidak ada yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju. Tabel 4.7 Tanggapan responden mengenai Kemampuan Membuat Keputusan pert_4 Valid Percent 1.8 36.4 61.8 100.0

Frequency Percent Valid 3 4 5 1 20 34 1.8 36.4 61.8 100.0

Cumulative Percent 1.8 38.2 100.0

Total 55

Sumber : Data Primer yang telah diolah Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai kemampuan membuat keputusan, adapun yang menjawab sangat setuju (61.8%), setuju (36.4%), ragu-ragu (1.8) dan tidak ada yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju. Tabel 4.8 Tanggapan responden mengenai Kemampuan Berkomunikasi Terhadap Bawahan pert_5 Frequency Percent Valid 3 4 5 4 29 22 7.3 52.7 40.0 Valid Percent 7.3 52.7 40.0 100.0 Cumulative Percent 7.3 60.0 100.0

Total 55 100.0 Sumber : Data Primer yang telah diolah

Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai kemampuan berkomunikasi terhadap bawahan, adapun yang menjawab sangat setuju (40%), setuju (52,7 %), ragu-ragu (7.3%) dan tidak ada yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju.

77

Tabel 4.9 Tanggapan responden mengenai Hubungan Atasan dengan Bawahan pert_6 Valid Percent 38.2 61.8 100.0

Frequency Percent Valid 4 5 21 34 38.2 61.8 100.0

Cumulative Percent 38.2 100.0

Total 55

Sumber : Data Primer yang telah diolah Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai hubungan atasan dengan bawahan, adapun yang menjawab sangat setuju (61.8%), setuju (38.2%), dan tidak ada yang menjawab ragu-ragu, tidak setuju dan sangat tidak setuju. Tabel 4.10 Tanggapan responden mengenai Pemberian Penilaian pert_7 Valid Frequency Percent Valid 3 4 5 2 21 32 3.6 38.2 58.2 100.0 Percent 3.6 38.2 58.2 100.0 Cumulative Percent 3.6 41.8 100.0

Total 55

Sumber : Data Primer yang telah diolah

78

Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai pemberian penilaian, adapun yang menjawab sangat setuju (58,2%), setuju (38.2%), ragu-ragu (3.6%), dan tidak ada yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju. Tabel 4.11 Total tanggapan responden mengenai pertanyaan Gaya Kepemimpinan X1

Bobot tiap jawaban No Tabel 5 4 3 2 1 Score

1

4.2.1.1

38

17

-

-

-

258

2

4.2.1.2

33

20

2

-

-

251

3

4.2.1.3

29

24

2

-

-

247

4

4.2.1.4

34

20

1

-

-

253

5

4.2.1.5

22

29

4

-

-

238

6

4.2.1.6

34

21

-

-

-

254

7

4.2.1.7

32

21

2

-

-

250

Nilai Rata-rata Jawaban Responden

250.1

Sumber Data primer yang telah diolah Berdasarkan tabel 4.2.1.8 dapat dilihat jika skor rata-rata jawaban responden mengenai Gaya Kepemimpinan pada PT. Sinar Ciomas Raya Utama

79

adalah sebesar 250.1yang berarti Gaya Kepemimpinan pada PT. Sinar Ciomas Raya Utama bisa dikatakan sangat baik karena berada pada rentang skala 247 294. 4.2.2 Tanggapan Responden Mengenai Komunikasi pada PT. Sinar Ciomas Raya Utama Berikut ini adalah hasil data yang diperoleh dari responden melalui penyebaran kuesioner mengenai variabel X2 komunikasi pada PT. Sinar Ciomas Raya Utama, dengan jumlah butir pertanyaan sebanyak 7 butir pertanyaan :

Tabel 4.12 Tanggapan responden mengenai Perintah pert_1 Frequency Percent Valid 3 1 1.8 Valid Percent 1.8 Cumulative Percent 1.8

4

37

67.3

67.3

69.1

5

17

30.9

30.9

100.0

Total 55

100.0

100.0

Sumber : Data Primer yang telah diolah Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai perintah pada PT. Sinar Ciomas raya Utama, adapun yang menjawab sangat setuju pada pertanyaan tersebut (30.9%), yang menjawab setuju (67.3%), yang menjawab raguragu (1.8%), dan tidak ada yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju

80

Tabel 4.13 Tanggapan responden mengenai Teguran pert_2 Frequency Percent Valid 3 4 5 6 29 20 10.9 52.7 36.4 100.0 Valid Percent 10.9 52.7 36.4 100.0 Cumulative Percent 10.9 63.6 100.0

Total 55

Sumber : Data Primer yang telah diolah Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai teguran, adapun yang menjawab sangat setuju (36.4 %), setuju (52.7%), ragu-ragu (10.9%), dan tidak ada yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju. Tabel 4.14 Tanggapan responden mengenai Pengarahan pert_3 Frequency Percent Valid 3 4 5 7 30 18 12.7 54.5 32.7 100.0 Valid Percent 12.7 54.5 32.7 100.0 Cumulative Percent 12.7 67.3 100.0

Total 55 Sumber : Data Primer yang telah diolah

Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai pengarahan pada PT. Sinar Ciomas Raya Utama, adapun yang menjawab sangat setuju pada pertanyaan tersebut (32.7%), yang menjawab setuju (54.5%), yang menjawab raguragu (12.7%), dan tidak ada yang menjawab tidak setuju dan sangat setuju.

81

Tabel 4.15 Tanggapan responden mengenai laporan hasil pekerjaan pert_4 Frequency Percent Valid 4 5 21 34 38.2 61.8 100.0 Valid Percent 38.2 61.8 100.0 Cumulative Percent 38.2 100.0

Total 55

Sumber : Data Primer yang telah diolah Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai laporan hasil pekerjaan, adapun yang menjawab sangat setuju (61.8%), setuju (38.2%), dan tidak ada yang menjawab ragu-ragu, tidak setuju dan sangat tidak setuju.

Tabel 4.16 Tanggapan responden mengenai saran pert_5 Frequency Percent Valid 3 4 5 7 22 26 12.7 40.0 47.3 Valid Percent 12.7 40.0 47.3 Cumulative Percent 12.7 52.7 100.0

Total 55

100.0

100.0

Sumber : Data Primer yang telah diolah Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai saran, adapun yang menjawab sangat setuju (47.3%), setuju (40%), ragu-ragu (12.7%),dan tidak ada yang menjawab stidak setuju dan sangat tidak setuju.

82

Tabel 4.17 Tanggapan responden mengenai Pertukaran Informasi pert_6 Frequency Percent Valid 3 4 5 9 28 18 16.4 50.9 32.7 100.0 Valid Percent 16.4 50.9 32.7 100.0 Cumulative Percent 16.4 67.3 100.0

Total 55 Sumber : Data Primer yang telah diolah

Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai pertukaran informasi, adapun yang menjawab sangat setuju ( 32.7%), setuju (50.9%), cukup setuju (16.4%),tidak ada yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju.

Tabel 4.18 Tanggapan responden mengenai kerja sama pert_7 Frequency Percent Valid 3 4 5 Total 55 Sumber : Data Primer yang telah diolah Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai kerja sama, adapun yang menjawab sangat setuju (34.5%), setuju (52,7%), ragu-ragu (12.7%), dan tidak ada yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju. 100.0 100.0 7 29 19 12.7 52.7 34.5 Valid Percent 12.7 52.7 34.5 Cumulative Percent 12.7 65.5 100.0

83

Tabel 4.19 Total tanggapan responden mengenai pertanyaan variabel X2 (Komunikasi) Bobot tiap jawaban No 1 2 3 4 5 6 7 Tabel 5 4.2.2.1 4.2.2.2 4.2.2.3 4.2.2.4 4.2.2.5 4.2.2.6 4.2.2.7 17 20 18 34 26 18 19 4 37 29 30 21 22 28 29 3 1 6 7 7 9 7 2 1 236 234 231 254 239 229 232 236.4 Score

Nilai Rata-rata Jawaban Responden Sumber : Data Primer yang telah diolah

Berdasarkan tabel 4.2.2.8 dapat dilihat jika skor rata-rata jawaban responden mengenai komunikasipada PT. Sinar Ciomas Raya Utama adalah sebesar 236,4 yang berarti komunikasi pegawai pada PT. Sinar Ciomas Raya Utama bisa dikatakan baik karena berada pada rentang skala 199-246. 4.2.3 Tanggapan Responden Mengenai Efektivitas Kerja karyawan pada PT. Sinar Ciomas Raya Utama. Berikut ini adalah hasil data yang diperoleh dari responden melalui penyebaran kuesioner mengenai variabel Y Efektivitas kerja Karyawan pada PT. Sinar Ciomas Raya Utama, dengan jumlah butir pertanyaan sebanyak 7 butir pertanyaan :

84

Tabel 4.20 Tanggapan responden mengenai sumber daya manusia yang unggul pert_1 Frequency Percent Valid 3 4 5 12 39 4 21.8 70.9 7.3 100.0 Valid Percent 21.8 70.9 7.3 100.0 Cumulative Percent 21.8 92.7 100.0

Total 55

Sumber : Data Primer yang telah diolah Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai sumber daya manusia yang unggul, adapun yang menjawab sangat setuju (7.3%), setuju (70.9%), ragu-ragu (21.8%), dan tidak ada yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju. Tabel 4.21 Tanggapan responden mengenai kecepatan penyelesaian kerja pert_2 Frequency Percent Valid 3 4 5 6 40 9 10.9 72.7 16.4 100.0 Valid Percent 10.9 72.7 16.4 100.0 Cumulative Percent 10.9 83.6 100.0

Total 55

Sumber : Data Primer yang telah diolah Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai kecepatan penyelesaian kerja, adapun yang menjawab sangat setuju (16.4%), setuju (72.7%), ragu-ragu (10.9%), dan tidak ada yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju.

85

Tabel 4.22 Tanggapan responden mengenai kecakapan kerja pert_3 Valid Percent 18.2 58.2 23.6 100.0

Frequency Percent Valid 3 4 5 10 32 13 18.2 58.2 23.6 100.0

Cumulative Percent 18.2 76.4 100.0

Total 55

Sumber : Data Primer yang telah diolah Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai kecakapan kerja, adapun yang menjawab sangat setuju (23.6%), setuju (58.2%), ragu-ragu (18.2%) dan tidak ada yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju. Tabel 4.23 Tanggapan responden mengenai peningkatan kelancaran kerja pert_4 Frequency Percent Valid 3 4 5 13 33 9 23.6 60.0 16.4 100.0 Valid Percent 23.6 60.0 16.4 100.0 Cumulative Percent 23.6 83.6 100.0

Total 55

Sumber : Data Primer yang telah diolah Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai peningkatan kelancaran kerja, adapun yang menjawab sangat setuju (16,4%), setuju (60%), ragu-ragu (23.6%), dan tidak ada yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju.

86

Tabel 4.24 Tanggapan responden mengenai peningkatan efisiensi pelaksanaan kerja pert_5 Frequency Percent Valid 3 4 5 24 27 4 43.6 49.1 7.3 100.0 Valid Percent 43.6 49.1 7.3 100.0 Cumulative Percent 43.6 92.7 100.0

Total 55

Sumber : Data Primer yang telah diolah Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai peningkatan efisiensi pelaksanaan kerja, adapun yang menjawab sangat setuju (7.3%), setuju (49.1%), ragu-ragu (43.6%), dan tidak ada yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju. Tabel 4.25 Tanggapan responden mengenai peningkatan produktivitas kerja pert_6 Frequency Percent Valid 3 4 5 26 26 3 47.3 47.3 5.5 100.0 Valid Percent 47.3 47.3 5.5 100.0 Cumulative Percent 47.3 94.5 100.0

Total 55

Sumber : Data Primer yang telah diolah Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai peningkatan produktivitas kerja pada PT. Sinar Ciomas Raya Utama, adapun yang menjawab sangat setuju (5.5%), setuju (47.3%), ragu-ragu (47.3%), dan tidak ada yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju.

87

Tabel 4.26 Tanggapan responden mengenai menunjang tercapainya tujuan pert_7 Frequency Percent Valid 3 4 5 6 40 9 10.9 72.7 16.4 Valid Percent 10.9 72.7 16.4 100.0 Cumulative Percent 10.9 83.6 100.0

Total 55 100.0 Sumber : Data Primer yang telah diolah

Dari tabel diatas dapat diketahui jawaban responden mengenai menunjang tercapainya tujuan, adapun yang menjawab sangat setuju (16.4%), setuju (72.7%), ragu-ragu (10.9%), dan tidak ada yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju Tabel 4.27 Total tanggapan responden mengenai pertanyaan variabel Y (Efektivitas Kerja Karyawan) Bobot tiap jawaban No 1 2 3 4 5 6 7 Tabel 5 4.2.3.1 4.2.3.2 4.2.3.3 4.2.3.4 4.2.3.5 4.2.3.6 4.2.3.7 4 9 13 9 4 3 9 4 39 40 32 33 27 26 40 3 12 6 10 13 24 26 6 2 1 212 223 223 216 200 197 123 199.1 Score

Nilai Rata-rata Jawaban Responden Sumber : Data Primer yang telah diolah

88

Berdasarkan tabel 4.27 dapat dilihat jika skor rata-rata jawaban responden mengenai Efektivitas kerja karyawan pada PT. Sinar Ciomas Raya Utama adalah sebesar 199,1 yang berarti efektivitas kerja karyawan pada PT. Sinar Ciomas Raya Utama bisa dikatakan baik, karena berada pada rentang skala 199-246. 4.2.4 1. Uji Validitas dan Reliabilitas

Uji Validitas Uji validitas digunakan untuk menunjukan tingkat kevalidan instrumen

penelitian, artinya instrumen dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya diukur. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari tabel berikut ini : Tabel 4.28 Hasil Pengujian Validitas Variabel X1 (Gaya Kepemimpinan) Nilai r Sig 0,493 0,749 0,637 0,483 0,557 0,377 0,712 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,004 0,000

Butir Pertanyaan X1_1 X1_2 X1_3 X1_4 X1_5 X1_6 X1_7

Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid

Sumber : Data Primer yang telah diolah

89

Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa semua butir pertanyaan yang ada pada variabel gaya kepemimpinan adalah valid, hal ini dilihat dari nilai r dari setiap butir pertanyaan tersebut yang lebih besar dari 0,300 (r > 0,300) dan dari nilai sig < α (0,000 < 0,05).

Tabel 4.29 Hasil Pengujian Validitas Variabel X2 (Komunikasi) Butir Pertanyaan X2_1 Nilai r 0,312 Sig 0,020 Keterangan Valid

X2_2

0,515

0,000

Valid

X2_3

0,675

0,000

Valid

X2_4 X2_5 X2_6

0,639 0,605 0,625

0,001 0,000 0,000

Valid Valid Valid

X2_7

0,650

0,000

Valid

Sumber : Data Primer yang telah diolah Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa semua butir pertanyaan yang ada pada variabel komunikasi adalah valid, hal ini dilihat dari nilai r dari setiap butir pertanyaan tersebut yang lebih besar dari 0,3 (r > 0,3) dan dari nilai sig < α (0,000 < 0,05).

90

Tabel 4.30 Hasil pengujian validitas variabel Y (Efektivitas Kerja) Butir Pertanyaan Y_1 Y_2 Y_3 Y_4 Y_5 Y_6 Y_7 Nilai r 0,648 0,641 0,565 0,327 0,412 0,459 0,641 Sig 0,000 0,000 0,000 0,015 0,002 0,000 0.000 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid

Sumber : Data Primer yang telah diolah Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa semua butir pertanyaan yang ada pada variabel kinerja adalah valid, hal ini dilihat dari nilai r dari setiap butir pertanyaan tersebut yang lebih besar dari 0,3 (r > 0,3) dan dari nilai sig < α (0,000 < 0,05). 2. Uji Reliabilitas Uji realibilitas digunakan untuk menunjukan bahwa instrument yang digunakan memiliki konsistensi dalam hasil pengukuran. Pengujian

realibilitasdilakukan dengan membandingkan nilai Alpha pada output pengolahan data dengan program SPSS dengan nilai r-tabel. Berikut ini hasil pengujian realibilitas ketiga variabel penelitian yaitu Gaya Kepemimpinan (X1), Komunikasi (X2) dan Efektivitas Kerja karyawan (Y):

91

Tabel 4.31 Uji relaibilitas variabel X1, X2, dan Y Variabel X1 Nilai Alpha 0,624 Nilai r tabel 0,266 Keterangan Reliabel

X2

0,634

0,266

Reliabel

Y

0,620

0,266

Reliabel

Sumber : Data Primer yang telah diolah Berdasarkan hasil pengujian pada tingkat signifikansi yang penulis gunakan sebesar 5% atau taraf kepercayaannya sebesar 95%, dengan N = 55, maka diperoleh r tabel dengan hasil sebesar 0.266. Dapat diketahui pada semua variabel penelitian ini yang terdapat pada tabel tersebut diatas bahwa variabel X 1(Gaya Kepemimpinan), variabel X2 (Komunikasi), dan variabel Y (Efektivitas Kerja) dalam penelitian ini memiliki realibilitas karena nilai alphanya lebih besar dari nilai r tabelnya, sehingga dapat dipakai sebagai bahan dasar pengujian selanjutnya. 4.2.5 1. Uji Asumsi Klasik

Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi,

variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal. Berdasarkan perhitungan yang dihasilkan dari program SPSS versi 16.00 maka dihasilkan uji normalitas data adalah sebagai berikut :

92

Gambar 4.1 Hasil Uji Normalitas

Gambar 4.2 Hasil Uji Normalitas

93

Dilihat dari tampilan grafik histogram maupun grafik normal probability plot, dapatdisimpulkan bahwa pada grafik histogram,residual tampak terdistribusi secara normal dan berbentuk simetris tidak menceng ke kanan atau ke kiri (berbentuk lonceng). Sedangkan pada grafik normal probability plot terlihat titik-titik menyebar berhimpit disekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal. Kedua grafik ini menunjukan bahwa model regresi memenuhi asumsi normalitas. 2. Uji Multikolonieritas Uji multikolonieritas bertujuan untuk menguji ada tidaknya hubungan yang linier antara variabel bebas (independen) satu dengan variabel bebas lainnya. Tabel 4.32 Hasil Uji Multikolonieritas Coefficients(a) Model Collinearity Statistics Tolerance 1 (Constant) Gaya kepemimpinan Komunikasi
a Dependent Variable: Efektivitas kerja

VIF

.393 .393

2.543 2.543

Berdasarkan perhitungan SPSS versi 16.00, diperoleh angka tolerance untuk masing-masing variabel yaitu: Gaya Kepemimpinan sebesar 0,393> 0,10 dan Komunikasi sebesar 0,393> 0,10 dan angka pada VIF juga berada dibawah 10 untuk masing-masing variabel dependen. Maka dalam model regresi diatas dapat dikatakan tidak terjadi multikolonieritas.

94

3.

Uji Heteroskedastisitas Uji Heteroskedastisitas bertujuan menguji apakah dalam model regresi

terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Jika variance dari residual suatu pengamatan ke pengamatan lain tetap maka disebut homoskedastistitas dan jika berbeda disebut heteroskedastisitas. Model regresi yang baik adalah yang Homoskedastisitas atau tidak terjadi

Heteroskedastisitas. Dengan menggunakan program SPSS versi 16.00, maka didapat hasil uji Heteroskedastisitas sebagai berikut :

Gambar 4.3 Hasil Uji Heteroskedastisitas Dari grafik scatterplots terlihat bahwa titik-titik menyebar secara acak, tidak membentuk sebuah pola tertentu yang jelas serta tersebar baik di atas maupun

95

di bawah angka 0 pada sumbu Y. Hal ini bisa dikatakan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi. 4. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi bertujuan menguji apakah dalam model regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan pengganggu pada periode t-1 (sebelumnya). Dengan menggunakan program SPSS versi 16.00, maka didapat hasil untuk mendeteksi apakah terjadi Autokorelasi atau tidak dengan melihat tabel Model Summary sebagai berikut : Tabel 4.33 Hasil Uji Autokorelasi

Model Summaryb Adjusted R R Square Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson

Model 1

R .783a

.614

.599

2.05668

2.148

a. Predictors: (Constant), X2, X1 b. Dependent Variable: Y

Dari hasil perhitungan didapat nilai DW = 2,148 sedangkan dengan melihat tabel Durbin-Watson didapat nilai dL = 1,490 dan dU= 2,148. Oleh karena itu nilai batas atas (dU) 1,641 lebih kecil dari nilai DW 1,946 dan kurang dari 4-1,641 (4-

96

dU), maka dapat disimpulkan bahwa tidak bisa menolak Ho yang menyatakan bahwa tidak ada autokorelasi positif atau negatif sehingga tidak terdapat autokorelasi. 4.2.6 Analisis Koefisien Korelasi Linier Sederhana Analisis korelasi bertujuan untuk mengukur kekuatan asosiasi (hubungan) linear antara dua variabel (Imam Ghozali, 2006:82). Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS versi 16,00 adalah sebagai berikut : Tabel 4.34 Hasil Koefisien Korelasi Linier Sederhana
Correlations tot_X1 tot_X1 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N tot_X2 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N tot_Y Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 55 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). 55 55 55 .779
**

tot_X2 1 .779
**

tot_Y .757
**

.000 55 1

.000 55 .716
**

.000 55 .757
**

.000 55 .716
**

55 1

.000

.000

1.

Koefisien Korelasi Parsial antara gaya kepemimpinan dengan efektivitas kerja karyawan dengan asumsi bahwa komunikasi dianggap konstan atau tetap.

97

Dari hasil perhitungan di atas menunjukkan terdapat hubungan gaya kepemimpinan dengan efektivitas kinerja sebesar 0,757 menunjukkan mempunyai hubungan yang kuat antara kedua variabel tersebut. Hubungan yang terjadi adalah positif. Sedangkan untuk mengetahui koefisien determinasi parsial antara variabel gaya kepemimpinan (X1) dan efektivitas kerja (Y), dapat digunakan rumus sebagai berikut: KD = r2 x 100% = (0,757)2x 100% = 0.573049 x 100% = 57,30 % Berdasarkan nilai KD parsial diatas, berarti gaya kepemimpinan (X1) mempengaruhi efektivitas kerja (Y) sebesar 57,30 %. Sedangkan sisanya sebesar 42,7 % dipengaruhi oleh faktor lain 2. Koefisien Korelasi Parsial antara komunikasi dengan efektivitas kerja dengan asumsi gaya kepemimpinan dianggap konstan atau tetap. Berdasarkan tabel di atas diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,716. Hal ini menunjukkan terdapat hubungan antara Komunikasi dengan Efektivitas Kerja, hubungan yang terjadi adalah kuat dan positif. Untuk mengetahui koefisien determinasi parsial antara variabel komunikasi (X₂) dan efetivitas kerja (Y), dapat digunakan rumus sebagai berikut:

98

KD = r2 x 100% = (0,716)2x 100% = 0.512656 x 100% = 51.2656 % Berdasarkan nilai KD parsial di atas, berarti variabel komunikasi (X₂) mempengaruhi efektivitas kerja (Y) sebesar 51.2656 %. Sedangkan sisanya sebesar 48.7344 dipengaruhi oleh faktor lain. 4.2.7 Analisis Koefisien Korelasi Linier Berganda Korelasi berganda digunakan untuk mengetahui tingkat hubungan secara simultan antara variabel X1 dan X2 terhadap variabel Y. Dalam hal ini pengaruh yang diteliti adalah pengaruh gaya kepemimpinan dan komunikasi terhadap Efektivitas Kerja. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS versi 16,00 adalah sebagai berikut : Tabel 4.35 Tabel Koefisien KorelasiLinier Berganda Model Summaryb

Model 1

R .783a

Adjusted R R Square Square .614 .599

Std. Error of the Estimate 2.05668

a. Predictors: (Constant), X2, X1 b. Dependent Variable: Y

99

Dari hasil perhitungan diatas diketahui bahwa nilai R adalah koefisien korelasi yang mengukur arah dan keeratan hubungan antara variabel X 1 (gaya kepemimpinan)dan X2 (komunikasi) dengan variabel Y (Efektivitas kerja). Dari hasil perhitungan di atas menunjukkan terdapat hubungan yang kuat dan positif antara Gaya Kepemimpinan dan Komunikasi terhadap Efektivitas Kerja sebesar 0,783. 4.2.8 Analisis Koefisien Determinasi Koefisien determinasi menunjukan berapa persen dari variasi (naik turunnya) variabel dependendapat diterangkan atau dijelaskan oleh variasi variabel independen. Hal ini dapat dilihat dari model summary yang dihasilkan dengan menggunakan SPSS versi 16,00 sebagai berikut : Tabel 4.36 Hasil Analisis Koefisien Determinasi Model Summaryb

Adjusted R Model R .783a R Square Square

Std. Error of the Estimate

1

.614

.599

2.05668

a. Predictors: (Constant), X2, X1 b. Dependent Variable: Y

100

Dari tabel di atas nilai koefisien determinasi (R 2) sebesar 0,614. Maka dapat diperoleh keterangan bahwa Efektivitas kerja dapat dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan dan komunikasi sebesar 61.4%, sedangkan sisanya 39.6% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian. 4.2.9 Analisis Regresi Linier Berganda Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Hubungan antar variabel dinyatakan dalam bentuk persamaan, sehingga nilai variabel Y dapat ditentukan atau diramalkan apabila nilai variabel X diketahui. Adapun hasil perhitungan regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS versi 16.00 adalah sebagai berikut : Tabel 4.37 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda
Coefficients
a

Standardized Unstandardized Coefficients Model 1 (Constant) X1 X2 a. Dependent Variable: Y B 2.511 .493 .296 Std. Error 3.033 .134 .127 .506 .322 Coefficients Beta t .828 3.683 2.342 Sig. .411 .001 .023

Berdasarkan tabel di atas dapat diperoleh persamaan regesi sebagai berikut Y = 2,511 + 0,493X1 + 0.296X

101

Dengan mengacu pada persamaan regresi yang diperoleh maka model regresi tersebut dapat diinterpretasikan sebagai berikut : Nilai koefisien konstanta (a) sebesar 2,511 hal ini berarti bahwa apabila nilai gaya kepemimpinan(X1) dan komunikasi(X2) sama dengan nol, maka tingkat atau besarnya efektivitas kerja (Y) sebesar 2,511. Nilai koefisien β1 = 0,493berarti bahwa apabila gaya kepemimpinan(X1) naik sebesar 1%, sementara variabel independen lainnya tetap maka efektivitas kerja karyawan akan mengalami peningkatan sebesar 49.3% dan sebaliknya apabila gaya kepemimpinan(X1) terjadi penurunansebesar 1, sementara variabel

independen lainnya tetap maka efektivitas kerja karyawan akan mengalami penurunan sebesar 49.3%. Nilai koefisien β2 = 0,296, hal ini menerangkan apabila komunikasi(X2) naik sebesar 1%, sementara variabel independen lainnya tetap maka tingkat efektivitas kerja karyawan akan mengalami kenaikan sebesar29.6% dan apabila komunikasi(X2) menurun sebesar 1, sementara variabel independen lainnya tetap maka efektivitas kerja karyawan akan mengalami penurunan sebesar29.6%. 4.2.10 Uji Hipotesis

4.2.10.1 Uji Parsial (Uji t) Uji t digunakan untuk membuktikan apakah variabelGaya Kepemimpinan dan Komunikasisecara parsial/individu mempunyai pengaruh terhadap efektivitas kerja. Untuk menguji apakah hipotesis yang ditetapkan semula diterima atau ditolak, dengan cara membandingkan antara t hitung dengan ttabel. Setelah

102

memperoleh thitung maka kita bandingkan dengan ttabel pada taraf kesalahan atau α = 5% dan dan derajat kebebasan (dk) adalah n – 1 = 55 – 1 = 54. Maka didapat ttabel dua arah sebesar 2,005. Adapun perhitungan uji hipotesis menggunakan program SPSS versi 16.00 dengan hasil perhitungan sebagai berikut : Tabel 4.38 Hasil Uji t
Coefficients
a

Standardized Unstandardized Coefficients Model 1 (Constant) B Std. Error Coefficients Beta t Sig.

2.511

3.033

.828

.411

X1 X2 a. Dependent Variable: Y

.493 .296

.134 .127

.506 .322

3.683 2.342

.001 .023

Berdasarkan tabel di atas maka data tersebut dapat diinterpretasikan sebagai berikut : 1. Pengujian untuk koefisien gaya kepemimpinan Dari hasil tabel coefficients diatas diperoleh thitung sebesar 3,683 sedangkan ttabel dengan tingkat signifikansi 5% dan derajat kebebasan(dk) n – 1 = 55 – 1 = 54 adalah sebesar 2,005. Dalam hal ini thitung (3,683) > ttabel (2,005), maka thitung berada di daerah penerimaan Ha atau H0 ditolak artinya secara parsial terdapat pengaruh dari gaya kepemimpinan terhadapEfektivitas Kerja.Selain itu dari tabel di atas, dapat dilihat besar probability value yaitu 0,001 yang berarti

103

angka ini lebih kecil dari tingkat signifikansi (0,001< 0,05), berarti bahwasecara parsial gaya kepemimpinan efektivitas kerja. berpengaruhsignifikan terhadap

Gambar 4.4 KURVA Hasil Uji t dua pihak X1 terhadap Y

2.

Pengujian untuk koefisien Komunikasi Dari hasil tabel coefficients diatas diperoleh thitung sebesar 2,342 sedangkan ttabel dengan tingkat signifikansi 5% dan derajat kebebasan(dk) n– 1 = 55 – 1 = 54 adalah sebesar 2,005. Dalam hal ini thitung (2,342) > ttabel (2,005), maka thitung berada di daerah penolakan Ho atau Ha diterima artinya secara parsial terdapat pengaruh dari komunikasi terhadap efektivitas kerja.Selain itu dari tabel di atas, dapat dilihat besar probability value yaitu 0,023 yang berarti angka ini lebih kecil dari tingkat signifikansi (0,023< 0,05), berarti bahwasecara parsial gaya kepemimpinan berpengaruhsignifikan terhadap efektivitas kerja.

104

Gambar 4.5 KURVA Hasil Uji t dua pihak X2 terhadap Y

4.2.10.2 Uji Simultan (Uji F) Uji F digunakan untuk menguji pengaruh gaya kepemimpinan dan komunikasi secara bersama-sama terhadap efektivitas kerja. Pengujian melalui uji F adalah pengujian dengan membandingkan nilai Fhitung dengan Ftabel. Adapun perhitungan uji hipotesis menggunakan program SPSS versi 16.00 dengan hasil perhitungan sebagai berikut :

Tabel 4.39 Hasil Uji F
ANOVA Model 1 Regression Residual Total 569.527 54 Sum of Squares 349.570 219.957 df 2 52
b

Mean Square 174.785 4.230

F 41.321

Sig. .000
a

a. Predictors: (Constant), X2, X1 b. Dependent Variable: Y

105

Dari tabel di atas diperoleh Fhitung sebesar 41,321 sedangkan Ftabel dengan tingkat signifikansi 5% diperoleh derajat pembilang k = 2 dan df = n-k-1 = 55-2-1 = 52, maka diperoleh Ftabel sebesar 3,18. Hasil Fhitung (41,321) > Ftabel (3,18), dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Selain itu dari tabel di atas, dapat dilihat besar probability value yaitu 0,000 yang berarti angka ini lebih kecil dari tingkat signifikansi (0,000< 0,05), maka dengan demikian bahwagaya

kepemimpinan dan komunikasi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadapEfektivitas Kerja karyawan.

3,18

41,321

Gambar 4.6 Kurva Uji F (Simultan)

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful