Anda di halaman 1dari 14

PETUNJUK UMUM

FESTIVAL LOMBA SENI SISWA NASIONAL SEKOLAH DASAR


TAHUN 2020

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


KABUPATEN SRAGEN

Jl. Dr. Sutomo No. 2 A Telepon ( 0271 ) 891052 Fax. (0271) 891052
SRAGEN – 57212
PETUNJUK UMUM
FESTIVAL LOMBA SENI SISWA NASIONAL SEKOLAH DASAR
TAHUN 2020

A. Latar Belakang
Visi Kementerian Pendidikan dan Kebudyaan sampai dengan 2020 yaitu
tinggal landas menuju lima tahun ke depan. Pendidikan di sekolah dasar
merupakan bagian dari sistem pendidikan yang menyeluruh dalam rangka
pembinaan karakter peserta didik agar tumbuh dan berkembang secara
berimabng baik jasamani dan rohani. Pembinaan karakter peserta didik yang
dimaksudkan meliputi penguasaan ilmu pengetahuan, pembentukan
kepribadian, moral, religious, serta memilikin ketrampilan hidup menuju
generasi muda yang potensial.
Pentingnya pendidikan di sekolah dasar sebagai pondasi pembentukan
karakter, rasa empati, simpati, social, partisipatif dan kreatif, serta kepedulian
peserta didik terhadap lingkungan yang local dan global merupakan tantangan
peserta didik menghadapi era millennia, salah satunya melalui kegiatan
kesenian. Kesenian sebagai bagian dari kebudayaan merupakan elemen
pendidikan yang memiliki peran strategis sebagai media komunikasi dalam
mendasari berbagai keragaman budaya.
Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N-SD) merupakan salah
satu wadah berkreasi dengan menampilkan karya kreatif dan inovatif peserta
didik sekolah dasar dengan mengedepankan sportivitas dalam pengembangan
diri secara optimal sehingga dapat meningkatkan mutu penididikan. Festival
Lomba Seni Siswa Nasional diharapkan dapat menjadi salah satu pola
pembinaan pendidikan di bidang seni di Indonesia. Di samping itu, kegiatan ini
akan menjadi ajang pembentukan karakter peserta didik agar mempunyai daya
cipta, kelembutan hati, serta kecintaan seni dan budaya bangsa.
Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kabupaten Sragen. Mengadakan kegiatan pembinaan tersebut dengan
mengadakan Festival Lomba Seni Siswa Nasional Sekolah Dasar Tahun 2020 .
Pada tahun ini, lomba diselenggarakan oleh Seksi Peserta Didik dan
Pembinaan Karakter SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten
Sragen.
B. Dasar Hukum
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional;
2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah;
3. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Bendera, Bahasa dan
Lambang Negara;
4. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Sistem Kemajuan
Kebudayaan;
5. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang perubahan atas
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan;
6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39 Tahun 2008 tentang
Pembinaan Kesiswaan;
7. DPA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Sragen No. 1.01.01.16.259
tentang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLSN) SD.
C. Tujuan
Tujuan FLS2N-SD Tahun 2020 adalah :
1. Memberikan wadah untuk berkreasi dengan menampilkan karya kraetif dan
inovatif peserta didik SD diseluruh Kabupaten Sragen dalam pengembangan
diri secara optimal sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan;
2. Mengekpresikan sesi sesuai dengan norma budi pekerti dan karakter peserta
didik SD diseluruh Kabupaten Sragen yang berbasis budaya bangsa;
3. Menumbuhkembangkan daya kreativitas dan motivasi peserta didik SD
diseluruh Kabupaten Sragen untuk mengekpresikan diri melalui kegiatan
sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya;
4. Menanamkan dan meningkatkan apresiasi seni, khususnya nilai-nilai tradisi
yang berakar pada budaya bangsa;
5. Menumbuh kembangkan sikap kemandirian, sprotivitas dan kompetitif serta
meningkatkan kemampuan peserta didik SD diseluruh Kabupaten Sragen
dalam bersosialisasi.
E. Tempat dan Waktu Pelaksanaan
Waktu Pelaksanaan Lomba : Menyusul
Tempat pelaksanaan lomba : Menyusul
Jadwal pelaksanaan lomba akan di informasikan lebih lanjut.
Jenis Lomba dan Ketentuan
1. Lomba Menyanyi Tunggal
Tujuan :
 Meningkatkan kemampuan dan kreativitas peserta didik di bidang seni
suara (menyanyi)
 Meningkatkan apresiasi peserta didik terhadap bidang seni suara
 Menyalurkan bakat dan minat peserta didik dalm bidang seni suara
 Memupuk mental peserta didik dalam hal kepercayaan diri
 Mengembangkan sikap saling menghargai, jujur dan mampu untuk
bekerjasama
Materi Lomba
 Lagu wajib
1. “Hamba Menyanyi” cipt. Bing Slamet
2. “Pancasila Rumah Kita” ciptaan Franky Sahilatua
3. “Doa Anak Negeri ”, ciptaan Donny Hardono/ D. Prasetyo
4. “Bakti Kami” cipt. FX Sutopo

Teknik Pelaksanaan Lomba


1. Lomba dilaksanakan dalam 1 (satu) babak.
2. Setiap peserta menyanyikan satu lagu pilihan wajib.
3. Lagu pilihan wajib dapat dipilih satu di antara empat lagu pilihan
yang tersedia dengan ketentuan nada dasar maksimal boleh dinaikkan
atau diturunkan satu tingkat dari nada dasar partitur lagu. Contoh, jika
nada dasar lagu adalah C maka dapat dinaikan menjadi Cis atau D dan
dapat diturunkan menjadi B atau Bes.
4. “Lagu Pilihan Wajib” dinyanyikan sesuai partitur lagu.
Iringan Lagu
Peserta dalam menyanyikan lagu di iringi alat musik, alat musik disediakan
oleh panitia.
Pakaian
Pada waktu lomba peserta memakai seragam sekolah putih merah
Penilaian
Kriteria penilaian dilakukan berdasarkan aspek :
 Materi vocal (materi suara, sonoritas)
 Teknik (pernafasan, intonasi, phrasering, artikulasi, attack/ending,
resonansi).
 Ekspresi/penjiwaaan (dinamika, tempo, ketepatan interpelasi lagu,
penghayatan, musikalitas).
 Penampilan (kedisiplinan, penguasaan panggung, kerapian)

2. Lomba Seni Tari


Tujuan
 Memberi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kretaifitas seni
dalam bidang seni tari.
 Mengembangkan imajinasi, kepercayaan diri dan kepribadian siswa
secara optimal melalui seni tari.
 Meningkatkan apresiasi dan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai
budaya bangsa melalui seni tari.
 Menumbuhkan pengetahuan siswa terhadap pendidikan seni tari baik
secara bentuk, isi dan makna, sesuai dengan nilai budaya lokal dan
nasional.
 Membina rasa tanggungjawab dan kerjasama antara siswa dan guru
dalam proses kretaifitas senit tari.
Ketentuan Lomba
 Peserta mempersiapkan satu karya tari.
 Materi yang ditampilkan adalah karya tari baru yang berakar dari
budaya lokal (budaya Indonesia).
 Pengolahan gerak menggunakan pijakan gerak tari tradisi Indonesia
yang sudah dikembangkan berdasarkan kretaivitas sesuai tema karya.
 Menyerahkan sinopsis (penjelasan singkat tentang konsep).
 Dalam sinopsis harus dituliskan
1. Judul karya
2. Tema karya
3. Pijakan karya
4. Pencipta atau penata tari
 Durasi karya 5 s.d 7 menit
 Jumlah penari 3 orang
 Setiap kelompok boleh terdiri dari laki-laki atau perempuan atau
campuran (laki-laki dan perempuan)
 Musik iringan menggunakan CD atau musik hidup ataupun gabungan
keduanya disipkan oleh masing-masing peserta.
 Kostum tari, tata rias dan penunjang lainnya disiapkan oleh peserta dan
disesuaikan dengan tema dan usia peserta.
 Properti tari (benda atau alat yang digunakan penari), tidak
diperkenankan menggunakan propeerti benda tajam, kecuali berupa
imitasi yang terbuat dari bahan lunak dan aman yang mendukung tema
karya tari.

Tema Karya Tari

Mengangkat hal-hal yang berkaitan dengan:

1. Anak dengan Lingkungan Alam Pesisir (Pantai atau Sungai)


Bagaimana aktifitas anak pesisir, bermain, melihat, merespon,
serta berimajinasi tentang alam dan lingkungannya di pantai
atau di sungai.
2. Anak dan Lingkungan Keseharian (Taman Kota atau Kampung).
Bagaimana anak peka terhadap kondisi sosial keseharian masyarakat,
kondisi kerusakan lingkungan hari ini dan merespon sesuai
dengan pengetahuan dan usia anak ketika tema itu diaplikasikan
di taman kota atau di kampung.
3. Anak dan Lingkungan Budaya (Museum atau Bangunan Tua
Bersejarah)
Bagaimana anak merespon dan berinteraksi dengan satu bentuk
budayanya (ritual atau upacara adat, keagamaan, pesta panen, dan
sebagainya) dan diaplikasikan sesuai dengan alam pikiran anak,
sehingga muncul ritual bentuk baru sesuai dengan logika anak.

Keterangan: pilih salah satu tema di atas, kemudian diwujudkan dalam bentuk
karya Tari

Aspek Penilaian

Aspek penilain terdiri dari :

 Koreografi, (elemen-elemen komposisi, kreatifitas)


 Tema
Penerapan inovasi tema dalam karya tari dan kesesuaian tema secara
visual dalam karya tari
 Originalitas akar garapan dalam karya tari
 Penampilan utuh/Performance
Penyampaian dan penghayatan penari, kesesuian musik tari,
kesesuaian tata rias dan busana dengan tema karya

3. Lomba Pantomim
Tujuan
 Melalui pantomim dapat membentuk karakter dan mental peserta didik
menjadi pribadi yang cakap, sportif dan kreatif
 Mengasah daya imajinasi untuk meningkatan fokus, daya cipta/kreasi
serta kepercayaan diri yang berakhlak mulia.
 Meningkatkan motorik peserta didik melalui tehnik olah gerak yang
sehat dan kuat.
 Menumbuh kembangkan epedulian terhadap lingkungan sekitar.
 Wadah pengembangan minat dan bakat dalam bidang seni khususnya
seni pantomim peserta didik di tingkat nasionala maupun internasional.
 Meningkatkan wawasan dan kemampuan olah vokal/verbal pada anak
melalui momen presentasi karya
Tema Lomba
1. “Cita-citaku” (imajinasi anak tentang profesi masa depannya)
2. “Menjaga kesehatan” (budaya bersih dan sehat dimulai sejak dini)
Keterangan :
Tema lomba dapat dikembangkan sesuai kreativitas dan imajinasi masing-
masing peserta serta diharapkan menjadi inspirasi sebagai penyelesaian
masalah.
Ketentuan dalam lomba
 Lomba dilaksakan dalam 1 (satu) babak.
 Menyerahkan sinopsis cerita yang akan ditampilkan
 Peserta tunggal 1(satu) orang.
 Peserta boleh laki-laki atau perempuan.
 Penampilan sesuai nomor undi yang diundi pada saat technical metting
 Musik iringan menggunakan flash disc atau CD dalam format MP3
disiapkan oleh masing-masing peserta
 Tidak diperbolehkan menggunakan properti apapun
 Tema pantomim yang ditampilkan berakar pada budaya bangsa
Indonesia dan tidak menyinggung PARAS (Pornografi, Agama, Ras,
Antar golongan dan Suku)
 Durasi penampilan -/+ 5 menit
Kriteria Penilaian
 Konsep (imajinatif, kreatif dan inspiratif)
 Gerak (teknik tubuh dan harmonisasi)
 Ekspresi (imajinasi dan mimik wajah)
 Penampilan (kostum dan tata rias)
 Wawasan (kepedulia lingkungan sekitar)

4. Lomba Gambar Bercerita


Pengertian :
Gambar bercerita adalah gambar yang memiliki narasi literasi visual yang
tujuannya menceritakan proses kejadian/peristiwa melalui bahasa gambar,
tanpa tulisan. Gambar itu dapat bercerita tentang persoalan kehidupan sehari-
hari, kegiatan sehari-hari, dll. Gambar bercerita tersebut harus dapat
menunjukkan proses kejadian atau peristiwa yang berkesinambungan dalam
satu bingkai dan bukan sekedar photo scene (stop moment/moment opname)
dari kegiatan, kejadian atau peristiwa saja. Tetapi memiliki proses gambar
bercerita yang menunjukkan perbedaan waktu awal sampai akhir dalam satu
bidang gambar. Gambar bercerita biasanya ditampilkan melalui bahasa
tubuh/gerak tubuh (gesture), ekspresi wajah dan obyke-obyek pendukung
lainnya. Unsur-unsur rupa dalam gambar bercerita tidak sama dengan cerita
bergambar (komik), juga bukan ilustrasi dalam buku.
Ketentuan dalam lomba
 Lomba dilaksanakan dalam satu (1) sesi.
 Peserta membawa alat dan alas gambar sendiri berupa pensil 2B, 3B,
4B + penghapus dan peraut pensil, Spidol hitam 0,4-0,8, spidol
berwarna, Pensil gambar warna multi teknik (water colour pencils),
krayon.
 Panitia hanyaa menyediakan kertas gambar
Topik gambar bercerita
Tema utama : “Mengembangkan karakter dan prestasi melalui kreasi seni”
Tujuan :
Untuk menanamkan rasa cinta Tanah Air Indonesia dengan segala keragaman
dan kekayaan budayanya serta memupuk sikap toleransi, budi pekerti dan
membangun karakter bangsa Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika.
Kriteria penilaian
a. Aspek Edukasi
 Gambar dan isi cerita sifatnya mendidik sesuai dengan norma
kesusilaan dan tidak bertentangan dengan unsur PARAS (
pornografi, agama, ras antar golongan dan suku)
 Pengetahuan dan wawasan
 Memahami dan mengetahui makna (tema dan cerita) yang
dipilih.
b. Aspek Cerita
Aspek cerita mencangkup:
 Kehidupan atau dunia anak-anak (peserta didik sekolah dasar)
 Tidak terlalu rumit, jelas dan komunikatif
 Isi cerita yang dibuat dalam bentuk gambar harus sesuai dengan
tema dan cerita yang dipilih (menjawab soal)
c. Aspek Gambar
Aspek gambar mencangkup kreatifitas :
 Keaslian : ide/karya sendiri tanpa dibantu orang lain atau hasil
jiplakan
 Kebaruan : merupakan karya baru/orisinal dari sisi visual ide,
karakter, gaya, warna, garis dan bentuk belum pernah ada
sebelumnya.
 Keluwesan : unsur rupa yang dihadirkan (obyek gambar) enak
dilihat tidak kaku, menggambarkan susasa yang hidup. Bentuk
cerita yang ditampilkan alami dan bisa dimengerti (masuk akal)
 Kelancaran : komponen-komponen gambar dapat menceritakan
alur cerita yang mengalir sesuai tema secara runtut, lancar dan
berkesinambungan.
 Ekspresi dan daya ungkap ide atau gagasan (kompleksitas :
kekayaan rupa/keragaman objek yang digambarkan dan
keunikan)
 Penguasaan media dan teknik yang dipilih mampu
mengkomposisikan dan menyusun unsur-unsur visual (garis,
warna, bentuk, bidang dan objek-objek) dalam gambar dengan
baik.

5. Lomba Kriya Anyam


Tema Lomba
Kreasi baru karya kriya anyam melalui material limbah kertas (kertas
koran, majalah, kalender, danlainsebagainya) beserta material
pendukungnya untuk mengasah ketrampilan, ketekunan, ketelitian dengan
inovasi yang kreatif dan berkarakter.
Ketentuan Lomba:
1. Bahan dasar yang digunakan adalah material limbah kertas (kertas
koran, majalah, kalender, dsb.) yang secara umum ada di seluruh
Indonesia dan mudah diperoleh di lingkungan sekitar.
2. Bahan dibawa sendiri oleh masing-masing peserta dengan jumlah
yang disesuaikan dengan kebutuhannya.
3. Material yang dibawa adalah yang sudah diolah, siap guna dan
anyam (contoh: pilin atau linting, gulung bulat dan atau gulung gepeng,
dan kepang).
4. Elemen bentuk tidak diperbolehkan sudah dibuat dalam bentuk jadi
atau tinggal pasang.
5. Perlengkapan atau peralatan spesifik dibawa sendiri oleh peserta
masing-masing karena setiap daerah memiliki kekhasan cara
kerjanya sendiri.
6. Panitia hanya menyediakan peralatan standar seperti pisau cutter,
gunting, portable bor, penggaris, serta menyediakan bahan
pendukung misalnya bambu (ruji), benang kasur, kawat, dan lem.
7. Perlengkapan/peralatan yang digunakan dalam pembuatan boleh alat
manual atau semi mesin (elektrik).
8. Karya hanya memanfaatkan dan mengolah atau
mengomposisikan warna yang dimiliki oleh material itu sendiri (tidak
diperlukan proses pewarnaan menggunakan bahan pewarna).

Bentuk Karya Kriya Anyam


Karya adalah hasil eksplorasi atau pengolahan material yang
optimal meliputi karakteristik bahan, warna, dan tekstur, yang
menghasilkan nilai estetik dan nilai fungsi.
Ukuran kurang lebih sebagai berikut :
Panjang : 40 cm
Lebar : 40 cm
Tinggi : 40 cm
Dapat lebih kecil dan atau lebih besar sedikit disesuaikan dengan
proporsi produk karya yang di buat
Teknik Pelaksanaan
a. Peserta membuat karyanya dengan dengan ketentuan lomba di
sampaikan saat technical metting waktu yang disediakan 180
menit.
b. Peserta menjelaskan proses, teknik dan ide produk yang dibuatnya
kepada tim juri pada saat lomba dilaksanakan (dalam bentuk
wawancara).

Aspek Penilaian
a. Kreatifitas
1. Kesesuaian dengan ketentuan lomba dan karya yang dibuat
memiliki nilai originalitas.
2. Inovasi (memberikan tawaran alternatif baru baik dari
bentuk, bahan dan fungsi).
3. Keluwesan dan Kelancaran (Penguasaan sifat material yang
dipilih peserta lomba terkait dengan teknik, tingkat
kesulitan, dan kerumitan anyaman).
b. Visual ( persisi, unik dan artistik ).
c. Fungsi/kegunaan produk hasil anyaman.
d. Ekonomis (memungkinkan memiliki nilai ekonomi).

6. Lomba Tembang Dolanan


Tema Lomba :
Tema lomba adalah “ pendidikan karakter”
Ketentuan Teknis :
1. Lomba terdiri atas satu babak.
 Peserta berjumlah 5 anak berasal dari sekolah yang sama.
 Peserta menyanyikan tembang dolanan boleh lebih dari satu materi.
 Waktu penampilan 10 menit, untuk peserta yang menyanyikan 2
materi, 1 materi wajib dan 1 materi pilihan dan penampilan materi
lagu bisa dijadikan satu rangkaian ataupun ada jeda.
 Notasi lagu hanya sebagai dasar, bisa di aransemen sendiri sesuai
kebutuhan.
 Peserta tidak diperbolehkan menggunakan pengeras suara dan musik
pengiring serta properti dalam bentuk apapun.
2. Materi Lomba :
a. Materi Wajib
 Wajibe Dadi Murid
b. Materi Pilihan
 Jamuran
 Cublak-cublak Suweng
 Padang Bulan
 Jaranan
3. Kriteria penilaian
a. Penghayatan/ wirasa
b. Teknik olah vokal/ Wicara
c. Penampilan / wiraga
d. Keserasian

7. Lomba Pidato Bahasa Inggris


Ketentuan Teknis
a. Perlombaan hanya terdiri dari satu babak.
b. Peserta menggunakan seragam sekolah masing-masing.
c. Peserta tidak diperkenankan membawa teks pidato.
d. Pidato disampaikan dalam Bahasa Inggris.
e. Peserta berpidato di tempat yang telah disediakan dan boleh disaksikan
oleh peserta lain.
f. Setiap peserta wajib mengumpulkan 3 ekslempar teks pidato
kepada panitia pada saat technical meeting atau waktu regristrasi.
g. Pidato maksimal 10 menit
h. Selama penampilan berlangsung, panitia akan menyalakan lampu/kartu
dengan warna berbeda dengan ketentuan sebagai berikut :
Lampu/kartu hijau : peserta dapat memulai speech
Lampu/kartu kuning : waktu telah berjalan 4 menit.
Lampu/kartu merah : waktu telah habis.
i. Apabila terjadi kelebihan waktu, maka akan ada pengurangan poin
Materi Lomba
Materi untuk Pidato Bahasa Inggris
1. Menghormati Kedua Orang Tua
(tujuan: kita semakin menyayangi dan mecintai kedua orang tua kita
tanpa henti)
2. Cinta Tanah Air
(Tujuan: munculnya perasaan mencintai oleh warga negara untuk
negaranya dengan sedia mengabdi, berkorban, memelihara persatuan dan
kesatuan, melindungi tanah airnya dari segala ancaman, gangguan dan
tantangan yang dihadapi oleh negara)
3. Manfaat Internet bagi Pendidikan
(Tujuan: menjelaskan dan memaparkan manfaat dan pentingnya internet
bagi dunia pendidikan dan manfaat bagi siswa, menjelaskan bahaya
penggunaan internet dengan tidak bijak)
4. Peduli Lingkungan Hidup
(Tujuan: menanamkan dan munculnya kesadaran untuk menjaga
lingkungan sekitar)
Ketentuan Naskah
1. Naskah diketik rapi dengan font Times New Roman, ukuran 12pt, spasi
1.5, kertas ukuran A4.
2. Naskah belum pernah digunakan dan dipublikasikan sebelumnya.
3. Naskah orisinil dan bukan hasil plagiat
Kriteria Penilaian
a. Pronunciation
b. Performance
c. Grammar.
d. Attitude
e. Gesture
f. Content

8. Lomba Tembang Macapat


Tema Lomba :
Tema lomba adalah “ Memupuk Kecintaan terhadap Budaya Jawa”
Ketentuan Teknis :
1. Lomba terdiri dari tembang Macapat putra dan Putri
2. Lomba terdiri atas 1 tahap
 Setiap peserta menyajikan tembang macapat wajib dan satu
tembang macapat pilihan
 Peserta tidak diperbolehkan menggunakan pengeras suara dan
musik pengiring dalam bentuk apapun
 Seragam menggunakan seragam sekolah
3. Materi Lomba :
a. Tembang Wajib Putra:
Dhandhanggula Buminatan - Laras Slendro Pathet Sanga
b. Tembang Wajib Putri
Dhandhanggula Kadipaten (Prangwadanan) - Laras Slendro Pathet
Sanga
c. Tembang pilihan Putra/Putri :
1. Mijil Maskentar, Laras Pelog Nem
2. Kinanthi Panglipur Wuyung (Wisanggeni), Laras Pelog Nem
3. Durma Surengkewuh, Laras Pelog Pathet Barang
1. Kriteria penilaian
a. Dasar Suara
b. Teknik
c. Penampilan

Persyaratan Peserta
a. Peserta FLS2N-SD adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang pada
tahun pelajaran 2019/2020 masih berstatus siswa aktif SD/MI dan atau
yang sederajat.
b. Peserta merupakan perwakilan kecamatan yang dibuktikan dengan
surat tugas dari Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan dan
Kebudayaan Kecamatan.
c. Berusia maksimal 1 Januri 2008 dan maksimal kelas 5
d. Belum pernah mendapat juara I, II dan III FLS2N-SD tingkat Provinsi
Jawa Tengah, tingkat nasional dan juara internasional
Kuota Peserta
Kuota peserta FLS2N-SD tingkat Kabupaten Sragen untuk tiap Koordinator
Wilayah Bidang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan.
No Cabang Lomba Kuota
1 Lomba Menyanyi Tunggal 2 orang putra atau putri
2 Lomba Seni Tari Beregu 3 orang
3 Lomba Pantomim 2 orang putra atau putri
4 Lomba Gambar Bercerita 3 orang putra atau putri
5 Lomba Kriya Anyam 1 orang
6 Lomba Tembang Dolanan Beregu 5 orang
7 Lomba Tembang Macapat Putra 1 orang
8 Lomba Tembang Macapat Putri 1 orang
9 Lomba Pidato Bahasa Inggris 1 orang

Prosedur Pelaksanaan
1. Peserta mengikuti lomba/unjuk karya sesuai dengan cabang lomba yang
diikuti.
2. Keputusan juri bersifat final dan mutlak serta tidak dapat di ganggu-gugat.
Ketentuan Lain
Hak cipta ada pada pencipta yang bersangkutan.

Sragen, Maret 2020


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kabupaten Sragen

Drs. SUWARDI, MM
Pembina Tk. I
NIP. 19630503 198304 1 005

Anda mungkin juga menyukai