Anda di halaman 1dari 3

Kisi-Kisi Ujian Praktek Fisika Sekolah : SMPN 1 Kec.

Payakumbuh Kelas : IX (sembilan) Mata Pelajaran : Fisika Waktu : 15 Menit Tahun Pelajaran : 2010/2011 Standar Kompetensi: 6. Memahami konsep dan getaran, gelombang dan optik dalam teknologi sehari-hari Kompetensi Dasar: 6.3 Menyelidiki sifat-sifat cahaya dan hubungannya dengan berbagai bentuk cermin dan lensa Indikator: 4. Menjelaskan hukum pembiasan yang diperoleh berdasarkan percobaan Soal: Terlampir Penilaian No 1 2 3 4 Aspek yang dinilai Persiapan alat Cara menggunakan alat Data yang diperoleh Kesimpulan Jumlah Skor 3 5 12 10 30

Perolehan nilai siswa =

Simalanggang, 25 Februari 2011 Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. Nala Atmaja Putra NIP. 19650329 198903 1 005

Ratna Yenita, S.Pd NIP. 19600414 198103 2 004

Ujian Praktek Sekolah : SMPN 1 Kec. Payakumbuh Kelas : IX (sembilan) Mata Pelajaran : Fisika Waktu : 15 Menit Tahun Pelajaran : 2010/2011 Standar Kompetensi: 6. Memahami konsep dan getaran, gelombang dan optik dalam teknologi sehari-hari Kompetensi Dasar: 6.3 Menyelidiki sifat-sifat cahaya dan hubungannya dengan berbagai bentuk cermin dan lensa Indikator: 4. Menjelaskan hukum pembiasan yang diperoleh berdasarkan percobaan Tujuan: Menentukan indeks bias udara kaca Alat dan Bahan : - Kaca Plan Paralel - Jarum Pentul - Kertas HVS - Jangka - Penggaris - Busur Derajat Cara Kerja : 1. Tempatkan kaca plan paralel diatas kertas HVS dan jiplaklah kaca pada kertas itu 2. Angkat kaca plan paralel, buat garis tega lurus terhadap bidang batas udara kaca (garis nornal) 3. Buat sudut 300 terhadap garis normal (sudut datang) dan letakkan kembali kaca plan paralel pada tempat semula 4. Tancapkan jarum pentul pada titik 1 dan 2 (sinar datang) dan juga pada titik 3 dan 4, seolah-olah segaris dengan jarum pentul 1 dan 2 dilihat dari samping bawah kaca. 5. Angkat kaca plan paralel dan jarum pentul Hubungkan titik 3 dan 4 sampai batas kaca (sinar bias keluar kaca) Garis 1 dan 2 (garis sinar datang) Titik perpotongan sinar datang dengan bidang batas kaca (titik O) Titik perpotongan sinar keluar kaca dengan bidang batas kaca (titik P) Hubungkan titik O dengan titik P menjadi garis OP (sinar bias dalam kaca)

6. Amati garis OP (mendekati atau menjauhi garis normal) .................................. 7. Buatlah sebuah lingkaran dengan pusat titik O Beri tanda A pada titik perpotongan sinar datang dengan lingkaran Beri tanda B pada titik perpotongan sinar bias dalam kaca dengan lingkaran

8. Proyeksikan sinar datang kebidang batas, diperoleh AO 9. Proyeksikan sianr bias kebidang batas, diperoleh BO 10. Ukurlah panjang AO dan panjang BO. Isikan hasilnya kedalam tabel. Ulangi kegiatan diatas dengan sudut datang 450 dan 600 No Sudut datang Panjang AO Panjang BO Indeks Bias (n) = AO/BO 1 30 2 40 3 60 Kesimpulan: 1. Sinar datang dari medium ...........................masuk ke medium ............................ akan dibiaskan ...................................... garis normal, dan 2. Sinar datang dari medium ...........................masuk ke medium ............................ akan dibiaskan ...................................... garis normal 3. Sinar datang ........................... dan sinar bias terletak pada satu bidang datar 4. Indeks bias adalah ................................................................................................ .............................................................................................................................. 5. Rata-rata indeks bias udara kaca ..........................................................................

SELAMAT BEKERJA