Anda di halaman 1dari 12

MP-3

Modul
Rencana Tindak Lanjut
Pelatihan Perencanaan Pembangunan
Kesehatan Kabupaten/Kota

1|Page Biro Perencanaan dan Anggaran


Kementerian Kesehatan RI
Tahun 2020
DAFTAR ISI

No URAIAN Halaman

I Deskripsi Singkat 3

II Tujuan Pembelajaran 3

III Pokok Bahasan 3

IV Bahan Belajar 4

V Langkah Kegiatan Pembelajaran 4

VI Uraian Materi 7

1. Pokok Bahasan 1: Pengertian dan Ruang Lingkup RTL 7

2. Pokok Bahasan 2: Langkah rencana tindak lanjut implementasi hasil 8


penyusunan Renja dan RKA Kab/Kota

VII Evaluasi Hasil Belajar 11

VIII Rangkuman 11

IX Referensi 12

2|Page
I Deskripsi Singkat
Setelah mengikuti serangkaian proses pembelajaran pada pelatihan ini, hasil belajar yang
diperoleh ditujukan untuk meningkatkan kinerja peserta selaku perencana bidang kesehatan di
Kabupaten Kota sesuai hakikat pelatihan yaitu perubahan. Agar hasil pelatihan ini dapat
memberikan dampak yang bermakna (adanya perubahan) terhadap peningkatan kinerja
petugas yang dilatih maka perlu dilakukan upaya nyata pasca pelatihan yang dijabarkan dalam
Rencana Tindak Lanjut (RTL). Dengan kata lain, RTL merupakan bentuk komitmen dari
peserta untuk melakukan kegiatan yang dijabarkan dalam RTL tersebut. Membuat rencana
kegiatan di institusi asal peserta masing-masing dengan mengidentifikasi kegiatan-kegiatan
yang harus dilakukan agar dapat merubah kondisi saat peserta belum mengikuti pelatihan
menjadi kondisi yang

II Tujuan Pembelajaran
A. Tujuan Pembelajaran Umum (TPU)
Setelah mengikuti materi ini peserta mampu menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL).
B. Tujuan pembelajaran Khusus (TPK)
Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu:
1. Menjelaskan Pengertian dan Ruang Lingkup RTL
2. Menyusun rencana tindak lanjut implementasi hasil penyusunan Renja dan RKA
Kab/Kota

III Pokok Bahasan


Pokok bahasan dalam materi ini meliputi:
1. Pokok bahasan 1: Pengertian dan Ruang Lingkup RTL
2. Pokok bahasan 2: Langkah rencana tindak lanjut implementasi hasil penyusunan Renja
dan RKA Kab/Kota

3|Page
a. Penemuan (discovery) kondisi saat ini sesuai tujuan pelatihan
b. Keinginan (dream) yang merupakan kondisi yang diinginkan sesuai tujuan
pelatihan
c. gagasan (desain) berupa kegiatan untuk mewujudkan keinginan (dream) sesuai
tujuan pelatihan
d. tahapan kagiatan atau langkah kegiatan (do it) untuk mencapai gagasan

IV Bahan Belajar
Bahan belajar yang digunakan pada materi ini yaitu:
1. Modul Rencana Tindak lanjut (RTL)
2. Modul Materi inti pada pelatihan Renkesda
3. Format RTL

V Langkah Kegiatan Pembelajaran


Langkah Kegiatan Pembelajaran untuk materi ini terdiri dari 3 (tiga) tahap yaitu pembuka,
Berikut merupakan langkah-langkah kegiatan pembelajaran:

Langkah 1: Pengkondisian Peserta ( 5 menit)


Langkah Proses Pembelajaran sebagai berikut:
I Deskripsi Singkat

 Fasilitator menyapa peserta dan memperkenalkan diri


II Tujuan Pembelajaran

 Menyampaikan tujuan pembelajaran materi RTL dengan menggunakan bahan tayangan


 Melakukan apersepsi dengan mengajak peserta untuk menyebutkan kembali materi yang
sudah mereka peroleh selam apelatihan ini

Langkah 2: Penyampaian pokok bahasan 1 Pengertian dan ruang lingkup RTL

Langkah 3: Penyampaian pokok bahasan 2 Langkah rencana tindak lanjut implementasi


hasil penyusunan Renja dan RKA Kab/Kota

4|Page
Penemuan (discovery) kondisi saat ini sesuai fokus dari tujuan pelatihan
Langkah Proses Pembelajaran sebagai berikut:
 Fasilitator menjelaskan tentang Penemuan (discovery) kondisi saat ini sesuai
focus dari tujuan pelatihan dengan metode ceramah interaktif mengajak peserta
untuk berinteraksi dalam proses pembelajaran.
 Fasilitator memberikan contoh penemuan (discovery) dalam konteks bahasan
tersebut
 Fasilitator meminta peserta untuk melaksanakan tugas membuat penemuan terhadap
kondisi nyata saat ini dalam penyusunan Renkesda

Penyampaian pokok bahasan Keinginan (dream) yang merupakan kondisi yang


diinginkan
Langkah Proses Pembelajaran sebagai berikut:
 Fasilitator menjelaskan tentang Keinginan (dream) yang merupakan kondisi yang
diinginkan ceramah interaktif dengan mengajak peserta untuk berpartisipasi dalam
proses pembelajaran.
 Fasilitator memberi contoh keinginan (dream) dalam konteks focus pelatihan Renkesda
 Fasilitator memberi tugas pada peserta dengan metode latihan menyusun mimpi atau
keinginannya untuk perubahan

Penyampaian pokok bahasan gagasan (desain) berupa kegiatan untuk


mewujudkan keinginan (dream)
Langkah Proses Pebelajaran sebagai berikut:
 Fasilitator menjelaskan tentang gagasan (desain) berupa kegiatan untuk mewujudkan
keinginan (dream)
 Fasilitator memberi contoh gagasan (desain) berupa kegiatan untuk mewujudkan
keinginan (dream) dalam konteks fokus pelatihan Renkesda
 Fasilitator memberi tugas pada peserta dengan metode latihan untuk menyusun gagasan
(desain) berupa kegiatan untuk mewujudkan keinginan (dream)

5|Page
Penyampaian pokok bahasan tahapan kagiatan atau langkah kegiatan (do it) untuk
mencapai gagasan

Langkah Proses Pembelajaran sebagai berikut:


 Fasilitator menjelaskan tentang menyusun kegiatan mengacu pada gagasan untuk
mewujudkan keinginan merubah kondisi saat ini dengan metode ceramah interaktif
mengajak peserta untuk berinteraksi dalam proses pembelajaran.
 Fasilitator memberikan contoh kegiatan dalam konteks gagasan yang dimunculkan
 Fasilitator meminta peserta untuk melaksanakan tugas membuat beberapa kegiatan untuk
mewujudkan gagasan yang sudah ditetapkan
 Fasilitator meminta peserta untuk menyajikan hasil penyusunan RTL nya (diwakili oleh 2
atau 3 orang peserta

6|Page
VI Uraian Materi
Pokok bahasan 1: Pengertian dan ruang lingkup RTL

Kegiatan pelatihan yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam
hal pelaksanaan tugas. Proses pelatihan merupakan suatu proses yang sistematis dan
berkesinambungan. Suatu pelatihan yang baik prosesnya bukan hanya ketika pembelajaran di
kelas belaka, melainkan harus dilanjutkan dengan implementasidi tempat kerja nyata asal
peserta. Hal ini dapat dilakukan dengan jalan setiap peserta (individu atau tim) menyusun
kegiatan-kegiatan apa saja yang akan dilakukan setelah mereka kembali ke tempat tugas
dalam rangka mengimplenetasikan kemampuan hasil pelatihan. Proses ini dikenal dengan
istilah Rencana Tindak Lanjut (RTL), dengan demikian proses pembelajaran dalam suatu
pelatihan itu sebenarnya tidak pernah berakhir hanya dengan upacara penutupan. Hal ini
karena sebenarnya ketika pelatihan ditutup, saat itulah peserta memulai babak baru untuk
pembelajaran penerapan di tempat tugas (dunia nyata) yang ia hadapi sehari-hari. Demikian
juga bagi penyelenggara pelatihan, upacara penutupan merupakan “batas nyata” suatu
pelatihan yang perlu dipertanggung jawabkan secara “administratif”
belaka, sedangkan peningkatan kemampuan mantan peserta terhadap substansi materidan
dapat-tidaknya substansi materi untuk diaplikasikan ditempat tugas merupakan tanggung
jawab berikutnya. Hal ini biasanya dilakukan melalui evaluasi pasca pelatihan dengan agenda
utama menilai pelaksanaan RTL dan sekaligus menilais eberapa jauh substansi materi
pelatihan dapat diaplikasikan. RTL pada pelatihan sangat mutlak diperlukan karena disamping
sebagai kelanjutan proses pembelajaran juga mantan peserta sangat berkepentingan dengan
RTL. Hal ini dikarenakan untuk dapat menerapkan kemampuan hasil pelatihan di dunia nyata
hanya dapat diterapkan.
1. Pengertian RTL
RTL pasca Pelatihan ini merupakan gambaran secara garis besar tentang rencana
implementasi tugasRencana Tindak Lanjut merupakan sebuah rencana kerja yang dibuat
secara individual oleh peserta pelatihan yang berisi tentang rencana peningkatan Unit
Organisasi yang menjadi tugas dan wewenangnya
2. Ruang Lingkup RTL
Rencana Tindak Lanjut merupakan sebuah rencana, oleh karena itu didalampenyusunan
rencana tindak lanjut mengacu pada syarat-syarat rencana yang baik,menggambarkan
kerangka kerja yang logis yang menjelaskan keterkaitan logis rencanakegaiatam untuk
mencapai tujuan yang direncanakan. Rencana tindak lanjut harusmemiliki kejelasan tujuan
yang hendak dicapai dan penanggung jawab, sasaran,tempatdan waktu pelaksanaan
terinci agar menjadi acuan dan memudahkan semua pihakdalam melakukan kegiatan
7|Page
Pokok Bahasan 2: Langkah rencana tindak lanjut implementasi hasil penyusunan Renja
dan RKA Kab/Kota

Berikut ini Langkah RTL:

Penemuan (discovery) kondisi saat ini sesuai tujuan pelatihan


Sesuai dengan tugas dan tanggung jawab perencana ditugaskan untuk menyusun
perencanaan, agar melakukan penelusuran identifikasi/scanning lingkungan (situasi/
environment) terhadap proses Perencanaan Pembangunan Kesehatan di kabupaten/kota
peserta peserta dengan tujuan untuk menemukan (discovery) kekurangan dalam perencanaan
selama ini.
Untuk menemukan kondisi saat ini, dapat menggunakan teknik analisis situasi (ANSIT) secara
sederhana yaitu dengan mempelajari hasil kegiatan perencanaan bidang kesehatan di
kabupaten/kota peserta dengan menggunakan bantuan pertanyaan berikut ini: poin di atas
dengan beberapa pertanyaan berikut ini:
 apakah ada hambatan dalam pelaksanaannya?
 Jika ada temukan hambatannya
 selanjutnya cari penyebab dari hambatan tersebut
Berikut ini beberapa contoh hasil analisis situasi (ANSIT) atau identifikasi mengapa kualitas
perencanaan pembangunan kesehatan di daerah masih kurang? Identifikasi fokusnya pada
kelemahan atau kekurangan yang ada. Untuk melakukan identifikasi bisa menggunakan
template di bawah ini. Selanjutnya galilah penyebab dari masalah agar mudah untuk
menetapkan kondisi yang akan diinginkan

Area Permasalahannya Penyebab


Masalah
permasalahan (kondisi data ini)
Kurang kompeten melakukan
Tenaga kesehatan/ pekerjaan
Belum optimalnya petugas Tidak cukup waktu untuk melakukan
perencanaan pekerjaan
pembangunan Metode kerja/ Bahan tidak tersedia sarana untuk melakukan
kesehatan di kerja/ dukungan dana perencanaan
kabupaten/kota Kurangny aketerlibatan lintas program
(External) dan lintas sektor dalam Renkesda

Tabel 1. Tabel Bantu Analisis Kondisi Saat ini


(Catatan: format tersebut mengikat dan dapat di-explore)

8|Page
Keinginan (dream) yang merupakan kondisi yang diinginkan sesuai tujuan
pelatihan
Setelah mengikuti pembelajaran materi inti pada pelatihan ini, pastinya Saudara banyak men
dapatkan pengetahuan dan keterampilan yang dapat menginspirasi. Mengacu pada dua hal di
atas maka buatlah capaian yang harus diperoleh untuk merubah KONDISI SAAT INI yang
masih merisaukan menjadi KONDISI yang DIINGINKAN.

Area Permasalahannya Kondisi yang


Masalah
permasalahan (kondisi saat ini) diinginkan
Kurang kompeten melakukan Petugas terampil
Tenaga kesehatan/ perencanaan bidang kesehatan melakukan perencanaan
Belum
petugas Tidak cukup waktu untuk bidang kesehatan
optimalnya
melakukan perencanaan
Perencanaan
Metode kerja/ Bahan tidak tersedia sarana Mengupayakan adanya
Pembangunan
kerja/ dukungan melakukan perencanaan dukungan sarana
Kesehatan di
dana dengan benar prasarana dan anggaran
kabupaten/
Lintas program Kurangnya keterlibatan linprog Linprog linsek terlibat
kota
dan lintas sektor linsek
(External)
Tabel 2. Tabel Bantu Kondisi yang Diinginkan

9|Page
Gagasan (desain) berupa kegiatan untuk mewujudkan kondisi yang diinginkan
(dream) sesuai tujuan pelatihan
Setelah menetapkan suatu gagasan sebagai output untuk merubah keadaan maka lanjutkan
dengan mengidentifikasi kegiatan sesuai dengan pencapaian tujuan pelatihan

Area Gagasan
Permasalahannya Kondisi yang
Masalah permasalaha perubahan yang
(kondisi saat ini) diinginkan
n akan dilakukan
Kurang kompeten melakukan Pelaksanaan
Tenaga perencanaan bidang Tenaga Penyusunan
kesehatan/ kesehatan kesehatan/ Perencanaan
Belum
petugas Tidak cukup waktu untuk petugas Bidang Kesehatan
optimalnya
melakukan perencanaan berkualitas
perencanaan
Metode kerja/ tidak tersedia sarana Metode kerja/
pembangunan
Bahan kerja/ melakukan perencanaan Bahan kerja/
kesehatan
dukungan dana dengan benar dukungan dana
kabupaten/
Lintas program Kurangnya keterlibatan Lintas program
kota
dan lintas linprog linsek dan lintas
sektor sektor
(External) (External)
Tabel 3. Tabel Bantu Gagasan

Permasalahannya Kondisi yang Gagasan


Area (kondisi saat ini) diinginkan perubahan
Masalah
permasalahan yang akan
dilakukan
Kurang kompeten Pelaksanaan
melakukan perencanaan Penyusunan
Tenaga Tenaga
bidang kesehatan Perencanaan
Belum kesehatan/ kesehatan/
Tidak cukup waktu Bidang
optimalnya petugas petugas
untuk melakukan Kesehatan
perencanaan
perencanaan berkualitas
pembangunan
Metode kerja/ tidak tersedia sarana Metode kerja/
kesehatan
Bahan kerja/ melakukan perencanaan Bahan kerja/
kabupaten/
dukungan dana dengan benar dukungan dana
kota
Lintas program Kurangnya keterlibatan Lintas program
dan lintas sektor linprog linsek dan lintas sektor
(External) (External)
Tabel 4. Tahapan kagiatan atau langkah kegiatan (do it) untuk mencapai gagasan

10 | P a g e
Untuk mewujudkan gagasan yang sudah ditetapkan maka harus dibuat langkah langkah
kegiatan untuk mencapai gagasan tersebut.

Gagasan perubahan yang akan Kegiatan yang akan dilakukan


dilakukan
Pelaksanaan Penyusunan 1.
Perencanaan Pembangunan
Kesehatan berkualitas 2.
3.

Tabel 5. Tabel Bantu Kegiatan

VII Evaluasi Hasil Belajar


Evaluasi hasil belajar untuk materi ini dilakukan sesuai dengan pencapaian tujuan
pembelajaran khusus yaitu mengimplementasikan maka dilakukan dengan memberikan
penugasan berupa latihan yang dikerjakan secara berkelompok dilanjutkan dengan
mempresentasikan hasil latihan. Evaluasi hasil belajar dilaksanakan dengan memberikan
penugasan kepada setiap kabupaten/kota (berkelompok)
1. Tuliskan hasil penemuan KONDISI SAAT INI dengan metode Analisis Situasi (ANSIT)
sederhana terhadap fungsi yang tidak berjalan yang berdampak masih lemahnya
perencanaan Bidang Kesehatan Kab Kota. Cari sebabnya
2. Tentukan KONDISI YANG DIINGINKAN
3. Tetapkan gagasan perbaikan atau perubahan yang akan dilakukan
4. Tentukan kegiatan untuk mencapai perubahan tersebut
5. Peserta dapat menggunakan table bantu di bawah ini

VIII Rangkuman
Hakikat pelatihan yaitu perubahan maka setelah mengikuti pelatihan selayaknya seorang
alumni peserta pelatihan melakukan perubahan atau perbaikan terhadap kinerja atau hasil
kerja yang selama sebelum mengikuti pelatihan.
Perubahan tidak akan terjadi jika tidak direncanakan. Rencana tidak akan terjadi jika tidak
dituliskan dalam sebuath dokumen. Untuk itu rencana tindak lanjut pasca pelatihan menjadi
sangat penting untuk disusun.

11 | P a g e
IX Referensi
Untuk Format RTL tidak ada referensi khusus, ide diambil oleh penulis dari model pembeljaran
berbasis proyek perubahan.

12 | P a g e

Anda mungkin juga menyukai