Anda di halaman 1dari 3

FLAVONOID 1. PENDAHULUAN.

Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki curah hujan yang cukup tinggisehingga memiliki keragaman flora yang cukup tinggi. Tumbuhan memiliki senyawa-senyawa metabolisme skunder yang sangat bervariasi, sehingga di Indonesia memilikiprospek yang cukup bagus untuk peneltian yang berkaitan dengan bahan alam ataumetabolis skunder. Salah satu senyawa yang sering diteliti oleh para peneliti adalah flavonoid. Hal inidikarenakan senyawa jenis ini memiliki aktivitas biologi yang menguntungkan dalambidang farmasi. Falvonoid yang banyak terkandung di dalam tumbuhan seperti tehmerupakan suatu senyawa yang berfungsi sebagai antioksidan dan anti kanker padamanusia. Penelitan yang terbaru menunjukkan bahwa flovonoid jenis tertentu dapatmengurangi proses penuaan dini yang diakibatkan adanya radikal bebas yang terdapat dilingkungan (Anonim, 2009). Flavonoid adalah suatu keluarga besar berasal darimetabolit sekunder tanaman yangmemiliki berbagai fungsi biologis yang menakjubkan dan berbeda. Di antaranya, aktivitasantioksidan. Baru-baru ini telah dilakukan studi yang berfokus pada potensi flavonoiduntuk menengahi saraf. Flavonoid memiliki struktur yang khas, yaitu adanya dua benzene yang terikata olehrantai propana. Flavonoid dibagi menjadi beerapa jenis berdasarkan bntuk dasarnya.Yaitu Flavonoid, isoflavonoid dan neoflavonoid. Semuanya akan di jelaskan lebih rincipada subbab berikutnya. Selain jenis dan klasifikasi flaonoid makalah ini juga akanmembahas tentang biosintesis flavonoid yang berasal dari dua jalur yaitu poliketida danfenilpropanoid. Selain materi diatas, makalah ini juga akan membahas sebagian daripemanfaatan jenis flavonoid yang lain seperti flavon, flavonol, dan flavanone yangmerupakan jenis flavonoid yang banyak kita jumpai di alam. 2.SIFAT FISIK DAN KLASIFIKASI FLAVONOID Senyawa flavonoid termsuk kedalam senyawa fenol yang merupakan benzenatersubtitusi dengan gugus OH, senyawa flavonoid ini banyak diperoleh dari tumbuhan,zan ini biasanya berwarna merah, ungu, dan biru tetapi juga ada yang berwarna kuning.

Jika dilihat dari struktur dasarnya flavonoid terdiri dari dua cincin benzen yang terikatdengan 3 atom carbon (propana). Dari kerangka ini flavonoid dapat di bagi menjadi 3struktur dasar yaitu Flavonoid, isoflavonoid, dan neoflafonoid. CH3 CH3 Flavonoid Isoflavonoid neoflavonoid Nama flavonoid sendiri berasal dari kata Flavon yang merupan senyawa fenol yangbanyak terdapat dialam dan merupakan. Senyawa flavon ini memiliki struktur yang miripdengan struktur dasar falvonoid tetapi pada jembatan propana terdapat oksigen yangmembentuk siklik sehingga memiliki 3 cincin heterosiklik. senyawa flavon. Senyawa flavon ini dapat dioksidasi sehingga memiliki bentuk yang bervariasibergantuk pada tingkat oksidasinya. Senyawa dasar flavon yang tidak teroksidai disebutflavan. Berikut contoh dari flavon yang teroksidasi membentuk gugus OH. Berikut struktur salah satu jenis flavonoid yang banyak di jumpai di alam

Sumber : http://www.solvobiotech.com/Literature/Scienceletter/2/Scienceletter2.html Secara rinci flavonoid dapat diklasifikasikan menjadi 4 kelas besar yaitu flavon, flavonol, flavanone, dan flavanonol (Sudarma, 2009). 2.1. Flavon. Senyawa flavonoid ini memiliki kerangka dasar :

Beberpa contoh senyawa ini adalah apigenin, luteolin, dan tangeritin. Semuasenyawa ini memiliki peran hampir sama yaitu sbagai antioksidan, atau penangkapradikal bebas. Selain itu senyawa ini juga dapat digunakan sebagai peningkat dayathan tubuh karena memiliki sifat memperkuat diding sel sehingga tubuh dapat lebihbertahan ari serangan agen penyebab penyakit.