Oxyacetylene Welding (OAW)
POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA
Oxyacetylene Welding (OAW)
▪ Pengelasan manual dimana permukaan yang disambung
mengalami pemanasan sampai mencair oleh nyala (flame)
gas asetilin (yaitu pembakaran C2H2 dengan O2), dengan
atau tanpa logam pengisi, dimana proses penyambungan
tanpa penekanan.
▪ Disamping untuk keperluan pengelasan (penyambungan)
las gas dapat juga dipergunakan sebagai : preheating,
brazing, cutting.
▪ Bagus untuk mengelas baja karbon, terutama untuk plat
tipis (sheet metal).
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Oxyacetylene Welding (OAW)
Perbandingan Las OAW dan Las busur elektroda terbungkus
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Gambar skema OAW
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Gambar skema OAW
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
perlengkapan OAW
A. Oxygen safety disc
B. Oxygen cylinder valve
C. Oxygen cylinder pressure
gauge
D. Oxygen working pressure
gauge
E. Oxygen regulator
F. Oxygen regulator adjusting
screw
G. Acetylene cylinder safety disc
H. Acetylene cylinder valve
I. Acetylene cylinder pressure
gauge
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
perlengkapan OAW
J. Acetylene working pressure
gauge
K. Acetylene regulator
L. Acetylene regulator
adjusting screw
M. Acetylene hose
N. Oxygen hose
O. Oxygen torch valve
P. Acetylene torch valve
Q. Torch
R. Welding tip
S. Acetylene cylinder
T. Oxygen cylinder
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
perlengkapan OAW
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Bagian-bagian regulator
a. Manometer tekanan isi
b. Manometer tekanan kerja
c. Filter
d. Selang pengatur tekanan
e. Membran
f. Dudukan katup kerucut
g. Katup penutup
h. Saluran keluar
i. Nipel penghubung
j. Katup pengaman
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Komponen torch
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Torch
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Flashback Arrestors
These are positioned on both the fuel gas and oxygen supply
between the hose and the regulator. Their purpose is to
prevent the return of a flame through the hose into the
regulator.
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Cylinder Transportation
▪ Never transport cylinders without the safety caps in
place
▪ Never transport with the regulators in place
▪ Never allow bottles to stand freely. Always chain
them to a secure cart or some other object that
cannot be toppled easily.
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Regulator Hoses
▪ Hoses are are fabricated
from rubber
▪ Oxygen hoses are green in
color and have right hand
thread.
▪ Acetylene hoses are red in
color with left hand thread.
▪ Left hand threads can be
identified by a grove in the
body of the nut and it may
have “ACET” stamped on it
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Penghasil asetilen jenis karbid ke air
Ada 3 jenis alat penghasil gas asetilen:
▪ Air ke karbid → air diteteskan ke karbid
▪ Karbid ke air → karbid dijatuhkan ke dalam air
▪ Celup → karbid dimasukkan ke dalam suatu keranjang dan
dicelupkan ke dalam air
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Penghasil asetilen jenis karbid ke air
Gambar jenis alat penghasil asetilen Karbid ke air
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Penggunaan OAW dan Flux yang diperlukan
▪ Penggunaan las OAW untuk bermacam-macam
logam
▪ Kadang memerlukan flux untuk memperbaiki sifat-
sifat logam las, derajat kecairan logam las,
menahan pelarutan gas, dan untuk menghindari
oksidasi saat logam mencair
▪ Flux biasanya adalah campuran antara boraks
serbuk gelas dan atau antara asam borik, boraks
dan natrium fosfat
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Penggunaan OAW
Contoh beberapa logam yang disambung dengan OAW
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Nyala api OAW
▪ Nyala netral, perbandingan gas asetilin dan oksigen sama
banyaknya
• Kegunaan: untuk pengelasan
▪ Nyala oksidasi, perbandingan gas asetilin lebih sedikit
daripada oksigen
• Kegunaan: untuk pemotongan (cutting)
▪ Nyala karburasi, perbandingan gas asetilin lebih banyak
daripada oksigen
• Kegunaan: untuk memanaskan (preheating)
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Nyala api OAW
▪ Nyala netral
▪ Nyala oksidasi
▪ Nyala karburasi
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Nyala api OAW
Carburising Neutral Oxidising
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
The Oxy-acetylene welding Flame
The oxy-acetylene flame has two distinct zones.
The inner zone (Primary combustion Zone) is the hottest part
of the flame. The welding should be performed so as the
point of the inner zone should be just above the joint edges.
C2H2 + O2 2CO + H2
Primary Combustion zone
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
The Oxy-acetylene welding Flame
The outer zone the secondary combustion envelope performs
two functions:
• Preheats the joint edges
• Prevents oxidation
oxygen from weld pool for combustion and gives off carbon
dioxide and water vapor.
CO + H2 + O2 CO2 + H2O
Secondary Combustion zone
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Cara menyalakan api OAW
1. Buka katub botol oksigen dan asetilin
2. Atur tekanan yang diinginkan sesuai dengan nosel yang
dipakai
3. Buka sedikit katub oksigen pada brander
4. Buka katub asetilin pada brander
5. Nyalakan pematik api dan sulutkan pada ujung brander
6. Atur katub oksiggen dan asetilin sesuai nyala yang
diinginkan.
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Cara mematikan api OAW
1. Tutup katub asetilin pada brander
2. Tutup katub oksigen pada brander
3. Tutup katub botol oksigen dan asetilin
4. Buka katub oksigen dan asetilin pada brander untuk
membuang gas sisa yang ada pada selang gas
5. Tutup semua katub.
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Membersihkan ujung pembakar
Bila ujung dari pembakar tersumbat dan kotor, maka dapat
dibersihkan dengan cara:
1. Gosok-gosoklah pembakar yang masih menyala di atas kayu.
2. Apabila dengan cara pertama tidak berhasil, maka pergunakanlah
pembersih yang terbuat dari kawat baja dan sesuaikanlah besar
kecilnya lubang dengan diameter kawat baja pembersih yang ada.
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Teknik mengelas OAW
1. Pengelasan metode ke kiri atau maju
2. Pengelasan metode ke kanan atau mundur
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
TERIMAKASIH
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya