Anda di halaman 1dari 3

Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia pembahasan Bulan Oktober 2006

GASIFIKASI BATUBARA
deni kdini
to all listers, kami sangat mengharapakna bantuan informasi/bahan/wejangan/dll tentang GASIFIKASI BATUBARA, terutama teknik/prosesnya. atas segala perhatian dan bantuannya kami ucapkan terima kasih.

ranoks@technip.com
Pak deni, Coba bapak menghubungi puspitek serpong, klo gak salah bahannya cukup lengkap disana.

Heru Danardatu
Pak Deni, Apakah maksudnya Coal Bed Methane (CBM)? Produksi gas methana dari batu bara.. Kalau yang ini di dunia perminyakan sudah cukup populer. Googling aja, kalau nggak ke situsnya SPE. Produksi gas methana dari batu bara biasanya diawali dengan memproduksikan air yang ada didalam system cleat batu bara (coal dewatering). Setelah itu baru biasanya gas methana keluar dari matrix coalnya. Semoga membantu,.

roeddy setiawan
Pak Deny, Tahun 80 saya pernah melakukan penelitian gasifier sekalian bikin reaktor nya. tapi yang saya pakai biomas, mulai dari sekam padi, tongkol jagung, arang dll. kita bikin 2 reaktor gasifier, satu di pasang di BPHH, balai penelitian hasil hutan bogor, yang satu di perum perhutani randu blatung. dua2 nya pakai forced feed blower untuk memasukan udaranya sekitar 22 icnhes H20. yang di bphh fueling petrol engine/genset sekitar 15 KW. 100% mengantikan bensin. . Yang dirandu blatung, diesel engine 45 KW, konsumsi diesel nya tinggal 10 %, ini hanya untuk triger ignition saja.

tinggi reaktor 3 meter, diameter 1.2 meter, diameter throat 45 cm.injection udara di semburkan tengah tengah throat dengan memakai ceramic tube. untuk menjalakan reaktor cukup di semprot minyak via side pocket, lobang ukuran 10 cm dibikin di sekitar throat nya dari start sampai reaktor fully operational average 45 -60 menit, throat temperature 800 C - 1200C, di ukur dengan thermokople combustible gas + inert (C0 +H2+CH4 + h2O + CO2 +N2 +tar), very low calorific value +/- 500 -700 btu/cuft. karena very low calorific value ini, average engine nya kehilangan 40% daya Name Plate nya reaktor dibikin di bengkel Teknik Kimia, dinding reaktor di insulate dengan castable kira 10 cm, castable bisa anda beli di PT Indoporlen, Bekasi rektor konstruction, and dimension tidak critical, yang penting diameter throat nya saja jangan kurang dari 45 cm, kalau terlalu kecil, biomas nya ngak bisa jatuh. dibawah throat harus ada kolom carbon/biomas sekitar 70- 120 cm untuk reaksi lanjutan C+h20 ----> H2 +CO. di tahan dengan grating. variable yang di atur, hanya jumlah udara yang di force entry dengan blower, terlalu banyak, nilai kalor nya jadi semakin kecil. jadi perlu alat buat ajust flowrate udara. other than that ngak ada yang critical. Kalau mau lihat teori nya saya kira di perpustakaan TK ITB pasti masih ada. atau mungkin juga googling pasti banyak deh...kalau konsul seingat saya Pak Mubiar, Pak Sasongko, pak Robert Manurung banyak terlibat tentang biomass utilization ini. Kalau sekarang anda mau bikin gasifier pakai feed stock batu bara tentunya akan lebih mudah, apalagi kalau oxidator nya bukan udara tapi oxigen langsung, nilai kalor nya jauh lebih tinggi. dulu reaktor yang di bphh rencana nya mau ditambah dg kolom absorpsi nitrogen dari udara sebelum dimasukan ke reaktor. dengan memakai sejenis molesieve, diharapkan consentrasi O2 nya mencapai 80% tapi tidak pernah materialize. mudah mudahan pengalaman ini encourage anda untuk bikin reaktor gasifier, rasanya ngak pernah dengar mengerjakan nya lagi gara gara fuel murah barangkali. safety precaution, kalau untuk penelitian, sebaiknya running satu batch sampai selesai. jangan di tambah lagi feed stock, selagi reaksi masih berlangsung, ada bahaya ledakan. tapi kalau mau performance test yah take precaution. reaktor jangan di install di ruangan, sebaiknya di lapangan terbuka, siapa tahu CO nya bocor

Maison Des Arnoldi


pernah terbaca artikelnya, prinsipnya seperti kapur barus yang lgs berubah jadi gas. hanya utk batubara perlu dikondisikan pada kondisi proses Press, temp tertentu sehingga berubah lgs jd gas. seperti apa plant nya? ada yg tahu?.

yesi warrie

Untuk technologynya bisa dilihat di UOP technology. Tapi saya lupa persisnya untuk alamat websitenya, karena saya sendiri sedang study gasifikasi coal untuk fertilizer tapi dari sisi commercialnya. Mungkin bisa dicari di google search syn gas dari gasifikasi coal.

roeddy setiawan
additional info, banyak proven technology untuk syngas ini umum nya pakai fisher-troops process. yang sudah komersil Sasol south afrika coal -------> syngas atau Coal------> syn crude technology dr Shell operational & comersial, plant di Bintulu, 150 mmscfd - 200 mmscfd ??? capacity . ini Gas ------> syncrude. kira kira 30,000 bbl , laku dijual sekitar $ 300 /bbl untuk bahan dasar oil base mud, nama dagang Saraline Shell yang sedang di bangun di qatar Gas------> liq synfuel outputnya kira kira 35,000 - 50,000 bblpd yang dari coal/batubara Komersial stage hanya Rentech.inc, Coal ---->syngas ------> Amonia plant di colorado memanfaatkan brown coal dr montana. kurasa sekitar 50 mmscfd syngas, ini tahun 2000. berapa feed dr coal nya kurang jelas tapi bisa dikira kira dari persamaan reaksi biasa. rentech.inc juga punya technology converting Hydrocarbon base amonia plant ke brown coal amonia plant sekarang masih jalan atau tutup ????. sebab hampir semua amonia plant di amrik pada tutupan. Rentech.inc pernah datang ke Indonesia mau memasarkan technology nya untuk develop stranded gas reserve di sulawesi tengah (kurasa field ex pertamina, sekarang EMP) untuk gas --->syncrude. entah kelanjutannya. semuanya basis nya fisher trops, cuman beda beda katalis, dan selektivity nya saja. info lebih detail yah googling saja ke website nya.