Anda di halaman 1dari 5

1.

Table varians analisis :


Varians Jumlah Persen ($117,70 0) ($12,000 )

Actual Favorable variances due to sales : Volume Price Unfavorable variances due to operation : Manufacturing Delivery Advertising Selling Administration $6,824,9 00 $706,80 0 $607,70 0 $362,80 0 $438,00 0 $763,10 0 $9,657,3 00

Budget $645,40 0 $9,645,3 00

-15% -0,12%

$6,725,9 00 $760,80 0 $578,70 0 $368,80 0 $448,00 0

($99,000 ) $54,000 ($29,000 ) $6,000 $10,000

-1% 8% -5% 2% 2%

Ada perubahan yang menyebabkan varians analisis, dimana selisih tersebut terjadi antara kondisi actual dengan flexible budget yang bisa terjadi kondisi menguntungkan (favorable) atau merugikan (unfavorable). Penyebab adanya varians yang favorable tergantung pada 2 hal yaitu perubahan harga (dapat dihitung dari selisih income from operation table 1 dan 2) dan volume (selisih sales-net pada exhibit 1), dimana keduanya akan digunakan untuk menghasilkan ice cream. Sedangkan penyebab unfavorable varians ada 4 faktor yang mempengaruhi mulai dari manufacturing hingga administration (selisihnya dapat dihitung dari exhibit 1). Berikut penjabaran kedua varians tersebut: Varian harga meliputi : varian harga bahan baku varian tarif tenaga kerja varian pengeluaran biaya overhead varian harga jual varian pemakaian bahan baku

Varian volume meliputi :

varian efisiensi tenaga kerja varian volume overhead varian volume penjualan

Berbagai biaya manufaktur dalam pembuatan ice cream tersebut digolongkan menjadi 2 yaitu variable cost dan fixed cost. Dimana variable cost merupakan biaya yang dapat berubah-ubah yang akan mempengaruhi naik turunnya varians tersebut. Untuk kedua biaya tersebut dapat dilihat dalam penjabaran di exhibit 2. Manfaat yang diperoleh menurut saran Jim Peterson: a. Dengan dilakukan penyesuaian laba budget dengan actual, maka varian-varian yang ada bisa menggambarkan ketika anggaran dalam suatu periode tidak tercapai sehingga dapat diperbaiki kelemahan yang terjadi. b. Berbagai varians yang ada menunjukkan secara rinci hal-hal yang penting mengenai terjadinya perbedaan antara laba aktual dengan anggarannya, sehingga nampak varian mana yang menambah laba (favourable) dan yang merugikan (unfovourable). c. Laporan yang telah dibuat, karena memperlihatkan secara rinci hal-hal yang penting mengenai terjadinya perbedaan antara laba aktual dengan anggaran, maka memungkinkan manajemen mengetahui penyebab masalah tanpa harus melakukan deteksi atau menjabarkan varian secara berbelit-belit atau terlalu teknis, dimana semuanya sudah terperinci dengan jelas. 2. Bagaimana spekulasi Anda tentang John Parker mengenai struktur lapaoran analisis varians? John Parker menggunakan prosedur yang berkaitan dengan penyusunana anggaran, yaitu : a. Penjualan (dimana merupakan factor utama dalam suatu perusahaan) Seperti yang ditunjukkan dalam profit plan tahun 1973, dalam penyusunan anggaran Boston Creamery Inc memusatkan penjualan sebagai factor utama dalam perusahaan, dimana hal ini merupakan tanggung jawab utama dalam penyusunan anggaran bagi Frank Robert, Vice President Penjualan dan Pemasaran. Ia bertugas mempertimbangkan volume penjualan saat ini, mengantisipasi kondisi perdagangan masa yang akan datang, dan menggunakan umpan balik laporan riset pasar yang dilakukan tenaga penjualan dalam rangka penyusunan anggaran. Walaupun dalam Rencana Keuntungan tersebut hanya ditampilkan angka penjualan untuk tahun

tersebut, barangkali secara lengkap, laporan tersebut memuat rincian angka penjualan menurut jenis, konsumen, wilayah, dan bulanan. Setelah penjualan diidentifikasi, kemudian disusun anggaran produksi dan operasi, yang merupakan tanggung jawab John Parker, VP Manufacturing and Operation. Anggaran produksi dan operasi ini disusun berdasarkan ketentuan anggaran penjualan, dengan kemungkinan adanya perubahan-perubahan yang diperlukan seperti tingkat persediaan, sehingga ketentuan operasional dihasilkan. Anggaran produksi dan operasi ini menguraikan : volume output, kapan diperlukan, departemen yang yang memproduksi, tenaga kerja, biaya bahan baku, dan sumber daya lain yang dikonsumsi, sebagaimana pada schedule A-2 diatas. Anggaran operasi dan produksi ini menentukan tingkat aktivitas, yaitu anggaran overhead atau biaya tak langsung bagi tiap-tiap departemen dan tingkat aktivitas jasa yang diperlukan seperti : departemen pemasaran, departemen administrasi penjualan dan distribusi, departemen akuntansi, dan departemen personalia. b. Tanggung jawab timbulnya selisih laba kotor Selisih laba kotor yang terjadi perlu diinvestigasi lebih lanjut untuk menentukan penyebab penyimpangan laba tersebut dan siapa yang bertanggung jawab. Pada umumnya penyimpangan laba kotor disebabkan oleh : a. Selisih harga jual Penyimpangan ini disebabkan perusahaan telah menjual produk dengan harga jual lebih besar atau lebih kecil dibandingkan dengan harga jual yang telah direncanakan . Tanggung jawab penyimpangan ini terletak pada pejabat perusahaan yang memiliki kewenangan untuk menentukan harga jual yaitu bagian atau departemen penjualan dan pemasaran. b. selisih volume penjualan dan volume harga pokok penjualan Selisih ini disebabkan karena perusahaan telah menjual produk dengan volume penjualan lebih besar atau lebih kecil dibandingkan dengan volumen penjualan yang telah direncanakan. Tanggung jawab dari penyimpangan ini berada pada bagian pemasaran dan penjualan, karena kuantitas yang akan dijual sangat tergantung pada harga jual produk dan keaktifan bagian pemasaran dalam menjual produk. Kedua faktor tersebut masih dalam jangkauan pengendalian bagian pemasaran. Sedang faktor di luar jangkauan kendali bagian pemasaran seperti : kemacetan dalam produksi yang mengakibatkan kuantitas yang dihasilkan menurun sehingga

yang dapat dijual menurun. Tanggung jawab karena faktor ini berada pada bagian produksi. c. Selisih harga pokok penjualan Hal ini disebabkan harga pokok penjualan yang terjadi lebih besar atau lebih kecil dibandingkan harga pokok penjualan yang direncanakan. Selisih ini disebabkan karena kegiatan di dalam berproduksi, sehingga yang bertanggung jawab adanya selisih adalah bagian produksi. Dari kedua tersebut maka Tampilan 3 Analisis Perbedaan dari Penfsiran Pendapatan dan Operasi, terdapat beberapa varian, yaitu : - varian harga pokok penjualan - varian volume penjualan dan varian volume harga pokok penjualan - varian harga pokok penjualan Dari uraian diatas memang nampak bahwa Frank Robert mampu untuk bermain angka dengan target yang direncanakan. Selain itu Frank Robert mampu menaikkan penjualan karena kemampuan tenaga penjualan, sehingga perusahaan mendapatkan laba yang memuaskan, maka dari sudut pandang kinerja perusahaan dengan fokus pada penjualan, Frank Robertlah yang cenderung mendapat penghargaan dari pimpinan, walaupun dapat dipahami tidak mungkin Frank Robert mencapainya tanpa bantuan John Parker. 3. Tindakan yang diperlukan untuk periode tahun 1974 a. Penentuan rencana keuntungan yang realistis antara kemampuan tenaga penjualan dan pemasaran dengan kemampuan atau kapasitas produksi b. Setiap bulan, manajer diminta untuk menjelaskan terjadinya varian-varian yang besar karenan melebihi persentase tertentu yang diperkenankan. Dengan cara ini usaha dan waktu yang berguna tidak terbuang hanya untuk memeriksa varian-varian yang kecil dan dapat dicari jalan keluar sehinggan kerugian yang lebih besar dapat dicegah. c. Tidak hanya menjelaskan, tetapi juga tindakan. Apabila varian-varian yang terjadi secara komulatif ternyata posisinya melebihi anggaran. Misalnya : pada BCI adanya penambahan tenaga kerja dan kerja lembur yang berlebihan yang menyebabkan pengeluaran berlebihan. Maka dapat diambil beberpa tindakan untuk mengatasinya, seperti : mengurangi penempatan karyawan, mengurangi jam lebur, dalam periode sepi dialihkan menjadi staf par-time, pengecekan bahan baku yang mungkin terbuang, mencari pasokan yang lebih murah dan memantau efisiensi energi.

4. Beberapa kelemahan utama dari teori managemen roti dan mentega, yaitu : a. Dengan dilakukannya beberapa penyesuaian atau perbaikan anggaran maka para manager lebih banyak memusatkankan waktunya untuk memikirkan hal tersebut. b. Tidak semua kegiatan biayanya dapat dikendalikan dengan standar anggaran, tetapi cukup efektif dengan membandingkan rata-rata biaya c. Dalam membandingkan anggaran/satandar dengan biaya aktual, adanya pengeluaran yang tak terkendali yang merupakan biaya pusat. Kesulitan yang timbul bila pengeluaran telah dimasukkan tetapi menejer yang bersangkutan tidak berwenang atas biaya tersebut. d. Ketidaktepatan anggaran/standar berakibat tidak dapat dipakai sebagai alat perencanaan, koordinasi, dan pengawasan dengan baik. Anggaran sebagai alat managemen Secara keseluruhan hal yang nampak pada kasus ini, anggaran adalah alat manajemen bagi perusahaan berupa informasi keuangan yang dihasilkannya. Terdapat beberapa peran dari anggaran, yaitu : a. Mencapai tujuan utama, yaitu mengendalikan dan mengurangi biaya dengan memantau biayabiaya masa lalu guna memperbaikinya untuk kinerja di masa yang akan datang dan sebagai dasar untuk evaluasi kerja. b. Mencapai tujuan jangka pendek anggaran antara lain : - penguasaan pangsa pasar sebesar persentase tertentu - memperoleh sejumlah laba yang telah ditetapkan - mencapai laba atas modal (return of capital) pada tingkat harga tertentu. c. Alat untuk memotivasi karyawan d. Sebagai alat untuk pengambilan keputusan