Anda di halaman 1dari 5

SUDUT PANDANG MANUSIA Melihat dari sudut mana engkau menilai seseorang dengan cara pandang manusia yang

berbeda-beda baik dari segi ilmu, fungsi, dan tujuan niat serta pendapat yang berbeda-beda dalam menilai karakter, sifat dan akal pikir setiap manusia, apa hubunganya dengan kehidupan didunia itu merupakan sangat penting sekali! Jadi kita mengetahui apa dasar setiap seseorang melakukan sesuatu hal tersebut, apa ada keinginan dan tujuan yang mendasarinya. Ketika manusia berbicara dan berargumentasi tentang apapun apa engkau dapat menangkap intisarinya, memang semua manusia butuh namanya hubungan kekerabatan interaksi agar mereka saling mengenal dan memahami satu sama lain, dan silahrturahmi dapat membawa rezeki baginya, tapi ketika kita melihat cara pandang dia melakukan suatu hal, mustinya memberikan masukan input agar kedepannya setiap manusia tersebut maju dan bertingkah laku dengan adab yang baik. Fleksibelitas kepada setiap manusia penting sekali karena setiap manusia pada dasarnya baik, tapi karena nafsu dan keinginan setiap manusia melakukan berbagai cara dalam mendapatkan keinginannya dari cara-cara yang tidak logis dan sistematis. Maksudnya disini porsi yang sesuai dengan kadarnya dan kemampuan yang dimiliki, perlunya belajar dan mencari pengalaman jika menginginkan segala sesuatunya dengan keinginan keras, dan kerja keras mungkin setiap manusia akan mendapatkannya tapi dengan cara-cara yang baik. Faktor apa yang mendasarinya manusia yang satu dengan manusia yang lainnya tidak open minds, faktor bahwa setiap masalah yang dihadapi orang lain berbeda-beda dengan rasa ketertutupannya terhadap orang lain, sehingga setiap orang tidak ingin terbuka denganya. Dan beban dalam mencari rezeki yang telah diberikan tuhan semesta alam, masih sedikit sekali yang bersyukur akan semua nikmatnya, dan pemerintah tidak focus dengan banyaknya jumlah penduduk yang membutuhkan suatu pengahasilan dan lapangan kerja yang terbatas, faktor social, faktor egoisme satu sama lain, faktor mencari kesuksesan yang instans, faktor kebutuhan, faktor kemiskinan, dll. Ketika manusia tahu dan mengerti mereka masing-masing mencari, karena itu masing-masing berprinsip ketika dia susah belum tentu orang lain peduli dengan dia. Itulah kehidupan.

Ketika saya menulis ini, mungkin engkau sudah mengenal namanya cinta, mengenal namanya rasa. Itulah cinta saya kepada kalian agar kita sama-sama saling memiliki dan bekerja sama dalam segala hal, agar semuanya terwujud dengan bersama-sama dengan damai dan tenang. Maksudnya disini, kita mustinya mengetahui apa itu jiwa seseorang mengenal dan tahu tentangnya walaupun sedikit. Agar kita sama-sama tidak saling serang-menyerang, berebut posisi, berebut kekuaasaan, sifat akhlaku karimah perlu ditingkatkan lagi, dan saling berbagi agar setiap manusia akan akan terpola sesuai dengan kodrat dan kondisinya yang dialami. Kondisi psikis dan psikologi manusia dan masalah, beban, tekanan mental yang begitu besar, menyebabkan tingkat kestresan, dan depresi yang begitu besar, sehingga perlu namanya mengenal diri kita sendiri agar kita dapat memperbaikinya dan mempertahankannya setahap demi setahap. Konsep tau diri, kenal diri, mawas diri. Dan jaga diri. Itu sangat perlu bagi diri kita, agar kita tidak terjebak dalam suatu tingkat beban pikiran dan kondisi stress yang dapat menimbulkan suatu penyakit. Berdoa dan berpasrahlah terhadap segala ketentuannya Dan bijaklah dalam segala hal dalam melihat segala persoalan yang dihadapi baik yang dialami saat ini maupun sesudahnya agar kita dapat berlapang dada untuk mengarungi kehidupan demi kehidupan. Ya tuhan kami yang mempunyai alam semesta ini, ya tuhan kami yang mengganti pagi menjadi siang dan siang menjadi malam, berikanlah semuanya manusia terpola terhadap ketentuan dan sistemu agar semuanya saling peduli dan bekerja sama dengan cara-cara yang bijak, tidak menyakiti satu sama lain, tidak ada iri hati dan buang sifat egoisme satu sama lain, agar semuanya mendapatkan rizki dengan yang sesuai dengan ketentuanmu. Semuanya rizki allah yang telah mengaturnya, bagi yang berdoa dan berusaha, dengan tidak saling menyakiti satu sama lainnya. Mustinya seperti itu, tetapi sungguh faktor nafsu lebih dominan terhadap setiap manusia yang menginnginkan semuanya segalanya dengan instants tidak mau belajar tentangnya dan melakukan diluar kendali yang telah ditetapkannya dan dikaruniakannya. Ia malah berbelok ke jalan yang lebih cepat dengan mengesampingkan akhlak, dan prilaku yang dapat menyakitkan orang lain dan sekitarnya itulah manusia.

Padahal setiap manusia mempunyai agama yang menjadi pedoman hidupnya untuk saling berbuat baik dan bekerja sama. Malah setiap agama diperkuat untuk menginginkan suatu kekuasaan. Tidak untuk umat. Itulah manusia jika kita melihat dari segi badani dengan segala nafsunya untuk mecari rizki yang lebih mendapatkan uang yang banyak dan kedudukan yang lebih. Dari segi ruhani manusia niatnya ingin segalanya cukup didunia ini, dengan berdoa dan berusaha. Manusia mencari berbagai cara untuknya agar setiap keinginannya terpenuhi,. Itulah manusia. Kehidupan yang sangat keras dengan pemasukan yang besar dari sudut pandang bisnis yang melihat segala sesuatunya serba uang merupakan hal yang sebenarnya sangat tidak mempunyai nilai-nilai islami sebenarnya dalam suatu usaha dan berbisnis yang menyangkut orang orang mustinya harus menghargai dan mengerti apa arti suatu kerja dan usahanya jika sudah dilakukannya tidak mendapatkan hasil mustinya hargai kinerjanya dan usahanya. Itulah manusia yang bijak. Dan tidak saling menyerang antara manusia yang lain dan manusia yang lainnya. Agar kehidupannya menjadi damai dan tenang. Bersyukurlah terhadap hasil yang tuhan semesta alam allah swt yang karuniakan kepadamu dan akan ditambahkan nikmat yang banyak jika engkau membantu orang lain yang kesusahan dan membutuhkan bantuan. Manusia dalam berargumentasi dan persepsi berubah-ubah sesuai dengan kebutuhan dan keinginan yang dialami oleh setiap manusia. Banyak menempuh jalan-jalan pembelanjaraan dan pengalaman hidup, banyak menempuh ilmu-ilmu agama, banyak yang menempuh jalan-jalan berbisnis dan usaha, dll Sebenarnya inti yang dicari di dunia adalah uang karena dengan uang ia bisa membeli segalanya, tapi banyak mengesampingkan aspek laiinya. Uang memang penting sekali dalam hidup ini, tetapi dengan cara-cara yang sesuai. Tidak untuk mencari kekayaan tetapi mencari nilai dibalik uang tersebut. Apa nilai dibalik uang maksudnya yang kita dapatkan berkah dengan tidak menyakiti satu dengan yang lainnya sama-sama mendapatkan kepuasan yang didapatkan baik itu pengusaha maupun pekerja sama-sama mendapatkan kelayakan yang sesuai. Itulah namanya nilai.

Setelah mencari uang biasanya manusia mencari suatu ketenangan lahir dan bathin untuk menetralkan suasana hati dan pikiran agar lebih nyaman dalam keadaan santai dan tidak mensibukan diri dengan berdoa kepada tuhannya. Setelah itu biasanya manusia mencari alternative liburan kepada kekasih hatinya (pacar/istri) dan anak-anaknya. Dan berolahraga dalam memenuhi aktifitasnya belajar, bekerja, berwirausaha dan berlibur dan berdoa(ibadah) itu merupakan rutinitas yang dikerjakan setiap harinya oleh manusia dalam setiap ruang lingkup kehidupannya. Ketika seseorang yang bodoh dan sok tahu, tersebut berbicara ia tidak memakai asumsi ilmu ia hanya berdasar pada dirinya sendiri dengan keegoisan dan kemunafikan dirinya agar dirinya merasa bangga akan dirinya dan menjadi lebih hebat dan keras kepala merasa dirinya lebih hebat dari yang lain, dan lebih kuat dari yang lain, dan lebih berkuasa dari yang lain, lebih pintar dari yang lain, sehingga ia tidak mempedulikan orang lain ia juga disekitarnya, ia tidak juga mempedulikan tuhannya itulah orang bodoh dan janganlah menjadi orang bodoh kalian semua, mempunyailah sifat-sifat qonaah dan kasih sayang terhadap sesame. Itulah manusia ketika berbicara mempunyai berbagai argumentasi dan nilai dan pembicaraan tersebut kadang-kadang ada yang menyenangkan, memberikan motivasi, dan kadang juga mnyakitkan hati manusia lainnya itulah manusia dengan ketidaksempurnaannya. Karena lidah tidak bertulang. Makanya lidah lebih tajam dari pembunuhan. Berbicaralah dengan skema yang didasari skema ilmu sesuai dengan kondisi dan situasi yang pada tempatnya kita berbicara dan bernaung. Berbicaralah dan berkumpulah serta bertemanlah yang baik bagi dirimu dan ambil setiap pembicaraan yang baik dan buang yang buruk. beragumentasilah yang menyenangkan orang lain dan sling memberikan skill, ilmu dan pengetahuan tentang dunia dan akhirat agar bermanfaat bagi dirinya dan orang lain. Agar dapat diberikannya ridhonya. Amien