Anda di halaman 1dari 7

Kontrak Perjanjian Jual Beli Batubara No.

: 01/ALIM-HGP/III/2010

Kontrak Perjanjian Jual Beli Batu Bara No.: 01/ALIM-HGP/III/2010


Pada hari ini Selasa tanggal Tiga Puluh Bulan Maret Tahun 2010 ( 30-032010 ) diadakan Perjanjian Jual Beli Batubara oleh dan antara :

1. PT. ANUGERAH LANCAR INDO MAKMUR, Perseroan Terbatas yang


didirikan berdasarkan Hukum Republik Indonesia dan berkedudukan di Jl. Pandan Sari No.33 Rt. 11 Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia, selanjutnya disebut sebagai PENJUAL

2. CV. HAPPY GLOBALINDO PERKASA ,

Perseroan Comanditer yang didirikan berdasarkan Hukum Republik Indonesia dan berkedudukan di Jl. Raya Serpong KM. 12, Melati Mas SR 15 No. 18, Serpong Tangerang, selanjutnya sebagai PEMBELI PENJUAL dan PEMBELI masing - masing dalam perjanjian ini disebut sebagai PIHAK dan bersama sama disebut sebagai PARA PIHAK. PARA PIHAK sebelumnya menyatakan hal hal sebagai berikut :

PENJUAL sanggup melaksanakan supply BATUBARA kepada pihak PEMBELI dan PEMBELI akan membeli BATUBARA dari pihak PENJUAL. PENJUAL dengan ini menyatakan dan menjamin bahwa PIHAK PENJUAL telah memiliki legalitas Kuasa Pertambangan ( KP ). PENJUAL menyanggupi untuk dapat mensupply BATUBARA dengan kondisi standar kualitas yang baik atas dasar kesepakatan dari pihak PEMBELI.

MAKA DENGAN DEMIKIAN berpegang pada hal hal yang dijelaskan dalam pendahuluan, PARA PIHAK dalam perjanjian ini menyetujui hal hal sebagai berikut : Pasal 1 KESEPAKATAN PENJUAL dengan ini sepakat untuk menjual dan PEMBELI sepakat untuk membeli : Komoditas : Kuantitas : Harga satuan Asal barang : Pelabuhan Muat BATUBARA CRUSHED (dengan spesifikasi pada pasal 2 ) 16.000 MT 10% (2 tongkang) : Free On Board (FOB) Tongkang Rp 510.000,-/ MT Kalimantan Selatan : Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Halaman 1 dari 7

Kontrak Perjanjian Jual Beli Batubara No. : 01/ALIM-HGP/III/2010

Pasal 2 KUALITAS BATUBARA 2.1 Pihak sepakat BATUBARA yang akan diperjual belikan dalam Perjanjian ini memiliki kualitas sebagai berikut : SPESIFIKASI Total Moisture (TM) Inherent Moisture (IM) Ash Content Volatile Matter (VM) Fixed Carbon Total Sulphur Gross Calorific Value Kcal/kg (ADB) Size 0 50mm H.G.I. adb adb adb adb adb adb adb : : : : : : : TYPICAL 16% 11% 14% 38 45% By Differences 1% 6.300 Kcal/Kg (ADB) Reject >18% >12 >16 % >1% 6.100

: 90% ( 10%) : 38 Approx

2.2

Para Pihak sepakat Penentuan Kualitas harus dibuat sesuai dengan ketentuan di dalam Pasal 2.1 dan dilakukan pada saat pelaksanaan pemuatan di pelabuhan muat batubara. Pasal 3 JADWAL PENGAPALAN

3.1 Jadwal Pengapalan : Akan diberitahukan dan diatur pada shipping instruction dari pihak PEMBELI. 3.2 Kapasitas Kapal : Kapasitas Kapal Angkut adalah tongkang dengan kapasitas muatan 8.000 Metric Ton ( 10% ) 3.3 Jenis Kapal : Tongkang ( 300 feet ) Pasal 4 HARGA DAN SISTIM PEMBAYARAN

4.1

PIHAK KEDUA akan melaksanakan pembayaran harga batubara kepada PIHAK PERTAMA dengan syarat pembayaran sebagai berikut :

40% Uang Muka dari total tonase dikalikan harga F.O.B Tongkang,
dibayarkan pada saat tanda tangan Kontrak Perjanjian Jual Beli Batubara antara KE DUA BELAH PIHAK 40% Batu bara mulai Houling ke Pelabuhan dan Sandar tongkang 20% setelah semua document selesai (Bill of Lading, Cargo Manifest, Certificate of Sampling and Analysis, Certificate of Weight, SKAB). Pembayaran akan dilakukan melalui Transfer ke : - BANK Mandiri Banjarmasin

A/C No. 031-00-0586777-8


Halaman 2 dari 7

- BANK Permata A/C No. 4002112499 (USD)

Kontrak Perjanjian Jual Beli Batubara No. : 01/ALIM-HGP/III/2010

A/N. PT.ANUGERAH LANCAR INDO MAKMUR LANCAR INDO MAKMUR

A/N. CV.ANUGERAH

4.2 Yang dimaksud dengan harga F.O.B Tongkang dalam perjanjian ini adalah harga batubara yang sesuai dengan spesifikasi yang telah disepakati dan diterima di dalam tongkang pengangkut dipelabuhan muat lengkap dengan dokumen barang lokal, segala bentuk biaya dan retribusi yang timbul dalam proses pemuatan dan dokumentasi adalah tanggung jawab dari pihak penjual. Pasal 5 DOKUMENTASI PENJUAL berkewajiban mengeluarkan dokumen dokumen untuk keperluan transaksi sebagai berikut : 5.1 Bill of Lading ( Full set ) yang mencantumkan nomor kontrak dan nama kapal serta kondisi lain lain yang akan dipersyaratkan dalam Kontrak Perjanjian Jual Beli Batubara ini. 5.2 Commercial Invoice yang diterbitkan oleh Pihak Penjual yang mencantumkan nomor perjanjian dan nama kapal serta kondisi lain lain yang akan dipersyaratkan dalam Kontrak Perjanjian Jual Beli Batubara ini. 5.3 Certificate of Weight / Draft Survey, yang diterbitkan oleh SUCOFINDO, 1 ( satu ) lembar Original dan 3 ( tiga ) lembar Copy. 5.4 Certificate Sampling of Analysis yang diterbitkan pada pelabuhan pemuatan atau tempat labuh jangkar yang telah disepakati, yang diterbitkan oleh SUCOFINDO, 1 ( satu ) lembar Original dan 3 ( tiga ) lembar Copy. 5.5 Dokumen Surat Keterangan Asal Barang ( SKAB ) dari Dinas terkait. Pasal 6 PENGAPALAN 6.1 Kapasitas Kapal : Pihak Pembeli akan menyediakan kapal untuk pengangkutan komoditi ke pelabuhan pemuatan dengan kapasitas 8.000 MT (Delapan Ribu) Metric Ton ( 10%) di pelabuhan pemuatan dan pihak Penjual harus menyediakan komoditi siap di dalam kapal dalam baik dan cukup. : Pihak Pembeli akan memberitahukan kepada Pihak Penjual dengan menggunakan surat resmi melalui facsimile mengenai kesiapan pengapalan Komoditi dengan mencantumkan Nomor Perjanjian, Jumlah Komoditi, Jumlah Invoice, Nama Kapal, dan Perkiraan Pemberangkatan Kapal. Sertifikasi atas kuantitas kapal pengangkut dan sertifikasi atas kualitas Batubara oleh SUCOFINDO dan semua biaya yang timbul untuk sertifikat

6.2 Shipping Advise

6.3 Sertifikasi

Halaman 3 dari 7

Kontrak Perjanjian Jual Beli Batubara No. : 01/ALIM-HGP/III/2010

tersebut merupakan kewajiban dari Pihak Penjual, kecuali Pihak Pembeli memberikan ketentuan tambahan atau perubahan yang disepakati kedua belah pihak.

Pasal 7 WAKTU PENGIRIMAN 7.1 Jadwal Pengiriman harus mendapat persetujuan Pihak Pembeli dan persetujuan tersebut harus diajukan kepada Pihak Pembeli paling lambat 1 ( satu ) minggu sebelum pelaksanaan pemuatan. 7.2 Penjual berkewajiban memberitahukan kepada Pihak Pembeli dengan surat resmi tentang Kesiapan Komoditi ( Cargo Readiness ), sebelum kapal pengangkutan tiba di pelabuhan pemuatan paling lambat 14 ( empat belas ) hari sebelum jadwal pemuatan. 7.3 Apabila dalam hal ini terjadi keterlambatan lebih dari 3 ( tiga ) hari yang telah diberikan untk pemuatan batubara, maka kedua belah pihak sepakat, pihak penjual harus membayar demurrage tongkang sebesar Rp. 18.000.000,- (Delapan Belas Juta Rupiah) per hari. Pasal 8 PENENTUAN BERAT DAN KUALITAS BATUBARA 8.1 Seluruh contoh batubara dan analisa ketentuan perjanjian ini dibuat berdasarkan Prosedur American Society and Materials (ASTM). Penentuan kualitas batubara dimaksud dalam ketentuan ini harus telah selesai dilakukan sebelum batubara dimuat dalam tongkang. 8.2 Survey berat dan kualitas batubara dilaksanakan oleh SUCOFINDO sebagaimana disetujui oleh Pembeli. 8.3 Biaya yang timbul untuk melaksanakan survey ditanggung Penjual. 8.4 Penjual setuju untuk mengganti batubara yang dikirim kepada Pembeli apabila tidak memenuhi spesifikasi sebagaimana ditentukan dalam perjanjian ini dengan batubara yang memenuhi spesifikasi sebagaimana ditentukan dalam perjanjian, PASAL 9 MASA BERLAKU PERJANJIAN Perjanjian ini berlaku terhitung sejak ditandatanganinya sampai dengan 8 (delapan) hari, dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan para pihak. PASAL 10 PENYESUAIAN HARGA 10.1 Jika batubara yang dijual tidak sesuai dengan spesifikasi yang disepakati dalam perjanjian ini, namun PIHAK PEMBELI tetap bersedia menerima batubara tersebut, maka PARA PIHAK sepakat untuk melakukan penyesuaian harga batubara dengan hasil survey yang dilakukan oleh Surveyor, Harga batubara akan disesuaikan dengan memperbandingkan

Halaman 4 dari 7

Kontrak Perjanjian Jual Beli Batubara No. : 01/ALIM-HGP/III/2010

Gross Calorific Value (GCV) hasil survey dan spesifikasi yang telah disepakati perjanjian ini. 10.2 Penyesuaian harga (Bonus dan Penalty) menggunakan perhitungan yang disepakati seperti dibawah ini: - Gross Calorific Value, harga final yang akan dibayarkan oleh PIHAK PEMBELI kepada PIHAK PENJUAL ditentukan dengan perhitungan sebagai berikut: Harga per mt : Nilai GCV Sesuai hasil test x harga beli/jual yang disepakati 6,300 Kalau Gross Calorific Value dari barang yang dikapalkan ditemukan kalorinya kurang atau lebih dari 6,300 Kcal/kg maka harga batubara akan ditentukan sesuai dengan Rumus yang diatas. Total Moisture, kalau lebih besar dari 16%, akan dikoreksi berdasarkan perhitungan sebagai berikut: Pengurangan jumlah barang : Nilai dari Total Moisture 16 x B/L Quantity 100 Ash Content, apabila lebih besar dari 14%, tetapi kurang dari 16% setiap kenaikan 1% akan dikenakan denda sebesar Rp.1.500,-/MT. Sulfur, apabila lebih besar dari 1%, tetapi kurang dari 1% setiap kenaikan 0.1% akan dikenakan denda sebesar Rp.1.500,-/MT. Pasal 11 BIAYA PERBANKAN Seluruh biaya perbankan yang diakibatkan transaksi pihak Penjual adalah merupakan tanggung jawab dari Pihak Penjual. Seluruh biaya perbankan yang diakibatkan transaksi pihak Pembeli adalah merupakan tanggung jawab dari Pihak Pembeli. Pasal 12 KLAIM DAN KOMPENSASI Klaim atas perjanjian dan pengiriman dapat dilakukan paling lambat 30 (Tiga puluh hari) dan saat pengapalan dan penyelesaian kompensasi, apabila kesepakatan klaim telah dicapai kedua belah pihak paling lambat 30 (tiga puluh) hari terhitung dari tanggal yang tertera pada sertifikasi klaim. Pasal 13 SANGSI DAN DENDA Sangsi dan denda disepakati oleh kedua belah pihak apabila: 13.1 Penjual tidak dapat melaksanakan pengiriman komoditi pada waktu yang telah disepakati. Pada saat kapal pengangkut telah tiba pada pelabuhan pemuatan atau tempat labuh jangkar yang telah disepakati. Pihak penjual

Halaman 5 dari 7

Kontrak Perjanjian Jual Beli Batubara No. : 01/ALIM-HGP/III/2010

tidak dapat mengadakan pengiriman komoditi yang dimaksud (detention) atau kualitas pihak batubara yang dikirimkan tidak sesuai dengan perjanjian maka semua beban biaya yang timbul dikarenakan keadaan tersebut termasuk biaya Demurrage menjadi beban pihak penjual. 13.2 Pihak Pembeli wajib mengganti kerugian atas keterlambatan kedatangan kapal sesuai dengan jadwal yang diberikan Pihak Pembeli kepada Pihak Penjual yang sudah menyiapkan barang diatas kapal. Pasal 14 KEADAAN KAHAR 14.1 Tidak ada satu pihak pun yang akan dianggap akan melalaikan kewajibannya berdasarkan perjanjian ini dan tidak satu pihak pun yang akan bertanggung jawab kepada pihak lainnya atas setiap kerugian, kerusakan atau biaya yang timbul karena sebab-sebab, situasi atau kondisi yang berada diluar kendalinya yang wajar (peristiwa kahar) termasuk tetap tidak terbatas kepada, kondisi perang, tindakan musuh, embargo, blokade, revolusi, pemberontakan, kerusuhan atau gangguan sipil, anarki, tindakan kejahatan, peledakan, kebakaran, banjir, angin topan, gempa bumi dan bencana alam lainnya, keadaan darurat nasional atau propinsi, pemogokan, penutupan lokasi kerja oleh pemilik atau gangguan-gangguan dari jenis apapun lainnya yang ketidakmampuan untuk mengamankan bahan-bahan, perlengkapan, perintah-perintah, tindakan-tindakan atau tidak dilakukannya tindakan-tindakan (termasuk penolakan untuk bertindak atau penundaan tindakan) oleh setiap badan pemerintah atau campur tangan oleh instansi sipil atau militer. 14.2 Apabila suatu pihak tidak dapat atau mungkin tidak dapat melaksanakan kewajibannya karena suatu peristiwa kahar, pihak tersebut harus segera memberikan pemberitahuan tertulis tentang hal tersebut kepada pihak lainnya, dengan memberikan keterangan lengkap dan perkiraan terbaiknya tentang kapan kewajiban tersebut dapat kembali dilaksanakan, namun demikian, pihak yang mengalami kejadian kahar harus menggunakan usaha-usaha terbaiknya untuk menghapus kejadian kahar tersebut secepatnya. Pasal 15 PENGALIHAN Baik perjanjian ini maupun setiap hak atau kepentingan berdasarkan perjanjian ini tidak dapat dialihkan oleh pihak manapun kepada suatu pihak ketiga dan pihak manapun tidak dapat mengijinkan suatu pihak ketiga mengambil alih atau melaksanakan setiap kewajiban berdasarkan perjanjian ini kecuali dengan ijin tertulis sebelumnya dari pihak lainnya. Pasal 16 PEMBERITAHUAN Semua pemberitahuan, permohonan, petunjuk dan komunikasi lainnya (komunikasi) yang dimaksudkan, dipersyaratkan atau diizinkan oleh perjanjian ini harus dalam bentuk tertulis dan dianggap telah diserahkan, dibuat atau dikirimkan apabila diserahkan langsung atau dikirim melalui faksimili dan ditujukan ke alamat sebagai berikut :

Halaman 6 dari 7

Kontrak Perjanjian Jual Beli Batubara No. : 01/ALIM-HGP/III/2010

Kepada : PENJUAL PT. ANUGERAH LANCAR INDO MAKMUR Alamat : Jl. Pandan Sari No. 33 Rt. 12, Banjarmasin Telepon / Fax : 0511 - 4364688 Email : anugerahlancarindomakmur@yahoo.com Untuk perhatian: H. ENDRA AGUS SALIM Kepada : PEMBELI CV. HAPPY GLOBALINDO PERKASA Alamat : Jl. Raya Serpong KM. 12, Melati Mas SR 15 No. 18, Serpong Tangerang Untuk perhatian: JANG NYOTO SOESENO Tertulis sebagai alamat resminya ke tempat mana komunikasi akan dikirim kepada pihak tersebut. Komunikasi akan berlaku pada tanggal penyerahan apabila diserahkan langsung atau pada hari kerja pertama diterimanya komunikasi tersebut pada tanggal transmisi melalui faksmili. Suatu pihak berhak untuk mempercayai komunikasi yang secara wajar dan dengan itikad baik diyakini oleh pihak tersebut sebagai komunikasi yang asli, benar dan telah disahkan, ditandatangani dan disampaikan dan PIHAK yang mempercayai komunikasi tersebut tidak bertanggung jawab kepada pihak lainnya atas setiap akibat dari kepercayaan tersebut. DEMIKIANLAH KONTRAK PERJANJIAN JUAL-BELI ini, Para Pihak sepakat bahwa perjanjian berlaku efektif setelah batubara disurvey dan dinyatakan sesuai dengan kualitas pasal 2 diatas, dan bermaksud untuk mengikat diri secara hukum, telah meminta ditandanganinya Kontrak Perjanjian. Jual-Beli ini oleh para pejabat atau perwakilan mereka yang berwenang pada tanggal yang tertulis dibagian awal kontrak perjanjian jual-beli ini.

PT. ANUGERAH LANCAR INDO MAKMUR PERKASA

CV. HAPPY GLOBALINDO

H. ENDRA AGUS SALIM Direktur

JANG NYOTO SOESENO Direktur

Halaman 7 dari 7