Anda di halaman 1dari 4

Bab 5 Analisis

5.1. Distribusi Probabilitas Diskrit 5.1.1. Distribusi Hypergeometrik Dari hasil pengolahan data distribusi hypergoemetrik dengan N=75, k=45, dan n=3, didapatkan nilai-nilai sebagai berikut: Nilai peluang terambilnya bola pingpong putih (sukses) Po=0,6 sedangkan nilai proporsi p =0,466. Nilai taksiran populasi N=96,566 sedangkan populasi yang sebenarnya N=75, berarti N lebih besar dari N, hal ini menunjukkan data yang diambil tidak cukup, kemudian diasumsikan cukup untuk mewakili populasi. Frekuensi relatif terbesar terjadi pada x=2 dengan Fr2=0,333 sedangkan nilai peluang terbesar terjadi pada x=2 dengan P=0,440. Hal ini menunjukkan terjadinya pemusatan sukses pada x=2. 5.1.2. Distribusi Binomial 1 Dari pengolahan data hasil praktikum distribusi binomial 1, dengan jumlah populasi N=75, jumlah bola pingpong putih k=40, dengan banyak pengambilan n=2 buah bola pingpong, didapatkan nilai sebagai berikut: Peluang pengambilan kelereng putih Po = 0,53. Nilai peluang taksiran p = 0,48. Dari hasil perhitungan diatas, dapat dilihat bahwa harga proporsi taksiran berselisih 0,48 dengan proporsi sebenarnya. Nilai jumlah populasi taksiran yang didapatkan adalah N sebesar 83,33 dan nilai N tersebut lebih dari N. Hal ini
_

menunjukan bahwa jumlah sampel yang diambil tidak cukup, kemudian diasumsikan cukup untuk mewakili populasi. Pada grafik xi terhadap frekuensi relatif terjadi pemusatan data pada x=1 yaitu dengan nilai Fr=0,633 sedangkan pada grafik xi terhadap peluang, peluang terbesar terjadi pada x=1 dengan P=0,50. 5.1.3. Distribusi Binomial 2 Dari pengolahan data hasil praktikum distribusi binomial 2, dengan jumlah populasi N=75, jumlah bola pingpong putih k=45, dengan banyak pengambilan n=3 buah bola pingpong, didapatkan nilai sebagai berikut: Peluang pengambilan kelereng putih Po = 0,6. Nilai peluang taksiran p = 0,334. Dari hasil perhitungan diatas, dapat dilihat bahwa harga proporsi taksiran berselisih 0,334 dengan proporsi sebenarnya. Nilai jumlah populasi taksiran yang didapatkan adalah N sebesar 134,731 nilai N tersebut lebih besar dari N. Hal ini menunjukan bahwa jumlah sampel yang diambil belum mencukupi, kemudian diasumsikan cukup agar mewakili populasi. Pada grafik xi terhadap frekuensi relatif terjadi pemusatan data pada x=2 yaitu dengan nilai Fr= 0,567 sedangkan pada grafik xi terhadap peluang, peluang terbesar terjadi pada x=2 dengan P=0,224. 5.1.4. Distribusi Poisson Suatu penelitian dilakukan untuk mengetahui jumlah motor Yamaha Mio setiap 3 menit. Setelah dilakukan perhitungan dan pengolahan data, didapatkan hasil sebagai berikut:
_

Rata-rata Motor Yamaha Mio tersebut adalah =17,1 atau dibulatkan jadi 17 motor tiap 3 menit. Frekuensi relatif terbesar terjadi pada x=18 dengan Fr=0,333 sedangkan peluang terbesar terjadi pada x=15 dengan 0,096.

5.2

Distribusi Peluang Kontinyu

5.2.1. Distribusi Eksponensial Suatu penelitian dilakukan untuk mengetahui waktu yang diperlukan untuk pembayaran oleh pembeli di Cassa Circle-K, setelah dilakukan pengamatan terhadap 30 orang, didapatkan data-data seperti yang tertuang dalam tabel data distribusi eksponensial, dari hasil pengolahan data tersebut, diperoleh nilai-nilai sebagi berikut: Rata-rata waktu membayar setiap pembeli adalah 4,236 menit. Peluang terbesar terjadi pada interval 0,530,64 dengan nilai peluangnya adalah 0,117. Pada grafik distribusi frekuensi terjadi fluktuasi nilai frekuensi yang pada mula-mula terjadi kenaikan kemudian turun dan naik kembali. Pada grafik distribusi peluang terjadi penurunan pada setiap 6 kelas pertama dan kenaikan pada kelas terakhir. 5.2.2. Distribusi Normal Data diambil dari bilangan random dari data kontinyu modul 1. Setelah melakukan pengolahan data, didapatkan: Nilai rata-ratanya adalah 23,037. Simpangan baku dari bilangan random tersebut adalah 2,838. Frekuensi relatif terbesar terjadi pada kisaran 18,2920,04 dengan nilai Fr=0,16.

Pada distribusi peluang terjadi kenaikan yang kemudian disertai dengan penurunan nilai peluang pada seluruh kelas, sehingga membentuk kurva normal dengan nilai peluang tertinggi terjadi pada interval 20,0521,80.