Anda di halaman 1dari 9

- 158 -

E. PEMBAGIAN URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PENATAAN RUANG

PEMERINTAHAN DAERAH PEMERINTAHAN DAERAH


SUB BIDANG SUB SUB BIDANG PEMERINTAH
PROVINSI KABUPATEN/KOTA
1. Pengaturan 1. Penetapan peraturan perundang- 1. Penetapan peraturan daerah 1. Penetapan peraturan daerah
undangan bidang penataan bidang penataan ruang tingkat bidang penataan ruang di tingkat
ruang provinsi kabupaten/kota

2. Penetapan Norma, Standar, 2. Penetapan pedoman 2. —


Prosedur dan Kriteria (NSPK) pelaksanaan NSPK bidang
bidang penataan ruang. penataan ruang.

3. Penetapan penataan ruang 3. Penetapan penataan ruang 3. Penetapan penataan ruang


perairan di luar 12 (dua belas) perairan di luar 4 (empat) mil perairan sampai dengan 4
mil dari garis pantai. sampai 12 (dua belas) mil dari (empat) mil dari garis pantai.
garis pantai.

4. Penetapan kriteria penentuan 4. Penetapan kriteria penentuan 4. Penetapan kriteria penentuan


dan kriteria perubahan fungsi dan perubahan fungsi ruang dan perubahan fungsi ruang
ruang suatu kawasan yang kawasan lintas kawasan/lahan wilayah dalam
berskala besar dan berdampak kabupaten/kota dalam rangka rangka penyelenggaraan
penting dalam rangka penyusunan tata ruang penataan ruang.
penyelenggaraan penataan khususnya untuk menjaga
ruang. keseimbangan ekosistem,
sesuai dengan kriteria yang
ditentukan oleh pemerintah.
- 159 -

PEMERINTAHAN DAERAH PEMERINTAHAN DAERAH


SUB BIDANG SUB SUB BIDANG PEMERINTAH
PROVINSI KABUPATEN/KOTA
5. Penetapan kawasan strategis 5. Penetapan kawasan strategis 5. Penetapan kawasan strategis
nasional. provinsi. kabupaten/kota

6. Penetapan kawasan-kawasan 6. Pemberian arahan pengelolaan 6. —


andalan. kawasan andalan sebagai
bagian RTRWP.

7. Penetapan Standar Pelayanan 7. — 7. —


Minimal (SPM) bidang penataan
ruang.

2. Pembinaan 1. Koordinasi penyelenggaraan 1. Koordinasi penyelenggaraan 1. —


penataan ruang pada semua penataan ruang wilayah
tingkatan wilayah. kabupaten/kota.

2. Sosialisasi NSPK bidang 2. Sosialisasi NSPK bidang 2. Sosialisasi NSPK bidang


penataan ruang. penataan ruang. penataan ruang.

3. Sosialisasi SPM bidang 3. Sosialisasi SPM bidang 3. Sosialisasi SPM bidang penataan
penataan ruang. penataan ruang. ruang.
- 160 -

PEMERINTAHAN DAERAH PEMERINTAHAN DAERAH


SUB BIDANG SUB SUB BIDANG PEMERINTAH
PROVINSI KABUPATEN/KOTA
4. Pemberian bimbingan, 4. Pemberian bimbingan, 4. —
supervisi, dan konsultasi supervisi, dan konsultasi
pelaksanaan penataan ruang pelaksanaan penataan ruang
terhadap pemerintah provinsi terhadap kabupaten/kota.
dan kabupaten/kota.

5. Pendidikan dan pelatihan. 5. Pendidikan dan pelatihan. 5. Pendidikan dan pelatihan.

6. Penelitian dan pengembangan. 6. Penelitian dan pengembangan. 6. Penelitian dan pengembangan.

7. Pengembangan sistem informasi 7. Pengembangan sistem 7. Pengembangan sistem informasi


dan komunikasi penataan informasi dan komunikasi dan komunikasi penataan ruang
ruang nasional. penataan ruang provinsi. kabupaten/kota.

8. Penyebarluasan informasi 8. Penyebarluasan informasi 8. Penyebarluasan informasi


penataan ruang kepada penataan ruang kepada penataan ruang kepada
masyarakat. masyarakat. masyarakat.

9. Pengembangan kesadaran dan 9. Pengembangan kesadaran dan 9. Pengembangan kesadaran dan


tanggungjawab masyarakat. tanggungjawab masyarakat. tanggungjawab masyarakat.

10. Koordinasi dan fasilitasi 10. Koordinasi dan fasilitasi 10. —


penataan ruang lintas provinsi. penataan ruang lintas
kabupaten/kota.
- 161 -

PEMERINTAHAN DAERAH PEMERINTAHAN DAERAH


SUB BIDANG SUB SUB BIDANG PEMERINTAH
PROVINSI KABUPATEN/KOTA
11. Pembinaan penataan ruang 11. Pembinaan penataan ruang 11. —
untuk lintas provinsi. untuk lintas kabupaten/kota.

3. Pembangunan a. Perencanaan Tata Ruang

1. Penyusunan dan penetapan 1. Penyusunan dan penetapan 1. Penyusunan dan penetapan


Rencana Tata Ruang Wilayah Rencana Tata Ruang Wilayah Rencana Tata Ruang Wilayah
Nasional (RTRWN). Provinsi (RTRWP). Kabupaten/Kota (RTRWK).

2. Penyusunan dan penetapan 2. Penyusunan dan penetapan 2. Penyusunan dan penetapan


Rencana Tata Ruang Kawasan Rencana Tata Ruang Kawasan Rencana Tata Ruang Kawasan
Strategis Nasional. Strategis Provinsi. Strategis kabupaten/kota.

3. Penetapan rencana detail tata 3. Penetapan rencana detail tata 3. Penetapan rencana detail tata
ruang untuk RTRWN ruang untuk RTRWP. ruang untuk RTRWK.

b. Pemanfaatan Ruang

1. Penyusunan program dan 1. Penyusunan program dan 1. Penyusunan program dan


anggaran nasional di bidang anggaran provinsi di bidang anggaran kabupaten/kota di
penataan ruang, serta fasilitasi penataan ruang , serta bidang penataan ruang.
dan koordinasi antar provinsi. fasilitasi dan koordinasi antar
kabupaten/kota.
- 162 -

PEMERINTAHAN DAERAH PEMERINTAHAN DAERAH


SUB BIDANG SUB SUB BIDANG PEMERINTAH
PROVINSI KABUPATEN/KOTA
2. Pemanfaatan kawasan strategis 2. Pemanfaatan kawasan 2. Pemanfaatan kawasan strategis
nasional. strategis provinsi. kabupaten/kota.

3. — 3. — 3. Pemanfaatan NSPK bidang


penataan ruang.

4. Pemanfaatan kawasan andalan 4. Pemanfaatan kawasan 4. Pemanfaatan kawasan andalan


sebagai bagian dari RTRWN andalan sebagai bagian dari sebagai bagian dari RTRWK.
RTRWP.

5. Pemanfaatan investasi di 5. Pemanfaatan investasi di 5. Pemanfaatan investasi di


kawasan andalan dan kawasan kawasan strategis provinsi kawasan strategis
strategis nasional serta kawasan dan kawasan lintas kabupaten/kota dan kawasan
lintas provinsi bekerjasama kabupaten/kota bekerjasama lintas kabupaten/kota
dengan pemerintah daerah, dengan pemerintah daerah, bekerjasama dengan pemerintah
masyarakat dan dunia usaha. masyarakat dan dunia usaha. daerah, masyarakat dan dunia
usaha.

6. Pemanfaatan SPM di bidang 6. Pemanfaatan SPM di bidang 6. Pemanfaatan SPM di bidang


penataan ruang. penataan ruang. penataan ruang.
- 163 -

PEMERINTAHAN DAERAH PEMERINTAHAN DAERAH


SUB BIDANG SUB SUB BIDANG PEMERINTAH
PROVINSI KABUPATEN/KOTA
7. Penyusunan neraca 7. — 7. —
penatagunaan tanah, neraca
penatagunaan sumber daya air,
neraca penatagunaan udara,
neraca penatagunaan
sumberdaya alam lainnya.

8. Perumusan kebijakan strategis 8. Perumusan kebijakan 8. Perumusan kebijakan strategis


operasionalisasi RTRWN dan strategis operasionalisasi operasionalisasi RTRWK dan
Rencana Tata Ruang Kawasan RTRWP dan Rencana Tata Rencana Tata Ruang Kawasan
Strategis Nasional. Ruang Kawasan Strategis Strategis kabupaten/kota.
Provinsi.

9. Perumusan program sektoral 9. Perumusan program sektoral 9. Perumusan program sektoral


dalam rangka perwujudan dalam rangka perwujudan dalam rangka perwujudan
struktur dan pola pemanfaatan struktur dan pola struktur dan pola pemanfaatan
ruang wilayah nasional dan pemanfaatan ruang wilayah ruang wilayah kabupaten/kota
kawasan strategis nasional. provinsi dan kawasan dan kawasan strategis
strategis provinsi. kabupaten/kota.
- 164 -

PEMERINTAHAN DAERAH PEMERINTAHAN DAERAH


SUB BIDANG SUB SUB BIDANG PEMERINTAH
PROVINSI KABUPATEN/KOTA
10. Pelaksanaan pembangunan 10. Pelaksanaan pembangunan 10. Pelaksanaan pembangunan
sesuai program pemanfaatan sesuai program pemanfaatan sesuai program pemanfaatan
ruang wilayah nasional dan ruang wilayah provinsi dan ruang wilayah kabupaten/kota
kawasan strategis nasional. kawasan strategis provinsi. dan kawasan strategis
kabupaten/kota.

c. Pengendalian Pemanfaatan
Ruang.

1. Pengendalian pemanfaatan 1. Pengendalian pemanfaatan 1. Pengendalian pemanfaatan


ruang wilayah nasional termasuk ruang wilayah provinsi ruang wilayah kabupaten/kota.
lintas provinsi. termasuk lintas lintas
kabupaten/kota.

2. Pengendalian pemanfaatan 2. Pengendalian pemanfaatan 2. Pengendalian pemanfaatan


ruang kawasan strategis ruang kawasan strategis ruang kawasan strategis
nasional. provinsi. kabupaten/kota.

3. Penyusunan peraturan zonasi 3. Penyusunan peraturan zonasi 3. Penyusunan peraturan zonasi


sebagai pedoman pengendalian sebagai pedoman sebagai pedoman pengendalian
pemanfaatan ruang nasional. pengendalian pemanfaatan pemanfaatan ruang
ruang provinsi. kabupaten/kota.
- 165 -

PEMERINTAHAN DAERAH PEMERINTAHAN DAERAH


SUB BIDANG SUB SUB BIDANG PEMERINTAH
PROVINSI KABUPATEN/KOTA
4. Pemberian izin pemanfaatan 4. Pemberian izin pemanfaatan 4. Pemberian izin pemanfaatan
ruang yang sesuai dengan ruang yang sesuai dengan ruang yang sesuai dengan
RTRWN. RTRWP. RTRWK.

5. Pembatalan izin pemanfaatan 5. Pembatalan izin pemanfaatan 5. Pembatalan izin pemanfaatan


ruang yang tidak sesuai dengan ruang yang tidak sesuai ruang yang tidak sesuai dengan
RTRWN. dengan RTRWP. RTRWK.

6. Pengambilalihan kewenangan 6. Pengambilalihan kewenangan 6. —


pemerintah provinsi dalam hal pemerintah kabupaten/kota
pemerintah provinsi tidak dapat dalam hal pemerintah
memenuhi SPM di bidang kabupaten/kota tidak dapat
penataan ruang. memenuhi SPM di bidang
penataan ruang.

7. Pemberian pertimbangan atau 7. Pemberian pertimbangan atau 7. —


penyelesaian permasalahan penyelesaian permasalahan
penataan ruang yang tidak dapat penataan ruang yang tidak
diselesaikan pada tingkat dapat diselesaikan pada
provinsi. tingkat kabupaten/kota.
- 166 -

PEMERINTAHAN DAERAH PEMERINTAHAN DAERAH


SUB BIDANG SUB SUB BIDANG PEMERINTAH
PROVINSI KABUPATEN/KOTA
8. Fasilitasi penyelesaian 8. Fasilitasi penyelesaian 8. —
perselisihan dalam pelaksanaan perselisihan dalam
penataan antara provinsi dengan pelaksanaan penataan antar
kabupaten/kota. kabupaten/kota.

9. — 9. Pembentukan lembaga yang 9. Pembentukan lembaga yang


bertugas melaksanakan bertugas melaksanakan
pengendalian pemanfaatan pengendalian pemanfaatan
ruang tingkat provinsi. ruang tingkat kabupaten/kota.

4. Pengawasan 1. Pengawasan terhadap 1. Pengawasan terhadap 1. Pengawasan terhadap


pelaksanaan penataan ruang di pelaksanaan penataan ruang pelaksanaan penataan ruang di
wilayah nasional. di wilayah provinsi. wilayah kabupaten/kota.

2. Pengawasan terhadap 2. Pengawasan terhadap 2. —


pelaksanaan penataan ruang di pelaksanaan penataan ruang
wilayah provinsi. di wilayah .

3. Pengawasan terhadap 3. — 3. —
pelaksanaan penataan ruang di
wilayah kabupaten/kota.