Morfologi dan Struktur Liken

0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan15 halaman
Liken merupakan organisme gabungan antara jamur dan alga yang tumbuh di berbagai permukaan di seluruh dunia. Terdiri dari hifa jamur yang menyelubungi sel-sel alga, liken dibedakan menjadi 4 kelompok berdasarkan bentuk thallusnya: crustose, foliose, fruticose, dan squamulose.

Diunggah oleh

Ida Aurora
Lisensi
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Lichen merupakan suatu organisme gabungan antara

bentuk hidup jamur (fungi) dan alga khususnya alga


hijau biru (Roziaty, 2016).
Liken merupakan organisme terkategori tumbuhan yang
memiliki karakteristik tumbuh – tumbuhan keberdaan
nya sekitar 8 % di seluruh permukaan bumi (Hill,
Jordan, Beeching, Parks, & Drennon, 2007).
 Tubuh liken dinamakan thallus
 Bagian tubuh yang memanjang secara selluler
dinamakan hifa
 Hifa adalah untaian filamen dari sel-
sel fungi yang menyusun talus liken
 Hifa menyelubungi sel-sel alga
 Jalinan hifa disebut miselium
 Lichen kadang nampak seperti lumut
 Tumbuh tapi sangat jarang menyusun tubuhnya,
ukuran, bentuk dan warna
 Liken tumbuh di pohon, batuan, dinding atau
substrat lainnya
 Liken dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu :
1. Crustose
2. Fruticose
3. Foliose
4. Squamulose
 Crustose (thallus berkerak) memiliki morfologi
dimana thallus berukuran kecil, datar, tipis dan selalu
melekat pada permukaan kulit batang pohon, batu,
atau tanah. Pengambilan sampel jenis ini bersifat
destruktif terhadap struktur thallus karena thallus
bersifat sangat melekat pada substrat, contoh :
Genus Graphis (Pratiwi, 2006). 2)
 Crustose (thallus berkerak) memiliki anatomi sbb :
-korteks atas
-lapisan alga
-medula
 Contoh liken crustose :

1. Diploschistes
2. Acarospora
3. Fulgensia
4. Collema
5. Graphis
 foliose memiliki morfologi dimana thallus yang
dimiliki berbentuk lobus, menyerupai pita dengan
banyak cabang. Thallus tumbuh tegak dan atau
menggantung pada batu, daun– daunan atau cabang
pohon, contoh : Flavoparmelia caperata.
 Foliose memiliki anatomi sbb :
-korteks atas
-lapisan alga
-medula
-korteks bawah
 Contoh liken foliose :

1. Parmelia sucata
2. Pseudocyphellaria
3. Peltigera brittanica
4. Peltigera malacea
5. Flavoparmelia caperata
 fruticose memiliki morfologi dimana memiliki thallus
berupa semak dan memiliki banyak cabang dengan
bentuk seperti pita. Thallus tumbuh tegak atau
menggantung pada batu, daun-daunan atau cabang
pohon. Tidak terdapat perbedaan antara permukaan atas
dan bawah. Contoh: Usnea Parmeliaceae (Hill, Jordan,
Beeching, Parks, & Drennon, 2007).
 Fruticose memiliki anatomi sbb :
-korteks yang membentuk lingkaran mengelilingi
lapisan alga
 Contoh liken fruticose :

1. Usnea Parmeliaceae
2. Usnea arida
3. Ramalina stenospora
4. Cladonia perforata
 Roziaty, Efri dan Ratih Tri Utari. 2017. Jenis dan
Morfologi Lichen Fruticose di Kawasan Hutan
Sekipan Desa Kalisoro Tawangmangu
Karanganyar Jawa Tengah. Proceeding Biology
Education Conference .Volume 14 (1) :114 – 117.
Diakses pada Sabtu 14 Maret 2020 pukul 20 :12
WIB
 Utari, Tri Ratih . 2017. Karakteristik Morfologi
Lichen Crustose Dikawasan Hutan sekipan Desa
Kalisoro Tawangmangu Karanganyar Provinsi
Jawa Tengah. Naskah Publikasi .1 – 8
 Roziaty, Efri. 2016. Identifikasi lumut kerak (
Lichen ) diarea kampus Universitas
Muhamadiyah Surakarta. Proceeding Biology
Education Conference .Volume 13 ( 1 ) : 770 –
776. Diakses pada Sabtu 14 Maret 2020 pukul 23
: 20WIB

Anda mungkin juga menyukai