Anda di halaman 1dari 5

DSP 2 topik 1 ,Senin 12 September 2011 Muhammad haikal mahardhika (160110100066) Lulu faza (160110100069) Tumbuh kembang wajah

Diferensiasi wajah manusia terjadi di awal kehidupan prenatal,spesifiksnya antara minggu ke lima dan tujuh setelah fertilisasi terjadi.Selama periode pendek ini,sejumlah kejadian penting yang menentukan formasi wajah manusia terjadi. Minggu ke-4 Proses pembentukkan wajah ini terdiri dari lima bentuk prominensia, yaitu: 1. Prominensia frontonasalis 2. Dua prominensia maxillaries 3. Dua prominensia mandibularis. Kelima struktur ini berada disekeliling stomodeum (cekungan sentral) yang membentuk bakal mulut.

Prominensia frontonasalis dibentuk oleh poliferasi mesenkim di dekat otak (tepi atas stomodeum). Prominensia Maxillaris dibentuk dari pasangan lengkung faring I bagian dorsal. Prominensia Mandibularis dibentuk dari pasangan lengkung faring I sebelah ventral.

Minggu ke- 5 Tebal wajah : setebal kertas dan lebar wajah : 1.5 milimeter. Muncul penebalan-penebalan di sisi kanan dan kiri prominensia frontonasalis yang terdiri dari ectoderm permukaan dan dinamakan plakoda nasal (olfaktorius). Minggu ke- 6 Plakoda hidung mengalami invaginasi membentuk lobang hidung. Permukaan mesenkim dibagian plakoda hidung berpoliferasi dan membentuk pinggiran tapal kuda (tonjol hidung). 1. Tonjol luar = prominensia nasal lateral 2. Tonjol dalam = prominensia nasal medial. Pada minggu ke-6 wajah bagian atas terlihat datar dan lebar,dengan nasal pit terletak di pojok lateral wajah.jarak nasal pit mendekati 90% lebar wajah. Lateral terhadap region ini adalah processus maxilla yang terlihat seperti masa yang berbentuk segitiga yang terletak di aspek superior cavitas oral dan Arcus mandibular terlihat datar dan lebar dan terdiri dari batas bawah cavitas oral. Di midline,konstriksi ringan masih dapat terlihat dan daun telinga akan terlihat dari enam tonjolan kecil jaringan terletak antara arcus hyoid dan mandibular.

region facial tengah dan bawah berkembang,dari kedua pertama,disebut archus hyoid dan mandibular.,yang ketiga menjadi basis lidah. Mengikuti setiap branchial archis ini,muncul elemen neural,ephitelial,jaringan ikat,vaskuler,muskuler,skeletal yang berkembang menjadi system yang mendukung wajah dan leher. Kebanyakan struktur pada wajah manusia dewasa berkembang dari branchial archis yang pertama dan kedua dan dari jaringan yang meliputi otak depan.wajah manusia pertama kali terbentuk oleh invaginasi di permukaan lapisan ectoderm yang terlihat di bawah otak depan, ketika pit ini mendalam ia membentuk outline dari cavitas oral.masa jaringan ini segera menyelimuti pit oral dan akan membentuk wajah manusia. Minggu ke- 7 Prominensia Maxillaris membesar dan mendorong Prominensia Nasal Medial. Terjadi peleburan antara kedua prominensia. Terbentuk Nasolacrimal Groove diantara Prominensi Nasal Lateral dengan Prominensia Maxillaris. Bagian Intermaxillaris Kedua Prominensia Nasal Medial bergerak mendekat satu sama lain dan berfusi di garis tengah tubuh. Lalu membentuk bagian intermaxillaris.Bagian ini merupakanawal dari pembentukkan bibir atas

Minggu ke- 10 Seluruh bagian atas bibir adalah turunan dari peleburan prominensia nasal medial dan prominensia maxillaris. Garis tengah dari hidung berasal dari prominensia nasal medial, dimana ala of the nose adalah turunan dari prominensia nasal lateral.

TEORI PATOGENESIS CLEFT LIP DAN CLEFT PALATE


Pertumbuhan dan perkembangan wajah serta rongga mulut merupakan suatu proses yang sangat kompleks. Bila terdapat gangguan pada waktu pertumbuhan dan perkembangan wajah serta mulut embrio, akan timbul kelainan bawaan (congenital). Kelainan bawaan adalas suatu kelainan pada struktur, fungsi maupun metabolisme tubuh yang ditemukan pada bayi ketika dia dilahirkan. Salah satunya adalah celah bibir dan langit-langit. Kelainan wajah ini terjadi karena ada gangguan pada organogenesis antara minggu keempat sampai minggu kedelapan masa embrio. Gangguan pertumbuhan ini tidak saja menyulitkan penderita, tetapi juga menimbulkan kesulitan pada orangtua, terutama ibu. Tidak saja dalam hal pemberian makan, tetapi juga efek psikologis karena mempunyai anak yang tidak sempurna. Teori Fusi

Disebut juga teori kalsik. Pada akhir minggu keenam dan awal minggu ketujuh masa kehamilan, processus maxillaries berkembang kea rah depan menuju garis median, mendekati processus nasomedialis dan kemudian bersatu. Bila terjadi kegagalan fusi antara processus maxillaries dengan processus nasomedialis maka celah bibir akan terjadi.

Teori Penyusupan Mesodermal

Disebut juga teori hambatan perkembangan. Mesoderm mengadakan penyusunan menyebrangi celah sehingga bibir atas berkembang normal. Bila terjadi kegagalan migrasi mesodermal menyebrangi celah bibir akan terbentuk.

Teori Mesodermal sebagai Kerangka Membran Brankhial

Pada minggu kedua kehamilan, membran brankhial memrlukan jaringan mesodermal yang bermigrasi melalui puncak kepala dan kedua sisi ke arah muka. Bila mesodermal tidak ada maka dalam pertumbuhan embrio membran brankhial akan pecah sehingga akan terbentuk celah bibir.

Gabungan Teori Fusi dan Penyusupan Mesodermal

Patten, 1971, pertama kali menggabungkan kemungkinan terjadinya celah bibir, yaitu adanya fusi processus maxillaris dan penggabungan kedua processus nasomedialis yang kelak akan membentuk bibir bagian tengah.

Anda mungkin juga menyukai