Anda di halaman 1dari 6

Oleh: Bambang Sudiatmono 11 D10 PUSLATEK UNITED CAN 2011

ULIR (Screw Thread)


A.Pengertian Ulir adalah Bagian dari elemen mesin yang bentuknya kurva spiral dan terjadi apabila pada sebuah silinder dililitkan sebuah lembaran berbentuk segitiga.Dalam pengertian lain Ulir diartikan sebagai garis atau alur/profil melingkar (melilit pada silinder yang mempunyai
sudut kisar atau uliran tetap).

B.Fungsi 1.Pengikat,penyambung,pemegang Pada saat bekerja,ikatan ulir diam Ukuran kisar kecil Sudut kisar ulir kira-kira 1,61 derajat (mengunci sendiri) Profil ulir pada umumnya segitiga (metrikdan whitworth) Aplikasi : Mur,baut

2.Perantara,penggerak Pada saat bekerja ikatan ulir bergerak Ukuran kisar besar Sudut kisar ulir kira-kira 4,23 derajat Profil ulir biasanya acme & square Aplikasi : Lead Screw

3.Menaikan Tenaga Profil ulir biasanya Acme & Square Aplikasi : Dongkrak Mobil

C.Macam-Macam Ulir a). Dilihat dari bentuk profil alur 1.Ulir Segitiga Pada Umumnya digunakan sebagai ulir pengikat Standarisasi M20 : ulir segitiga dengan diameter mayor 20 mm. W1/2x16 TPI : Ulir segitiga dengan diameter mayor dan jarak puncak 16 ulir per inch. 2.Ulir Trapesium Sangat umum digunakan sebagai penggerak / spindle Standarisasi Tr 30 X 6 : Ulir trapesium diameter mayor 30 jarak puncak 6 mm. 3.Ulir Segiempat Sangat umum digunakan sebagai ulir penggerak / spindle,dan tidak memiliki standarisasi. 4.Ulir Buttres (Ulir Tanduk)

Sangat umum digunakan sebagai spindle pada mesin press hidrolik. Standarisasi S 50 X 8 : Ulir tanduk dengan diameter mayor 50 mm,jarak puncak 8mm. 5.Ulir Lingkaran(Radius) Digunakan untuk sambungan yang sering di lepas pasang,untuk bidang gesek profil besar sebagai pengait. Standarisasi Rd 50x1/6 : ulir bulat diameter Mayor 50 mm jarak puncak 1/6 b).Berdasarkan arah putaranya 1.UIir Kanan (RH) Ulir pada umumnya menggunakan ulir kanan. 2.Ulir Kiri (LH) Ulir ini digunakan untuk keperluan khusus dan biasanya diberi tanda untuk memudahlkan identifikasi. Bila dilihat pada kedudukan tegak,maka arah pendakian / putaran ulir adalah: >Dari kiri ke kanan,untuk ulir kanan >Dari kanan ke kiri untuk ulir kiri c).Berdasarkan jumlah kisarnya atau awalan ulir 1.Ulir tunggal Merupakan ulir yang paling umum digunakan.

2.Ulir Majemuk(2 awalan,3 awalan,dst) Digunakan untuk mendapatkan gerak axial yang lebih besar dengan putaran yang kecil.

d).Berdasarkan besar sudut 1.Ulir 60 Misalnya ulir metris,UNF 2. Ulir 55 Ulir whitworth,BSF,NF,G,R e).Berdasarkan Standarisasi 1.Ulir Metris Misalnya ISO thread/metris,ulir trapesium 2.Ulir Imperial Misalnya BSF=W,BSF,BSP,BA,UNC,UNF,G,R,NPT,NPTR,NPSC f).Berdasarkan tingkat kehalusan 1.Ulir Halus (f) Aplikasi : alat ukur 2.Ulir Medium (m) Aplikasi : Spindle penggerak biasa,pengikat 2.Ulir Kasar (g) Aplikasi :Baut-baut pemegang,perantara D.Alat Pembuat Ulir Alat pembuat ulir antara lain,Tap(tangan&mesin),pahat ulir. F.Proses Pengerjaan Ulir 1.Ulir Luar Sney &Dies Bubut Milling Rool/ Press

2.Ulir Dalam Tapping

Bubut Milling

G.Alat Ukur Ulir Beberapa alat ukur ulir yaitu Ring thread gauge, H.Standarisasi Ulir(seri Kasar)

H.Pemotong Ulir Dalam Tap Dibagi menjadi 2 yaitu tap tangan dan tap mesin. 1.Tap tangan Tangkainya dibuat halus dan biasanya dilengkapi dengan bentuk segiempatuntuk tempat pemegang tap. 2.Tap mesin Pada ujung dari alur terdapat lekukan menyudut yang digerinda dengan tujuan untuk menambah sudut buang supaya memotong dan mengeluarkan beram dengan lebih baik.Alur-alur tap berbentuk lurus. I.Cara-Cara Pengetapan Dengan Tangan 1.Jepit Tap no 1 dengan pemegang tap.

2.Mulai pengetapan dengan tekanan dalam searah lubang,supaya tap memotong atau membuat ulir. 3.Gunakan oli pemotong untuk memotong beram-beram. 4.Putar beberapa kali.Periksa dengan penyiku apakah tap segaris dengan lubang (tegak lurus). 5.Jika tap miring,dapat diperbaiki dengan memberikan tekanan yang ringan pada bagian yang berlawanan sambil pemegang tap diputar. 6.Setelah kedudukan tap naik,dianjurkan untuk sering memutar tap,dengan setengah putaran kearah sebaliknya,untuk memotonh beram-beramnya. 7.pada pengetapan yang dalam,dianjurkan memutar kembali tap sampai keluar untuk mengeluarkan beram. 8.Periksa kembali dengan penyiku. 9.Lanjutkan pengetapan dengan tap no.2 dan 3 J.Cara membuat ulir Luar 1.Posisi/letak Snij ini harus tegak lurus dengan benda kerja. 2.Permulaan pemotongan menggunakan tekanan dengan memegang pada lengan tangkai Snij dan diputar searah dengan jarum jam(Untuk ulir kanan). 3.Setelah permulaan pemotongan ,teruskaan tekanan pemotongan seperti dalam pengetapan. 4.Sewaktu-waktu berhenti memotong dan diputar setengah putaran berlawanan dengan arah jarum jam.Beram akan patah dan jatuh/keluar. 5.Setelah pemotongan pertama,pemotong ulir agak diperkecil,pertama buka baut tengah kemudian kencangkan kedua baut pengatur. 6.Lanjutkan pemotongan kedua seperti diatas. 7.Pakailah pendingin/cutting oil untuk pemotongan.