Anda di halaman 1dari 3

QIRADH (MUDHARABAH)

Bahasa: potongan, pemilik memberikan potongan dari hartanya untuk diberikan kepada pengusaha agar mengusahakan harta tersebut, dan pengusaha akan memberikan potongan dari laba yang diperoleh

Istilah: 1. Akad untuk memberikan Modal secara bersama. 2. Untung dibahagi sesuai dengan apa yang disepakati

Dalil:

1. Quran: dan berilah pinjaman kepada Allah sebagai pinjaman yang baik (ikhlas) 2. Hadis: Tiga perkara yang mengandung berkah adalah jual beli yang ditangguhkan melakukan qiradh (memberi modal kepada orang lain) dan yang mencampurkan gandum dengan jelas untuk keluarga, bukan untuk diperjual belikan (HR. Ibnu Majah dan Shuhaib)

RUKUN MUDHARABAH 1. 2. 3. 4. 5.

Al-Aaqidaan (Malik & Amil) Mal Untung Amal Sighah

JENIS-JENIS MUDHARABAH 1. 2. Mutlaq Muqayyad

SYARAT SAH MUDHARABAH 1. Syarat Aqidani Disyaratkan bagi orang yang akan melakukan akad, yakni pemilik modal an pengusaha adalah ahli dalam mewakilkan atau menjadi wakil, sebab mudharib mengusahakan harta pemilik modal, yakni menjadi wakil, namun demikian tidak disyaratkan harus muslim, mudharabah dibolehkan dengan orang kafir Dzimmi. Adapun ulama malikiyah memakruhkan mudharabah dengan kafir Dzimmi jika mereka tidak melakukan riba dan melarangnya jika mereka melakukan riba.

2.

Syarat modal Modal harus berupa uang, seperti dinar, dirham atau sejenisnya Modal harus diketahui dengan jelas dan memiliki ukuran Modal harus ada, bukan berupa utang, tetapi tidak berarti harus ada ditempat akad Modal harus diberikan kepada pengusaha

3.

Syarat-syarat laba
Laba harus memiliki ukuran Laba harus berupa bagian yang umum (Masyhur)