Etika Bisnis dalam Islam

Written by Yusro Widiastomo Sunday, 04 October 2009 01:58 - Last Updated Tuesday, 15 December 2009 12:18

Oleh : Drs.Agustianto,MA Salah satu kajian penting dalam Islam adalah persoalan etika bisnis. Pengertian etika adalah a c ode o r set of principles which people live ( kaedah atau seperangkat prinsip yang mengatur hidup manusia ).

Etika adalah bagian dari filsafat yang membahas secara rasional dan kritis tentang nilai, norma atau moralitas. Dengan demikian, moral berbeda dengan etika. Norma adalah suatu pranata dan nilai mengenai baik dan buruk, sedangkan etika adalah refleksi kritis dan penjelasan rasional mengapa sesuatu itu baik dan buruk. Menipu orang lain adalah buruk. Ini berada pada tataran moral, sedangkan kajian kritis dan rasional mengapa menipu itu buruk apa alasan pikirannya, merupakan lapangan etika. Salah satu kajian etika yang amat populer memasuki abad 21 di mellinium ketiga ini adalah etika bisnis.

DIKOTOMI MORAL DAN BISNIS Di zaman klasik bahkan juga di era modern, masalah etika bisnis dalam dunia ekonomi tidak begitu mendapat tempat. Maka tidak aneh bila masih banyak ekonom kontemporer yang menggemakan cara pandang  Ekonomi Klasik Adam Smith . Mereka berkeyakinan bahwa sebuah bisnis tidak mempunyai tanggung jawab sosial dan bisnis terlepas dari “ etika ”. Dalam ungkapan Theodore Levitt, tanggung jawab perusahaan hanyalah mencari keuntungan ekonomis belaka. Di Indonesia Paham klasik tersebut sempat berkembang secara subur di Indonesia, sehingga mengakibatkan terpuruknya ekonomi Indonesia ke dalam jurang kehancuran. Kolusi, korupsi, monopoli, penipuan, penimbunan barang, pengrusakan lingkungan, penindasan tenaga kerja, perampokan bank oleh para konglomerat, adalah persoalan-persoalan yang begitu telanjang didepan mata kita baik yang terlihat dalam media massa maupun media elektronik. Di Indonesia, pengabaian etika bisnis sudah banyak terjadi khususunya oleh para konglomerat. Para pengusaha dan ekonom yang kental kapitalisnya, mempertanyakan apakah tepat mempersoalkan etika dalam wacana ilmu ekonomi?. Munculnya penolakan terhadap etika bisnis, dilatari oleh sebuah paradigma klasik, bahwa ilmu ekonomi harus bebas nilai ( value free ). Memasukkan gatra nilai etis sosial dalam diskursus ilmu ekonomi, menurut kalangan ekonom seperti di atas, akan mengakibatkan ilmu ekonomi menjadi tidak ilmiah, karena hal ini mengganggu obyektivitasnya. Mereka masih bersikukuh memegang jargon

1/9

15 December 2009 12:18 “mitos bisnis a moral” Di sisi lain. Wacana bisnis bukan hanya dipengaruhi oleh situasi ekonomis. Contoh kecil kesadaran itu terlihat pada sikap para pakar ekonomi kapitalis Barat -yang telah 2/9 . rekayasa ulang dan bencmarking yang menghasilkan pemipihan hirarki dan empowerment . (Ormerof. pemikiran yang mengemukakan bahwa ilmu ekonomi bersifat netral etika seperti di atas.Etika Bisnis dalam Islam Written by Yusro Widiastomo Sunday. tuntutan para karyawan yang makin melampaui sekedar kepuasan material. ekonomi. 1994. menurut mereka. teknologi. Mulai dari perkembangan pasar global. semuanya telah men¬ingkatkan kesadaran orang tentang keniscayaan etika dalam aktivitas bisnis. 04 October 2009 01:58 . Kebangkitan Etika Bisnis Sebenarnya. seperti Total Quality Management .1994). etika bisnis hanyalah mempersempit ruang gerak keuntungan ekonomis. Di Barat sendiri. Berbagai buku etika bisnis dan dimensi moral dalam ilmu ekonomi semakin banyak bermunculnan. enviromentalisme.Last Updated Tuesday. seorang ekonom kritis Inggris menerbitkan bukunya yang amat menghebohkan “The Death of Economics". aktivisme para pemegang saham dalam perusahaan-perusahaan go public atau trans nasional. kaedah-kaedah baru di bidang managemen. resesi yang mengakibatkan pemangkasan anggaran PHK. Pemikiran ini banyak dilontarkan oleh Samuel Weston . serta pergeseran-pergeseran sikap dan cara pandang para pelaku bisnis atau ahli ekonomi. Jadi. Amitas Etzioni menghasilkan karya monumental dan menjadi best seller . yang merangkum pemikiran Boulding (1970). Ilmu Ekonomi sudah menemui ajalnya. Padahal. Keburukan-keburukan bisnis mulai dibongkar. Pandangan bahwa ilmu ekonomi bebas nilai. Tidak sedikit pula pakar ekonomi millenium telah menyadari makin tipisnya kesadaran moral dalam kehidupan ekonomi dan bisnis modern. Ilmu ekonomi harus mengandung penentuan tujuan dan metode untuk mencapai tujuan. The Moral dimension: Toward a New Economics (1988). dan Myrdal (1984). politik. konsep etika mulai memasuki wacana bisnis. Mc Kenzie (1981). akhir-akhir ini telah digugat oleh sebagian ekonom Barat sendiri. menjelang millenium ketiga dan memasuki abad 21. Pada tahun 1990-an Paul Ormerof. telah tertolak. Dalam ilmu ekonomi harus melekat nuansa normatif dan tidak netral terhadap nilai-nilai atau etika sosial. adalah mencari keuntungan yang sebesar-besarnya. melainkan oleh perubahan-perubahan sosial. prinsip ekonomi.

kini benar-benar menjadi mudah diwujudkan sebagai kenyataan. penulis Merchants of Vision. Mempertinggi keadilan sosial. Mereka tampaknya belum berhasil menyelesaikan krisis tersebut. 5. sesungguhnya. Perempuan yang selam ini sering menjadi korban tuntutan efisiensi. Realitas di atas. Dalam penelitian itu. 15 December 2009 12:18 merasakan implikasi keburukan strategi spekulasi yang amat riskan. tentu kemunculannya lebih mungkin dan lebih dapat subur di negeri kita yang dikenal agamis ini. Perspektif di atas menunjukkan bahwa etika bisnis yang selama ini jadi cita-cita. Ia dengan lantang berkomentar. akan mendorong peningkatan kinerja perusahaan secara menyeluruh. bersifat kondusif terhadap upaya meningkatkan keuntungan pengusaha atau pemilik modal. yang umum berlaku. Melindungi lingkungan.Last Updated Tuesday. sbb: 1. Mungkin karena itulah Prof. Pandangan-pandangan di atas menunjukkan. 2. Dalam situasi dunia bisnis membutuhkan etika. Kecenderungan Baru Perusahaan-perusahaan besar. dibuktikan oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh James Liebig. bahwa eksistensi etika dalam wacana bisnis merupakan keharusan yang tak terbantahkan. model abad 21. Dari paparan di atas. Lerner dalam buku “Economics of Control” . yaitu keniscayaan etika. dapat disimpulkan. para pengusaha sekarang.Etika Bisnis dalam Islam Written by Yusro Widiastomo Sunday. 3. Meninjau ulang pandangan klasik tentang paradigma ilmu ekonomi yang bebas nilai. menghidupkan sifat kasih sayang dan pelayanan yang baik dalam proses perusahaan. 6. Perusahaan-perusahaan besar kinipun berlomba-lomba menampilkan citra diri yang sadar lingkungan. paling baik bila dicegah dengan kontra spekulasi. Pemberdayaan kreatifitas manusia. Prof. 4. Dengan demikian. percaya bahwa kesenjangan gaji yang tidak terlalu besar antara penerima gaji tertinggi dan terendah dan fasilitas-fasilitas yang diterima oleh kedua kelompok karyawan ini.mengusulkan untuk membuat kebijakan dalam memerangi spekulasi. 04 October 2009 01:58 . mengemukakan bahwa kejahatan spekulasi yang agressif . James Liebig menemukan enam perspektif. ia mewawancarai tokoh-tokoh bisnis di 14 negara. Misalnya. bahwa di Barat telah muncul kesadaran baru tentang pentingnya dimensi etika memasuki lapangan bisnis. Menentukan visi dan tujuan bisnis yang bersifat sosial dan melibatkan para karyawan dalam membangun dunia bisnis yang lebih baik. Islam sejak lebih 14 abad yang lalu. tidak ada alasan untuk menolak etika dalam dunia bisnis. meskipun mereka menanganinya dengan serius. kini diberdayakan. Taussiq berusaha memecahkan masalah ini dengan memperbaiki moral rakyat. Jika di saran g kapitalisme sendiri. Karyawan yang dulu cendrung dianggap sebagai sekrup dalam mesin besar perusahaan. bukan saja lingkungan fisik tetapi juga lingkungan sosial dan budaya. (meskipun mungkin belum sempurna). bagi kerusakan dunia bisnis adalah norma moral yang baik untuk semua industri”. telah menyerukan urgensi etika bagi 3/9 . Bertindak sesuai etika. bahkan kepatuhan kepada etika bisnis. sekarang mendapatkan perhatian yang layak. kelihatannya juga mempunyai kecenderungan baru untuk mengimplementasikan etika bisnis sebagai visi masyarakat yang bertanggung-jawab secara sosial dan ekonomis. (Amerika dan Eropa) telah mulai berkembang trend baru bagi dunia bisnis. “Obat paling mujarab.

nega ra Madinah . tanggung jawab. barang dan jasa. Syed Nawab Haidar Naqvi. seperti keharusan membuat administrasi transaksi kredit (QS. Aktivitas bisnis merupakan bagian integral dari wacana ekonomi. saling ridha. modal organisasi. Nilai. faktor-faktor produksi. seperti kapitalisme dan sosialisme . Suatu perkembangan baru yang menggembirakan. tenaga kerja. dalam buku “Etika dan Ilmu Ekonomi: Suatu Sistesis Islami”. pokok-pokok kerusakan dalam perdagangan. 04 October 2009 01:58 . sampai kepada etika sosio ekonomik menyangkut hak milik dan hubungan sosial. keseimbangan (keadilan). spirit dan ajaran yang dibawa Nabi itu. cendrung mengabaikan etika sehingga aspek nilai tidak begitu tampak dalam bangunan kedua sistem ekonomi tersebut. sedangkan sistem ekonomi lain. Tauhid. distribusi kekayaan. 62:10) 4/9 . berguna untuk membangun tata ekonomi baru . yang akhirnya terwujud dalam tata ekonomi dunia yang berkeadilan. tetapi dari kepentingan ( interest ). termasuk kegiatan bisnis. merupakan wacana teologis yang mendasari segala aktivitas manusia. masalah upah. Sistem ekonomi Islam berangkat dari kesadaran tentang etika. kualifikasi dalam bisnis. kegiatan bisnis manusia tidak terlepas dari pengawasan Tuhan. Keringnya kedua sistem itu dari wacana moralitas . Dengan demikian. sebenarnya pernah terjadi. Prinsip-prinsip bisnis yang ideal ternyata pernah dilakukan oleh Nabi dan para sahabatnya. Rasulullah sendiri adalah seorang pedagang bereputasi international yang mendasarkan bangunan bisnisnya kepada nilai-nilai ilahi (transenden). dan dalam rangka melaksanakan titah Tuhan. Kapitalisme berangkat dari kepentingan individu sedangkan sosialisme berangkat dari kepentingan kolektif. memaparkan empat aksioma etika ekonomi. (QS. termasuk wacana bisnis. Islam Sumber Nilai dan Etika Islam merupakan sumber nilai dan etika dalam segala aspek kehidupan manusia secara menyeluruh. karena keduanya memang tidak berangkat dari etika. 4: 29) dan bebas dari kecurigaan atau penipuan. 15 December 2009 12:18 aktivitas bisnis . Realitas ini menjadi bukti bagi banyak orang. Al-Qur’an sangat banyak mendorong manusia untuk melakukan bisnis. Tauhid menyadarkan manusia sebagai makhluk ilahiyah. Dengan dasar itu Nabi membangun sistem ekonomi Islam yang tercerahkan. 2: 282). 62:10. sosok makhluk yang bertuhan. Al-Qur’an memberi pentunjuk agar dalam bisnis tercipta hubungan yang harmonis. kebebasan. (Qs.). meski dalam lingkup nasional.Last Updated Tuesday.Etika Bisnis dalam Islam Written by Yusro Widiastomo Sunday. tauhid. tidak ada unsur eksploitasi (QS. yaitu. bahwa tata ekonomi yang berkeadilan. Islam memiliki wawasan yang komprehensif tentang etika bisnis. Mulai dari prinsip dasar. kini mulai muncul era baru etika bisnis di pusat-pusat kapitalisme. Namun.

Beliau melarang para pedagang meletakkan barang busuk di sebelah bawah dan barang baru di bagian atas.R. kejujuran merupakan syarat fundamental dalam kegiatan bisnis. sebagaimana dalam sistem kapitalis. mempunyai tanggung jawab moral kepada Tuhan atas perilaku bisnis. karena dapat meyakinkan pembeli. Dalam hadis riwayat Abu Zar. Harta mempunyai fungsi sosial yang kental (QS. Namun. tidak dibenarkan. agar orang lain tertarik membeli dengan harga tersebut. Al-Quzwani). tetapi juga berorientasi kepada sikap ta’awun (menolong orang lain) sebagai implikasi sosial kegiatan bisnis. “Semua boleh kecuali yang dilarang”. Pertanggungjawaban. maka dia bukan kelompok kami” (H. tidak boleh berpura-pura menawar dengan harga tinggi. beliau bersabda: “Tidak dibenarkan seorang muslim menjual satu jualan yang mempunyai aib. Muslim). bahwa perilaku bisnis harus seimbang dan adil. Kelima. Sabda Nabi Muhammad. tidak hanya sekedar mengejar keuntungan sebanyak-banyaknya. ramah-tamah . bahwa meskipun keuntungan yang diperoleh berlimpah. Rasulullah sangat intens menganjurkan kejujuran dalam aktivitas bisnis. termasuk kepada aspek mu’amalah. barang-barang memang terjual. adalah amanah Tuhan yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan.R. Dalam Islam. di antaranya ialah: Pertama. “Siapa yang menipu kami. maka berlaku padanya kaedah umum. 15 December 2009 12:18 Keseimbangan dan keadilan. manusia bebas mengimplementasikan kaedah-kaedah Islam. Tegasnya. harus bersikap ramah dalam melakukan bisnis. Rasulullah saw mengancam dengan azab yang pedih bagi orang yang bersumpah palsu dalam bisnis.Etika Bisnis dalam Islam Written by Yusro Widiastomo Sunday. Keempat. “Janganlah kalian melakukan bisnis 5/9 . berarti.R. bahwa prinsip esensial dalam bisnis adalah kejujuran. dan Allah tidak akan memperdulikannya nanti di hari kiamat (H. berarti. “Allah merahmati seseorang yang ramah dan toleran dalam berbisnis” (H. Kepemilikan individu yang tak terbatas. bukan mencari untung material semata. bahwa manusia sebagai individu dan kolektivitas. tetapi hasilnya tidak berkah”. Yang tidak boleh dalam Islam adalah ketidakadilan dan riba. PANDUAN NABI MUHAMMAD DALAM BISNIS Rasululah Saw. Muslim). Rasulullah sendiri selalu bersikap jujur dalam berbisnis. kecuali ia menjelaskan aibnya” (H. Bukhari dan Tarmizi). Dalam doktrin Islam. Nabi bersabda. sangat banyak memberikan petunjuk mengenai etika bisnis. harus disadari. Dalam tataran ini.7:31). Karena masalah ekonomi. berbisnis. Nabi Muhammad Saw mengatakan.R. 51:19) Kebebasan. Praktek sumpah palsu dalam kegiatan bisnis saat ini sering dilakukan. Seorang palaku bisnis. Dalam tataran ini kebebasan manusia sesungguynya tidak mutlak.Last Updated Tuesday. Ketiga. Adam Smith. tetapi hasilnya tidak berkah. 04 October 2009 01:58 . punya kebebasan penuh untuk melakukan aktivitas bisnis. dan pada gilirannya meningkatkan daya beli atau pemasaran. tetapi didasari kesadaran memberi kemudahan bagi orang lain dengan menjual barang. berarti. bahwa manusia sebagai pelaku bisnis. Nabi Muhammad saw sangat intens melarang para pelaku bisnis melakukan sumpah palsu dalam melakukan transaksi bisnis Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari. Kedua. Dalam ekonomi. Pelaku bisnis menurut Islam. tidak melakukan sumpah palsu. bukan ibadah. Harta sebagai komoditi bisnis dalam Islam. “Dengan melakukan sumpah palsu. kesadaran tentang signifikansi sosial kegiatan bisnis. Keseimbangan berarti tidak berlebihan (ekstrim) dalam mengejar keuntungan ekonomi (QS. sebagaimana yang diajarkan Bapak ekonomi kapitalis. tetapi merupakan kebebasan yang bertanggung jawab dan berkeadilan.

Sabda Nabi Saw. Keenambelas. Rasulullah melarang keras perilaku bisnis semacam itu. 04 October 2009 01:58 . mengolahnya menjadi miras. Pembayaran upah harus sesuai dengan kerja yang dilakuan. Bisnis tidak boleh menggangu kegiatan ibadah kepada Allah. ukuran dan timbangan yang benar.R. karena ia diduga keras. “Sesungguhnya Allah mengharamkan bisnis miras. larangan melakukan bisnis senjata di saat terjadi chaos (kekacauan) politik. Firman Allah: “Celakalah bagi orang yang curang. Hadist ini mengindikasikan bahwa pembayaran upah tidak boleh ditunda-tunda. adalah orang yang paling segera membayar hutangnya” (H. 15 December 2009 12:18 najsya (seorang pembeli tertentu. Kedelapan. Keenam. Memberi tenggang waktu apabila pengutang (kreditor) belum mampu membayar. Muttafaq ‘alaih). janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan cara yang batil. Ketujuh. Kesepuluh. Segera melunasi kredit yang menjadi kewajibannya. “Sebaik-baik kamu. dsb. 83: 112). Hakim). ekstasi. “Janganlah seseorang di antara kalian menjual dengan maksud untuk menjelekkan apa yang dijual oleh orang lain” (H. bisnis dilakukan dengan suka rela. anjing. Kelimabelas. bukan barang yang haram.R. tanpa paksaan. seperti babi. mereka mengurangi” ( QS. dengan tujuan agar harganya suatu saat menjadi naik dan keuntungan besar pun diperoleh).Last Updated Tuesday. bangkai. Jabir). “Hai orang-orang yang beriman. komoditi bisnis yang dijual adalah barang yang suci dan halal. dan dari mendirikan shalat dan membayar zakat. Kesembilan. sebelum kering keringatnya”. takaran. seperti anggur kepada produsen minuman keras. minuman keras. tanpa memberi kesempatan kepada orang lain. agar orang membeli kepadanya. Nabi Muhammad Saw bersabda.R. tidak monopoli. Nabi Muhammad Saw bersabda. timbangan yang benar dan tepat harus benar-benar diutamakan. Firman Allah. mereka minta dipenuhi. tidak melakukan ihtikar. Ihtikar ialah (menumpuk dan menyimpan barang dalam masa tertentu. “Barang siapa yang menangguhkan orang yang kesulitan 6/9 . Firman Allah. Tidak boleh menjual barang halal. Mereka takut kepada suatu hari yang hari itu. berkolusi dengan penjual untuk menaikkan harga. Dalam perdagangan. Nabi Muhammad Saw bersabda. tidak boleh menjelekkan bisnis orang lain. udara dan tanah dan kandungan isinya seperti barang tambang dan mineral. tetapi agar menarik orang lain untuk membeli). Salah satu keburukan sistem ekonomi kapitalis ialah melegitimasi monopoli dan oligopoli. yaitu orang yang apabila menerima takaran dari orang lain. Individu tersebut mengeruk keuntungan secara pribadi. Ketigabelas. Rasulullah memuji seorang muslim yang memiliki perhatian serius dalam pelunasan hutangnya. Ini dilarang dalam Islam. kecuali dengan jalan bisnis yang berlaku dengan suka-sama suka di antara kamu” (QS. 4: 29). Keduabelas. tidak boleh melakukan bisnis dalam kondisi eksisnya bahaya (mudharat) yang dapat merugikan dan merusak kehidupan individu dan sosial. bukan dengan niat untuk membeli. “Berikanlah upah kepada karyawan. seperti air. Keempatbelas. babi dan “patung-patung” (H. Misalnya.Etika Bisnis dalam Islam Written by Yusro Widiastomo Sunday. membayar upah sebelum kering keringat karyawan. “Orang yang tidak dilalaikan oleh bisnis lantaran mengingat Allah. Semua bentuk bisnis tersebut dilarang Islam karena dapat merusak esensi hubungan sosial yang justru harus dijaga dan diperhatikan secara cermat. Sabda Nabi Saw. Kesebelas. dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain. Contoh yang sederhana adalah eksploitasi (penguasaan) individu tertentu atas hak milik sosial. hati dan penglihatan menjadi goncang”.

Pasar Bebas. (Jakarta: Rajawali Pers. 1979) _________________.Mahmoedin. Amiur Nuruddin. Perkembangan Pemikiran Ekonomi. Kanisius. BI. Yogyakarta. (Jakarta:Gramedia.Last Updated Tuesday. h. tanggal 17 April 2000 . 1996). No. Alfabeta.Etika Bisnis dalam Islam Written by Yusro Widiastomo Sunday. Economic and Social System of Islam. Economic Message Of The Quran (Kuwait : Islamic Book Publisher. 1946). BMI. Disertasi. Medan Buchari Alma. (Bandung. bahwa bisnis yang dilaksanakan bersih dari unsur riba. 04 October 2009 01:58 . (Jakarta : Sinar Harapan. 1986) Franz Magnis Suseno. Allah akan memberinya naungan di bawah naunganNya pada hari yang tak ada naungan kecuali naungan-Nya” (H. (Kairo:dar al-Islam.” Ulumul Qur’an. 1987) Ahmad Azhar Basyir. Kritik Islam atas Marxisme Dan Sesat-Pikir Barat Lainnya. Pemikiran Karl Marx:dari Sosialisme Utopis Ke Perselisihan Revisionisme. Oleh karena itu Allah dan Rasulnya mengumumkan perang terhadap riba. As. 1973) Abdul Hamid Abu Sulayman. BUKU ANJURAN UNTUK DIBACA Abbas Mahmud al-`Aqqad. 1995. 1995) __________. 2000) _________________. (Bandung: Pustaka. 2: 275). “Hai orang-orang yang beriman. Islam and the Theory of Intrest. Keadilan Dan Peran Pemerintah:Telaah atas Etika politik Ekonomi Adam Smith. Muslim). 1995). 1994) Deliarnov. Tema-Tema Pokok al-Qur’an . (Yogyakarta:Kanisius.Cab. Development and Problems of Islamic banks (Jeddah : IRT/IDB. Kertas Kerja Sosialisasi Perbankan Syari`ah. Fazlur Rahman. Demikianlah sebagian etika bisnis dalam perspektif Islam yang sempat diramu dari sumber ajaran Islam. 1960) Ausaf Ahmad. (Jakarta:Balai Pustaka. (Bandung : Pustaka. 1983) _____________. 1988). (Lahore : Islamic Book Service. 15 December 2009 12:18 membayar hutang atau membebaskannya.“Takaful Sebagai Alternatif Asuransi Islam. 1996). 1997) Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.R. Ajaran Bisnis Dalam Islam. 2/VII/96 Akram Khan. (Bandung : Mizan. Islam. terj. Etika Bisnis : Membangun Citra Bisnis Sebagai Profesi Luhur. Economic Theory of Islam : The Philosophy and Contemporary Means (cairo : dar Misr Li Taba`ah. (Yogyakarta. (Lahore:Sheikh Muhammad Ashraf.(Yogyakarta : UII Press. al-Insan fi al-Qur’an al-karim.Anas Mahyuddin. 2000) 7/9 . Firman Allah.Medan. Konsep Keadilan Dalam Al-Qur’an dan Implikasinya Terhadap Tanggungjawab Moral. al-Baqarah:: 278) Pelaku dan pemakan riba dinilai Allah sebagai orang yang kesetanan (QS. baik yang bersumber dari al-Qur’an maupun Sunnah. Programa Pascasarjana IAIN. Asas-Asas Hukum Mu`amalat. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Ali Syari`ati. 1994) A. Etika Bisnis Perbankan.146 Anwar Iqbal Quraisy. Ketujuhbelas. Sonny Keraf dan Robert Haryono Imam. tinggalkanlah sisa-sisa riba jika kamu beriman (QS.

(Jakarta: BI dan Tazkia Institut.13 Model Pendekatan Etika.Last Updated Tuesday. IAIN.t) Muh. (Yogyakarta : Pustaka Pelajar. Mengembankan Bank Islam Di Indonesia. Perspektif Deklarasi Makkah : Menuju Ekonomi Islam.Achsien. et.Bennet. Shari`ate Organisation and Accounting : The Reflection of Self’s faith and Knowledge. Kumpulan Surat Dari Harvard.1992).. Perbankan Syari`ah Perspektif Praktisi. (Yogyakarta: LKIS. Risalah Gusti.h. 1995) Iggi H. Syafi`I Antonio.UISU. Riba Dalam Al-Qur’an Dan Masalah Perbankan. Budy Munawwar Rahman (ed). 1999) _____________.Umer Chafra.Dawam Rahardjo. Etika Ekonomi Dan Manajemen. Etika.Zuhri. (Bandung: Pustaka. FKEBI. 1991). 1999) M. (Jakarta: Al-Kaustar. ________________. terj. dan M. 2000) Jalaluddin Rakhmat. Apa Dan Bagaimana Bank Islam (Yogyakarta : Dana Bakti Wakaf. 1997) _____________. 2000) Khoiruddin Nasution. (Jakarta : Bankit. Era Baru Manajemen Etis. Nur Hadi Ihsan (Surabaya . Riba Dan Poligami : Sebuah Studi atas Pemikiran Muhammad Abduh . 1996) M. “Konsep –Konsep Anthropolgis“. FKEBI dan FE. (Jakarta: Rajawali Pers. (Jakarta : Gramedia. (Jakarta: Mu`amalat Institut.Abdul Mannan. Ensiklopedi Al-Qur’an:Tafsir Sosial berdasarkan Konsep-Konsep Kunci. Teori Dan Peraktek Ekonomi Islam.1994) Kasmir. “Prinsip Dan Etika Bisnis Dalam Islam” Makalah. (Jakarta: Paramadina.126-129. Takaful Asuransi Islam. (New York) Karnaen Perwataatmaja.Etika Bisnis dalam Islam Written by Yusro Widiastomo Sunday. (Jakarta : Gema Insani Pers. (Yogyakarta: Lembaga Studi Agama Dan Filsafat. _________________________.Islam Dan Transformasi Sosial Ekonomi. Mu`amalat Institut. Wacana Ulama Dan Cendikiawana. 2000) _________. Islam Dan Pembangunan Ekonomi. Bank Dan Lembaga Keuangan Lainnya. 1997) Haidar Baqir. h. “Relegion’’ dalam Encyiclopedia Americana. 1996) Muhammad Syafi`i Antoniuo. (Yogyakarta : Kanisius. 04 October 2009 01:58 .Bertens. 1994) Jhon R. 15 December 2009 12:18 _________________. Bank Syari`ah. (Bandung : Mizan. (Jakarta : Rajawali Pers. Seminar Dan Worshop Ekonomi Islam. makalah. 1996) Mustaq Ahmad. (Jakarta : Gramedia. ( Organisasi Dan Akutansi Syari`ah). 1994) __________________. (Yogyakarta: Tiara Wacana.Lukman Hakim. (Jakarta:Gramedia.SU.1993). 2000) M.(Yogyakarta: kanisius. ( Yogyakarta: Dana Bakti Wakaf.Amin Aziz. Investasi Syari`ah Di Pasar Modal. Al-Qur’an Menuju Sistem Moneter Yang Adil.(Bandung : Mizan. 1999). 1999).Etika Bisnis : dasar Dan Aplikasinya. Jakarta : Gramedia. _________________. “Peran dan perospek Perbankan Syari`ah Dalam Perekonomian Syari`ah”. 1987) Mulya E Siregar. tanggal 3 April 2000 di Medan M. (Jakarta: Paramadina. dalam Kontekstualisasi Doktrin Islam Dalam Sejarah. t.XXIX. 2000) Iwan Triyuwono. Etika Bisnis Dalam Islam.2000 8/9 . (Yogyakarta: Dana Bhakti Prima Yasa. Vol.110-111 ________________. Pengantar Etika Bisnis. Kopkar Takaful.al. 1995) Muhammad Nejatullah Siddiqi. Seminar Nasional Sosialisasi dan Aktualisasi Ekonomi Syari`ah. (Jakarta : Kopkar Takaful. Islam Dan Tantangan Ekonomi: Islamisasi Ekonomi Kontemporer. Asuransi Dalam Islam. terj. 1997) K. 2000) Ketut Rindjin. Pengantar Perbankan Dan Lembaga Keuangan Bukan Bank.

______________. 2/VII/96 Peter Pratley. dalam. (Yogyakarta: Kanisius. Islamic Businees Ethics. Intrest and Profit. Sistem Perbankan Dalam Islam. Said Kelana. Money and Banking in Islam.1992) Mahmud Syaltut. (Islamabad: Institut of Policy Studies. (Kuala Lumpur: S. Tri Wibowo Budi Santoso. (Jakarta: Nuansa Madani. 1997). (Yogyakarta : UII Press. (Jakarta : Rajawali Pers. Etos Kerja Wirausahan Muslim. Sistem Dan Prosedur Operasional bank Syari`ah. (Jakarta. Kapitalisme Versus Sosialisme: Suatu Analisis Ekonomi Teoritis. 1983. 1985) Yusuf Qardhawi. No. 1968) Nanat Fatah Nasir. (Yogyakarta : Andi. Nilai Dan Makna Kerja Dalam Islam . The Future of Economics An Islamic Perspektive. Pengantar Kepada Teori Ekonomi . Memahami Bank Syari`ah . Teori Ekonomi Mikro. terj.ip Owner Deshion. Landscape Baru Perekonomian Masa Depan (Jakarta : SEBI. (Jakarta . Rineka Cipta.Chandra.(Bandung: Gunung Djati Press. “Tafsir Islam Perihal Etos Kerja”. Wawasan al-Qur’an (Bandung: Mizan. 1995) Roekmono Markam. Tantangan dan Prospek. h. 2000) Muhammad Muslehuddin. (Jakarta: Raja Grafindo Persada. 04 October 2009 01:58 . 1996). 2001) Muhammad. Welfare State dan Welfare Society Dalam Ekonomi Pancasila. The Essence of Business Ethics . (Yogyakarta: Fakultas Ekonomi UGM . (Bandung : Mizan.com (Pusat Grosir Busana Muslim Online). Norma Dan Etika Ekonomi Islam. Steven Pressmen. 1982) Sondang P Siagian.67 Seyyed Hosein Nasr. (Jakarta: Rajawali Pers.”Prospek Takaful Di Indonesia”. 1986) Zainul Arifin.al. Etika Dunia Bisnis. Nilai Dan Makna Kerja Dalam Islam . The International Institute of Islamic Thought. Menggugah Etika Bisnis Orde Baru. 1995) Rosita Noer. Etika Bisnis. Peluang.(Kairo: Dar al-Qalam.) Ziaul Haque. “Perspektif Islam Perihal Etika Kerja” dalam. dalam. (ed) Firdaus Efendi dkk . Membumikan al-Qur’an (Bandung : Mizan. _______________. (Jakarta : Gema Insani Pers. Menuju ke Definisi Ekonomi Post Robbins. M. (Jakarta : Sinar Harapan. 1998). et. 1990). 1995 Di RePosting Oleh : Yusro Widiastomo S. (Bandung: Remaja Karya. Lingkup. Rafiq Issa Beekun. Al-Qur’an . Riba The Moral Economy of Usury. 9/9 . Etika Dan Ilmu Ekonomi : Suatu Sintesis Islami. 1981). 1999). Fifty Major Economist ( Lima Puluh Pemikir Ekonomi). (Herndon. (Jakarta: Nuansa Madani.1978) Robby I. (ed) Firdaus Efendi dkk . Islam `Aqidah Wa Syari`ah. 19960) Suherman Rosyidi.Quraish Shihab. 1999) Ziauddin Ahmad. 1999) Syed Nawab Haider Naqvi. Kemiskinan Dan Pemerataan Pendapatan. (Yogyakarta:Fakultas Ekonomi UGM.(jakarta: Alvabet.Last Updated Tuesday. 15 December 2009 12:18 _____________. Ulumul Qur’an. Abdul Majeed & Co.Etika Bisnis dalam Islam Written by Yusro Widiastomo Sunday. Pustaka Binaman Pressindo. 1998). 1997) Winardi. (Jakarta :Dhana Bakti Prima Yasa. 1999) Purwanto Abdulcadir. 2000) Soetrisno.1999) Nurcholis madjid.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful