Anda di halaman 1dari 5

Pengolahan Database Sederhana Menggunakan PHP MySQL

Oleh : Eko Sugiharto

Sebelum dimulai pembahasan tentang materi ini, diasumsikan bahwa pembaca telah memahami dasar-dasar pembuatan database dan tabel di MySQL. Baik, kita mulai saja pembahasannya. Pertama-tama buatlah sebuah database dengan nama dbSiswa, kemudian buatlah tabel dengan nama tblSiswa sesuai dengan struktur berikut ini : Field nis nama kelas alamat Type Varchar (10) Varchar (10) Varchar (10) Varchar (10) Primary Key Yes

Setelah database dan tabel berhasil dibuat, ikutilah langkah-langkah berikut ini : 1.

Aktifkan Macromedia Dreamweaver, pada pilihan Create New pilih HTML, kemudian buatlah sebuah tabel dengan ketentuan seperti berikut :

2.

Pastikan pointer berada di dalam tabel, kemudian tambahkan satu buah form.

3.

Pada bagian Action diisi dengan simpan.php

4.

Selanjutnya, pastikan pointer masih berada di dalam tabel yang telah ditambahkan komponen form, kemudian buatlah sebuah tabel sesuai ketentuan berikut :

Eko Sugiharto

5.

Kemudian tambahkan teks, 2 buah Textfield, 1 buah List/Menu, 1 buah Textarea dan 1 buah Button sehingga tampilannya seperti berikut ini :

6. 7. 8. 9.

Atur masing-masing properti Name dengan nama : txtNIS, txtNama, lstKelas, txtAlamat Simpan di alamat C:\Wamp\www\nama_folder dengan nama form.html Kemudian tambahkan 1 halaman baru bertipe PHP, dan rubahlah mode tampilkan menjadi Code Kemudian ketik kode program seperti contoh berikut ini :

10. Simpan masih di alamat yang sama, kemudian beri nama simpan.php 11. Selanjutnya tambahkan 1 halaman baru lagi untuk pembuatan halaman laporan.php yang berfungsi untuk menampilkan data yang telah tersimpan 12. Ubah mode tampilan menjadi Design, kemudian buatlah tabel dengan ketentuan sebagai berikut :

Eko Sugiharto

13. Kemudian atur tampilan sehingga menjadi seperti contoh berikut ini :

14. Ubah mode tampilan menjadi Code, kemudian sisipkan kode program setelah tag <body> seperti contoh berikut ini :

15. Kemudian sisipkan pula kode program diantara tag penutup </tr> pertama dengan tag pembuka <tr> kedua, sehingga menjadi seperti contoh berikut ini :

16. Kemudian simpan dengan nama laporan.php 17. Selanjutnya membuat halaman form_edit.php. Namun secara prinsip, tampilannya hampir sama dengan form.html yang telah kita buat di awal tadi, sehingga kita bisa melakukan proses Save As... pada halaman form.html dan jangan lupa ubah nama dan tipe file menjadi form_edit.php 18. Kemudian ubah mode tampilan menjadi Code, dan sisipkan kode program setelah tag <body> seperti contoh berikut ini :

Eko Sugiharto

19. Ubah beberapa kode program seperti, form action menjadi edit.php

20. Pada komponen txtNIS, tambahkan attribut value menjadi seperti ini :

21. Pada komponen txtNama, juga tambahkan attribut value menjadi seperti ini :

22. Pada komponen lstKelas, sisipkan kode berikut ini :

23. Juga pada komponen txtAlamat, sisipkan pula kode berikut ini :

24. Untuk komponen btnSimpan, ubah properti name menjadi btnEdit dan value menjadi Edit 25. Kemudian tambahkan 1 buah Button di samping kanan btnEdit, kemudian atur properti name menjadi btnHapus dan value menjadi Hapus 26. Sehingga tampilan akhirnya menjadi sepert berikut ini :

27. Terakhir, tambahkan 1 halaman baru untuk edit.php 28. Ubah mode tampilan menjadi Code, kemudian sisipkan kode diantara tag <body> seperti contoh berikut ini :

Eko Sugiharto

29. Kemudian simpan dengan nama edit.php

Akhirnya kita telah menyelesaikan pembuatan layout form dan juga pengkodean. Jumlah keseluruhan halaman yang dibuat adalah 5 halaman, yakni : form.html, simpan.php, laporan.php, form_edit.php dan edit.php. Untuk uji coba aplikasi, pertama-tama aktifkan web browser misalnya Mozilla Firefox, kemudian pada bagian address kita ketik localhost/nama_folder/form.html.

Eko Sugiharto