Anda di halaman 1dari 14

PAPAN BASIS BILANGAN

Oleh

SITTI FITHRIANI SALEH

PROGRAM STUDI D II PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR 2003

PAPAN BASIS BILANGAN


But dont panic, base 8 is just like base 10 really, if you are missing two fingers

Tom Lehrer. A. Nama Alat Papan Basis Bilangan. B. Fungsi Papan basis bilangan dapat digunakan untuk membantu siswa memahami bilangan basis beserta operasinya. Dengan menggunakan alat ini diharapkan siswa mampu 1. Mengubah bilangan dari suatu basis ke basis lain. 2. Melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, atau pembagian bilangan dengan berbagai basis. C. Alat dan Bahan Alat dan bahan yang diperlukan adalah: 1. 2. 3. 4. 5. Tatakan dan sekatnya Kartu-kartu basis Kancing-kancing atau manik-manik berwarna Kartu-kartu bilangan Tatakan dibuat dari papan berukuran 35 cm 35 cm dan dibagi 5 cm sisi atas dan sisi bawah tatakan dicat putih sekat bila diperlukan. Papan basis bilangan

D. Pembuatan menjadi 5 petak yang sama. Tiap petak dicat dengan warna berbeda. Masing-masing untuk meletakkan sebagai tempat meletakkan kartu basis. Bagian tengah tatakan diberi celah diilustrasikan pada Gambar 1.

Sekat

Tempat kartu basis

Gambar 1. Papan basis bilangan

6. 7.

Sekat dibuat dari kertas manila berukuran 35 cm 3 cm. Kartu basis dibuat dari kertas manila berukuran 35 cm 5 cm

sebanyak 9 lembar. Setiap kartu mewakili satu sistem bilangan basis (sistem bilangan basis 2 sampai dengan sistem bilangan basis 10). Setiap kartu berisi 5 kolom. Kolom-kolom tersebut bertuliskan pangkat berurut dari bilangan yang menjadi basis kartu, dan menunjukkan nilai tempat dari tiap petak berwarna pada papan basis bilangan.
54 53 52 51

Gambar 2. Kartu basis 5

8.

Kartu bilangan dibuat dari karton berwarna berukuran 4 cm 4

cm. Tiap kartu bertuliskan 1 angka tunggal. Warna kartu disesuaikan dengan warna petak-petak papan basis bilangan.

3
Gambar 3. Kartu bilangan 3 untuk petak biru

9.

Kancing-kancing atau manik-manik berwarna disediakan sesuai

dengan warna petak-petak papan basis bilangan.

E. Petunjuk dan Contoh Penggunaan Konsep nilai tempat memegang peran penting dalam penggunaan papan basis bilangan. Jika pada papan basis bilangan dipasang kartu basis b, maka petak petak petak petak petak biru merah putih kuning hijau menunjukkan petak satuan menunjukkan petak b menunjukkan petak b2 menunjukkan petak b3 menunjukkan petak b4. atau atau

disebut juga b-an disebut juga b b-an

Setiap petak hanya boleh ditempati kancing-kancing dengan warna yang sama. Suatu kancing dapat dikonversi ke kancing berwarna lain dengan ketentuan sebagai berikut. b kancing biru senilai dengan 1 kancing merah b kancing merah senilai dengan 1 kancing putih b kancing putih senilai dengan 1 kancing kuning b kancing kuning senilai dengan 1 kancing hijau.

104 103 102 101


Gambar 4. Representasi 3122

Penempatan kancing-kancing seperti tampak pada gambar di samping merepresentasikan 3122 basis 10 2 kancing biru berarti 2 1 = 2 2 kancing merah berarti 2 10 = 20 1 kancing putih berarti 1 102 = 100 3 kancing kuning berarti 3 103 = 3000 + 3122 Penempatan kancing-kancing seperti tampak pada gambar di samping merepresentasikan 31225 2 2 1 3 kancing biru kancing merah kancing putih kancing kuning berarti berarti berarti berarti 2 2 1 3 1 5 52 53 = 2 = 10 = 25 = 375 + 412

54

53

52

51

Gambar 5. Representasi 31225

Ada 2 kegiatan penting dalam penggunaan papan basis bilangan, yaitu: 1. Pengelompokan (grouping) Jika pada papan basis bilangan berlaku sistem bilangan basis b, maka pengelompokan adalah mengganti setiap b kancing pada suatu petak dengan 1 kancing senilai. Dengan demikian Setiap b kancing Setiap b kancing biru diganti dengan 1 kancing merah Setiap b kancing merah diganti dengan 1 kancing putih putih diganti dengan 1 kancing kuning Setiap b kancing kuning diganti dengan 1 kancing hijau. 2. Perombakan (removing) Jika pada papan basis bilangan berlaku sistem bilangan basis b, maka perombakan adalah menukar 1 kancing pada suatu petak dengan b kancing senilai. Dengan demikian 1 kancing hijau dapat ditukar dengan b kancing kuning 1 kancing kuning dapat ditukar dengan b kancing putih 1 kancing putih dapat ditukar dengan b kancing merah 1 kancing merah dapat ditukar dengan b kancing biru. Penggunaan papan basis bilangan. a. bilangan dari suatu basis ke basis lain Untuk mengubah bilangan dari suatu basis ke basis lain dilakukan langkah-langkah berikut. Pasang sekat pada tempatnya untuk memisahkan daerah basis asal dan daerah basis tujuan. Pasang kartu basis asal pada ujung atas papan basis bilangan dan kartu basis tujuan pada ujung bawah papan basis bilangan. Letakkan kancing-kancing pada daerah basis awal untuk merepresentasikan bilangan yang akan diubah. Mengubah penulisan

biru pada papan basis bilangan. pengelompokan. Contoh: mengubah 132 ke basis 5.

Lakukan

penukaran

kancing-kancing sedemikian hingga hanya tersisa kancing-kancing Pindahkan kancing-

kancing tersebut pada daerah basis tujuan, kemudian lakukan

104 103 102 101


104 103 102 101

54 53 52

51

54

53

52

51

Keterangan: Pada daerah basis asal (basis 10), 1 kancing putih, 3 kancing merah, dan 2 kancing biru senilai dengan 132 kancing biru. Kancing-kancing tersebut dipindahkan ke daerah basis tujuan (basis 5). Selanjutnya dilakukan pengelompokan pada sistem bilangan basis 5 sebagai berikut. 132 kancing biru dikelompokkelompokkan tiap 5 kancing sehingga diperoleh 26 kelompok limaan (senilai dengan 26 kancing merah) dan 2 kancing tersisa, tidak membentuk kelompok limaan (senilai dengan 2 kancing biru). 26 kancing merah dikelompokkelompokkan lagi tiap 5 kancing, diperoleh 5 kelompok kancing dan 1 kancing tersisa, senilai dengan 5 kancing putih dan 1 kancing merah. kuning. Setelah proses pengelompokan ternyata kancing-kancing tersebut merepresentasikan 10125. 5 kancing putih dikelompokkan diperoleh 1 kelompok berisi 5 kancing, senilai dengan 1 kancing

Jadi 132 = 10125. b. Penjumlahan Untuk menjumlahkan 2 bilangan basis b dilakukan langkah-langkah berikut. basis masing. sehingga pengelompokan. Contoh: menghitung 3245 + 2435. terjadi penggabungan merepresentasikan kedua bilangan tersebut. Lakukan Lepaskan kancing-kancing sekat yang b pada tempatnya. Letakkan Pasang sekat pada untuk tempatnya untuk memisahkan daerah kedua bilangan. Pasang kartu kancing-kancing merepresentasikan kedua bilangan tersebut pada daerahnya masing-

54

53

52

51

54

53

52

51


54 53 52
Keterangan:

52

51

54

53

51

Jika kancing-kancing yang merepresentasikan kedua bilangan digabung, maka diperoleh 7 kancing biru, 6 kancing merah, dan 5 kancing putih. Selanjutnya dilakukan pengelompokan sebagai berikut. kancing merah dan 2 kancing biru. 6 kancing merah ditambah 1 kancing merah hasil pengelompokan kancing biru senilai dengan 1 kancing putih dan 2 kancing merah. 7 kancing biru senilai dengan 1

kancing

putih

ditambah

kancing putih hasil pengelompokan kancing merah senilai dengan 1 kancing kuning dan 1 kancing putih. Setelah proses pengelompokan ternyata kancing-kancing tersebut merepresentasikan 11225. Jadi 3245 + 2435 = 11225. c. Pengurangan Untuk mengurangkan 2 bilangan basis b dilakukan langkah-langkah berikut. Pasang sekat pada tempatnya untuk memisahkan daerah bilangan yang akan dikurangi dan bilangan pengurang. Pasang kartu basis b pada tempatnya. Letakkan kancing-kancing untuk merepresentasikan kedua bilangan tersebut pada daerahnya masing-masing. Keluarkan kancing dari petak-petak di daerah bilangan yang akan dikurangi sebanyak kancing pada petak-petak bersesuaian di daerah bilangan pengurang. Jika kancing pada petak di daerah bilangan yang akan dikurangi lebih sedikit dari kancing pada petak di daerah bilangan pengurang, maka lakukan perombakan. Kancing-kancing tersisa pada petak-petak di daerah bilangan yang akan dikurangi merepresentasikan hasil pengurangan kedua bilangan tersebut.. Contoh: menghitung 11225 3245.

54

53

52

51

54

53

52

51


52

54

53

51

54

53

52

51

Daerah bilangan yang akan dikurangi (atas) Daerah bilangan pengurang (bawah)

Keterangan: Setelah kancing-kancing untuk merepresentasikan 11225 dan 3245 ditata, maka dilakukan proses sebagai berikut. Akan dikeluarkan 4 kancing biru dari daerah atas. Karena hanya ada 2 kancing biru pada daerah atas, maka tidak mungkin dikeluarkan 4, dengan demikian harus dilakukan perombakan 1 kancing merah menjadi 5 kancing biru. Sekarang telah ada 7 kancing biru. Jika dikeluarkan 4, maka tersisa 3 kancing biru. Akan dikeluarkan 2 kancing merah dari daerah atas. Karena 1 kancing merah telah dirombak, maka tersisa 1 kancing merah pada daerah atas. Karena hanya ada 1 kancing merah, maka tidak mungkin dikeluarkan 2, dengan demikian harus dilakukan perombakan 1 kancing putih menjadi 5 kancing merah. Sekarang ada 6 kancing merah. Jika dikeluarkan 2, maka tersisa 4 kancing merah. Akan dikeluarkan 3 kancing putih dari daerah atas. Karena 1 kancing putih telah dirombak, maka tak tersisa kancing putih pada daerah atas sehingga tidak mungkin dikeluarkan 3. Dilakukan perombakan 1 kancing kuning menjadi 5 kancing putih. Sekarang telah ada 5 kancing putih. Jika dikeluarkan 3, maka tersisa 2 kancing putih. Setelah proses pengeluaran kancing dan perombakan dilakukan ternyata kancing-kancing tersebut merepresentasikan 2435. Jadi 11225 3245 = 2435. d. Perkalian Perkalian adalah penjumlahan berulang dari suatu bilangan. Untuk mengalikan suatu bilangan basis b dengan bilangan lain dilakukan langkah-langkah berikut. Pasang kartu basis b pada tempatnya. Jika b 10, maka ubah salah satu bilangan ke basis 10. Letakkan kancing-kancing untuk merepresentasikan bilangan yang tidak diubah.

pengelompokan. Contoh: menghitung 105 2035.

Gandakan Lakukan

kancing-

kancing pada setiap petak sebanyak bilangan yang telah diubah.

54

53

52

51

54

53

52

51


54 53 52 51
Keterangan:

54

53

52

51

Karena sistem bilangan basis yang digunakan bukan basis 10, maka ubah 105 ke basis 10 sehingga diperoleh 5. Tata kancing-kancing untuk merepresentasikan 2035, lalu gandakan sebanyak 5 kali. Ternyata diperoleh 10 kancing putih dan 15 kancing biru. Selanjutnya dilakukan pengelompokan sebagai berikut. kancing merah. kancing kuning. Setelah proses pengelompokan ternyata kancing-kancing tersebut merepresentasikan 20305. Jadi 105 2035 = 20305. e. Pembagian Pembagian adalah pengurangan berulang dari suatu bilangan. Untuk membagi suatu bilangan basis b dengan bilangan lain dilakukan langkahlangkah berikut. Pasang kartu basis b dan sekat pada tempatnya. Jika b 10, maka ubah bilangan pembagi 10 kancing putih senilai dengan 2 15 kancing biru senilai dengan 3

10

ke basis 10. Letakkan kancing-kancing untuk merepresentasikan bilangan yang akan dibagi. Lakukan pengurangan berulang sebanyak bilangan pembagi dimulai dari petak paling kiri, hingga kancing-kancing yang tersisa tidak dapat lagi dikurangkan dengan bilangan pembagi. Kancing-kancing yang tersisa dirombak. Selanjutnya lakukan hal yang sama untuk petak-petak berikutnya. Banyak pengelompokan. Contoh: menghitung 20305 : 105. pengurangan yang dilakukan pada Lakukan tiap petak merepresentasikan angka hasil bagi untuk petak yang bersangkutan.

54

53

52

51

54

53

52

51


1 54 53 52 51

54

53

52

51

Keterangan: Karena sistem bilangan basis yang digunakan bukan basis 10, maka ubah 105 ke basis 10 sehingga diperoleh 5. Tata kancing-kancing untuk merepresentasikan 20305. Selanjutnya dilakukan pengurangan dan perombakan sebagai berikut. diperoleh 10 kancing putih. Dari 10 kancing putih dipindahkan 5, ternyata masih tersisa 5. Pindahkan lagi 5 kancing putih ini sehingga tak tersisa lagi kancing putih. Dengan demikian terjadi 2 kali pemindahan (pengurangan) pada petak putih. 2 kancing kuning tidak dapat dikurangi 5. Lakukan perombakan terhadap 2 kancing kuning sehingga

11

diperoleh 15 kancing biru. -

kancing

merah

tidak

dapat

dikurangi 5. Lakukan perombakan terhadap 3 kancing merah sehingga Dari 15 kancing biru dipindahkan

5, ternyata masih tersisa 10. Dari 10 kancing biru dipindahkan lagi 5, ternyata masih tersisa 5. Pindahkan lagi 5 kancing biru ini sehingga tak tersisa lagi kancing biru. Dengan demikian terjadi 3 kali pemindahan (pengurangan) pada petak biru. Setelah pengurangan dan perombakan dilakukan ternyata kancing-kancing tersebut merepresentasikan 2035. Jadi 20305 : 105 = 2035. Untuk meningkatkan daya abstraksi siswa, maka pemakaian kancingkancing dapat diganti dengan kartu-kartu bilangan.

12

Referensi B. Bennet, Jr, Albert, Leonard T. Nelson. 1985. Mathematics an Activity Approach 2nd Edition. USA: Allyn and Bacon, Inc. Negoro, St, B. Harahap. 1987. Ensiklopedia Matematika. Jakarta: Ghalia Indonesia. W. Heddens, James, William R. Speer. 1995. Todays Mathematics Part 1 Concepts and Classroom Methods 8th Edition. USA: Prentice-Hall, Inc