Anda di halaman 1dari 8

DASAR DASAR PENDIDIKAN KESEHATAN Tujuan Pembelajaran : Setelah mengikuti pembelajaran ini para peserta mampu: Memahami dan

an menerapkan kaidah-kaidah memelihara kesehatan pribadi dan lingkungan. Memahami dan menerapkan kaidah-kaidah makan dan minum yang sehat. Memahami dan menerapkan prinsip-prinsip dan pendekatan pendidikan keselamatan di SD. Pengertian Pendidikan Kesehatan Pendidikan kesehatan secara umum dapat diartikan sebagai suatu upaya yang diberikan berupa bimbingan atau tuntunan kepada seseorang atau anak didik tentang kesehatan yang meliputi seluruh aspek pribadi (fisik, mental, dan sosial termasuk emosional) agar dapat tumbuh dan berkembang secara harmonis. Pendidikan kesehatan pada dasarnya amat bermanfaat untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya, yang memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal. Tujuan Pendidikan Kesehatan Pendidikan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan peserta didik baik jasmaniah maupun rohaniah melalui pemahaman dan pengamalan gaya hidup sehat bagi peserta didik. Dengan demikian diharapkan anak tumbuh dan berkembang secara wajar dalam aspek jasmani, mental, sosial dan emosionalnya. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan di Sekolah Dasar (SD) diarahkan untuk membina para siswa agar memiliki sikap dan perilaku hidup bersih, sehat, bugar dan berdisiplin. MEMELIHARA KEBERSIHAN DAN KESEHATAN PRIBADI Makna Sehat dan Sakit Menurut Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO), sehat berarti keadaan sejahtera (nyaman) yang meliputi fisik atau tubuh, jiwa atau mental dan sosial yang sempurna, dan bukan hanya suatu keadaan tanpa penyakit. Sehat secara keseluruhan berarti menyangkut faktor fisik, mental dan sosial. Sedangkan kesehatan menurut Undang-Undang Kesehatan Nomor 23 Tahun 1992 adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang atau individu hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Sebaliknya sakit berarti suatu keadaan yang dirasakan sangat tidak enak yang disebabkan oleh bermacam-macam factor. Sakit bisa disebabkan oleh suatu kejadian, atau kelainan yang dapat menimbulkan gangguan terhadap organisme tubuh, bisa juga gangguan terhadap susunan jaringan tubuh, baik fungsi jaringan maupun fungsi tubuh itu sendiri secara keseluruhan. Kebersihan Pribadi Pemeliharaan kebersihan pribadi tidak terlepas dari upaya pendidikan secara keseluruhan, khususnya pendidikan kesehatan. Pemeliharaan kebersihan yang optimal akan terwujud apabila sejak kecil kepada anak sudah ditanamkan sikap hidup bersih dan contoh dari orang-orang yang berada di sekitarnya. Karena itu setiap orang harus selalu berupaya memelihara dan meningkatkan taraf kebersihan pribadinya dengan membiasakan hidup bersih dan sehat, di samping mencegah penyakit Kesehatan Pribadi

Agar kesehatan pribadi selalu terpelihara dengan baik, kebersihan kulit, kuku, rambut, mata, hidung, telinga, mulut, gigi dan pakaian harus selalu terjaga. Menjaga Dan Memelihara Kebersihan Kulit Menjaga Dan Memelihara Kebersihan Kuku Menjaga Dan Memelihara Kebersihan Rambut Memelihara Kebersihan Dan Kesehatan Mata Menjaga Dan Memelihara Kesehatan Hidung Memelihara Kebersihan Telinga Memelihara Kebersihan Mulut Dan Gigi Memakai Pakaian Yang Bersih Dan Serasi Memelihara Kebersihan/Kesehatan Lingkungan Memelihara Kebersihan/Kesehatan Lingkungan di Rumah Memelihara Kebersihan/Kesehatan Lingkungan di Sekolah Minuman dan Makanan Sehat Fungsi Makanan adalah untuk memenuhi kebutuhan tubuh serta untuk membantu fungsi-fungsi tubuh lainnya. Makanan juga memainkan peranan penting di dalam kehidupan sosial karena dapat mempengaruhi hal-hal yang bersifat psikologis maupun emosional. Secara fisiologis fungsi makanan dibagi menjadi 3 kategori, yaitu untuk: (1) menambah energi; (2) membangun dan mempertahankan sel-sel dan jaringan; dan (3) pengaturan proses-proses dalam tubuh. Sumber Zat-Zat Gizi Dilihat dari fungsinya, bahan makanan dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok, yaitu : Bahan makanan sumber energy, Bahan makanan sumber lemak dan minyak, Bahan makanan sumber protein, Bahan makanan sumber mineral dan vitamin Makanan Sehari-Hari Makan sehari-hari hendaknya terdiri dari berbagai jenis makanan yang mengandung berbagai macam zat gizi yang diperlukan tubuh. Makanan yang baik adalah makanan yang mengandung, karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Ada semboyan tempo dulu, yaitu makanan 4 Sehat 5 Sempurna yang teridiri dari, makanan pokok, lauk, sayur dan buah (4 sehat) dan susu (5 sempurna). Sekarang semboyan itu telah diganti dengan Menu Seimbang, artinya makanan tersebut harus cukup mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral dengan komposisi: karbohidrat 60-70%, lemak 20-30% dan protein 10-15%, sedangkan vitamin dan mineral sudah tercakup di dalam komposisi tersebut. PENDIDIKAN KESELAMATAN Pengertian dan Ruang Lingkup Pendidikan Keselamatan Pendidikan keselamatan merupakan suatu upaya pendidikan tentang penanggulangan, pencegahan, dan penghindaran dari terjadinya kecelakaan, yang bertujuan agar memperoleh keselamatan bagi manusia dan harta bendanya. Pendidikan keselamatan mencakup ruang lingkup substansi yang luas, dan berkaitan erat dengan beberapa mata pelajaran lainnya, seperti pendidikan kesehatan, pendidikan jasmani, dan pendidikan di alam terbuka. Karena itu, pelaksanaan pendidikan kesehatan, dapat dipandang sebagai sebuah perpaduan, dalam satu tema yang dapat mengaitkan beberapa mata pelajaran tersebut. TUJUAN PENDIDIKAN KESELAMATAN Menerapkan praktik keselamatan dalam kegiatan rekreasi, pendidikan jasmani, dan kehidupan sehari-hari, utamanya keselamatan berlalu lintas. Menanamkan sikap peduli terhadap berbagai hal yang dapat mendatangkan bahaya bagi keselamatan diri pribadi.

Menanamkan kesadaran dan sikap bertanggung jawab, bahwa yang diperbuat bukan hanya mengandung resiko bagi diri sendiri,tetapi juga keselamatan orang lain. Mengembangkan pemahaman terhadap hak dan tanggung jawab dalam hubungan dengan orang lain. Memahami bahwa setiap tindakan mengandung konsekuensi bagi sendiri maupun orang lain. Manfaat dalam penyelenggaraan pendidikan keselamatan Melalui pengamatan langsung atau pengalaman nyata, siswa dapat menghayati dan menentukan sendiri masalah dalam lalu lintas. Penguasaan keterampilan menggunakan kendaraan, misalnya naik sepeda, dan sebagainya. Mengikuti simulasi atau permainan peran, yang didukung dengan diskusi tentang masalah dan upaya mengatasi masalah lalu lintas misalnya. Beberapa Prinsip Pendidikan Keselamatan Pendidikan keselamatan menganut prinsip DAP (Developmentally Appropriate Practice) Praktek pengajaran tersebut, pada dasarnya berisikan sejumlah pengalaman nyata, dan jika tidak dapat dilakukan, maka dilaksanakan dalam bentuk simulasi. Di antara prinsip yang paling utama adalah, sejauh memungkinkan untuk dipraktekkan, pembelajaran materi pendidikan keselamatan hendaknya disesuaikan dengan kondisi lingkungan.. Pendidikan keselamatan, lebih ditujukan pada pembentukan sikap dan perilaku, agar dapat menerapkan kaidah yang berguna untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan keselamatan orang lain. Disinilah letak perbedaannya dengan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) yang menekankan pertolongan pertama kepada orang yang telah mengalami kecelakaan. Sedangkan pendidikan keselamatan lebih menekankan pada penjagaan dan pencegahan agar terhindar dari kecelakaan atau memperoleh keselamatan. Sasaran Pembinaan dan Pendekatan Dalam Pembelajaran Pendidikan Keselamatan Sasaran pembinaan dalam pendidikan keselamatan adalah sikap dan kemampuan siswa untuk membuat keputusan yang tepat, yang didukung oleh keterampilan untuk melaksanakan tindakan keselamatan. Prinsip dan pendekatan dalam pembelajaran pendidikan keselamatan sebagai berikut : a. penyediaan pengalaman belajar dan keterampilan, perkembangan siswa. b. keterampilan yang diajarkan diselaraskan dengan kemampuan yang ada pada siswa pada saat sekarang. c. guru sudah terbiasa dan menguasai keterampilan yang bersangkutan. d. keterampilan diragakan di lingkungan yang aman. e. keterampilan di jelaskan dan diragakan sebaik mungkin sementara siswa berkesempatan untuk bertanya. Bagaimanakah Pendidikan Keselamatan itu ? Pendidikan Kesehatan dan Keselamatan Pendidikan Keselamatan dan Cedera Keselamatan di Rumah Beberpa potensi bahaya yang mungkin terjadi antara lain sebagai berikut : 1. Ketidak sempurnaan penyimpanan obat-obatan atau barang-barang yang mudah terbakar seperti bensin, oli, minyak tanah, obat serang, atau zat kimia lainnya yang mudah terbakar, dsb. 2. Ketidaksempurnaan penyimpanan alat kerja dan alat dapur seperti, pisau, kompor, garpu, cangkul, dsb. 3. Penggunaan listrik atau api yang berlebihan 4. Membiarkan laci terbuka 5. Ketidaksempurnaan penempatan sambungan listrik atau alat-alat lainnya 6. Hilangnya barang tajam atau kecil pada karpet hendaknya disesuaikan dengan tingkat pertumbuhandan

7. Membiarkan lantai licin atau sesuatu bukan pada tempatnya. Keselamatan Berkendaraan dan Berlalu Lintas Ada beberapa aspek yang perlu diperkenalkan kepada anak didik untuk menghindari atau memperkecil kemungkinan terjadi cedera dalam berkendaraan, antara lain adalah : Hanya menggunakan kendaraan yang layak pakai Mengendalikan kecepatan Selalu menggunakan sabuk pengaman Tidak meminum minuman keras yang mengandung alkohol sebelumnya Tidak terlalu gaduh menggunakan music Mengalah dalam berkendaraan Membawa kotak P3K Keselamatan Berekreasi Prinsip Umum Pendidikan Keselamatan Pendidikan keselamatan lebih menekankan pada upaya membantu anak didik belajar bagaimana memperoleh kebiasaan berprilaku yang menunjang terhadap keselamatan dengan cara-cara yang konstruktif dan dapat dipertanggung jawabkan. Pendidikan keselamatan tidak dicapai melalui menghafal atau mengingat-ingat prosedur yang harus dilakukan untuk mengerjakan sesuatu, tidak juga diberikan hanya dalam satu unit pertemuan. Pendidikan keselamatan bukanlah belajar mengatakan tidak melakukan sesuatu yang membahayakan keselamatan dirinya. Pendidikan keselamatan belajar mengatakan ya melakukan pilihan yang baik untuk memlihara keselamatan dirinya yang terintegrasi dalam kehidupannya sehari-hari dan merupakan cermin gaya hidup sehat. Untuk itu, kunci proses belajar mengajar pendidikan keselamatan adalah practice atau berlatih pada setiap saat apabila memungkinkan. Apabila tersedia waktunya, proses belajar mengajar keselamatan dapat dilakukan secara terpisah dari bidang studi lainnya. Untuk itu para guru beserta siswa harus menetapkan faktor-faktor sebagai berikut : jenis-jenis kecelakaan yang mungkin terjadi dalam berlalu lintas perataturan-peraturan lalu lintas sikap pengendara, penumpang dan pejalan kaki dalam berlalu lintas simbol-simbol lalu lintas permainan yang harus dilakukan siswa, dsb PEND. KESELAMATAN DALAM PENJAS DAN OR Yang dimaksud dengan aspek keselamatan dalam pendidikan jasmani dan olahraga ialah semua usaha yang ditujukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan atau cedera dalam proses belajar mengajar pendidikan jasmani dan olahraga. Pentingnya Pend. Keselamatan Dalam Penjas dan Olahraga. Berbagai macam kecelakaan yang dapat terjadi di rumah, di jalan, di tempat kerja dan di sekolah khususnya pada waktu berlangsung proses belajar mengajar penjas dan olahraga. Kurangnya perhatian dan pengetahuan tentang tata cara dan pencegahan akan kemungkinan terjadinya kecelakaan, mengakibatkan lebih seringnya terjadinya rudapaksa atau cedera pada siswa. Para siswa dapat mengalami rudapaksa pada berbagai keadaan, seperti ketika bermain di halaman sekolah, pada saat istirahat, dan pada saat menerima pelajaran pendidikan jasmani.

Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya rudapaksa di lingkungan sekolah, maka para guru khususnya guru pendidikan jasmani (Penjas) perlu memahami aspek keselamatan dan memiliki memiliki keterampilan untuk melaksanakan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya rudapaksa dalam proses belajar mengajar pendidikan jasmani. Yang dimaksud rudapaksa ialah ketidak mampuan jaringan atau tubuh atau bagian dari tubuh menerima tenaga atau tekanan yang sangat besar yang melebihi kemampuannya. Dengan kata lain, rudapaksa ialah suatu kerusakan jaringan yang diakibatkan oleh tenaga/kekuatan/tekanan yang melebihi kemampuan jaringan tersebut. Tekanan itu dapat berasal dari akibat kecelakaan lalu lintas atau akibat dari melakukan kegiatan fisik/olahraga yang berlebihan atau karena gerakan yang keliru. Demikian pula rudapaksa ini dapat terjadi pada waktu berlangsungnya proses belajar mengajar pendidikan jasmani yang kurang mempertimbangkan faktor keselamatan. Rudapaksa ini dapat terjadi pada waktu proses belajar mengajar pendidikan jasmani, disebabkan oleh beberapa kemungkinan yang bersumber pada beberapa faktor sebagai berikut: Faktor lingkungan belajar Faktor fasilitas Faktor peralatan Faktor manajemen pembelajaran Faktor teknik bantuan Faktor perencanaan tugas ajar. Sehubungan dengan faktor-faktor yang dapat mengakibatkan terjadinya rudapaksa tersebut, maka para guru pendidikan jasmani dan kesehatan (Penjas) sangat perlu memperhatikan, mengetahui, memahami, serta terampil dalam melaksanakan aspek-aspek keselamatan dalam pendidikan jasmani ini. Keselamatan Lingkungan Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Jasmani. Berbagai cara dapat dilakukan oleh guru Penjas dalam menjaga keselamatan lingkungan dalam proses pembelajaran penjas yang tentunya perlu mempunyai kiat masing-masing. Sebagai contoh: Apabila sekolah berada di lingkungan dekat jalan raya yang cukup ramai, maka harus dijaga agar para siswa jangan sering keluar ke jalan. Apakah untuk mengambil alat atau melaksanakan tugas guru. Usahakan agar alat-alat yang digunakan untuk proses belajar mengajar tidak sering keluar halaman sekolah. Pada pelajaran permainan bola volli, atau permainan bola bakar, atau kasti; usahakan arah bola yang dipukul atau dilempar tidak mengarah ke jalan. Manfaat Olahraga Diantara beberapa manfaat dari olahraga, yakni: 1. Olahraga dapat menunjang peningkatan daya tahan tubuh Mengapa olahraga bisa meningkatkan ketahanan tubuh kita? Karena olahraga yang rutin dapat meningkatkan beberapa hormon yang penting dalam tubuh seperti serotonin, endorfin, dan adrenalin yang fungsinya untuk meningkatkan daya tahantubuh manusia. 2. Olahraga bisa menjaga dan meningkatkan kemampuan daya pikir Sebenarnya kemampuan daya pikir sangat dipengaruhi oleh lancar tidaknya darah mengalir ke otak dan sirkulasi dalam tubuh. Nah, olahraga bisa memacu sirkulasi darah ke otak dan mengaktifkan hormon-hormon di dalam tubuh kita. Dengan lancarnya cairan darah ke otak, maka proses atau daya pikir juga akan lancar. 3. Dapat menghilangkan stres

Berbagai kesulitan hidup yang dialami mau tidak mau banyak mempengaruhi kualitas hidup kita. Jika sedikit saja kita salah dalam menyikapinya, maka Anda akan terjebak dalam suasana yang tidak kondusif. Hal itu bisa menurunkan kualitas kehidupan kita, baik fisik maupun mental. Disinilah peranannya olahraga, bahwa ternyata olahraga yang rutin bisa menghindarkan atau mengurangi rasa stres atau kesulitan hidup. 4. Bisa membentuk tubuh ideal Mempunyai tubuh ideal jelas menjadi harapan setiap orang, entah laki-laki maupun wanita. Apa pasal? Dengan mempunyai badan yang ideal maka rasa kepercayaan diri juga akan meningkat. Untuk mendapatkan tubuh ideal ini bisa dilakukan dengan merutinkan olahraga. 5. Memperlambat proses penuaan Dengan melakukan olahraga rutin, banyak yang telah membuktikannya dirinya lebih terlihat awet muda. 6. Makanan Bergizi Selain berolahraga, kita juga mesti memerhatikan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh kita. Jangan sampai jomplang, olahraga rutin dilakukan tapi tak diimbagi dengan makanan yang bergizi sesuai dengan standar yang harus dipenuhi. Diantaranya adalah Anda perlu mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung karbohidrat, protein, air,vitamin, lemak, zat besi, kalsium, natrium, magnesium, glukosa, dsb. 7. Berikut adalah beberapa manfaat olahraga untuk tubuh kita menurut Asosiasi Kebugaran di Inggris : Meningkatkan kisaran gerak, Meningkatkan stamina, Melepaskan kecemasan, Meredakan kinerja seksual, Meredakan gejala menopause, Membantu mencegah penyakit jantung, Mencegah osteoporosis, Memperbaiki ketajaman mental, Memperbaiki konsentrasi, Mengurangi resiko kanker payudara, Memperbaiki pandangan hidup, Mengurangi nyeri radang sendi, Mengendalikan kolesterol, Membakar lemak, Mempercepat metabolisme, Menghilangkan gejala pra-menstruasi, Membantu kita berhenti merokok, Meredakan depresi, Mengurangi biaya hidup, Meningkatkan kepuasan kerja, Mengawetkan otot, Mengawetkan organ-organ internal (hati, ginjal), Memperbaiki waktu reaksi, Memperbaiki kebugaran kardiovaskuler, Meningkatkan energi, Memperbaiki koordinasi saraf dan otot, Meningkatkan kemampuan tubuh untuk memerangi infeksi, Mengurangi resiko glaukoma, Mengurangi resiko kanker usus besar, Menurunkan tekanan darah, Mengurangi resiko kegemukan, Membakar kalori, Memperbaiki sembelit, Mencegah endometriosis, Mengurangi konsumsi alkohol, Mengurangi stres, Meningkatkan harga diri, Meningkatkan perasaan sejahtera, Meningkatkan IQ, Meningkatkan kreativitas, Mengurangi absensi kerja, Meningkatkan produktivitas, Memperbaiki kelenturan, Memperbaiki peredaran darah, Meningkatkan mobilitas, Meningkatkan ingatan/mengurangi resiko pikun, Memperpendek waktu pemulihan sesudah sakit atau cedera, Meningkatkan kesehatan punggung, Tidur nyenyak, Memperpanjang hidup. 8. Manfaat olahraga bagi kesehatan mental 1. Olahraga mengurangi stres 2. Olahraga dapat meningkatkan kekuatan otak 3. Mempengaruhi hormon Endogenous opioids 4. Meningkatkan gelombang otak alfa 5. Penyalur saraf otak 6. Olahraga dapat melawan penuaan 7. Olahraga dapat meningkat perasaan bahagia 8. Olahraga dapat meningkatkan kepercayaan diri A. Pengertian Gizi Gizi adalah suatu proses organisme menggunakan makanan yang dikonsumsi secara normal melalui proses digesti, absobsi, transportasi, penyimpanan, metabolisme dan pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan untuk mempertahankan kehidupan, pertumbuhan dan fungsi normal dari organ-organ, serta menghasilkan energi.

B. Fungsi Zat Gizi = Fungsi Zat Gizi antara lain : Memberi energi (zat pembakar) Makanan sumber zat tenaga antara lain: beras, jagung, gandum, ubi kayu, ubi jalar, kentang, sagu, roti dan mi. Minyak, margarin dan santan yang mengandung lemak juga dapat menghasilkan tenaga. Makanan sumber zat tenaga menunjang aktivitas sehari-hari. Misalnya Karbohidrat, lemak dan protein, merupakan ikatan organik yang mengandung karbon yang dapat dibakar dan dibutuhkan tubuh untuk melakukankegiatan/aktivitas. Pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh (zat pembangun) Makanan sumber zat pembangun yang berasal dari bahan makanan nabati adalah kacang-kacangan, tempe, tahu. Sedangkan yang berasal dari hewan adalah telur, ikan, ayam, daging, susu serta hasil olahan, seperti keju. Zat pembangun berperan sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan seseorang. Misalnya : Protein, mineral dan air, diperlukan untuk membentuk sel-sel baru, memelihara, dan menganti sel yang rusak. Mengatur proses tubuh (zat pengatur) Makanan sumber zat pengatur adalah semua sayur-sayuran dan buah-buahan. Makanan ini mengandung berbagai vitamin dan mineral, yang berperan untuk melancarkan bekerjanya fungsi organ-organ tubuh.misalnya : Protein, mineral, air dan vitamin. Protein bertujuan mengatur keseimbangan air di dalam sel,bertindak sebagai buffer dalam upaya memelihara netralitas tubuh dan membentuk antibodi sebagai penangkal organisme yang bersifat infektil dan bahan-bahan asing yang dapat masuk ke dalam tubuh. Mineral dan vitamin sebagai pengatur dalam proses-proses oksidasi, fungsi normal sarafdan otot serta banyak proses lain yang terjadi dalam tubuh, seperti dalam darah, cairan pencernaan, jaringan, mengatur suhu tubuh, peredaran darah, pembuangan sisa-sisa/ ekskresi dan lain-lain proses tubuh. C. Macam-Macam Zat Gizi Zat-zat makanan yang diperlukan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan ini dikelompokkan menjadi 5 macam, yakni protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral. Fungsi-fungsi zat makanan itu antara lain sebagai berikut : 1. Protein = Protein diperoleh dari makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan (protein nabati) dan makanan dari hewan (protein hewani). Fungsi protein bagi tubuh antara lain : membangun sel-sel yang rusak, membentuk zat-zat pengatur seperti enziim dan hormon, membentuk zat inti energi (1 gram proteein kira-kira menghasilkan 4,1 kalori). 2. Lemak = Lemak berasal dari minyak goreng, daging, margarin, dan sebagainya. Fungsi pokok lemak bagi tubuh ialah : menghasilkan kalori terbesar dalam tubuuh manusia (1 gram lemak menghasilkan 9,3 kalori), sebagai pelarut vitamin A,D,E,K dan sebagai pelindung terhadap bagian-bagiaan tubuh tertentu dan pelindung bagian tubuh pada temperatur rendah.

3. Karbohidrat = Karbohidrat berdasarkan gugus penyusun gulanya dapat dibedakan menjadi monosakarida, disakarida, dan polisakarida. Fungsi karbohidrat adalah juga salah satu pembentuk energi yang paling murah, karena pada umumnya sumber karbohidrat ini berasal dari tumbuh-tumbuhan (beras, jagung, singkong, dan sebagainya) yang merupakan makanan pokok. 4. Vitamin-vitamin = macam-macam vitamin, fungsi serta sumbernya a. Vitamin A = Fungsi : Mencegah penyakit rabun senja, meningkatkan daya tahan tubuh, dan memerangi penyakit malaria. Sumbernya : Hati, minyak ikan, daging, susu, wortel,dan sayuran/buah berwarna orange b. Vitamin B = B1 (Thiamin) Fungsi : Membantu proses oksidasi tubuh untuk memperoleh energy dan mencegah penyakit beri-beri. Sumbernya : Kacang hijau daging, kulit beras, sayuran dan roti. c. B2(Riboflavin)= Fungsi : Pernapasan dalam sel (respirasi selular), menjaga keutuhan jaringan saraf, dan mempercepat pemindahan rangsang sinar ke saraf mata. Sumbernya : hati, telur, susu dan ragi d. B3(Asam pantotenat) = Fungsi : Membantu pembebasan energy dari makanan, sintesis asam lemak Sumber : hati, telur,khamir/jamur,dan kacang tanah. e. B6(Piridoksin) = Fungsi : membantu mencerna protein dan respirasi selular. Sumbernya : Telur, daging,kentang dan kubis. f. B12 (Kobalamin) = Fungsi : Pembentukan sel darah merah, sintesis asam nukleat dan pembelahan sel. sumbernya : Daging, telur, susu, hati dan ragi (makanan hasll fermentasi) g. Vitamin C = Fungsi : Menjaga ketahanan tubuh terhadap penyakit infeksi dan racun, menurunkan kolestrol, serta dalam dosis tinggi mencegah penyakit jantung, hipertensi, diabetes mellitus dan kanker. Sumber : Buah-buahan, misalnya jeruk, tomat, papaya dan sayuran hijau lainnya. h. Vitamin D = Fungsi : Mencegah penyakit rakitis. Sumber : Susu, minyak ikan dan kuning telur i. Vitamin E = Fungsi : Berperan penting dalam system reproduksi dan mencegah penyakit kanker paru-paru Sumber : Biji-bijian, sayuran, telur, mentega dan susu. j. Vitamin K = Fungsi : Berperan dalam pembekuan darah dan dapat mencegah keguguran. Sumber : Bayam, tomat, wortel. 5. Mineral = Mineral terdiri dari zat kapur (Ca), zat besi (Fe), zat fluor (F), natrium (Na) dan chlor (Cl), kalium (K) dan iodium (I). Secara umum fungsi mineral adalah sebagai bagian dari zat yang aktif dalam metabolisme atau sebagai bagian penting dari struktur sel dan jaringan.