Anda di halaman 1dari 6

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(Pembelajaran Langsung)

Mata Pelajaran : Kompetensi Kejuruan Mekanik Otomotif Kelas/ Semester : XI/2 Pertemuan Ke:1-2 Alokasi Waktu : 2 x 8 x 45 menit Standar Kompetensi : Perbaikan kopling dan komponen-komponennya Kompetensi Dasar : Melepas/mengganti unit kopling dan komponen-komponennya Indikator : 1. Diberikan arahan tentang konstruksi dan prinsip kerja kopling, siswa dapat menjelaskan prinsip kerja kopling. 2. Siawa dapat menjelaskan konstruksi kopling melalui penggalian informasi. 3. Didemonstrasikan cara-cara/proses perbaikan kopling dan komponen-komponennya, siswa dapat melaksanakan prosedur perbaikan kopling. 4. Didemonstrasikan langkah-langkah melepas dan mengganti unit kopling dari kendaraan sesuai SOP, siswa dapat melakukannya dengan prosedur yang benar. 5. Diberi contoh prosedur penyetelan kopling, siswa dapat melakukannya dengan prosedur yang benar. I. TUJUAN : 1. Siswa dapat menjelaskan prinsip kerja kopling 2. Siswa dapat menjelaskan konstruksi dari kopling. 3. Siswa mampu melaksanakan prosedur perbaikan kopling dan komponen-komponennya. 4. Siswa mampu melaksanakan pekerjaan pelepasan/penggantian unit kopling sesuai dengan SOP. 5. Siswa mampu melaksanakan penyetelan pada kopling.

MATERI AJAR : A. Pengenalan Komponen Kopling Siswa direfleksikan untuk mengenal kopling dengan menyampaikan prinsip kerja kopling yang mana: Saat pedal kopling tidak diinjak, kanvas kopling terjepit diantara roda gila dan plat penekan. Sehingga putaran mesin diteruskan ke input shaft transmisi. Saat pedal kopling diinjak, bantalan pembebas tertekan oleh garpu pembebas sehingga plat penekan terungkit ke belakang oleh pegas diafragma. Selanjutnya kanvas kopling tidak terjepit diantara plat penekan dan roda gila. Maka putaran mesin ke input shaft transmisi terputus. B. Konstruksi Kopling 1. Kanvas kopling terbuat dari asbes yang dipadu dengan logam. 2. Unit penekan terdiri dari dua jenis pegas penekan: - pegas koil - pegas diafragma. 3. Unit pembebas kopling terdiri dari dua jenis: a. Sistem pembebas mekanis, komponennya terdiri dari:

- Pedal kopling - Garpu pembebas - Kabel pembebas kopling - Bantalan pembebas - Unit penekan kopling - Kanvas kopling b. Sistem pembebas hodrolis, komponennya terdiri dari : - Pedal kopling - Garpu pembebas - Master silinder kopling - Bantalan pembebas - Unit penekan kopling - Kanvas kopling - Slang fluida - Silinder kopling. C. Perbaikan Kopling 1. Prosedur perbaikan kopling dan komponen-komponennya - Letakkan kendaraan pada jack stand atau lift car. - Pastikan mesin tidak dalam kondisi berputar. - Lepas terminal negatif baterai. - Lepas unit pembebas kpling, untuk pembebas jenis hidrolis pastikan tidak terjadi kebocoran fluida. - Lepas kabel swit mundur. - Lepas motor starter bila perlu pipa knalpot juga dilrpas. - Lepas poros propeller dan pastikan oli transmisi tidak pumpah. - Lepas tongkat transmisi dari bak transmisi. - Lepas baut pengikat transmisi pada misin dan turunkan bak trnsmisi. 2. Pelepasan dan penggantian unit kopling - Sebelum membuka baut pengikat unit penekan, pastikan diberi tanda pada unit penekan dengan roda gila agar saat pemasangan tidak mengalami kesalahan. - Buka baut pengikat unit penekan secara bertahap sampai tekanan plat penekan bebas. - Lepas unit plat penekan dan plat kopling dari roda gila. - Bersihkan komponen yang sudah terlepas tersebut termasuk roda gila. Dalam pembersihan usahakan jangan ditiup, usahakan dengan air sabun sampai bersih. - Pasang unit penekan dan kanvas kopling baru dengan menggunakan center clutch. Pastikan arah pemasangan kanvas benar. - Keraskan baut pengikat unit pembebas secara bertahap dan gunakan kunci momen. Peosedur pemasangan transmisi dan komponen yang lain dikerjakan dengan urutan kebalikan dari pembongkaran. D. Penyetelan Penyetelan kopling mobil ada: 1. Pada unit kopling mekanis penyetelan dilakukan pada : - Penyetelan kebebasan garpu pembebas - Penyetelan tinggi pedal. 2. Pada unit kopling hidrolis penyetelan dilakukan pada : - Penyetelan kebebasan garpu pembebas - Penyetelan tinggi pedal - Penyetelan main bebas pada push rod pedal kopling dan silinder kopling.

I. Model Dan Metode Pembelajaran E. Model pembelajaran: Pembelajaran Langsung F. Metode pembelajaran : Ceramah Demonstrasi Tanya jawab Unjuk kerja. II. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan ke-1 G. Kegiatan Awal 1. Memotivasi siswa, terutama dalam pelaksanaan pembelajaran yang akan dilaksanakan. 2. Menyampaikan dan melaksanakan tujuan pembelajaran pada dari ini, yaitu pengenalan kopling yang meliputi konstruksi dan cara kerja kopling. H. Kegiatan Inti 1. Siswa dibawa ke kendaraan/mobilkemudian di beri pertanyaan: Bagaimana kopling mobil bekerja? (Fase 1) 2. Selanjutnya pengajar nenegaskan jawaban siswa bahwa kopling berfungsi menghubung dan memutuskan putaran mesin ke input transmisi dengan lembut. (Fase 1) 3. Pengajar mengenalkan komponen-komponen kopling dilanjutkan dengan tugas mengidentifikasi komponen kopling dan system pembebas kopling pada kendaraan.(Fase 2) 4. Selanjutnya siswa dibentuk dalam kelompok-kelompok kecil yang selanjutnya ditugaskan untuk melaksanakan identifikasi komponen dan pengenalan konstruksi kopling. (Fase 3) 5. Selama melakukan identifikasi pada kendaraan, dilakukan Tanya jawab. (Fase 4) C. Kegiatan Akhir Pengajar menyimpulkan bahwa kopling bekerja saling mendukung antar komponen. Pertemuan ke-2 A. Kegiatan Awal Merefleksi ingatan siswa dengan materi ajar yang diberikan pada minggu lalu, dan hari ini pembelajaran dilanjutkan dengan tujuan perbaikan kopling dan komponen-komponennya. B. Kegiatan Inti 1. Mendemonstrasikan perbaikan kopling pada siswa. (Fase 2) 2. Pengajar menjelaskan keselamatan kerja pada siswa meliputi: - Pemasangan vender kover - Mesin harus dalam keadaan mati - Negatif baterai sudah terlepas - Hindari tumpahan minyak rem pada kopling hidrolis. (Fase 2) 3. Siswa diajak untuk melihat system pembebas kopling, selanjutnya diberi tugas untuk mengidentifikasi komponen-komponennya. (Fase 2) 4. Bersama-sama(siswa dan guru) melaksanakan pelepasan transmisi dari mesin. (Fase 3) 5. Mendemonstrasikan melepas unit penekan kopling dan kanvas kopling dari mesin. (Fase 2) 6. Siswa melaksanakan pelepasan unit kopling sesuai petunjuk. (Fase 3) 7. Mendemonstrasikan pemasangan unit kopling pada mesin secara baik. (Fase 2)

8. Siswa melaksanakan pemasangan unit kopling. (Fase 3) 9. Selama melaksanakan unjuk kerja, dilakukan Tanya jawab/umpan balik. (Fase 4) I. Kegiatan Akhir/Penutup Pengajar menyimpulkan bahwa perbaikan kopling perlu pekerjaan yang sistimatis. III.Alat/Bahan/Sumber Belajar J. Alat : 1. Tool set 2. Lift car 3. Dongkrak transmisi 4. SST perbaikan kopling 5. Kunci momen 6. Vender cover K. Bahan : 1. Unit kendaraan 2. Kanvas kopling 3. Unit penekan kopling 4. Release bearing L. Sumber belajar : 1. New Step I 2. Manual Perbaikan casis kijang IV. Penilaian 1. Penilaian dilaksanakan selama proses pembelajaran berlangsung. 2. Penilaian berdasarkan aktifitas, unjuk kerja dan pada saat umpan balik(Tanya jawab) dilaksanakan.

Surabaya,

2008

Eko Wahyu Santoso, S.Pd

KISI-KISI ASSESMENT BERBASIS KOMPETENSI Sub Kompetens i Strategi Assesment Indikator Pencapaian Tujuan Pembelajaran Metode 1. Siswa dapat menjelaskan prinsip kerja kopling 2. Siswa dapat menjelaskan konstruksi dari kopling. 3. Siswa mampu melaksanakan prosedur perbaikan kopling dan komponenkomponennya. 4. Siswa mampu melaksanakan pekerjaan pelepasan/penggan tian unit kopling sesuai dengan SOP. 5. Siswa mampu melaksanakan penyetelan pada kopling. Benter Instrumen No Item Instrumen

Perbaikan 1. Diberikan arahan kopling tentang konstruksi dan dan prinsip kerja komponenkopling, siswa komponenn dapat menjelaskan ya prinsip kerja kopling. 2. Siawa dapat menjelaskan konstruksi kopling melalui penggalian informasi. 3. Didemonstrasikan cara-cara/proses perbaikan kopling dan komponenkomponennya, siswa dapat melaksanakan prosedur perbaikan kopling. 4. Didemonstrasikan langkah-langkah melepas dan mengganti unit kopling dari kendaraan sesuai SOP, siswa dapat melakukannya dengan prosedur yang benar. 5. Diberi contoh prosedur penyetelan kopling, siswa dapat melakukannya dengan prosedur yang benar.

Item Instrumen Item 1 1. Tugas Jelaskan prinsip kerja dari kopling kering plat tunggal pada mobil! 2. Pedoman penskoran Kunci jawaban : Saat pedal kopling tidak dinjak : Kanvas kopling terjepit diantara roda gila dan plat penekan. Sehingga putaran mesin diteruskan ke input shaft transmisi. - Saat pedal kopling diinjak : Bantalan pembebas tertekan oleh garpu pembebas sehingga plat penekan terungkit ke belakang oleh pegas diafragma. Selanjutnya kanvas kopling tidak terjepit diantara plat penekan dan roda gila. Maka putaran mesin ke input shaft transmisi terputus. 3. Pedoman bagi Instrumen