Anda di halaman 1dari 35

ARSITEKTUR MESIR KUNO

Ikaputra, Laretna T Adishakti, Dimas Wihardyanto Laboratorium Sejarah dan Perkembangan Arsitektur Jurusan Teknik Arsitektur dan Perencanaan FT-UGM

KULIAH 2

ARSITEKTUR MESIR KUNO


Beberapa peninggalan Arsitektur Mesir

(4500-2700 SM)

Source : http://architecture.about.com/od/periodsstyles/ig/Historic-Styles/Ancient-Egypt-.htm

KENAPA PENTING MEMPELAJARI ARSITEKTUR MESIR KUNO..?

Sumber : Ensiklopedia Dunia, Gramedia, 1994

ARSITEKTUR MESIR KUNO

Peradaban Mesir kuno terletak di sepanjang sungai Nil, yang merupakan tanah pemberian Pharaoh (Tuhan menurut mitologi mesir) yang subur. Sungai Nil ini menjadi pusat dari tata kehidupan masyarakat Mesir Kuno. Kehidupan masyarakat Mesir Kuno yang agraris meletakkan Sungai Nil menjadi sesuatu yang sangat penting bagi mereka. Terlebih ketika banjir tahunan Sungai Nil terjadi, dimana masyarakat menganggap Tuhan memberikan hadiah besar bagi kehidupan mereka. Oleh karena itu tidak mustahil jika dewa-dewa Mesir Kuno yang dijumpai pada masa itu adalah dewa-dewa yang berhubungan erat dengan kehidupan agraris ataupun hewan-hewan yang banyak dijumpai di bantaran Sungai Nil.

Beragam hasil alam yang dijumpai di bantaran Sungai Nil

Source : http://id.wikipedia.org/wiki/Mesir_Kuno

Sumber : Ensiklopedia Dunia, Gramedia, 1994

Kondisi bantaran sungai Nil yang subur ini memberikan beragam potensi sumber daya alam dan geologis (berupa tanah liat untuk bahan baku batu bata (baked sun red brick dan kayu keras) bagi perkembangan arsitektur masyarakat Mesir Kuno. Selain itu kondisi alam bantaran sungai Nil yang berupa lembah perbukitan batu kapur juga merupakan sumber bahan baku batuan putih untuk pembangunan piramid, spink, maupun kuil-kuil. Paduan antara bahan-bahan alam tersebutlah yang membuat karakter Arsitektur Bangsa Mesir Kuno.

Sumber : Ensiklopedia Dunia, Gramedia, 1994

PERKEMBANGAN FILSAFAT, SENI BUDAYA, DAN KEPERCAYAAN YANG MEMPENGARUHI ARSITEKTUR MESIR KUNO

Sumber : Ensiklopedia Dunia, Gramedia, 1994

Seperti halnya posisi Sungai Nil yang sangat central bagi kehidupan sosial budaya masyarakat. Sungai Nil juga menjadi orientasi arsitektur masyarakat Mesir Kuno. Kuil-kuil yang suci diletakkan dibagian hulu, dan makam / pyramid dan nekropolis diletakkan dibagian hilir dimana dianggap sebagai akhir hidup dunia dan gerbang keabadian.. Ini sejalan dengan konsep manusia Mesir yang mencari keabadian hidup.

ARSITEKTUR MESIR KUNO

Perkembangan arsitektur Mesir Kuno tidak terlepas dari perkembangan seni dan budaya Mesir yang sangat pesat. Pada zamannya seni dan arsitektur dianggap sebagai sebuah apresiasi manusia terhadap kekuatan-kekuatan lain diluar manusia yang mengatur kehidupan dan sistem nilai budaya yang mereka percaya.

Source : http://id.wikipedia.org/wiki/Mesir_Kuno#Budaya

Hal tersebut di dalam arsitektur mereka wujudkan dalam bentuk dan ornamen hiasan makam dan kuil yakni patung, relief, ukiran, dan lukisan yang menggambarkan cara-cara pemujaan terhadap dewa-dewa ataupun gambaran kehidupan masyarakat mesir kuno pada zaman itu.

ARSITEKTUR MESIR KUNO

Source : History of Architecture,( Sir Bannister Fletcher, 1984)

Mitologi bangsa Mesir, memiliki banyak dewa-dewa lokal yang berkaitan erat dengan kehidupan dan kematian Selain lukisan dan pahatan yang menggambarkan dewa-dewa Mesir Kuno juga dapat dijumpai patungpatung atau lukisan yang menggambarkan keagungan penguasa pada zaman tersebut. Tujuan utama seni di Mesir adalah untuk keagamaan dan cermin kekuasaan Firaun sebagai penguasa dan pelindung utama seni.

KEMAJUAN ILMU GEOMETRI YANG MEMPENGARUHI KEMAJUAN ILMU ARSITEKTUR MESIR KUNO

ARSITEKTUR MESIR KUNO

Source : http://agusbaskara77.wordpress.com/2010/08/02/keajaiban-arkeologi-karnak/

Kuil Armon Karnak yang disusun dari batu putih yang dipahat dan campuran tanah liat

Spink, yang disusun dan dipahat dari batu ptih

Source : http://www.a-1hotels.com/eg/history/html/pyramid_sakkara.html

Step piramid Sakkara

Bentuk arsitektur Mesir Kuno diawali dari bentukan Geometris sederhana (segi empat dan segitiga) yang masif dan memiliki pembebanan yang stabil. Ciri-ciri arsitektur Mesir Kuno yang dapat sijumpai antara lain : berdinding masif atau memiliki kerapatan kolom yang rapat dan tersusun dari satuan bahan bangunan yang relatif monolith (satu jenis bahan bangunan)

Salah satu kemajuan Mesir Kuno dalam hal proporsi adalah penggunaan Grid-grid dalam menggambarkan relief raja agar tercapai proporsi yang ideal. Penggunaan pola grid iini juga dimanfaakan dalam bidang teknologi pertanian untuk meratakan dan memperlancar debit irigasi pertanian.

Source : www.flickr.com

Sumber : Ensiklopedia Dunia, Gramedia, 1994

ARSITEKTUR MESIR KUNO

Salah satu bentuk kemajuan seni dan budaya dalam arsitektur pada masa Mesir kuno dapat kita lihat pada bentukan ornamen bangunan maupun lukisan dalam bangunan yang memiliki pola geometri dan bermotif tumbuhan dan atau gambaran dewa-dewa.

Source : Unknown

Source : Unknown

Bentuk-bentuk kolom dan ornamen pada bangunan Kuil Mesir Kuno (Cyril M.Harris, 1977)

Pola-pola geometris dalam elemen dekoratif Arsitektur Mesir Kuno

PERKEMBANGAN ARSITEKTUR MESIR KUNO

ARSITEKTUR MESIR KUNO

Pyramid (2600 SM)


Kompleks piramid di Giza, Mesir

Pyramid merupakan monumen batu tertua yang berfungsi sebagai makam firaun atau pemujaan raja karena dianggap sebagai titisan dewa Amon (dewa matahari). Piramid adalah refleksi kepercayaan dan kebudayaan bangsa Mesir kuno sekaligus sebagai monumen kebesaran firaun yang berkuasa. Pyramid terbesar yang pernah ada adalah piramid Khufu, Giza yang dibangun pada masa Rameses III yang memiliki tinggi >144 m. Hingga kini pyramid merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia kuno.

Source : http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:All_Gizah_Pyramids.jpg

Denah kompleks piramid di Giza, Mesir, disinilah makam dari raja dan keluarga raja Rameses III
Source : http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Giza-orion2.jpg

Sebuah kompleks Piramid terdiri dari beberapa piramid besar dan kecil yang diletakkan berdekatan. Piramid terbesar diperuntukkan bagi raja sedangkan piramid lainnya untuk keluarga kerajaan. Besar kecil piramid disesuaikan dengan kedudukannya dalam keluarga kerajaan. Selain itu tak jarang di dekat kompleks pyramid juga dijumpai istana atau kuil-kuil untuk memuja dewa-dewa ataupun penghormatan kepada raja karena dianggap sebagai titisan dewa.

Source : http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Giza-orion2.jpg

Kompleks piramid untuk firaun Djoser yang berdekatan dengan kompleks istana dan courtyard yang berfungsi sebagai tempat pemujaan dewa

Denah kompleks piramid di Giza, Mesir, disinilah kita juga dapat meihat Spink

Pyramid terdiri dari dua kamar makam yang dihubungkan dengan lorong-lorong besar dan kecil sebagai jalur sirkulasi jalan dan udara.
Source : History of Architecture,( Sir Bannister Fletcher, 1984)

ARSITEKTUR MESIR KUNO

Perkembangan bentuk dari pyramid bermula dari bentuk peti makam firaun (mastaba) yang berbentuk hampir sama seperti sarkofagus di indonesia pada zaman batu yang berwujud balok dengan sisi bawah lebih lebar dibandingkan sisi atasnya. Adalah Imhotep seorang wasir (penasihat spiritual dan tata kerajaan) dari Firaun Rameses I yang ditugaskan oleh raja untuk membuat bentuk makam yang megah untuk dirinya. Selanjutnya desain dari piramid makin disempurnakan oleh raja-raja selanjutnya

Mastaba, tempat makam Firaun

Patung Imhotep
Source : http://id.wikipedia.org/wiki/Imhotep

Perkembangan bentuk piramida

ARSITEKTUR MESIR KUNO

Source : http://en.wikipedia.org/wiki/File:Saqqara_Pyrami d_Djoser.jpg

Piramida Sakkara (2650 SM), bentuk awal dari piramida, seperti tumpukan dari mastaba (step piramid)
Source : http://travelyuk.wordpress.com/2010/10/01/se lain-giza-piramida-bent-juga-mempesona/

Piramida Dahshur, Bentuk lanjutan dari piramida Sakara terdapat 2 bagian yang berbeda sudut (pyramid Snefru) Pyramid Maidum, salah satu modifikasi desain piramid setelah model Pyramid Dahshur
Source : http://www.phouka.com/tr/egypt/photos/maidum/pyramid-01.html

Obeliks : Adalah sebuah batu besar yang ditatah atau diletakkan miring sebagai jalan bahan bangunan pyramid (asas bidang miring). Obelisk diperkirakan mempunyai panjang hampir mencapai 300m, dan obelisk yang terbesar ada di Giza, dan sisa-sisanya masih dapat kita jumpai seperti pada gambar disamping ini.

(Cyril M.Harris, 1977)

Proses Pembuatan Pyramid. Segera setelah raja / firaun baru dilantik dimulailah pembangunan makam sebagai tempat raja mencapai kehidupan abadi (menurut kepercayaan masyarakat Mesir Kuno. Seorang imam agung memimpin pembangunan pyramid tersebut dengan menggunakan prinsip-prinsip bidang miring untuk mempercepat selesainya pembangunan pyramid. Hingga kini terdapat 2 teori bagaimana pyramid dibangun terkait dengan peran obelisk pada pembangunan pyramid.

Iring-iringan Sampan yang membawa peti mumi raja melintasi Sungai Nil menuju Pyramid yang telah jadi

Sumber : Ensiklopedia Dunia, Gramedia, 1994

TEORI 1
Lionel Casson

Sumber : Ensiklopedia Dunia, Gramedia, 1994

Pertama kali ditentukankah tapak dasar pyramid dengan menggunakan bukit batu putih kecil sebagai pondasi / pasak dari bangunan Pyramid yang besar. Selanjutnya dibentuklah kawasan sekitar tapak dasar tersebut agar mempermudah pengangkutan batu-batu putih besar sebagai bahan bangunan pyramid

Sumber : Ensiklopedia Dunia, Gramedia, 1994

Salah satu kemajuan teknik bangunan Mesir Kuno adalah prinsip pondasi menerus yang sekaligus berfungsi sebagai parit dan penggunaan prinsip waterpass sederhana dengan menggunakan tali dan tongkat kecil agar dicapai tinggi parit yang relatif sama

Sumber : Ensiklopedia Dunia, Gramedia, 1994

TEORI 2
Jean Pierre Houdin

Source : http://heritage-key.com/egypt/building-great-pyramid-giza-jean-pierre-houdin%E2%80%99s-internal-ramp-theory

Secara umum tidak terdapat perbedaan yang signifikan dengan teori 1, hanya pada teori ke-2 ini lebih banyak dibahas tentang peran obeliks dalam pembangunan pyramid. Obeliks dipergunakan untuk menghubungkan lokasi pyramid dengan lokasi penambangan batu putih. Fungsinya untuk mempercepat dan mempermudah pencapaian bahan bangunan

ARSITEKTUR MESIR KUNO

Sphinx (2600 SM) Sphinx Sphinx : patung raksasa berbadan singa berkepala manusia yang duduk membujur di pasir di depan pyramid dengan ukuran panjang 72 m tinggi 19,8 m dengan wajah manusia selebar 3,9 m. Orang Mesir menganggap Sphinx sebagai lambang Harmakis, perwujudan dewa matahari

Source : http://id.wikipedia.org/wiki/Sphinx

Kuil (2000 SM)


Kuil-kuil dewa merupakan salah satu warisan Mesir Kuil Horus, Edfu kuno dalam bidang Arsitektur setelah Zaman Rameses II menyatukan Mesir Hulu dan Hilir
Denah &Tampak Kuil Horus, Edfu

ARSITEKTUR MESIR KUNO

Source : http://annunaki.wordpress.com/2010/03/27/misteri-kuilhorus-di-edfu-mesir/

Courtyard pada Kuil Isis, 283-247 SM

Source : http://annunaki.wordpress.com/2010/03/27/misteri-kuil-horus-di-edfumesir/

Source : www.flickr.com

ARSITEKTUR MESIR KUNO

Diantara bangunan Mesir kuno yang dibangun Firaun adalah kuil Karnak yang terletak di timur sungai Nil disebelah utara Thebes. Terdapat 34 tiang yang berdiri dengan dekorasi yang menggambarkan kebaktian raja kepada dewa Amon, dengan pahatan relief sederhana dan berwarna. Tinggi kolom mencapai 25 m.
Denah Kuil Amon Re, Karnak

Sumber : Ensiklopedia Dunia, Gramedia, 1994

Bentuk dan pola ornamen kolom pada kuil-kuil Mesir kuno sangat khas. Pada kolom Mesir Kuno banyak dijumpai pola ornamen tumbuhan yang banyak dijumpai di bantaran sungai Nil maupun lukisan yang menggambarkan suatu peristiwa penting yang terjadi. Bentuk dan Pola ornamen kolom yang ditemukan di kuil-kuil Mesir Kuno ini selanjutnya banyak dikembangkan pada pola-pola kolom pada masa Eropa Klasik khususnya Jaman Yunani dan Romawi. Elemen-elemen kolom yang terdiri dari architraf, entablature dan badan kolom pun masih dipakai pada bentuk dan pola kolom masa Klasik Eropa.

(Cyril M.Harris, 1977)

PERKEMBANGAN POLA KOTA MESIR KUNO

Keberadaan Pyramid dan kuil dalam tata kota Mesir Kuno menjadi generator perkembangan pusat-pusat kerajaan dimana muncul beberapa daerah pemukiman dan terbentuk ruas-ruas jalan yang membentuk pola kota Mesir Kuno.

Source : http://www.phouka.com/tr/eg ypt/photos/maidum/pyramid01.html

Pola kota kuno Dahzer el Medina disekitar pyramida Maidum

Source : http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Giza-orion2.jpg

Pola kota kuno Giza disekitar pyramida Cheops, Giza, dan kuil Armon Karnak

Source : Unknown

Source : http://id.wikipedia.org/wi ki/Berkas:Gizaorion2.jpg

Source : http://heritage-key.com/egypt/buildinggreat-pyramid-giza-jean-pierrehoudin%E2%80%99s-internal-ramp-theory

Disekitar Pyramid muncul perkampungan untuk para pekerja yang kemudian membentuk pola pemukiman tersendiri

Muncul pula hunian-hunian yang mewah bagi pejabat-pejabat kerajaan yang menyerupai sebuah kompleks yang lengkap dengan kuil peribadatan, tempat beternak, menyimpan bahan makanan , dan tempat untuk berpesta. Hal ini secara tidak langsung juga menjadi tempat bekerja bagi masyarakat Mesir.

Sumber : Ensiklopedia Dunia, Gramedia, 1994

TERIMAKASIH