Anda di halaman 1dari 22

LAPORAN KASUS KERJA NYATA (PKN) DI RSU Dr.

SLAMET GARUT PENATALAKSANAAN PEMERIKSAAN USG VESICA URINARIA DENGAN KLINIS HEMATURIA DISERTAI BENDA ASING

TANGGAL 25 JULI 2011 20 AGUSTUS 2011 DIAJUKAN SEBAGAI SALAH SATU TUGAS AKHIR SEMESTER

DISUSUN OLEH MUHAMMAD ERIK ALI ABDUL RAHMAN P 2 3130 410 130 PEMINAT : USG

PROGRAM DIPLOMA IV TEKNIK RADIOLOGI JURUSAN TEKNIK RADIOLOGI DAN RADIOTERAPI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II

2011
LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN PRAKTEK KERJA NYATA PEMINAT : USG

PROGRAM DIPLOMA IV TEKNIK RADIOLOGI DAN RADIOTERAPI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II DI RSU Dr. SLAMET GARUT TANGGAL 25 JULI 2011 20 AGUSTUS 2011

GARUT,

OKTEBER 2011

Kepala Instalasi Radiologi

Dokter Spesialis Radiologi

Rahmat Mulyadi, Dipl. Rad NIP. 1965031619890310006

dr. H Usep Saepul A. Sp, Rad NIP.

KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadiratan Allah SWT. Karena berkart rahman dan hidayahnya penulis dapat menyelesaikan Laporan Praktek Kerja Nyata di Instalasi Radiologi RSU Dr. SLAMET GARUT yang berlangsung dari tanggal 25 JULI 2011 20 AGUSTUS 2011. Penulisan laporan praktek kerja nyata ini berdasarkan pada pengalaman, pengamatan dan analisa selama praktek berlangsung, serta berkat bimbingan, bantuan , pengalahan dan dorongan berbagai pihak. Untuk itu tak lupa kami mengucapkan banyak terimakasih kepada : 1. Ketua jurusan dan staf pengajar di Politeknik Kesehatan KEMENKES Jakarta II 2. Dr. H. Usep Saepul A. Sp. Rad. Selaku Dokter Spesialis Radiologi di RSU Dr. Slamet Garut. 3. Rahmat Mulyadi, Dipl. Rad. Selaku Kepala Instalasi Radiologi RSU Dr. Slamet Garut. 4. Kepada seluruh staf instalasi radiologi RSU Dr. Slamet Garut 5. Kepada seluruh teman-teman seangkatan pemintan USG di Politeknik Kesehatan KEMENKES Jakarta II tahun 2011.

Kami menyadari bahwa laporan yang kami susun ini masih jauh dari semurna, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang dapat membangun guna kesempurnaan laporan ini. Kami berharap semoga laporan ini berguna bagi semua pihak. Yang nantinya akan menjadi bermamfaat dimasa yang akan datang.

Garut, Okteber 2011

Penulis

DAFTA ISI

KATA PENGANTAR .. DAFTAR ISI .

i iii

BAB I

PENDAHULUAN A. Latar Belakang .. B. Tujuan Praktek Kerja Nyata ... 1 2

C. Manfaat Pembuatan Laporan 3 BAB II KAJIAN TEORI , KERANGKA KONSEP A. Kajian Teori B. Pelaksanaan Pemeriksaan C. Kerangka Konsep .. BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN A. Expertise Hasil B. Pembahasan BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan . B. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Kesuksesan pembangunan di berbagai bidang yang di tunjang dengan kemajuan IPTEK, telah meningkatkan taraf hidup dan kesadaran

masyarakat akn pentingnya keehatan. Peningkatan tersebut mempengaruhi meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan dari kualitas ataupun kuantitas dalam bidang Ultraonografi atau USG. Praktek Kerja Nyata (PKN) mahasiswa Program Studi D-IV Teknik Radiologi Jurusan Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi POLTEKKES Jakarta II, dilakukan pada semester ke 2 selama 1 bulan di berbagai rumah sakit di Jakarta dan luar Jakarta yang mempunyai fasilitas dan alat sesuai peminatan mahasiswa. Hal ini sangat diperlukan untuk mengaplikasikan hasil perkuliahan selama 2 semester yang berupa teori. Ultrasonografi merupakan salah satu modalitas imaging diagnostik untuk pemeriksaan organ-organ tubuh manusia, dimana kita dapat mempelajari dan mengamati bentuk, ukuran anatomis dan gerakan serta hubungan satu organ dengan organ lain di sekitarnya. Pemeriksaan dengan USG tidak menggunakan radiasi (non radiation), tidak menimbulkan rasa sakit (non traumatic), tidak menimbulkan efek samping (non invasive), relatif murah dan pemeriksaannya pun relatif cepat dan aman dan data yang

diperoleh mempunyai nilai diagnostik yang tinggi. Tidak ada kontra indikasi, karena pemeriksaan ini sama sekali tidak akan memperburuk penyakit penderita. Ultrasonografi dipergunakan karena mempunyai beberapa keunggulan, selain mampu memvisualisasikan bentuk Vesica Urinaria dapat juga dipelajari kelainan-kelainan pada organ tersebut. Pada kesempatan ini penulis akan membahas tentang dugaan benda asing yang berada di Vesica Urinaria yang dugaan sementara dari hasil foto rontgen sebuah jarum di sekitar rongga pelvis. Dari penjelasan diatas, maka penulis tertarik untuk menjadikannya sebagai laporan kasus dengan judul PENATALAKSANAAN

PEMERIKSAAN USG VESICA URINARIA DENGAN KLINIS HEMATURIA DISERTAI BENDA ASING

B. Tujuan Praktek Kerja Nyata 1. Tujuan Umum Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Tugas akhir PKN di Politeknik Kesehatan Jakarta II Jurusan Teknik Radiodiagnostik Dan Radioterapi Program Diploma IV Teknik Radiologi. 2. Tujuan Khusus Untuk mengetahui tata laksana pemeriksaan USG Vesica Urinaria di RSU dr. Slamet Garut dengan klinis Hematuria diserati benda asing.

C. Manfaat Pembuatan Laporan Dengan adanya penulisan laporan ini diharapkan dapat memperluas wawasan dan sebagai referensi ilmu pengetahuan dalam bidang ultrasonografi, khususnya dalam pemeriksaan USG Vesica Urinaria

BAB II KAJIAN TEORI DAN KERANGKA KONSEP

A. Kajian Teori 1. Sonoanatomi Vesika Urinaria atau yang lebih dikenal dengan kantung kemih, merupakan bangunan kantong kebulatan, anekoik, dingding rata terdiri dari 4 lapis : mukosa, submukosa, muskulus destrusor, lapisan serosa, terlihat masuknya ureter kanan dan kiri serta keluarnya uretra.

Gambar 2.1 Kelenjar Prostat http://sectiocadaveris.files.wordpress.com/2010/03/v-urinaria.jpg

2. Sonopatologi Divertikula, berupa kantong-kantong yang menonjol keluar dinding vesika urinaria, dapat dideteksi hubungan antara divertikel dan vesika urinaria Obstruksi uretra, vesika urinaria besar, dinding tebal atau normal, dapat di jumpai trabekula atau divertikel. Kejadian ini seringkali akibat antara lain hipertrofi kelenjar prostat, striktur uretra, neoplasma uretra, kelainan ginekologis, katub uretra posterior Bekuan darah,terlihat sebagai bangunan hiperekoik pada dingding belakang.

Papiloma, terlihat bangunan kebulatan tumbuh dari dinding vesica urinaria dapat tunggal atau multiple, dapat tumbuh mememnuhi lumen vesika uriineria. Dapat menimbulkan hematuria. Dapat di jumpai dalam ginjal atau pelvis ginjal.

Karsinoma sel, tampil sebagai penebalan setempat dinding vesika urinaria atau bangunan hiperekoik, heterogen, permukaan tidak rata. Pada color doppler akan terlihat vaskularisasi patologis didalamnya.

3. Teknik pemeriksaan

Teknik Skening Potongan Transversal, tranduser/ probe diarahkan melintang

Gambar 2. 3 Ilustrasi gambaran Vesika urinaria dengan potongan transversal

Teknik Scanning potongan Longitudinal, tranduser/probe diarahkan membujur

Gambar 2. 4 Ilustrasi gambar vesika urinaria dengan potongan longitudinal

Keterangan Gambar : 80 : Bladder 82 : Urethra 83 : Prostat 84 : Vesikula seminalis 89 : Vas deverens 90 : Artefact

B. Kerangka Konsep

Pasien dengan klinis Hematuria dan dugaan benda asing di rongga pelvisIksaan dr. Slamet di RSU Garut

Melakukan prosedur pemeriksaan USG Vesica Urinaria di RSU dr. Slamet Garut

Deskripsi tentang prosedur pemeriksaan USG Vesica Urinaria di RSU dr. Slamet Garut

BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil 1. Data Pasien : a). Nama Pasien b). Umur c). Pekerjaan : Tn Memed : 61 Tahun : Pensiunan PNS

d). Tgl Pemeriksaan : 27 - 9 - 2011 e). Pemeriksaan : USG Vesika Urinaria

f). Klinis g). Riwayat

: Hematuria dengan benda asing di rongga pelvis : Riwayat pasien datang ke Poli Dalam dengan keluahan sakit ketika buang air kecil semenjak 2 bulan yang lalu, kadang di sertai dengan kencing darah. Kemudian pasien diberi surat rujukan ke radiologi, untuk di lakukan pemeriksaan Rontgen dan USG.

2. Data Alat : a). Merk b). Type c). Negara Asal d). Display Mode e). Probe f). Printer : SIGMA IRIS : 88 : Perancis : B, B/B, BM, M, B + M : Sector : Sony 987 MD

Gambar 3.1 Alat USG di Ruang Radiologi RSU dr. Slamet Garut

3. Hasil pemeriksaan

Gambar 3.1 Hasil USG

Hasil Ekspertise USG : USG Ginjal Kanan Kiri : Besar bentuk normal dengan bayangan hiperecoid kecil-kecil intraparenkhim kedua ginjal Vesika Urinaria : Besar, bentuk normal, dinding sebagian melebar, kabur, batu (-) Prostat tidak melebar : Suspect Nefrolithiasis bilateral dengan cystitis kronis

Kesan

Gambar 3.2 Hasil Rontgen BNO

B. Pembahasan

Sebelum melakukan pemeriksaan, pasien di intruksikan untuk meminum air putih 2 3 gelas, sekitar 15- 30 menit sebelum pemeriksaan, sampai dilaksanan pemeriksaan pasien tidak boleh buang air kecil.

Pasien di posisikan tiduran terlentang, supine. Daerah pelvis harus dibebaskan dari pakaian yang menutupi, kemudian taburkan jelly

Lakukan Scenning pertama dengan posisi probe Transversal

Lalu Scanning kedua dengan posisi probe Longitudinal

BAB IV PENUTUP

A. Kesimpulan Dari hasil Rontgen BNO polos terlihat gambaran radio-opax, panjang melintang sekitar 3 cm, di sekitar rongga pelvis dan di perkirakan sebuah jarum. Dari hasil pemeriksaan USG Vesika Urinaria benda asing yang diperkirakan jarum di rongga pelvis tersebut, dapat disimpulkan bahwa

benda asing tersebut tidak berada di dalam Vesica Urinaria tetapi di berada didalam rectum atau usus.

B. Saran Setelah mengikutin pemeriksaan USG Vesika Urinaria dengan klinis hematuria dengan benda asing di rongga pelvis di RSU dr. Slamet Garut, memang alangkah baiknya pemeriksaan Rontgen selalu ditunjang dengan pemeriksaan USG sebagai pemeriksaan pembanding untuk menegakkan suatu diagnosis agar tidak terjadi salah diagnosa.

DAFTAR PUSTAKA

Block, Berthold, M.D, Color Atlas of Ultrasound Anatomy, Germany, Published by Thieme Stuttgart, 2004 Palmar P.E.S (1995), Manual Of Diagnostik Ultrasound, alih bahasa Nur DA Hartono Andy (2002), Panduan Pemeriksaan Diagnostik USG, tentang Glosari dan Ultrasonografi Hepar dan Vena Porta, edisi kesatu, cetakan kesatu, Jakarta, Buku Kedokteran Indonesia. Sidarta H (2006), Atlas Ultrasonografi, tentang kelenjar Prostat, edisi ketiga, Jakarta, Balai Penerbit FKUI http://sectiocadaveris.files.wordpress.com/2010/03/v-urinaria.jpg